Anda di halaman 1dari 12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Semester : VIII / Ganjil
Materi Pokok : Tekanan Zat
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran peserta didik diharapkan :
1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tekanan.
2. Peserta didik dapat memahami konsep tekanan pada zat padat.
3. Peserta didik dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan zat
padat.

B. Kompetensi Inti
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori.

C. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8 Menjelaskan tekanan zat dan penerapannya3.8.1 Mendeskripsikan konsep tekanan pada zat
dalam kehidupan sehari-hari, termasuk padat dan contoh dalam kehidupan sehari-
tekanan darah, osmosis, dan kapilaritas hari
jaringan angkut pada tumbuhan
4.8 Menyajikan data hasil percobaan untuk 4.8.1 Menyajikan data hasil percobaan tekanan
menyelidiki tekanan zat cair pada kedalaman pada zat padat
tertentu, daya apung, dan kapilaritas,
misalnya dalam batang tumbuhan

D. Materi Pembelajaran
Pada materi sebelumnya tentang Gerak Benda dan Makhluk Hidup di Lingkungan
Sekitar, pada pembelajaran tersebut kita pernah membahas tentang gaya. Gaya dapat berupa
tarikan maupun dorongan. Gaya dapat mengubah bentuk, arah, dan kecepatan benda.
Apa itu tekanan? Dalam kehidupan sehari-hari tekanan adalah fenomena yang umum
ditemui. Banyak peristiwa disekitar kita yang berhubungan dengan tekanan. Misalnya,
berjalan di atas tanah yang lembek, apa yang terjadi pada bagian tanah yang terinjak?
Ternyata bagian tanah yang terinjak akan tertekan ke bawah seluas alas sepatu. Hal itu karena
terdapat gaya yang dikerjakan kaki pada tanah seluas bidang tekan alas sepatu.
Sama halnya dengan fenomena pada bebek dan ayam. Bebek dapat dengan mudah
mencari makanan ditempat yang berlumpur, sedangkan ayam kesulitan untuk mencari makan
ditempat tersebut. Mengapa demikian? coba perhatikan struktur dari kaki bebek dan ayam.
Bebek memiliki selaput pada kakinya, sedangkan ayam tidak memilikinya. Dengan
permukaan pijakan yang luas pada bebek sehingga menyebabkan tekanan yang dihasilkan
oleh kaki terhadap lumpur semakin kecil, sehingga bebek tidak mudah terperosok kedalam
lumpur.
Dapat dikatakan bahwa tekanan merupakan besarnya gaya per satuan luas permukaan
tempat gaya itu bekerja.
Sehingga apabila gaya yang diberikan semakin besar, maka tekanan yang dihasilkan akan
semakin besar. Sebaliknya, semakin luas permukaan suatu benda, tekanan yang dihasilkan
semakin kecil.
Secara matematis dapat dituliskan,
P=F/A

Ket : P = tekanan (N/m2 atau


Pa)
F = gaya (N)
A = luas permukaan (m2)

Faktor yang mempengaruhi sebuah tekanan adalah besarnya gaya tekan dan luas permukaan/
bidang tekan.
Contoh soal :
Indah bermain ski salju dengan menggunakan sepatu salju, kemudian memberikan gaya
sebesar 200 N, dan luas permukaan sepatu salju indah sebesar 2 m2. Tentukan besar tekanan
yang diberikan indah terhadap tanah !
Penyelesaian :
Diketahui:
F = 200 N
A = 2 m2
Ditanya:
P?
Jawab:
P=F/A
= 200 / 2
= 100 Pa

E. Kegiatan Pembelajaran
Model Saintifik
Langkah-langkah Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Model saintifik Waktu
1. Menciptakan  Guru mengucapkan salam dan membimbing
situasi peserta didik untuk ber do’a sebelum memulai
(stimulasi) pembelajaran
 Guru mengecek kebersihan kelas dan
kehadiran peserta didik dan memeriksa
kesiapan peserta didik untuk mengikuti
pembelajaran
 Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan
Pendahuluan pada materi sebelumnya “pada materi 10 menit
sebelumnya kita pernah membahas tentang
gaya, gaya dapat berupa tarikan atau dorongan,
dapat mengubah bentuk, arah dan kecepatan
benda. Apa hubungan pada materi sekarang
tentang tekanan?”
 Guru melakukan motivasi dengan menanyakan
kepada peserta didik “pernahkah kalian
berjalan diatas tanah yang lembek? Apa yang
terjadi? tanah yang kita injak tersebut
membentuk bekas pijakan seluas sepatu kita.
Maka kita telah memberikan gaya terhadap
tanah tersebut sehingga terbentuklah bekas
pijakan.”
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
2. Mengamati  Guru menjelaskan materi yang terkait
 Peserta didik memperhatikan penjelasan guru
3. Menanya  Guru melakukan tanya jawab kepada peserta
didik
4. Mengumpulkan  Guru membagi peserta didik menjadi beberapa
informasi/menc kelompok
oba  Guru memberikan lembar kerja siswa kepada
setiap kelompok
 Guru menjelaskan proses pengerjaan lembar
Inti kerja siswa 60 menit
5. Menalar /  Setiap kelompok mendiskusikan dan
Mengasosiasi menyelesaikan lembar kerja siswa yang telah
diberikan selama 20 menit
 Guru membimbing peserta didik dalam
mengerjakan lembar kerja siswa
6. 5. Mengkomuni  Peserta didik mengumpulkan hasil diskusi
kasikan kepada guru
 Guru meminta perwakilan salah satu
kelompok untuk mempresentasikan hasil
diskusi mereka
7. Verifikasi  Guru bersama peserta didik menyimpulkan
hasil pembelajaran
 Guru memberikan penguatan materi kepada
Penutup peserta didik 10 menit
 Guru memberikan soal individu untuk
mengetahui pemahaman peserta didik
 Guru mengucapkan salam

F. Media Pembelajaran
 Media : Power Point
 Alat dan Bahan : LCD, Papan Tulis, Lembar Kerja Siswa (LKS), plastisin, beban

G. Sumber Belajar
 Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP/MTs Semester 2
 Modul Pembelajaran tentang tekanan

H. Penilaian, Pembelajaran Remedial, dan Pengayaan


Metode Bentuk Instrumen
 Sikap  Lembar Pengamatan
 Tes Unjuk Kerja  Tes Penilaian Kinerja (LKS)
 Tes tertulis  Soal Pengetahuan
1. Penilaian Pengetahuan
a. Instrument Penilaian Pengetahuan
No Bentuk Soal Instrumen Soal
1
2
3 Pilihan Ganda
4
5

b. Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran


No Kunci Jawaban Skor
1.
2.
3.
4.
5.
Total Skor

2. Penilaian Sikap
1. Instrumen Penilaian
No Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap
1
2
3
4
5

Mengetahui, Bungaraya, 30 Januari 2019


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

AFRIZAL, S.Pd NURUL JANNAH, S.Pd.


NIP. 19741123 200312 1 001 NIP. -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Mata Pelajaran : IPA
Kelas / Semester : VIII / Ganjil
Materi Pokok : Tekanan Zat
Alokasi Waktu : 3 x 40 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran peserta didik diharapkan :
1. Peserta didik dapat menjelaskan prinsip bejana berhubungan
2. Peserta didik dapat menganalisis prinsip hukum pascal
3. Peserta didik dapat menjelaskan prinsip hokum archimedes
B. Kompetensi Inti
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

C. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8 Menjelaskan tekanan zat dan penerapannya 1. Mendeskripsikan konsep bejana
dalam kehidupan sehari-hari, termasuk berhubungan
tekanan darah, osmosis, dan kapilaritas 2. Menjelaskan prinsip hukum pascal
jaringan angkut pada tumbuhan 3. Menganalisis penerapan hukum pascal
pada dongkrak hidrolik
4. Mendeskripsikan hukum Archimedes
5. Menganalisis benda tenggelam, terapung
dan melayang

4.8 Menyajikan data hasil percobaan untuk 4.8.1 Menyajikan data hasil percobaan tekanan pada
menyelidiki tekanan zat cair pada kedalaman zat cair (hukum Archimedes)
tertentu, daya apung, dan kapilaritas,
misalnya dalam batang tumbuhan

D. Materi Pembelajaran
1. Hukum Bejana Berhubungan
“Apabila bejana berhubungan diisi dengan zat cair
yang sama dan dalam keadaan seitmbang maka
permukaan zat cair dalam bejana itu terletak pada
satu bidang datar”.
Bejana berhubungan tidak berlaku jika diisi dengan
zat cair yang tidak sejenis dan bejana mempunyai
kapiler. Peristiwa yang sesuai dengan prinsip bejana
berhubungan: air dalam teko, water pass,
penyaluran air dari tempat penampungan. Gambar 1. Bejana berhubungan
hidrometer, balon udara, dan jembatan ponton.
2. Hukum Pascal
Menurut hukum Pascal tekanan yang diberikan oleh zat cair yang ada di dalam
ruang tertutup diteruskan oleh zat cair itu ke segala arah dengan sama besar.
Alat-alat yang bekerja berdasarkan hukum Pascal : dongkrak hidrolik, kempa hidrolik,
rem hidrolik, alat pengangkat mobil.
3. Hukum Archimedes
Menurut Hukum Archimedes sebuah benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya
kedalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat
zat cair yang didesaknya. Persamaan,

Keterangan :
FA = gaya ke atas/gaya Archimedes (N)
ρ = massa jenis zat cair (kg/m3)
V = volume zat cair yang didesak (m3)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
Peristiwa yang berhubungan dengan Archimedes:
1. Benda tenggelam jika ρ benda > ρ zat cair
2. Benda melayang jika ρ benda = ρ zat cair
3. Benda terapung jika ρ benda < ρ zat cair
Beberapa alat yang menggunakan prinsip hukum Archimedes: kapal laut,

E. Kegiatan Pembelajaran
Model Saintifik
Langkah-langkah Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Model saintifik Waktu
Menciptakan situasi  Guru mengucapkan salam dan membimbing peserta
(stimulasi) didik untuk ber do’a sebelum memulai pembelajaran
 Guru mengecek kebersihan kelas dan kehadiran
peserta didik dan memeriksa kesiapan peserta didik
untuk mengikuti pembelajaran
 Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan pada
materi sebelumnya “pada materi sebelumnya kita
pernah membahas tentang tekanan. Salah satu yang
Pendahuluan 10 menit
mempengaruhi tekanan sudah kita bahas minggu lalu.
Siapa yang masih ingat?”
 Guru melakukan motivasi dengan menanyakan
kepada peserta didik “Kalau kalian berenang dan
menyelam dalam waktu yang lama kira-kira apa yang
terjadi ? bagaimana perbedaanya dengan berenang di
tempat dangkal?”
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
1. Mengamati  Guru menjelaskan materi yang terkait
 Peserta didik memperhatikan penjelasan guru
2. Menanya  Guru melakukan tanya jawab kepada peserta
didik
Inti 3. Mengumpulkan  Guru membagi peserta didik menjadi beberapa 60 menit
informasi/mencoba kelompok
 Guru memberikan lembar kerja siswa kepada
setiap kelompok

 Guru menjelaskan proses pengerjaan lembar kerja


siswa
4. Menalar /  Setiap kelompok mendiskusikan dan
Mengasosiasi menyelesaikan lembar kerja siswa yang telah
diberikan selama 20 menit
 Guru membimbing peserta didik dalam
mengerjakan lembar kerja siswa
5. Mengkomunikasikan  Peserta didik mengumpulkan hasil diskusi kepada
guru
 Guru meminta perwakilan salah satu kelompok
untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka
Verifikasi  Guru bersama peserta didik menyimpulkan hasil
pembelajaran
 Guru memberikan penguatan materi kepada
Penutup peserta didik 10 menit
 Guru memberikan soal individu untuk
mengetahui pemahaman peserta didik
 Guru mengucapkan salam

F. Media Pembelajaran
 Media : Power Point
 Alat dan Bahan : LCD, Papan Tulis, Lembar Kerja Siswa (LKS), plastisin, beban

G. Sumber Belajar
 Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP/MTs Semester 2
 Modul Pembelajaran tentang tekanan

H. Penilaian, Pembelajaran Remedial, dan Pengayaan


Metode Bentuk Instrumen
 Sikap  Lembar Pengamatan
 Tes Unjuk Kerja  Tes Penilaian Kinerja (LKS)
 Tes tertulis  Soal Pengetahuan
1. Penilaian Pengetahuan
a. Instrument Penilaian Pengetahuan
No Bentuk Soal Instrumen Soal
1
2
3 Pilihan Ganda
4
5

b. Kunci Jawaban dan Pedoman Penskoran


No Kunci Jawaban Skor
1.
2.
3.
4.
5.
Total Skor

2. Penilaian Sikap
1. Instrumen Penilaian
No Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap
1
2
3
4
5

Mengetahui, Bungaraya, 30 Januari 2019


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

AFRIZAL, S.Pd NURUL JANNAH, S.Pd.


NIP. 19741123 200312 1 001 NIP. -
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan : SMPN 1 Pekanbaru


Mata Pelajaran : IPA Terpadu
Kelas / Semester : VIII / 2
Materi Pokok : Transportasi Pada Tubuh Tumbuhan
Alokasi waktu : 2 X 40 Menit

A. Tujuan Pembelajaran:
1) Siswa dapat memahami konsep transportasi pada tumbuhan melalui video yang
ditampilkan.
2) Siswa dapat menjelaskan konsep kapilaritas dan daya hisap daun pada tumbuhan
melalui diskusi informasi.
3) Siswa dapat menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi daya kapilaritas pada
tumbuhan melalui diskusi informasi.
4) Siswa dapat menguraikan mekanisme transportasi zat cair pada tumbuhan melalui
percobaan yang dilakukan.
5) Siswa dapat mengaitkan proses osmosis dengan daya kapilaritas pada tumbuhan
melalui percobaan yang dilakukan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi:

 Kompetensi Dasar
3.8 Menjelaskan tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk
tekanan darah, osmosis, dan kapilaritas jaringan angkut pada tumbuhan
4.8 Menyajikan data hasil percobaan untuk menyelidiki tekanan zat cair pada kedalaman
tertentu, gaya apung, dan kapilaritas, misalnya dalam batang tumbuhan
 Indikator Pencapaian Kompetensi:
1. Menjelaskan konsep daya kapilaritas dan daya hisap daun pada tumbuhan
2. Menyebutkan faktor-faktor daya kapilaritas pada tumbuhan
3. Menguraikan mekanisme transportasi zat cair pada tumbuhan
C. Materi Pembelajaran :
a. Materi Pokok
Sistem tansportasi pada Tumbuhan
1) Jaringan yang berperan dalam proses tansportasi tumbuhan
Jaringan yang berperan dalam proses transportasi tumbuhan adalah xilem dan floem.
Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan mineral dari tanah ke daun sedangkan floem
berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dri daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
Xilem dan floem yang ada di akar bersambungan dengan xilem dan floem pada seluruh
bagian tubuh tumbuhan.
2) Transportasi air dan mineral
Pertama-tama air diserap oleh rambut-rambut akar. Kemudian, air dn mineral akan
masuk ke sel epidermis melalui proses osmosis. Selanjutnya, air dan mineral akan
melewati korteks. Dari korteks air kemudian melewati endodermis dan perisikel.
Selanjutnya air masuk ke jaringan xilem yang berada di akar. Setelah tiba di xilem akar
air dan mineral bergerak ke xilem batang serta ke xilem daun.
3) Transportasi hasil fotosintesis
Perjalanan zat-zat hasil fotosintesis dimulai dari tempat terjadinya fotosintesis
misalnya daun yakni daerah yang memilki konsentrasi gula tinggi ke bagian tanaman lain
yang memiliki konsentrasi gula rendah.
4) Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses transportasi pada tumbuhan adalah :
a. Tekanan akar
Tekanan akar ini terjadi jika proses transpirasi tumbuhan tidak terjadi (bisa terjadi tapi
dalam jumlah sangat kecil), misalnya pada malam hari. Pada kondisi ini sel-sel akar
terus memompakan ion-ion mineral ke dalam stele. Sementara itu, endodermis
membantu mencegah ion-ion tersebut bocor ke kuar. Akumulasi mineral-mineral
yang terjadi akan menurunkan potensial air di dalam stele. Air yang masuk dari
Korteks akar menghasilkan tekanan akar.
b. Daya kapilaritas batang
Kapilaritas adalah fenomena naik atau turunnya permukaan zat cair dalam suatu
pipa kapiler (pipa dengan luas penampang yang sempit). Pipa kapiler memiliki bentuk
yang hampir menyerupai sedotan akan tetapi diameternya sangat kecil. Daya
kapilaritas batang dipengaruhi oleh adanya gaya kohesi dan adhesi. Kohesi
merupakan kecenderungan suatu molekul untuk dapat berikatan dengan molekul lain
yang sejenis. Adhesi adalah kecenderungan suatu molekul untuk dapat berikatan
dengan molekul lain yang tidak sejenis. Melalui gaya adhesi, molekul air membentuk
ikatan yang lemah dengan dinding pembuluh. Melalui gaya kohesi akan terjadi ikatan
antara satu molekul air dengan molekul air lainnya. Hal ini akan menyebabkan
terjadinya tarik menarik antara molekul air yang satu dengan molekul air lainnya di
sepanjang pembuluh xilem.
c. Daya isap daun
Daya hisap daun adalah timbulnya tarikan terhadap air yang ada pada sel – sel
di bawahnya dan tarikan ini akan diteruskan molekul demi molekul, menuju kebawah
sampaike seluruh kolom air pada xilem sehingga menyebabkan air tertarik ke atas
dari akar menuju ke daun.
Faktor yang mempengaruhi daya hisap daun adalah terjadinya transpirasi air akan
mengalir masuk dari korteks akar, menghasilkan suatu tekanan positif yang memaksa
cairannaik ke xilem. Dorongan getah xilem ke arah atas ini disebut tekanan akar.
Faktor yang mempengaruhi tekanan akar adalah perbedaan potensial air dalam
tumbuhan dan air yaitu potensial air yang tinggi di dalam tanah.Tumbuhan menyerap
air dan mineral yang terdapat di dalam tanah melalui akar, untuk menaikkan air dari
permukaan tanah diperlukan suatu tekanan padaakar. Tekanan pada akar terjadi jika
transpirasi rendah, artinya kelembaban pada tanah cukup tinggi. Pada saat
kelembapan tanah kurang maka laju transpirasi akan meningkat, tekanan akar tidak
terjadi maka air yang ada akan naik karena adanya daya isap daun.
b. Materi Pengayaan
Membuat essay yang berkaitan dengan percobaan yang telah dilakukan.
c. Materi Remedial
Disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik dalam pembelajaran.
D. Strategi Pembelajaran

1. Pendekatan : Scientific

2. Metode : Diskusi, tanya jawab, ceramah

3. Model : Discovery learning


E. Sumber Belajar:

Media : Media Elektronik ( Infocus, Proyektor, Video Pembelajaran)


Alat dan Bahan

Alat :
1. Gelas kimia (3 buah)
2. Pisau silet
3. Ember
Bahan :
1. Tanaman pacar air (2 batang)
2. Air
3. Eosin (tinta)
Sumber belajar : 1. Buku IPA Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VIII Hal : 228
2. Buku Siswa IPA SMP Kelas VIII Semester 2 Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan Hal : 3
3. LKPD sistem transportasi cairan pada tumbuhan

F. Langkah-langkah Pembelajaran
Langkah Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Kegiatan Waktu
Pendahuluan Apersepsi 10
 Guru meminta siswa menjelaskan secara singkat menit
mengenai materi sebelumnya
Motivasi
 Guru menyajikan video proses osmosis
 Melalui video tersebut, guru menginstruksikan siswa
mengidentifikasi maksud dari video tersebut
Tujuan Pembelajaran
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
Kegiatan inti  Guru mengajak peserta didik untuk mengamati video 60
tentang transportasi pada tumbuhan menit
 Guru menyajikan informasi awal kepada siswa
(menyampaikan judul materi yang akan dipelajari
yakni materi sistem transportasi pada tumbuhan)
STIMULATION
 Guru memberikan rangsangan kepada peserta didik
untuk bertanya mengenai maksud dan tujuan
diperlihatkan video, apabila tidak ada yang bertanya
maka guru kembali memberikan pertanyaan untuk
merangsang kemampuan berfikir peserta didik.
Misalnya : “mengapa air bisa naik ke ujung batang
dan daun?”
DATA  .Guru meminta peserta didik untukmengidentifikasi
COLLECTING video yang ditayangkan
 Guru memberikan penjelasan secara garis-garis besar
mengenai materi pewarisan sifat pada manusia.
 Guru membimbing peserta didik untuk memahami
PROBLEM konsep tentang mekanisme transportasi air dan nutrisi
STATEMENT pada tumbuhan.
 Guru membagi kelompok secara heterogen untuk
mendiskusikan LKDP yang diberikan pada masing-
masing siswa.
 Peserta didik diminta untuk melakukan percobaan
DATA tentang transportasi pada tumbuhan
PROCESSING  Peserta didik diminta untuk berdiskusi mengerjakan
soal yang ada di dalam LKDP yang diberikan.
 Peserta didik diminta untuk mendemonstrasikan
VERIFICATION jawaban pada LKPD dengan penyampaian secara
langsung.
GENERALIZATI  Guru meminta peserta didik untuk membuat
ON kesimpulan hasil percobaan.
Penutup  Guru meminta siswa menyimpulkan pembelajaran 10
 Guru memberikan posttest menit
Tindak Lanjut
Siswa ditugaskan membuat laporan hasil percobaan
yang telah dilakukan

G. Penilaian Hasil Pembelajaran

Pertemuan Aspek Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Contoh


Instrumen
Afektif Penilaian Sikap Lembar observasi
III Lembar unjuk kerja
Kognitif Tes Tertulis Soal posttest
Terlampir
Proyek Laporan hasil
percobaan
Essay

Mengetahui, Bungaraya, 30 Januari 2019


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA

AFRIZAL, S.Pd NURUL JANNAH, S.Pd.


NIP. 19741123 200312 1 001 NIP. -