Anda di halaman 1dari 2

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK PENDERITA DBD

a. Pengkajian
1. Kaji data dasar pasien , meliputi identitas pasien dan penanggung jawab
pasien
2. Kaji riwayat keperawatan pasien
- Keluhan utama
- Riwayat keperawatan sekarang
- Riwayat keperawatan dulu
- Riwayat kesehatan keluarga
- Riwayat Tumbuh Kembang (Imunisasi, Petumbuhan dan
Perkembangan)
- Riwayat Nutrisi/Gizi
3. Lakukan pemeriksaan fisik (Head to Toe)
4. Kaji cara hidup klien dengan Pola Fungsional (Gordon)
- Pola Manajemen Kesehatan
- Pola Nutrisi dan Metabolisme
- Pola Eliminasi
- Pola istirahat dan Tidur
- Pola Aktifitas dan Latihan
- Pola Hubungan dan Peran
- Pola Sensori dan Kognitif
- Pola Persepsi dan Konsep Diri
- Pola Seksual dan Reproduksi
- Pola Mekanisme/Penanggulangan Stress dan Koping
- Pola Nilai dan Kepercayaan
5. Kaji terapi / obat obatan yang diberikan
6. Kaji hasil Pemeriksaan Diagnostik
b. Analisa data yang didapatkan dari pengkajian
c. Diagnosa keperawatan
Dalam kasus DHF/DBD dapat diangkat beberapa diagnosa yaitu :
- Kekurangan volume cairan berhubungan dengan peningkatan
permeabilitas kapiler, muntah, demam, dan perdarahan
- Perubahan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan perdarahan
- Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan
mual, muntah, tidak ada nafsu makan
- Perubahan proses keluarga berhubungan dengan kondisi anak
- Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi virus
d. Intervensi keperawatan
- Lakukan asuhan keperawatan hingga anak menunjukkan tanda tanda
terpenuhinya kebutuhan cairan
- Lakukan asuhan keperawatan hingga anak menunjukkan tanda tanda
jaringan perifer yang adekuat
- Lakukan asuhan keperawatan hingga anak menunjukkan tanda tanda
kebutuhan nutris yang adekuat/ tercukupi
- Lakukan asuhan keperawatan hingga anak menunjukkan tanda tanda
koping yang adaptif
- Lakukan asuhan keperawatan hingga TTV anak memberikan respon
mencapai batas normal
S : 37o C
TD : 80-100/60 mmHg
RR : 20-30x/menit
N : 80-90x/menit