Anda di halaman 1dari 4

RUMAH SAKIT X

Jl. Merbabu No. 18 - 20 A Telp : 4565229 ( Hunting ) Fax : 4552361


MEDAN - INDONESIA
_____________________________________________________________
KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT X
NOMOR : ….. / HPK / SK / DIR / …. / …….

TENTANG
PELAYANAN PASIEN ANAK – ANAK, CACAT, MANULA DAN
PASIEN YANG BERISIKO

DIREKTUR RUMAH SAKIT X

Menimbang : a. bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit X,


maka diperlukan penyelenggaraan pelayanan yang aman untuk pasien
anak – anak, cacat, manula dan pasien yang berisiko;
b. bahwa agar pelayanan pasien anak – anak, cacat, manula dan pasien
yang berisiko di Rumah Sakit X dapat terlaksana dengan baik, perlu
adanya kebijakan Direktur Rumah Sakit X sebagai landasan bagi
penyelenggaraan pelayanan di Rumah Sakit X;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksudkan dalam
butir a dan b maka dipandang perlu ditetapkan dengan Keputusan
Direktur Rumah Sakit X.

Mengingat : 1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tertanggal


13 Oktober 2009 tentang Kesehatan;
2. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang
Rumah Sakit;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1438 / Menkes
/ PER / IX / 2010 tentang Standar Pelayanan Kedokteran;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290 / Menkes /
PER / III / 2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran.

MEMUTUSKAN

Menetapkan
Kesatu : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT X TENTANG
PELAYANAN PASIEN ANAK-ANAK, CACAT, MANULA DAN
PASIEN YANG BERISIKO DI RUMAH SAKIT X.
Kedua : Pelayanan Pasien Anak-Anak, Cacat, Manula Dan Pasien Yang Berisiko di
Rumah Sakit X sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.
Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya dan apabila dikemudian
hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di ..........................
Pada Tanggal …………………

Direktur Rumah Sakit X,

Ttd

Nama Direktur

Lampiran Keputusan Direktur Rumah Sakit X


Nomor : ….. / HPK / SK / DIR / …. / ……
Tanggal : …………………..
PELAYANAN PASIEN ANAK – ANAK, CACAT, MANULA DAN
PASIEN YANG BERISIKO DI RUMAH SAKIT X

A. Pasien Anak – Anak


1. Pasien yang berusia di bawah 18 tahun atau yang belum menikah yang datang ke Rumah
Sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan akan mendapatkan pelayanan khusus
untuk pasien anak – anak.
2. Rumah Sakit menyediakan fasilitas dan tenaga terlatih untuk memberikan pelayanan
kesehatan sesuai dengan kemampuan Rumah Sakit.
3. Pelayanan pasien anak – anak diberikan secara terintegrasi dan terkoordinir.

B. Pasien Cacat
1. Pasien yang dimasukkan dalam daftar dengan kebutuhan khusus adalah adalah pasien
dengan cacat fisik, gangguan komunikasi, dan gangguan mental.
2. Rumah Sakit menyediakan fasilitas dan tenaga kesehatan yang terlatih untuk
memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien kelompok ini sesuai dengan
kemampuan Rumah Sakit.
3. Pelayanan kelompok ini dilakukan secara terintegrasi dan terkoordinir dengan beberapa
petugas kesehatan sesuai dengan kebutuhan pasien.

C. Pasien Manula
1. Pasien yang berusia 60 tahun ke atas dimasukkan dalam pelayanan pasien lansia.
2. Rumah Sakit menyediakan pelayanan manula yang terintegrasi dan terkoordinir.
3. Rumah Sakit menyediakan fasilitas dan sumber daya yang dapat mempermudah pasien
lansia mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
4. Semua petugas kesehatan yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan lansia harus
memiliki keterampilan yang baik dalam melakukan tindakan pada lansia dengan
masalahnya yang kompleks.
5. Pelayanan pasien lansia meliputi pengkajian, konsultasi kesehatan, pengobatan penyakit,
pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi, dan pendidikan kesehatan.

D. Pasien Yang Berisiko


1. Pasien yang dimasukkan dalam kelompok dengan risiko kekerasan antara lain pasien :
korban penganiayaan atau kekerasan fisik dan seksual, korban kekerasan dalam rumah
tangga (KDRT), dan pasien yang ditinggal oleh keluarganya (terlantar).
2. Pasien yang masuk dalam kelompok ini akan menerima pelayanan kesehatan yang
ditangani oleh tim yang terdiri dari : dokter spesialis sesuai dengan gejala yang dialami,
dokter psikiatri, tenaga keperawatan yang bertugas, kepolisian, dan rohaniawan sesuai
agama dan kepercayaan pasien.
3. Rumah Sakit berusaha memenuhi kebutuhan fasilitas dan tenaga kesehatan yang terlatih
dalam penanganan kelompok khusus ini sesuai dengan kemampuan rumah sakit.
4. Kelompok ini akan menerima pelayanan yang terintegrasi dan terkoordinir.

Ditetapkan di .......................
Pada Tanggal ……………….

Direktur Rumah Sakit X,

Ttd

Nama Direktur