Anda di halaman 1dari 4

materi78.co.

nr MAT 2

Program Linear
A. PENDAHULUAN Persamaan 1 dan 2
Program linear adalah suatu program untuk
menyelesaikan permasalahan yang batas- y≥0
batasannya berbentuk sistem pertidaksamaan
linear dua variabel (SPTLDV).
Program linear mempelajari empat hal utama:
1) Menggambar daerah penyelesaian (DP) dari
PTLDV atau SPTLDV.
x≥0
2) Menentukan PTLDV atau SPTLDV dari daerah
penyelesaian.
3) Menentukan nilai optimum (nilai maksimum
Persamaan 3
dan minimum) pada daerah penyelesaian.
2x + 5y = 10
4) Menyelesaikan masalah mengenai optimasi
yang berkaitan dengan program linear. x 0 5
y 2 0
B. MENENTUKAN DAERAH PENYELESAIAN
Daerah penyelesaian merupakan himpunan
penyelesaian (nilai benar) dari PTLDV atau
SPTLDV.
Daerah penyelesaian dapat dibuktikan melalui
pendekatan grafik pada bidang kartesius.
Langkah menentukan DP: 2
1) Tentukan dua buah titik sembarang dari
5
pertidaksamaan.
2) Tarik garis sehingga kedua titik terhubung 2x + 5y ≥ 10
dan membagi bidang kartesius menjadi dua
bagian. Uji nilai untuk koordinat (0, 0)

3) Periksa/uji nilai titik di salah satu bagian 2(0) + 5(0) = 10


yang telah terbagi tadi, dengan memasukkan 0 = 10 pernyataan awal adalah ≥, maka daerah
nilai x dan y titik ke pertidaksamaan. tempat titik yang diuji nilai bernilai salah.
4) Jika daerah yang terdapat titik yang diuji Persamaan 4
nilainya bernilai benar, maka itulah daerah 4x + y = 8
penyelesaian. x 0 2
Jika tidak, maka daerah penyelesaiannya y 8 0
berada di bidang lawannya.
5) Jika pertidaksamaan mempunyai sama
dengan, maka titik-titik pada garis juga
8
merupakan daerah penyelesaian.
Jika pertidaksamaan tidak mempunyai sama
daerah penyelesaian
dengan, maka titik-titik pada garis bukan
daerah penyelesaian.
Contoh:
Tentukan daerah penyelesaian dari SPTLDV
berikut ini: 2
x ≥ 0 …(1)
y ≥ 0 …(2) Uji nilai untuk koordinat (0, 0)

2x + 5y ≥ 10 …(3) 4(0) + (0) = 10

4x + y > 8 … (4) 0 = 10 pernyataan awal adalah >, maka daerah


tempat titik yang diuji nilai bernilai salah.

PROGRAM LINEAR 1
materi78.co.nr MAT 2
C. PERSAMAAN GARIS D. MENENTUKAN SPTLDV DARI DAERAH
Persamaan garis dapat dibentuk dari suatu garis PENYELESAIAN
pada bidang kartesius. Cara menentukan PTLDV dan SPTLDV dari grafik
1) Garis yang melewati satu titik daerah penyelesaian:
1) Jumlah garis pembatas daerah penyelesaian
adalah jumlah SPTLDV.
(a, b) 2) Tentukan semua persamaan garis dengan
y – b = m(x – a)
rumus-rumus pada pembahasan sebelumnya.
3) Uji nilai titik di salah satu bagian yang
dibagi garis untuk menentukan tanda
2) Garis yang memotong sumbu x dan
pertidaksamaan yang tepat.
sumbu y
Contoh:
Tentukan pertidaksamaan-pertidaksamaan yang
(0, b) memenuhi daerah penyelesaian berikut ini!

1
2
(a, 0)

3
2
bx + ay = ab
daerah
3) Garis yang melewati dua titik sembarang penyelesaian
3
(x2, y2) 4 1
y - y1 x - x1
= 4 8 12
y2 - y1 x2 - x1
(x1, y1)
-4
4) Dua garis yang sejajar
Garis 1
-4x + 8y = -4. 8
x – 2y =8
Uji titik koordinat untuk (0, 0) (daerah benar)
(0) – 2(0) = 8
(m, n) 0 = 8, tandanya adalah ≤ dan titik berada di daerah
benar, maka
x – 2y ≤ 8
5) Dua garis yang tegak lurus Garis 2 (tegak lurus dengan garis 1)
Tentukan titik potongnya terlebih dahulu dengan
garis 1 (diketahui x = 12)
x - 2y = 8
12 – 2y = 8
y =2 berpotongan pada (12, 2), maka
2x + y = 2. 12 + 1. 2
(q, r) 2x + y = 26
Uji titik koordinat untuk (0, 0) (daerah benar)
2(0) + (0) = 26
0 = 26, tandanya adalah ≤ dan titik berada di daerah
benar, maka
2x + y ≤ 26

PROGRAM LINEAR 2
materi78.co.nr MAT 2
Garis 3 (berpotongan dengan garis 2)
Tentukan titik potongnya dengan garis 2 (diketahui
y = 12) D
6
2x + y = 26
2x + 12 = 26 5 daerah penyelesaian
C
x = 7 berpotongan pada (7, 12), dan ada
titik pada 0, 0, maka 3
12x + 7y = 0 B
Uji titik koordinat untuk (1, 0) (daerah benar) A
12(1) + 7(0) = 0 3 5 6
12 = 0, tandanya adalah ≥ dan titik berada di daerah (1) (2) (3)
benar, maka Titik yang tidak diketahui koordinatnya adalah titik B
12x + 7y ≥ 0 dan titik C.
Garis 4 Persamaan garis (1): Persamaan garis (2):
3x + 4y = 4. 3 6x + 3y = 3. 6 5x + 5y = 5. 5
3x + 4y = 12 2x + y = 6 x+y=5
Uji titik koordinat untuk (0, 0) (daerah salah) Persamaan garis (3):
3(0) + 4(0) = 12 3x + 6y = 6. 3
0 = 12, tandanya adalah ≤ dan titik berada di daerah x + 2y = 6
salah, maka Titik B (titik potong garis 2 dan 3)
3x + 4y ≥ 12 Eliminasi: x + 2y = 6
E. NILAI OPTIMUM x+ y =5 -
Nilai optimum adalah nilai maksimum dan nilai y =1 x=4 B = (4, 1)
minimum dari fungsi objektif/sasaran [f(x, y)] Titik C (titik potong garis 1 dan 2)
suatu daerah penyelesaian pada program linear. Eliminasi: 2x + y = 6
Letak nilai optimum adalah pada titik-titik x +y=5 -
pojok batas daerah penyelesaian. x =1 y=4 C = (4, 1)
Cara menentukan nilai optimum ada dua, yaitu Uji nilai titik pojok (dari fungsi sasaran):
cara uji titik pojok dan cara garis selidik. A = 500(6) + 400(0) = 3000
Langkah-langkah cara uji titik pojok: B = 500(4) + 400(1) = 2400
1) Buat gambar DP jika belum ada. C = 500(1) + 400(4) = 2100 (nilai minimum)
2) Menentukan koordinat masing-masing titik D = 500(0) + 400(6) = 2400
pojok. Contoh 2: (cara garis selidik)
3) Memasukkan nilai x dan y ke persamaan Tentukan nilai maksimum serta minimum dari 2x –
garis. 6y pada daerah penyelesaian dibawah ini!
Langkah-langkah cara garis selidik: D
1) Menentukan skala garis selidik meng- (4, 8)
gunakan fungsi objektif/sasaran. [f(x, y) = k] E (1, 6)
2) Garis selidik yang tidak memotong daerah C
daerah
penyelesaian saat menyelidiki suatu titik (8, 4)
penyelesaian
pojok adalah nilai optimum.
3) Jika nilai x positif, maka nilai maksimum
(2, 0)
berada di titik yang lebih kanan, dan nilai A
3 B
minimum di titik yang lebih kiri. -1 (6, 0)
4) Jika nilai x negatif, maka nilai maksimum
berada di titik yang lebih kiri, dan nilai Maka, x – 3y = k
minimum di titik yang lebih kanan. Titik optimum yang memenuhi ketentuan garis
Contoh 1: (cara uji titik pojok) selidik adalah titik B dan titik D (tidak memotong).
Tentukan nilai minimum dari 500x + 400y pada Karena nilai x adalah positif, maka titik B adalah nilai
daerah penyelesaian dibawah ini! maksimum, dan titik D adalah nilai minimum.

PROGRAM LINEAR 3
materi78.co.nr MAT 2
B = 2(6) – 6(0) = 12 (nilai maksimum) Uji titik pojok:
D = 2(4) – 6(8) = -40 (nilai minimum) A = 1000(120) + 500(0) = 120 000 (maks)
F. PENYELESAIAN MASALAH DENGAN B = 1000(0) + 500(120) = 60 000 (min)
PROGRAM LINEAR Contoh 2:
Cara menyelesaikan masalah (soal cerita) Perusahaan air minum akan mengangkut galon air
menggunakan metode program linear: seberat 65 ton dari Malang ke Bandung
1) Soal cerita hanya boleh memiliki dua menggunakan dua jenis truk. Truk C berkapasitas 1
peubah (variabel). ton dengan harga sewa Rp300.000,00, sedangkan
truk D berkapasitas 3 ton dengan harga sewa
2) Mengubah soal cerita menjadi model
Rp500.000,00. Jika perusahaan tersebut harus
matematika berupa pertidaksamaan,
menyewa setidaknya 40 truk dari kedua truk,
persamaan, atau fungsi sasaran. Bila perlu,
tentukan:
dapat dibuat grafik daerah penyelesaian.
a. Banyak masing-masing truk agar biaya
3) Suatu pertidaksamaan terdiri dari suatu
pengangkutan sekecil mungkin.
jenis yang sama (misalnya harga).
b. Biaya pengangkutan yang paling murah.
Contoh 1:
Jawab:
Seorang penjual makanan keliling menggunakan
tasnya untuk menjual roti dan kacang goreng. Tas- Banyak Ongkos sewa
Truk Kapasitas
nya hanya dapat memuat 120 bungkus makanan saja. truk per truk
C x 300000x x
Harga pembelian roti Rp5.000,00 per bungkus, dan
D y 500000y 3y
harga pembelian kacang goreng Rp4.000,00 per Total 40 k 65
bungkus. Dalam penjualannya, ia memiliki modal
Rp600.000,00 dan mendapat untung Rp1.000,00 per Maka model matematika yang dapat dibuat:
bungkus roti, Rp500,00 per bungkus kacang goreng. x ≥ 0, x є C …(1) y ≥ 0, x є C …(2)
Jawab: x + y ≥ 40 …(3) x + 3y ≥ 65 …(4)
Banyak Harga beli Keuntungan 300000x + 500000y = k (fungsi sasaran)
Makanan
bungkus per bungkus per bungkus Titik potong: x + 3y = 65
Roti x 5000x 1000x
x + y = 40 -
Kacang
y 4000y 500y 2y = 25
goreng
Total 120 600 000 k y = 12,5 x = 27,5
Maka model matematika yang dapat dibuat: Karena x dan y bukan bilangan cacah, maka titik di
x ≥ 0, x є C y ≥ 0, x є C sekitar titik potong lah yang merupakan nilai
x + y ≤ 120 5x + 4y ≤ 600 minimum (biaya terkecil).
1000x + 500y = k (fungsi sasaran) Uji nilai titik di sekitar titik potong dengan
Grafik daerah penyelesaian pertidaksamaan 3 dan 4:
Titik potong: 5x + 4y = 600 Titik (27, 12) : (27) + (12) ≥ 40 (salah)
4x + 4y = 480 Titik (28, 12) : (28) + (12) ≥ 40 (benar)
x = 120 y=0 (28) + 3(12) ≥ 65 (salah)
Cari titik lain: Titik (27, 13) : (27) + (13) ≥ 40 (benar)
x 120 0 (27) + 3(13) ≥ 65 (benar)
y 0 150 Titik (28, 13) : (28) + (13) ≥ 40 (benar)
(28) + 3(13) ≥ 65 (benar)
Titik (27, 13) adalah nilai terendah benar dari uji titik
di sekitar titik potong.
150
B Jadi, jumlah truk C ada 27 truk, dan jumlah truk D ada
120
13 truk.
Maka biaya terkecil yang dapat digunakan adalah:
D 300000(27) + 500000(13) = Rp14.600.000
P A

120

PROGRAM LINEAR 4