Anda di halaman 1dari 6

TEKS DESKRIPSI

Kata deskripsi berasal dari bahasa latin discribere yang berarti gambaran, perincian, atau
pembeberan. Deskripsi adalah karangan yang menggambarkan suatu objek berdasarkan hasil
pengamatan, perasaan dan pengalaman penulisnya.
Tujuannya adalah pembaca memperoleh kesan atau citraan sesuai dengan pengamatan,
perasaan, dan pengalaman penulis sehingga seolah-olah pembaca yang melihat, merasakan,
dan mengalami sendiri obyek tersebut. Untuk mencapai kesan yang sempurna, penulis
deskripsi merinci objek dengan kesan, fakta, dan citraan.

Tujuan teks deskripsi


Tujuan teks deskripsi adalah membuat pembaca seakan-akan berada di tempat kejadian, ikut
merasakan, mengalami, melihat dan mendengar mengenai satu peristiwa atau adegan.
Pembaca memperoleh kesan atau citraan sesuai dengan pengamatan, perasaan, dan
pengalaman penulis sehingga seolah-olah pembaca yang melihat, merasakan, dan mengalami
sendiri obyek tersebut. Untuk mencapai kesan yang sempurna, penulis deskripsi merinci
objek dengan kesan, fakta, dan citraan.
Ciri-ciri teks deskripsi
Seperti teks yang lain untuk mengenali sebuah teks deskripsi dan juga bisa membuat paragraf
deskripsi maka langkah yang harus diketahui adalah ciri-ciri teks tersebut.

Adapun ciri-ciri dari teks deskripsi secara umum adalah sebagai berikut:
1. Menggambarkan atau melukiskan sesuatu
2. Penggambaran dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera
3. Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri
4. Menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek
secara terperinci

Pola pengembangan teks deskripsi


Sedangkan pola pengembangan teks deskripsi adalah sebagai berikut:

1. Deskripsi Spasial ( Paragraf ini menggambarkan objek kasus ruangan, benda, atau
tempat )
Paragraf deskripsi spatial adalah paragraf yang topiknya berupa ruang atau tempat. Paragraf
ini mendeskripsikan suatu ruang atau tempat dengan sangat jelas kepada para pembacanya.

2. Paragraf Deskripsi Objektif


Objektif bermakna apa adanya atau sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu, paragraf ini
menggambarkan suatu objek dengan sesuai kenyataan tanpa adanya opini atau kesan pribadi
seorang penulis.

3. Deskripsi subjektif ( Menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan


penulis )
Paragraf Deskripsi Subjektif Berbeda dengan paragraf deskripsi objektif, paragraf ini
menggambarkan suatu objek berdasarkan apa yang dirasakan, dilihat oleh penulis itu sendiri.
Dengan kata lain, penulis menuangkan opini-opini pribadi tentang keadaan suatu benda atau
objek tersebut.
Struktur teks deskripsi
Teks deskripsi tersusun atas beberapa struktur yaitu:
1. Deskripsi umum Pada bagan deskripsi umum dijelaskan tentang definisi/identitas
objek yang dideskrpsikan).
2. Deskripsi bagian Pada bagian deskripsi bagian dijelaskan pengklasifikasian objek
yang dideskripsikan. Pengklasifikasian dijelaskan secara lebih rinci dengang
memberikan gambaran-gambaran yang jelas.
3. Penutup Kesimpulan atau penegasan hal-hal yang penting.

Jenis teks deksripsi


Macam-Macam Paragraf Deskripsi Secara umum, paragraf deskripsi dibedakan atas dua
macam, yaitu :

a. Deskripsi Imajinatif/Impresionis
Deskripsi imajinatif atau impresionis adalah paragraf yang melukiskan ruang atau tempat
berlangsungnya suatu peristiwa. Pelukisannya harus dilihat dari berbagai segi agar ruang
tersebut tergambar dengan jelas dalam pikiran dan perasaan pembaca.
Contoh :
Malam gelap gulita di hulu sungai Brantas. Sebentar-sebentar hiruk pikuk yang tiada
berketentuan itu menjadi satu dengan gegap gempita yang mendasyatkan dan mengecilkan
hati, pertanda seorang raja rimba alam jatuh ke tanah untuk selama-lamanya. Ramai
peperangan di rimba itu dan rupanya tak akan berhenti. Tak ada kasihan- mengasihani, yang
rebah tinggal rebah, tak akan ada yang mengangkatnya. Sekali-kali terang cuaca hutan
belantara itu, seperti diserang api. Tetapi kenyataanya dalam sekejap mata hilangnya
cahaya yang berani menyerbukan dirinya ke tengah peperangan itu, dimusnakan oleh musuh
lamanya “raja gulita”.

b. Deskripsi faktual/ekspositoris
Deskripsi faktual/ekspositoris adalah paragraf yang menggambarkan suatu hal atau orang
dengan mengungkapkan identitasnya secara apa adanya sehingga pembaca dapat
membayangkan keadaannya.

Agar suatu objek mampu membangkitkan daya khayal pada diri pembaca, penulis harus
melukiskannya dari berbagai sudut pandang.

Semakin rinci penulisannya, semakin jelas tergambar dalam bayangan pembaca. Apabila
objek yang dilukiskan itu adalah seseorang, perinciannya dapat dilakukan terhadap aspek
fisik maupun aspek rohaninya. Aspek rohani meliputi perasaan, watak, bakat, peranannya
dalam suatu bidang kerja, dan sebagainya.

Contoh :
Di sudut dekat pintu duduk seorang laki-laki. Namanya Paijo. Dia memakai celana pendek
dan baju kaos yang telah sobek-sobek, yang melukiskan kemelaratan dan kemiskinan yang
sehari- hari dideritanya. Pada dadanya yang bidang dan berisi, lengannya yang kukuh penuh
urat dapat dilihat betapa berat pekerjaan sehari-harinya. Air mukanya yang keruh, pipinya
yang kempis, dan matanya yang cekung menyatakan bahwa jalan hidup yang telah
ditempuhnya penuh rintangan dan duri.
CONTOH TEKS

Tari Saman

Tari Saman tercatat di UNESCO pada Daftar Representatif Budaya Takbenda


Warisan Manusia. Penetapan itu dilaksanakan pada Sidang ke-6 Komite Antar Pemerintah
untuk Pelindungan Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Bali, pada 24 November 2011.
Pada awalnya Tari Saman merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan (dakwah)
dan ditarikan oleh laki-laki. Tari Saman mengandung pendidikan keagamaan, sopan santun,
kepahlawanan, kekompakan, dan kebersamaan.

Penari Saman berjumlah ganjil. Mereka menyanyikan syair lagu berbahasa Gayo
bercampur dengan bahasa Arab saat menari. Nyanyian dalam Tari Saman dibagi dalam lima
macam. Regnum adalah nyanyian berupa suara auman. Dering adalah suara auman yang
dilakukan oleh semua penari. Redet adalah lagu singkat dengan suara pendek yang
dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari. Sek adalah lagu yang dinyanyikan
oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda
perubahan gerak. Saur yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah
dinyanyikan oleh penari solo. Selain nyanyian, gerakan penari Saman diiringi alat musik
berupa gendang, suara teriakan penari, tepuk tangan penari, tepuk dada penari, dan tepuk
paha penari. Gerak dalam tari itu disebut guncang, kirep, lingang, dan surang-saring (semua
nama gerak ini adalah bahasa Gayo).

Kostum atau busana khusus Tari Saman terbagi tiga bagian. Pada kepala dipakai
bulang teleng dan sunting kepies. Bulang teleng, yaitu kain berdasar hitam berbentuk empat
persegi panjang. Sunting kepies atau tajuk bunga digunakan di bagian kanan kepala. Pada
badan dipakai baju kantong, celana, dan kain sarung. Baju kantong disebut juga baju
kerawang yaitu baju bertangan pendek berwarna hitam disulam benang putih, hijau, dan
merah. Pada tangan dipakai topong gelang dan sapu tangan. Penggunaan warna pada kostum
penari sangat penting menurut tradisi karena warna mengandung nilai-nilai yang
menunjukkan identitas, kekompakan, kebijakan, keperkasaan, keberanian, dan keharmonisan
para pemakainya.
SOAL

Perhatikan kutipan teks deskripsi berikut, kemudian kerjakan soal nomor 1-4!

TARI GAMBYONG
1) Koreografi tari Gambyong sebagian besar berpusat pada penggunaan gerak kaki, tubuh,
lengan, dan kepala. Penari tidak hanya lentur tubuhnya, tetapi juga harus terampil. Ada
berbagai gerak dalam tari Gambyong.
2) Gerak srisig adalah gerak dengan sikap berdiri jinjit dilanjutkan dengan langkah-langkah
kecil. Nacah miring yaitu kaki kiri bergerak ke samping, bergantian disusul kaki kanan
diletakkan di depan kaki kiri. Kengser adalah gerak kaki ke samping dengan cara bergeser
dengan posisi kaki tetap merapat ke lantai. Gerak embat atau entrag adalah gerak dengan
posisi lutut yang membuka karena mendhak bergerak ke bawah dan ke atas. Selain itu, ada
juga gerak berjalan (sekaran mlaku) dan gerak di tempat (sekaran mandheg).
3) Tari Gambyong adalah tarian untuk menyambut tamu atau mengawali suatu resepsi
perkawinan. Tarian ini dinamai sesuai dengan nama penari yang bernama Gambyong. Penari
ini hidup pada zaman Sunan Paku Buwana IV di Surakarta. Dia mahir dalam menari dan
memiliki suara merdu sehingga menjadi pujaan kaum muda pada zaman itu.

1. Berdasarkan teks di atas objek/hal yang dideskripsikan adalah …


A. koreografi tari Gambyong
B. gerak srisig
C. Tari Gambyong
D. gerak embat

2. Di bawah ini yang bukan merupakan tujuan teks deskripsi di atas adalah ….
A. menggambarkan koreografi tari Gambyong yang sebagian besar berpusat pada gerak kaki.
B. menggambarkan koreografi tari Gambyong yang sebagian besar berpusat pada tubuh.
C. menggambarkan koreografi tari Gambyong yang sebagian besar berpusat pada lengan dan
kepala.
D. menggambarkan koreografi tari Gambyong yang sebagian besar berpusat pada jari tangan.

3. Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi teks deskripsi tersebut adalah …
A. Kengser adalah dengan sikap berdiri jinjit dilanjutkan dengan langkah-langkah kecil.
B. Nacah miring yaitu kaki kiri bergerak ke samping, bergantian disusul kaki kanan
diletakkan di depan kaki kiri.
C. Tari Gambyong adalah tarian untuk mengawali suatu resepsi perkawinan.
D. Tari Gambyong adalah tarian untuk menyambut tamu.

4. Urutan teks yang tepat sesuai dengan struktur teks deskripsi di atas adalah ….
A. 1-3-2
B. 3-1-2
C. 2-3-1
D. 3-2-1

5. Di bawah ini merupakan pengertian teks deskripsi adalah …


A. Kesan mengenai apa yang diamati dan kesan yang didapat melalui pancaindra sehingga
pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan sebuah objek secara keseluruhan
seperti yang dialami penulisnya.
B. Kegiatan mengamati keadaan sekitar agar pembaca merasakan apa yang dirasakan penulisnya.
C. Hasil pengamatan keadaan, objek, atau peristiwa dengan penyampaian sederhana.
D. Laporan ilmiah berdasarkan data yang diamati.

6. Perhatikan ciri-ciri teks di bawah ini!


(1) Menggambarkan atau melukiskan suatu benda, tempat, atau suasana tertentu.
(2) Tidak menimbulkan salah pengertian.
(3) Bertujuan agar pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan sendiri objek yang
dideskripsikan
(4) Menarik untuk dibaca
(5) Menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek secara
terperinci.
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, yang termasuk ciri teks deskripsi adalah ….
A. (1), (2), dan (3)
B. (2), (3), dan (4)
C. (1), (3), dan (5)
D. (2) dan (4)

7. Pola pengembangan teks deskripsi yang di dalamnya terdapat opini (pendapat) penulis
adalah ….
A. pola pengembangan spasial
B. Pola pengembangan objektif
C. pola pengembangan fokus
D. pola pengembangan subjektif

8. Di bawah ini yang termasuk ciri-ciri teks deskriptif adalah …


A. Penggambaran tidak harus detail.
B. Pemaparan berdasarkan angan-angan fiktif.
C. Penggambaran dilakukan dengan teknik ilmiah.
D. Penggambaran dilakukan dengan melibatkan pancaindra

Bacalah teks deskripsi berikut ini, kemudian kerjakan soal nomor 9-12!

PARANGTRITIS NAN INDAH


1) Pemandangan Pantai Parangtritis sangat memesona. Di sebelah kiri, terlihat tebing yang
sangat tinggi, di sebelah kanan, kita bisa melihat batu karang besar yang seolah-olah siap
menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat. Pantai bersih dengan buih-buih putih
bergradasi abu-abu dan kombinasi hijau sungguh elok.
2) Salah satu andalan wisata Kota Yogyakarta adalah Pantai Parangtritis.Tepatnya Pantai
Parangtritis berada di Kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini
terletak sekitar 27 km arah selatan Yogyakarta.
3) Banyaknya wisatawan yang selalu mengunjungi Pantai Parangtritis ini membuat pantai ini
tidak pernah sepi dari pengunjung. Di Pantai Parangtritis ini kita bisa menyaksikan
kerumunan anak-anak bermain pasir. Tua muda menikmati embusan segar angin laut. Kita
juga bisa naik kuda atau pun angkutan sejenis andong yang bisa membawa kita ke area
karang laut yang sungguh sangat indah.
4) Kemolekan pantai serasa sempurna di sore hari. Di sore hari, kita bisa melihat matahari
terbenam yang merupakan saat sangat istimewa. Lukisan alam yang sungguh memesona.
Semburat warna merah keemasan di langit dengan kemilau air pantai yang tertimpa matahari
sore menjadi pemandangan yang memukau. Rasa hangat berbaur dengan lembutnya embusan
angin sore, melingkupi seluruh tubuh, seakan tersihir kita menyaksikan secara perlahan
matahari seolah-olah masuk ke dalam hempasan air laut.

9. Berdasarkan teks deskripsi tersebut yang merupakan struktur/bagian identifikasi adalah …


A. paragraf 1
B. paragraf 2
C. paragraf 3
D. paragraf 4

10. Berdasarkan teks deskripsi tersebut yang merupakan struktur/bagian deskripsi bagian
adalah …
A. paragraf 1
B. paragraf 2
C. paragraf 2 dan 3
D. paragraf 1 dan 4

11. Yang merupakan struktur/bagian penutup pada teks deskripsi tersebut adalah ….
A. paragraf 1
B. paragraf 2
C. paragraf 3
D. paragraf 4

12. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan pernyataan teks di atas adalah …
A. Kemolekan pantai serasa sempurna di pagi hari.
B. Tua muda menilmati embusan segar angin laut.
C. Pemandangan Pantai Parangtritis sangat memesona.
D. Salah satu andalan wisata Kota Yogyakarta adalah Pantai Parangtritis.