Anda di halaman 1dari 5

FISIKA - SMA SOAL PRA-OSN ESI

SOAL PRA-OSN FISIKA SMA ESI


Waktu Pengerjaan : 3 jam

1.png

Figure 1: Gambar soal 1

1.(25 poin) Sebuah ember bocor berisi air terletak di atas meja licin berada
dalam keadaan diam seperti pada gambar 1. Pada saat t = 0, jarak permukaan
ember terhadap katrol adalah x = L. Ember bocor berisi air terhubung ke
beban bermassa m2 , yang merupakan silinder pejal, melalui tali dan katrol tak
bermassa. Jika massa ember adalah m1 , massa air di dalam ember mula-mula
adalah m0 , dan percepatan gravitasi sebesar g, maka
a)(8 poin) tentukanlah kecepatan ember berisi air pada jarak x sembarang
dari katrol. (Asumsikan massa air dalam ember berubah terhadap posisi mengikuti
persamaan mair = m0 (x/L)).
b)(7 poin) Tentukan kecepatan maksimum dan energi kinetik maksimum
ember berisi air.
c)(6 poin) Tentukan perubahan energi tiap massa, dihitung dari saat t=0,
hingga permukaan m1 menyentuh katrol.
d)(4 poin) Apakah yang terjadi dengan sistem jika ember tidak bocor ?
Jawablah dengan cara membandingkan kasus ini (secara kualitatif dan kuanti-
tatif) dengan kasus (a), (b), dan (c) di atas!
Petunjuk : Z
a
dx = a log(b + cx) + C (1)
b + cx
d b
log(a + bx) = . (2)
dx a + bx
* log yang dimaksud adalah logaritma natural (ln).

2.(20 poin) Dalam sebuah rancangan eksperimen fisika, sebuah meja licin
persegi panjang dengan panjang Y dan lebar X dengan dinding pembatas di tepi

Hlm. 1 Copyright@ESI
FISIKA - SMA SOAL PRA-OSN ESI

2.png

Figure 2: Gambar soal 2

meja dan sebuah partikel digunakan sebagai alat eksperimen. Partikel ditem-
bakkan dari titik A dengan kecepatan vo dan sudut elevasi terhadap sumbu-x,
θ, hingga mencapai titik B. Pada soal ini, θn didefinisikan sebagai sudut elevasi
awal agar bola sampai di titik B dengan n pantulan dengan dinding pembatas(n
adalah bilangan bulat ganjil).
Untuk kasus (a) dan (b), koefisien restitusi dinding pembatas adalah e = 1.
a).(3 poin) Tentukanlah sudut elevasi awal θn agar partikel sampai di titik
B setelah n pantulan.
b).(3 poin) Tentukanlah waktu tn yang dibutuhkan agar partikel sampai
di titik B setelah n pantulan.
Untuk kasus (c) dan (d), koefisien restitusi dinding pembatas adalah e < 1.
c).(7 poin) Tentukanlah sudut elevasi awal θn agar partikel sampai di titik
B setelah n pantulan.
d).(7 poin) Tentukanlah waktu tn yang dibutuhkan agar partikel sampai

Hlm. 2 Copyright@ESI
FISIKA - SMA SOAL PRA-OSN ESI

di titik B setelah n pantulan.

3.(25 poin) Sebuah partikel bermassa m1 bergerak dengan kecepatan vo

3.png

Figure 3: Gambar soal 3

tetap seperti pada gambar. Partikel menumbuk batang pada jarak ηl terhadap
pusat massa batang. Asumsikan tumbukan terjadi secara elastik dan massa
batang m2 .
a)(5 poin) Tentukan kecepatan pusat massa batang sesaat setelah tum-
bukan.
b)(10 poin) Tentukan η agar kecepatan sudut batang maksimum, dan juga
tentukan kecepatan sudut maksimum ωmax .
c)(10 poin) Buktikan bahwa nilai koefisien restitusi batang terhadap parikel
adalah e = 1 secara kualitatif dan kuantitatif.

4.(15 poin) Dua buah batang bermassa M (dengan Momen Inersia di salah
satu ujung I = 13 M l2 ) yang terhubung dengan pegas dengan konstanta pegas k
berada dalam konfigurasi seperti pada gambar 4. Pada soal ini, akan dibahas
dua mode normal osilasi sistem ;
1. Mode A : Pegas dalam kondisi menyilang, dan
2. Mode B : Pegas dalam kondisi sejajar sumbu horizontal.
Abaikan pengaruh percepatan gravitasi dalam kasus ini.
a) (8 poin) Tinjaulah Mode A. Tentukanlah persamaan gerak (percepatan)
dan frekuensi osilasi mode normal sistem, untuk osilasi kecil. (Anda bisa meng-
2
gunakan approksimasi sin θ ≈ θ dan cos θ ≈ 1 atau cos θ ≈ 1 − θ2 .)
b) (7 poin) Tinjaulah Mode B. Tentukanlah persamaan gerak (percepatan)
dan frekuensi osilasi mode normal sistem, untuk osilasi kecil. (Anda bisa meng-
2
gunakan approksimasi sin θ ≈ θ dan cos θ ≈ 1 atau cos θ ≈ 1 − θ2 .)

Hlm. 3 Copyright@ESI
FISIKA - SMA SOAL PRA-OSN ESI

4.png

Figure 4: Gambar soal 4

5.(15 poin) Sebuah partikel bermuatan listrik +e berada dalam pengaruh


medan listrik dan medan magnet seperti pada gambar 5. Partikel mulanya
−→
bergerak dengan kecepatan vo kemudian dipercepat oleh medan listrik E1 . Sete-
lah menempuh jarak d, partikel bermuatan memasuki daerah bermedan mag-


net B yang arahnya keluar bidang (lihat gambar 5) hingga keluar dari daerah
bermedan magnet. Setelah keluar dari daerah bermedan magnet, partikel bermu-


atan memasuki daerah bermedan listrik E2 yang arahnya berlawanan dengan


dengan E1 namun besar keduanya sama, E. Kemudian, partikel memasuki
daerah bermedan magnet kembali, seperti yang terlihat pada gambar 5.
a) (6 poin) Tentukanlah kecepatan partikel sebelum memasuki medan mag-
net di tiap kesempatan, vn .
b) (7 poin) Tentukanlah jari-jari lintasan muatan ketika memasuki daerah
ber-medan magnet di tiap kesempatan, rn . Buatlah sketsa lintasan gerak par-
tikel.
c) (2 poin) Diketahui bahwa medan magnet di daerah bermedan magnet
dihasilkan oleh sumber arus yang memiliki kuat arus I (satuan Ampere). Setelah
di-observasi, ditemukan bahwa kuat medan magnet hanya bergantung secara
linear pada kuat medan magnet.
Secara matematis
B = CI, (3)
dimana C adalah sebuah konstanta.

Hlm. 4 Copyright@ESI
FISIKA - SMA SOAL PRA-OSN ESI

5.png

Figure 5: Gambar soal 5

Tentukanlah satuan dan dimensi dari C.

Hlm. 5 Copyright@ESI