Anda di halaman 1dari 4

Realita Prodea

175060701111028
OMI – Kelas B
Struktur Organisasi
PT Nestlé Indonesia
ANALISIS
- Struktur organisasi yang berlaku di PT Nestlé Indonesia meliputi dua bagian, yaitu struktur
organisasi di kantor pusat dan struktur organisasi di setiap pabrik.
- Pemegang jabatan tertinggi di PT Nestlé Indonesia adalah seorang Presiden Direktur yang
mengepalai Divisi Teknikal, Divisi Keuangan, Divisi Supply Chain, Divisi Sumber Daya
Manusia, Divisi Legal and Corporate Affairs, Divisi Penjualan, Divisi Infant Nutrition,
Divisi Dairy Products, Divisi Coffee and PPP (Popularly Position Products), Divisi
Confectionery, Divisi Nestlé Profesional, Divisi Liquid Products, Divisi Pelayanan
Penjualan, serta Divisi Global. Presiden direktur bersama masing-masing pimpinan divisi
disebut sebagai Management Committee (Macom).
- Dari Struktur Organisasi PT Nestlé Indonesia cabang Cikupa, Banten, menggunakan
struktur organisasi birokrasi atau mekanistik. Struktur organisasi ini dicirikan
berdasarkan tugas- tugas operasi yang sangat rutin yang dicapai melalui spesialisasi
masing- masing divisi.
- PT Nestlé Indonesia memiliki divisi. PT Nestlé Indonesia dipimpin oleh seorang manajer
pabrik yang membawahi beberapa departemen, yaitu FICO (Finance and Control), HR
(Human Resource), Engineering, QA/AG (Quality Assurance/Aplication Group),
Produksi, RPU (Resource Planning Unit), IP-OD (Industrial Performance-Operational
Development), dan Training and SHE (Safety, Health, and Environment). Divisi- divisi
tersebut melakukan pekerjaannya sesuai dengan spesialisasi masing- masing dan tugas-
tugas yang ada akan dikelompokkan ke dalam departemen- departemen fungsional. PT
Nestlé Indonesia memliki 206 karyawan tetap, 16 karyawan kontrak, dan
pegawai outsourcing yang digunakan untuk pemeliharaan gedung, keamanan dan kantin.
Berikut akan dijabarkan satu persatu fungsi dan tugas masing-masing departemen.
1. Finance
Tugas umum dari finance adalah:
 Menghasilkan laporan keuangan rutin
 Memperkuat kontrol internal dan melindungi aset.
Sedangkan fungsi khusus adalah:
 Sebagai financial advisor untuk tim manajemen pabrik
 Menghasilkan laporan Analisa, rekomendasi dan keputusan terbaik untuk pabrik.
2. Departemen Human Resource
Departemen ini berfokus pada pelatihan dan pengembangan karyawan melalui
penyediaan fasilitas pelatihan. Selain itu, HR juga mengatur pengadaan tenaga kerja
baru baik permanen, kontrak maupun out sourcing.
3. Departemen Engineering
Departemen ini bertanggung jawab menjaga aset perusahaan seperti alat-alat
produksi, agar dapat berfungsi secara optimal. Departemen ini juga bertanggung
jawab atas penyediaan dan penggunaan energi selalu dalam keadaan aman efisien dan
ramah lingkungan.
4. Departemen Quality Assurance
Memiliki tugas pokok yaitu menjamin kualitas produk sesuai dengan standar. Selain
itu, mereka juga wajib meningkatkan tanggung jawab seluruh karyawan pabrik
terhadap sistem manajemen mutu.
5. Departemen Aplication Group
Departemen ini mempunyai tugas melakukan penelitian dan pengembangan produk
berupa desain kemasan, formulasi dan jenis produk, serta optimasi proses produksi.
6. Departemen RPU (Resource Planning Unit)
Departemen ini mempunyai tugas untuk mengatur rencana produksi rutin dan
mengatur penyediaan bahan baku hingga mendistribusikan produk jadi kepada para
distributor.
7. Departemen Produksi
Departemen ini bertugas untuk menghasilkan produk sesuai rencana dengan waktu
dan biaya yang efisien serta mutu yang sesuai dengan standar.
8. IP-OD (Industrial Performance-Operational Development)
Memiliki tiga fungsi utama yaitu:
 Mendukung operasional
 Mengubah dan memperbaiki manajemen
 Melakukan manajemen peningkatan pengetahuan dan pengembangan karyawan
9. SHE (Safety, Health, and Environment)
Departemen ini memiliki tugas memastikan kondisi kerja dalam keadaan yang aman
bagi kesehatan karyawan dan menjaga lingkungan sekitar pabrik dari pencemaran
dengan mengikuti peraturan – peraturan yang berlaku dari pemerintah.
- Dengan struktur organisasi mekanistik ini, PT Nestlé Indonesia mempunya wewenang
desentralisasi dimana anggotanya memiliki hak suara penuh dalam rapat anggota,
sehingga pemegang saham atau anggota turut menentukan jalannya perusahaan tersebut.
- Struktur oragnisasi mekanistik juga dapat menguntungkan perusahaan karena dapat
bertahan dengan lama, sebab penempatan setiap karyawan telah disesuaikan dengan
peraturan, dan relatif tidak fleksibel. Selain itu juga PT Nestlé Indonesia dapat
menggambarkan hubungan-hubungan wewenang, kekuasaan, akuntabilitas, dan
pertanggungjawaban.
- Kekuatan utama pada PT Nestlé Indonesia yang menggunakan struktur organisasi
birokrasi/mekanistik adalah terletak pada kemampuannya menjalankan kegiatan
terbakukan yang sangat efisien dengan pengelompokkan berbagai bidang keahlian yang
sama ke dalam departemen-departemen fungsional.

Anda mungkin juga menyukai