Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KALIBARUKULON
Jl. Jember No.39 KALIBARU, Kode Pos 68467
Telp(0333)897118/898413.E-mail:pkmkalibaru@ymail.com
KALIBARU-BANYUWANGI

KAK DETEKSI DINI KESEHATAN JIWA

A. Pendahuluan

Gangguan jiwa dan perilaku dialami pada suatu ketika oleh kira-kira 10% populasi
orang dewasa. Dalam laporan ini dikutip juga penelitian yang menunjukkan bahwa 24% dari
pasien yang berkunjung FKTP mengalami gangguan jiwa. 69% dari pasien tersebut datang
dengan keluhan fisik dan banyak diantaranya ternyata tidak ditemukan gangguan fisik.Hal
ini sejalan dengan konsep sehat WHO yang melihat kesehatan dari tiga sisi yaitu kesehatan
fisik-biologis, mental-psikologis (jiwa) dan sosial yang harus dicapai secara terintegrasi
(WHO, 2015). Undang-Undang Kesehatan RI tahun 2009, bahkan menambahkan aspek
spiritual sebagai komponen yang harus ada melengkapi konsep sehat seutuhnya (UU
Kesehatan RI, 2009).
Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan kualitas pelayanan bagi pasien
jiwa di Puskesmas, maka pelayanan kesehatan mental atau jiwa yang menyeluruh menjadi
salah satu syarat yang harus terpenuhi untuk menjamin tercapainya kebutuhan pasien jiwa.

B. Latar belakang

Deteksi dini kesehatan jiwa keluarga adalah cara untuk melakukan mapping
terhadap masyarakat tentang kondisi kesehatan jiwa. Sehingga dapat dilakukan langkah-
langkah antisipasi/ penanggulangan masalah kesehatan jiwa dalam masyarakat.
Cara anamnesis dan pemeriksaan ini merupakan salah satu cara untuk
meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara umum di Puskesmas.Penelitian World
Health Report tahun 2001 menunjukkan, bahwa 24% pasien yang datang ke Puskesmas
menderita gangguan fisik yg disebabkan oleh Mental Emosional. Oleh karena itu
pengetahuan dan keterampilan petugas di bidang kesehatan jiwa akan membantu
meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar

KAK Deteksi Dini Keswa | 1


Data pasien dengan masalah kesehatan jiwa di Puskesmas Kalibarukulon sepanjang
tahun 2017 dilaporkan sebanyak 99 kasus baru,74 kasus lama. Jenis kasus yang
ditemukan adalah Schisofrenik 7 kasus, Psikosa Lain 1 kasus, Gangguan Psikotik Non
Organik 1 kasus, Gangguan campuran anxietas dan depresif 1 kasus, Gangguan
Somatoform 1 kasus, Gangguan Neurotik 60 kasus, Insomnia non organik 2 kasus,
Penyakit Jiwa Lainnya 7 kasus, Epilepsi 19 kasus.
Fakta tersebut menunjukkan bahwa masalah kesehatan jiwa merupakan salah
satu masalah kesehatan yang nyata di masyarakat. Dan perlu kerjasama berbagi pihak
dalam mengatasinya.

C. Tujuan Umum dan Tujuan Khusus

1. Tujuan umum
Meningkatkan derajat kesehatan jiwa masyarakat di wilayah Puskesmas
Kalibarukulon.
2. Tujuan khusus:
a. Melaksanakan mapping keluarga sehat jiwa di wilayah kerja Puskesmas
Kalibarukulon.
b. Petugas Puskesmas dan jaringannya mampu mendeteksi secara dini kasus
kesehatan jiwa yang datang periksa.
c. Menangani kasus kesehatan jiwa sesuai dengan kompetensinya.
d. Melakukan rujukan pada saat yang tepat.

D. Kegiatan pokok dan rincian kegiatan

1. Deteksi dini keluarga sehat jiwa.


2. Melakukan Deteksi dini kesehatan jiwa kepada penderita yang datang ke Faskes.
a. Melakukan anamnesa / keluhan utama;
b. Golongkan keluhan tersebut, dan BERI KODE, apakah ;
1) F1 ( keluhan fisik murni )
2) F2 ( keluhan fisik disertai keluhan ME )
3) PS ( keluhan psiko-somatik )
4) ME ( keluhan mental emosional )
c. Mendiagnosis dan mengobati masalah kesehatan jiwa.
d. Mencatat diagnosis masalah kesehatan jiwa.
e. Melakukan penyuluhan atas kebutuhan pasien jiwa .
f. Merujuk bila diperlukan.
KAK Deteksi Dini Keswa | 2
E. Cara melaksanakan kegiatan
1. Deteksi dini keluarga sehat jiwa
Adalah dengan pedataan dari rumah ke rumah dengan mengisi form deteksi dini
keluarga dan merekapnya.
2. Deteksi dini kesehatan jiwa dilakukan pada semua pelayanan kesehatan, baik
pelayanan dalam gedung maupun diluar gedung. Dilakukan oleh dokter atau
Paramedis yang mendapat mandat.
F. Sasaran
1. Sasaran Deteksi dini keluarga sehat jiwa adalah KK disetiap desa.
2. Sasaran kegiatan deteksi dini kesehatan jiwa adalah semua penderita yang berobat
ke Puskesmas Kalibarukulon dan jaringannya.
G. Jadual pelaksanaan kegiatan
1. Deteksi dini keluarga sehat jiwa dilaksanakan di tiap desa.
2. Kegiatan Deteksi dini kesehatan jiwa dilaksanakan setiap hari pada jam kerja pada
semua pelayanan kesehatan Puskesmas Kalibarukulon dan jaringannya.

2018
No Jenis Kegiatan Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Deteksi dini
1 √
keluarga sehat jiwa

Deteksi dini
2 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
kesehatan jiwa

H. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan

Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap bulan, dilakukan oleh PJ program


Keswa dan PJ UKM Pengembangan dan diketahui oleh Kepala UPTD Puskesmas.

I. Pencatatan, Pelaporan dan Evaluasi kegiatan

Pencatatan dilakukan setiap kali melakukan kegiatan. Pelaporan dilakukan setiap minggu
ke-4 setiap bulan oleh PJr program dan ditujukan kepada Kepala UPTD Puskesmas dan
diketahui oleh PJ UKM Pengembangan.

KAK Deteksi Dini Keswa | 3


J. Pembiayaan

1. Deteksi dini keluarga sehat jiwa dilaksanakan di tiap desa dibiayai oleh BOK.
2. Kegiatan deteksi dini di tempat pelayanan tidak memerlukan biaya.

Mengetahui,
Kepala UPTD PJ Program
Kalibaru Puskesmaskulon Kesehatan Jiwa

Hj.YATIANININGSIH,S.Kep,Ns,M.Kes GENDUT HARIYANTO


NIP: 19720608 199503 2 005 NIP: 19720618 199303 1 007

KAK Deteksi Dini Keswa | 4