Anda di halaman 1dari 8

SOAL ULANGAN SEMESTER GENAP 2015/2016

KIMIA KELAS XI ATPH-TSM

I. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d atau e di depan jawaban yang tepat!
1. Laju reaksi merupakan ….
a. penambahan konsentrasi molar zat pereaksi
b. laju pengurangan konsentrasi molar produk
c. laju pengurangan konsentrasi molar produk
d. pengurangan suhu salah satu produk
e. laju penambahan tekanan salah satu pereaksi
2. Makin tinggi konsentrasi zat – zat pereaksi, makin cepat reaksi berlangsung karena
semakin tinggi konsentrasi maka semakin ....
a. banyak kemungkinan tabrakan antar partikel
b. rendah energi pengaktifan reaksi
c. besar energi yang dihasilkan partikel
d. cepat gerakan antar partikel
e. pendek jarak antar partikel
3. Faktor laju berikut ini yang merupakan akibat dari kenaikan suhu adalah ....
a. energi tabrakan bertambah besar.
b. jumlah maksimum produk bertambah
c. kecepatan gerak molekul bertambah
d. molekul kompleks teraktivasi terbentuk lebih banyak
e. energi kinetik molekul bertambah
4. Perlakuan mana yang memperbesar laju reaksi, kecuali ….
a. suhu dinaikkan, tekanan tetap
b. frekuensi tumbukan diperbesar
c. tekanan diperbesar, volume diperkecil
d. tekanan diperkecil, volume diperbesar
e. konsentrasi pereaksi di tambah
5. Dari hasil percobaan untuk reaksi A + C  AC
Konsentrasi A Waktu Tekanan
Percobaan Massa/bentuk zat
(mol/L) (s) (atm)
1 2,5 gram kepingan 0,1 6 1 atm
2 2,5 gram larutan 0,2 3 1 atm
3 2,5 gram serbuk 0,1 1,5 1 atm
4 2,5 gram padat 0,1 5 1 atm
5 2,5 gram larutan 0,1 4 1 atm
Pada percobaan 4 dan 5, laju reaksi dipengaruhi oleh ….
a. konsentrasi
b. suhu
c. luas permukaan
d. katalis
e. tekanan
6. Jika pada percobaan 1 dan 2, tekanan diperbesar menjadi 2 atm, maka ….
a. laju reaksi menjadi lebih lambat 2 kali semula
b. laju reaksi menjadi lebih cepat 2 kali semula
c. volume menjadi besar 4 kali semula
d. tumbukan partikelnya semakin kecil 2 kali semula
e. sama dengan semula
7. Apabila suatu pereaksi mempunyai orde reaksi sama dengan nol, maka laju reaksi
sama dengan ….
a. konstanta laju reaksi
b. konsentrasi pereaksi
c. konsentrasi reaktan dan produk
d. konstanta dan konsentrasi pereaksi
e. energi aktivasi
8. Orde reaksi pada pereaksi bernilai satu, maka laju reaksi terhadap konsentrasi pereaksi
adalah ….
a. berbanding lurus
b. berbanding terbalik
c. sebanding dengan pangkat 2
d. sebanding dengan pangkat 0,5
e. sebanding dengan pangkat 0
9. Kenaikkan suhu akan mempercepat laju reaksi, karena kenaikan suhu menyebabkan
….
a. tekanan menjadi besar
b. volume menjadi besar
c. konsentrasi menjadi besar
d. energi kinetika menjadi besar
e. energi aktivasi zat pereaksi meningkat
10. Pada reaksi 2A + B → A2B diketahui reaksi berorde nol terhadap B. Hubungan laju
reaksi awal zat B itu diperlihatkan oleh grafik….

a.
b.

c.

d.

e.

11. Berikut ini adalah reaksi yang mempunyai laju reaksi paling besar adalah ….
a. 1,5 gram Mg kepingan dengan larutan HCl 0,01 M
b. 1,5 gram Mg padatan dengan larutan HCl 0,1 M
c. 1,5 gram Mg serbuk dengan larutan HCl 0,01 M
d. 1,5 gram Mg serbuk dengan larutan HCl 0,1 M
e. 1,5 gram Mg serbuk dengan larutan HCl 0,2 M
12. Jika suatu zat ditambahkan dalam sistem reaksi, ternyata zat tersebut memperkecil
energi aktivasi sehingga laju reaksi menjadi lebih cepat, zat tersebut di sebut sebagai
.....
a. penentu reaksi d. penghalang reaksi
b. katalis e. inhibitor
c. katalis negatif
13. Data penentuan laju reaksi 2A + B → C + D adalah sebagai berikut:
No. [A] [B] V
mol/L mpl/L mol/L.s)
1 0,05 0,05 1
2 0,10 0,05 2
3 0,10 0,10 8
Persamaan laju reaksi yang tepat dari data tersebut adalah....
3 2
a. v = k [A] [B] d. v = k [A] [B]
2 2
b. v = k [A] [B] e. v = k [A] [B]2
2
c. v = k [A] [B]
14. Suatu reaksi: 2NO(g) + Br2(g)  2NOBr(g)
Data hasil percobaan reaksi gas NO dengan Br2 adalah sebagai berikut:
Percobaan [NO] [Br2] V(M/s)
1 0,1 0,1 12
2 0,2 0,2 24
3 0,1 0,1 48
4 0,1 0,1 96
Orde reaksi NO adalah ….

a. 1 d. 1,5
b. 2 e. 0,5
c. 3
15. Reaksi : 2NO(g) + Br2(g) → 2NOBr(g) diperoleh data sebagai berikut :
Percobaan [NO] [Br2] Kec.awal
M M /det
1 0,1 0,1 12
2 0,1 0,2 24
3 0,2 0,1 48
4 0,3 0,1 108
Orde reaksi total pada reaksi di atas adalah …
a. 0 d. 3
b. 1 e. 4
c. 2
16. Kesetimbangan dinamis adalah suatu keadaan dari sistem yang menyatakan ....
a. jumlah mol zat-zat pereaksi sama dengan jumlah mol zat-zat hasil reaksi
b. jumlah partikel setiap zat yang bereaksi dan yang terbentuk sama
c. secara makroskopis reaksi berlangsung terus
d. reaksi terus berlangsung kedua arah yangberlawanan secara mikroskopis
e. zat-zat hasil reaksi tidak bereaksi lebih lahjut karena telah seimbang
17. Jika gas PCl5 dipanaskan dalam ruang tertutup maka terdisosiasi menghasilkan PCl3
dan Cl2 dan membentuk sistem kesetimbangan. Pernyataan di atas dapat dituliskan
sebagai berikut ....
a. PCl5 PCl3 + Cl2
b. PCl5 PCl3 + Cl2
c. PCl3 + Cl2 PCl5
d. PCl3 + Cl2 PCl5
e. PCl3 PCl5
18. Belerang dioksida (SO2) direaksikan dengan oksigen (O2) membentuk belerang
trioksida (SO3). Jika pada keadaan tertentu reaksi tersebut mencapai kesetimbangan,
maka pernyataan yang benar tentang reaksi tersebut adalah ....
a. SO2 dan O2 terus bereaksi habis
b. pada kesetimbangan reaksi akan berhenti jika salah satu pereaksi habis
c. sebagian SO3 yang terbentuk ada yang terurai kembali menjadi SO2 dan O2
d. semua SO3 yang terbentuk terurai kembali menjadi SO2 dan O2
e. SO2 tidak bereaksi
19. Reaksi kesetimbangan: N2(g) + 3H2(g) ↔2NH3(g) AH = -17 kkal, kesetimbangan akan
bergeser ke kanan apabila ...
a. suhu dinaikkan
b. ditambahkan katalis
c. volume diperbesar
d. konsentrasi N2 diperbesar
e. konsentrasi NH3 diperbesar
20. Pada reaksi kesetimbangan : A+B↔ C + O
Kesetimbangan akan lebih cepat tercapai apabila ….
a. zat A ditambah
b. tekanan diperbesar
c. volume diperbesar
d. digunakan katalis
e. suhu dinaikkan
21. Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut: 2NO(g) + O2(g) ↔ 2NO2(g) ∆H = + 150 kJ.
Apabila pada volum tetap suhu dinaikkan, maka kesetimbangan bergeser ke arah …
a. kanan dan harga K tetap
b. kiri dan harga K makin kecil
c. kanan dan harga K makin kecil
d. kiri dan harga K makin besar
e. kanan dan harga K makin besar
22. Di dalam wadah 1 L, dicampurkan sebanyak 4 mol gas NO dan 0,9 mol gas CO2 dan
terjadi kesetimbangan
NO(g) + CO2(g) ) ↔ NO2(g) + CO(g)
Jika pada saat kesetimbangan terdapat 0,1 mol gas CO2, maka nilai K c reaksi tersebut
adalah ….

a. 1 d. 4
b. 2 e. 8
c. 3
23. Dalam bejana yang volumenya 2 liter, terdapat kesetimbangan reaksi
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g)
Dalam keadaan setimbang terdapat 2 mol N2, 4 mol H2 dan 8 mol NH3 . Harga
konstanta kesetimbangan reaksi tersebut adalah …
a. 0,5 d. 2,0
b. 1,0 e. 2,5
c. 1,5
24. Pada reaksi kesetimbangan berikut
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g) ∆H = -92 kJ
Jika suhu diturunkan, maka ....
a. NH3 bertambah d. H2 bertambah
b. NH3 berkurang e. N2 dan H2 bertambah
c. N2 bertambah
25. .Reaksi : PCl5(g) ↔ PCl3(g) + Cl2(g)
Memiliki Kp 1,25 pada suhu 1500C. Pada suhu tersebut. Tekanan parsial dari gas PCI3
dan gas PCI2 pada Keadaan setimbang adalah 0.90 atm dan 0.75 atm. Tekanan parsial
CI2 (dalam atom) adalah ….

a. 0,15 d. 1,50
b. 0,75 e. 1,65
c. 0,90
26. Reaksi 2SO3 → 2SO2 + O2 ∆H = - x kj
SO3 yang terurai semakin banyak jika....
a. di tambahkan lagi SO2
b. suhu di naikan
c. ruangan di mampatkan
d. takanan di perkecil
e. konsentrasi SO3 dikurangi
27. N2 + O2 →2NO ∆H = x kj. Jika diharapkan NO yang terbentuk banyak maka,
kecuali ....
a. suhu diturunkan
b. konsentrasi N2 di perbesar
c. NO yang terjadi segera di ambil
d. konsentrasi O2 di perbesar
e. suhu dinaikan
28. Bila suatu reaksi
2 HI(g) ↔ H2(g) + I2(g)
Sebanyak 2 mol gas HI dipanaskan dalam wadah 1 L. pada saat setimbang sebanyak
0,5 mol gas H2 dihasilkan, maka tetapan kesetimbangan K c  reaksi besarnya ….

a. 0,25 d. 1,5
b. 1,0 e. 0,5
c. 0,15
29. Katalis padat yang digunakan pada proses pembuatan asam sulfat melaui proses
kontak adalah ....
a. V2O5 d. Ni
b. Pt e. MnO2
c. NO
30. Dalam wadah 5 liter dimasukkan sebanyak 0,1 mol HI yang akan terurai menurut
Reaksi 2HI(g) ↔ H2(g) + I2(g) Jika dalam kesetimbangan terbentuk 0,02 mol I2,
maka tetapan kesetimbangan adalah …

a. 9 d. 4
b. 3 e. 1/9
c. 2
II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraian yang jelas dan tepat!
1. Bagaimanakah pengaruh dari faktor-faktor berikut pada laju reaksi:
a. ukuran/butiran pereaksi
b. Katalis
c. suhu
2. Dari reaksi A + B C, didpaatkan data sebagai berikut.
Percb. [A] (M) [B] (M) Laju Reaksi (M/det)
1 0,1 0,1 6
2 0,1 0,2 12
3 0,1 0,2 48

Hitunglah orde reaksi totalnya!


3. Dari soal no 2 di atas, tentukan nilai tetapan jenis reaksi (k) dan hitunglah laju reaksi
(v) jika nilai [A] = 0,2 dan [B] = 0,4!
4. Mengapa kesetimbangan kimia disebut dengan kesetimbangan dinamis! Jelaskan!
5. Dalam suatu ruangan 2 liter pada suhu 127oC terdapat dalam keadaan setimbang 4
mol gas A, 2 mol gas B2, dan 1 mol gas AB menurut persamaan.
2A(g) + B2(g) 2AB(g)
Tentukan nilai tetapan Kc dan Kp reaksi tersebut pada suhu 127oC!