Anda di halaman 1dari 5

ASUHAN KEPERAWATAN

NO . DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL


1 Penurunan curah jantung b/d afterload Curah jantung dalam keadaan normal dengan 1. Pantau tekanan darah 1. Perbandingan dari tekanan memberikan
dan vasokontriksi di tandai dengan : criteria : gambaran yang lebih lengkap tentang
DS : 1. Mempertahankan tekanan darah keterlibatan atau bidang masalah vascular
- Pasien mengatakan lemas rentang normal ( sistolik 110 / 140 2. Denyutan karotis, jugularis, radialis, dan
DO : dan diastole 90 mmHg ). femoraliis teramati terpalpasi
- Peningkatan TD 160 / 70 mmHg 2. Memperlihatkan irama dan frekuensi 3. Adanya pusat atau dingin, kulit lembab dan
- Terlihat lemas jantung stabil. massa pengisian kapiler lambat, mungkin
2. Catat keberadaan kualitas berkaitan dengan vasokontriksi atau
denyutan sentral dan perifer mencerminkan dekompensasi / penurunan
curah jantung
3. Amati warna kulit, kelembapan, 4. Membantu untuk menurunkan rangsang
dan suhu simpatis dan meningkatkan relaksasi
5. Inhibitor simpatis di gunakan untuk
mengontrol tekanan darah

4. Berikan lingkungan tenang dan


nyaman

16
5. Kolaborasi : berikan obat –
obatan sesuai indikasi ( obat –
obat inhiubitor )
2. Nyeri b/d dengan peningkatan tekanan Nyeri b/d berkurang atau hilang dengan 1. Kaji skala nyeri 1. Mengetahui sejauh mana nyeri yang
vaskuler cerebral, di tandai dengan : criteria hasil : dirasakan dan membantu menentukan
DS : - Sakit di kepala berkurang / hilang intervensi selanjutnya
- Pasien mengatakan sakit kepala - Penglihatan jernih 2. Meminimalakan stimulasi atau meningkatkan
- Pasien mengatakan pusing saat - Tidak pusing saat beraktifitas relaksasi
bergerak - Wajah tampak tenang 3. Tindakan yang menurunkan tekanan
DO : vaskuler cerebral dan gangguan
- Wajah klien tampak meringis 2. Pertahankan tirah baring memperlambat / memblok respon simpatis
- Skala nyeri 4 ( skala numeric ) efektif dalam menghilangkan sakit kepala
P : nyeri saat beraktifitas ( 4. Aktifitas yang meningkatkan vasokontraksi
berrjalan duduk ) 3. Berikan tindakan non menyebabkan sakit kepala karena adanya
Q : qualitas nyeri sedang farmakologis untuk peningkatan tekanan vaskuler cerebral
R : nyeri kepala bagian belakang menghilangkan sakit kepala 5. Analgesic dapat menurunkan / mengontrol
S : skala nyeri 4 yaitu : teknik distraksi nyeri dan menurunkan rangsang system
T : tidak menentu saraf simpatis

4. Hilangkan atau meminimalkan


vasokontriksi yang dapat

17
meningkatkan sakit kepala

5. Kolaborasi : berikan obat sesuai


dengan indikasi.
Analgesik.
3. Intoleransi aktifitas b/d kelemahan Dapat melakukan aktifitas yang diinginkan. 1. Kaji respon klien terhadap 1. Menyebut parameter membantu mengkaji
fisik. Ditandai dengan : Dengan criteria : aktifitas respon fisiologi terhsdap stress aktifitas
DS : - Klien dapat berdiri dan berjalan 2. Teknik menghemat energy mengurangi
- Pasien mengatakan sulit untuk dengan baik penggunaan energy, juga membantu
berdiri keseimbangan antara suplai dan kebutuhan
- Pasien mengatakan tidak dapat O2
mandi sendiri 2. Instruksikan pasien tentang 3. Kemajuan aktifitas bertahap mencegah
DO : teknik dan penghematan energy peningkatan kerja jantung tiba –tiba
- Pasien tampak lemah
- Terlihat tidak nyaman saat 4. Dengan melakukan gerak tubuh secara
bergerak perlahan dapat membantu pasien untuk
- Kekuatan 3/3 3. Berikan anjuran untuk dapat beraktifitas secara bertahap.
- Kompos mentis melakukan aktifitas / perawatan
- TTV diri secara bertahap
TD : 160 / 70 mmHg
N : 80x / menit 4. Bantu pasien dalam melatih
R : 20x / menit gerak tubuhnya secara
S : 36,5 0 C perlahan

18
4. Kurangnya pengetahuan b/d Pengetahuan pasien bertambah, dengan 1. Tetapkan dan nyatakan 1. Masalah dasar pemahaman tentang
kurangnya informasi, ditandai dengan : criteria : pengertian Hipertensi dan batas Hipertensi
DS : a. Menyatakan pemahaman tentang tekanan darah normal
- Pasien mengatakan tidak proses penyakitnya
mengetahui tentang proses b. Ekspresi wajah menjadi tenang 2. Atasi maslah dengan pasien
penyakitnya untuk mengidentifikasi cara 2. Factor – factor pencetus dapat meningkatkan
DO : dimana perubahan gaya hidup proses penyakit dan memperburuk gejala
- Pasien sering menanyakan yang tepat dapat mengurangi
tentang penyakitnya factor – factor pencetus
- Pasien nampak bingung Hipertensi
3. Anjurkan untuk menghindari
mandi air panas 3. Mencegah vasodilatasi yang tidak perlu
karena mempunyai efek samping pingsang
dan HIpotensi
4. Kelebihan natrium, lemak jenuh, dan
4. Jelaskan diit yang di haruskan kolesterol dapat meningkatkan resiko
yaitu diit rendah natrium, rendah Hipertensi
lemak jenuh, dan rendah
kolesterol
5. Ansietas b/d peningkatan karekolamin Menunjukkan strategi koping efektif / 1. Jelaskan tujuan tes dan 1. Menurunkan cemas dan takut terhadap
DS : keterampilan pemecahan masalah prosedur ( coba tes stress ) diagnose dan prognosis
- Pasien merasa ketakutan 2. Tingkatkan ekspresi perasaan 2. Perasan yang tidak di ekspresikan dapat
DO : dan takut. Biarkan norang menimbulkan kekacauan internal dan efek
- Ekspresi wajah cemas terdekat mengetahui ini sebagai gambaran diri. Pernyataan masalah
sesuatu yang normal. menurunkan tegangan, mengklarifikasi
tingkat koping, dan memudahkan perasaaan

19
pasien.
3. Dorong keluarga dan teman 3. Meyakinkan pasien bahwa peran keluarga
untuk menganggap pasien dan teman tidak berubah.
seperti sebelumnya.

4. Beritahu pasien program medis 4. Mendorong pasien untuk dapat mengontrol


yang telah di buat untuk diri.
menurunkan atau membatasi
serangan akan datang dan
meningkatkan stabilitas jantung.

20