Anda di halaman 1dari 6

Kode/No : Std /Pnddk /001

STIKES BHAKTI AL - QODIRI


Tanggal : November 2018
STANDAR KOMPETENSI Revisi :1
LULUSAN Halaman : 1 dari 6

STANDAR
KOMPETENSI LULUSAN
STIKES BHAKTI AL - QODIRI

PENANGGUNG JAWAB
PROSES TANDA TANGGAL
NAMA JABATAN
TANGAN

1. Perumusan Eka Suryaning Tyas,


Pembantu Ketua I
S.Kep.,M.Kes

2. Pemeriksaan Dwi Anggun Lestari,


Ketua SPMI
SST., M.Kes

3. Persetujuan dan
Fika Indah Prasetya, Ketua STIKes
Penetapan S.Kep.,Ns.,MM Bhakti Al-Qodiri

4. Pengendalian Aldi Febrian.,SST.,


Anggota SPMI
M.Kes
1. Visi dan Misi Visi STIKes Bhakti Al-Qodiri
STIKes Bhakti “ Menjadi Perguruan Tinggi penyelenggara pendidikan akademik,
Al-Qodiri vokasi dan profesi yang bertaraf nasional, unggul, kompetitif dan
berakhlak mulia pada tahun 2023.”
Misi STIKes Bhakti Al-Qodiri
1. Menyelenggarakan kegiatan belajar – mengajar secara kreatif dan
inovatif dalam rangka pemutakhiran ilmu pengetahuan dengan
dukungan sarana, prasarana, tenaga pendidik dan kependidikan,
serta pendanaan yang memadai untuk memperkuat posisi STIKes
Bhakti Al- Qodiri Jember menluju ke taraf internasional.
2. Menyelenggarakn kegiatan penelitian secara kreatif dan inovatif
untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi
kesejahteraan umat manusia.
3. Menyelenggarakan kegiatan pemenuhan tanggung jawab sosial
secara optimal melalui tindakan nyata berupa pelayanan atau
pengabdian kepada masyarakat.

2. Rasional Standar Agar mutu lulusan dapat diserap oleh dunia kerja, maka semua
Kompetensi lulusan harus memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan, baik itu syarat
Lulusan akademik maupun syarat administrasi, memiliki keahlian dan
keterampilan pada bidangnya, serta kemampuan dalam
mengembangkan ilmu dan teknologi secara praktis yang berkelas
nasional yang mampu bekerja secara mandiri, bekerjasama dan
koordinasi.
Untuk penjaminan mutu lulusan tersebut dibutuhkan sinergi antara
visi program studi dan upaya pemenuhan kebutuhan kompetensi
lulusan oleh stakeholder sebagai pengguna lulusan, melalui proses
pembelajaran yang relevan. Menggaris bawahi tujuan jurusan untuk
mengembangkan sumber daya manusia dan teknologi yang bertumpu
pada kemampuan, kepercayaan diri sendiri, dan kemampuan
berkomunikasi melalui pendidikan dan praktek yang relevan dengan
kebutuhan pembangunan nasional dan memenuhi standar nasional,
maka setiap mahasiswa yang akan lulus harus memenuhi standar
kompetensi.

2
Guna memenuhi standar kompetensi kelulusan dimaksud,
dibutuhkan masukan materi dari alumni dan pengguna lulusan
(stakeholder) yang relevan melalui tracer study untuk menerapkan
secara optimal perbaikan dan proses pembelajaran secara terus menerus
dalam berbagai aspek baik input, proses, output, outcomes, maupun
lingkungan pembelajaran. Maksud dari penyusunan program kelulusan
agar jurusan bisa menetapkan standard kemampuan minimal yang harus
dimiliki mahasiswa untuk lulus, memenuhi kompetensi stakeholder
proses kelulusan dilaksanakan dengan tertib dan lancar karena
terciptanya pedoman yang baku dalam proses kelulusan mahasiswa.

3. Pihak yang 1. Ketua


Bertanggung 2. Pembantu Ketua I
jawab untuk 3. Ketua Program Studi
Mencapai Isi 4. Sekretaris Program Studi
Standar 5. Dosen
Kompetensi 6. Bagian laboratorium
Lulusan 7. Bagian kemahasiswaan.

4. Definisi Istilah 1. IPK (Indek Prestasi Komulatif) adalah tingkat keberhasilan studi
mahasiswa.
2. Standar Kompetensi lulusan adalah kriteria minimal tentang
kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan,
keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian
pembelajaran.
3. Ranah sikap : (a) Lulusan diharapkan memiliki perilaku benar dan
berbudaya, berahlak dan berbudi pekerti yang luhur dan (b)
berdisiplin tinggi dan penuh dedikasi.
4. Ranah pengetahuan : (a) lulusan diharapkan menguasai materi
pemberlajaran sebagaimana tercantum dalam kurikulum (b) lulusan
memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam
masyarakat (c) lulusan memiliki pengetahuan dan keahlian di
bidang kesehatan, sesuai bidang keahliannya dan (d) mampu
mengimplementasikan ilmu pengetahuan dengan baik dan benar.

3
5. Ranah keterampilan : (a) lulusan memiliki keterampilan umum
yang memadai untuk melaksanakan tugas dilingkungan instansi
pemerintah dan atau bidang kerja dan (b) memiliki kemampuan
khusus yang memadai untuk melaksanakan tugas sesuai dengan
bidang keilmuannya.

5. Pernyataan Isi 1. Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedoman penilaian


Standar dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan,
Kompetensi yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Lulusan 2. Program studi merumuskan kompetensi lulusannya mengacu pada
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan
melibatkan asosiasi profesi, instansi pemerintah terkait, dan
kelompok ahli yang relevan.
3. Standar Kompetensi lulusan bertujuan mempersiapkan mahasiswa
menjadi anggota masyarakat yang berakhlak mulia,berbudi pekerti
luhur, berbudaya serta memiliki pengetahuan, keterampilan,
kemandirian, dan sikap untuk menemukan, mengembangkan, serta
menerapkan ilmu, teknologi yang bermanfaat bagi kemanusiaan.
4. Standar kompetensi lulusan setiap program studi dikembangkan dan
ditetapkan oleh STIKes Bhakti Al Qodiri sesuai dengan rumusan
sikap dan keterampilan yang tercantum dalam lampiran
Permendikbud No. 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional
Pendidikan tinggi.
5. Kompetensi lulusan program studi terdiri atas :
a) Kompetensi umum yang merupakan penciri Nasional;
b) Kompetensi khusus yang merupakan penciri program studi,
dan
c) Kompetensi khusus yang merupakan penciri visi perguruan
tinggi.
6. Kompetensi lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat di atas paling
sedikit mengandung elemen kompetensi yang terdiri atas :
a) Landasan kepribadian;
b) Penguasaan ilmu (pengetahuan), teknologi, dan seni
c) Kemampuan dan keterampilan berkarya

4
d) Sikap dan perilaku dalam karya menurut tingkat keahlian
berdasarkan ilmu, teknologi, dan seni yang dikuasai;
e) Penguasaan kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan
pilihan keahlian dalam berkarya.

6. Strategi 1. Ketua menetapkan kompetensi lulusan setiap Program Studi di


Pelaksanaan lingkungan STIKes Bhakti Al Qodiri sesuai dengan standar
Standar kompetensi lulusan
Kompetensi 2. Ketua program studi mensosialisasikan kompetensi lulusan setiap
Lulusan Program Studi di lingkungan STIKes Bhakti Al Qodiri dan
membangun komitmen untuk melaksanakannya
3. Ketua bersama sama pihak yang bertanggung jawab mencapai
kompetensi lulusan, merencanakan dan melengkapi sarana dan
prasarana yang diperlukan
4. Ketua menetapkan pelaksanaan penjaminan mutu pencapaian
kompetensi lulusan yaitu pelaksanaan, evaluasi, pengendalian dan
peningkatan standar.

7. Indikator 1. Jumlah lulusan tepat waktu adalah 95%


Ketercapaian 2. Persentase penyerapan lulusan di pasar kerja kurang dari 6 bulan
Standar setelah lulus adalah 80%
Kompetensi 3. Persentase lulusan dengan IPK ≥ 2.75 adalah 95%
Lulusan 4. Tingkat kepuasan pemakai terhadap kompetensi lulusan, yang
diketahui dari studi pelacakan lulusan, berkisar pada skor baik

8. Dokumen terkait 1. Standart kemahasiswaan


Pelaksanaan 2. SOP tracer study
Standar 3. Formulir/angket tracer study stakeholder
Kompetensi 4. Transkrip nilai
Lulusan

9. Refrensi 1. Undang-undang No. 20 tahun 2003, tentang sistem Pendidikan


Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 No.78, tambahan
Lembaran Negara No.4301).

5
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 2009 No.144, Tambahan
Lembaran Negara Tahun 2009 No. 5063)
3. Undang-undang No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 1996, tentang Tenaga
Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1996 No. 49, Tambahan
Lembaran Negara No.3637).
5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 1999, tentang
Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Tahun 1999 No. 115,
Tambahan Lembaran Negara No.3859)
6. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar
Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2005 No.41,
Tambahan Lembaran Negara No.4496).
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 49 tahun
2014 tentang Standar Nasional Pendidikan.
8. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 232/I/2000,
tentang pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan
Penilaian Hasil Belajar Peserta didik.
9. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No.232 Tahun 2000 dan
Keputusan Meteri Pendidikan Nasional No. 045 Tahun 2002.
10. Keputusan Dirjen Dikti Depdiknas No. 43/DIKTI/Kep/2006 tentang
Rambu-rambu pelaksanaan Kelompok Mata Kuliah Pengembangan
Kepribadian di Perguruan Tinggi.