Anda di halaman 1dari 93

1

Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017


PEDOMAN AKADEMIK 2017/2018

Visi | Misi | Tujuan | Capaian Pembelajaran | Penyelenggaraan | Sanksi akademik | Sarana


Prasarana | Riset dan PPM

2
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Kata Pengantar

Segala puji kita panjatkan kepada Allah yang Maha Esa atas segala berkah dan kebaikannya
sehingga buku Pedoman Pengelolaan Pendidikan Program Studi Teknologi Industri Pertanian
(Prodi TIN) Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran ini dapat
disusun.

Pedoman Pengelolaan Pendidikan ini merupakan suatu panduan dalam proses belajar mengajar
Prodi TIN agar tercapai luaran yang diharapkan dan profil lulusan yang dihasilkan. Pedoman ini
berisi hal yang memuat informasi mengenai Prodi TIN Unpad diantaran, visi misi dan tujuan,
profil lulusan, capaian pembelajaran, kurikulum, sarana dan prasarana, ketentuan dan aturan yang
berlaku, serta gambaran sumberdaya manusia yang tersedia.

Semoga pedoman ini bermanfaat bagi sivitas akademika Prodi TIN secara khususn dan FTIP
Unpad secara umumnya sehingga lulusan Prodi TIN dapat berkontribusi positif dalam
pembangunan dan pengembangan industri pertanian sehingga meningkatkan nilai tambah dan
daya saing Bangsa Indonsia.

Pedoman ini tersusun atas kerjasama semua dosen dan tendik Prodi TIN sehingga dalam
kesempatan ini pimpinan Prodi mengucapkan terima kasih kepada semua tim penyusun. Adapun
kekurangan dan ketidaksempurnaan kami meminta maaf kepada para pembaca semuanya.

Bandung, Juli 2017

Kaprodi TIN,

Dr. Efri Mardawati, STP., MT.

NIP : 197803122006042001

3
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
PIMPINAN FAKULTAS DAN PROGRAM STUDI

Guru Besar : Prof. Dr. Roni Kastaman

Dekan FTIP : Dr. Ir. Edy Suryadi, MT.

Kepala Departemen Teknologi Industri Pertanian : Dr. Tensiska, MS

Ketua Program Studi Teknologi Industri Pertanian : Dr. Efri Mardawati, STP., MT

Kepala Laboratorium Sistem dan Manajemen Agroindustri : Ir. Totok Pujianto, MT

Kepala Laboratorium Teknologi Agroindustri : Anas Bunyamin, STP., MSi

4
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
BAB I

SEJARAH FAKULTAS, VISI, MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN FAKULTAS DAN


PROGRAM STUDI

A. Sejarah Fakultas
Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) diresmikan pada tanggal 13 September 2005
dengan Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran nomor 1520/J06/Kep/Kp/2005. FTIP lahir dari
adanya peningkatan Jurusan Teknologi Pertanian (TEKNOTAN) Fakultas Pertanian Universitas
Padjadjaran. Awalnya Jurusan TEKNOTAN merupakan salah satu jurusan dari enam jurusan yang
ada di Fakultas Pertanian Unversitas Padjadjaran; didirikan tahun 1983 melalui Surat Keputusan
(SK) Direktur Jendral Pendidikan Tinggi nomor 134/Dikti/Kep/1984 dan mempunyai tiga
Program Studi yaitu: (i) Program Studi Teknologi Hasil Pertanian; (ii) Program Studi Alat dan
Mesin Pertanian serta (iii) Program Studi Teknik Tanah dan Air. Pada tanggal 11 Juli 1996
melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ketiga program studi ini dilebur
menjadi dua yaitu Program Studi Teknologi Pangan dan Teknik Pertanian.

Menimbang dan menyimak berbagai alasan maka Jurusan Teknologi Pertanian mengembangkan
diri menjadi Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran.

Pada saat fakultas berdiri, Dekanat menempati Gedung PEDCA dan sejak awal Januari 2009
menempati gedung baru di kawasan kampus yang diperuntukkan bagi FTIP.

Pada tanggal 1 Agustus 2009 FTIP memperoleh ISO 9001:2008 dengan nomor sertifikat
ID09/1367 dalam “Education Services including Design curriculum & Lecture material, Teaching
and Learning”, dan merupakan fakultas yang pertama di Universitas Padjadjaran.

Pada tanggal 24 Januari 2011, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia No 19/D/O/2011, Fakultas Teknologi Industri Pertanian mendapatkan izin
penyelenggaraan program studi magister Teknologi Agroindustri.

Pada tanggal 28 Mei 2013, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia No 217/E/O/2013, Fakultas Teknologi Industri Pertanian mendapatkan izin
penyelenggaraan program studi sarjana Teknologi Industri Pertanian.

5
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Pada tanggal 12 Agustus 2014, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia No 309/E/O/2014, Fakultas Teknologi Industri Pertanian mendapatkan izin
penyelenggaraan program studi magister Teknologi Industri Pertanian.

B. Visi dan Misi Fakultas Teknologi Industri Pertanian

B.1. Visi Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Visi fakultas adalah : Menjadi lembaga pengelola pendidikan tinggi yang memiliki komitmen
terhadap keunggulan bidang teknologi industri pertanian baik ilmu maupun terapan yang mampu
bersaing di tingkat nasional, regional serta internasional pada tahun 2026.

B.2. Misi Fakultas Teknologi Industri Pertanian

FTIP akan menjalankan misi dalam konteks pengembangan teknologi pertanian berorientasi pada
industri ramah lingkungan, dalam wujud :

1. Melaksanakan pendidikan bidang teknologi industri pertaniandan informasi (ilmu maupun


terapan) yang bermutu dalam rangka menghasilkan lulusan yang berdaya saing secara
moral maupun akademis yang bermanfaat bagi masyarakat.

2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat guna menopang


pendidikan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi komunitas akademik,
pemerintah, industri dan masyarakat pada umumnya.

3. Melaksanakan manajemen pendidikan dengan menerapkan prinsip penjaminan mutu


(quality assurance). Menerapkan sistem manajemen profesional berbasis transparansi dan
akuntabilitas untuk menciptakan hubungan kelembagaan yang efektif dan efisien.

4. Menjalin hubungan kerja sama dalam negeri maupun luar negeri secara berkesinambungan
dengan menerapkan prinsip kesetaraan, kemitraan dan saling percaya.

5. Mengembangkan program studi baru di bidang teknologi industri pertanian maupun ilmu
terapan lainnya.

6
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
B.3. Tujuan Pendidikan Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Tujuan FTIP Universitas Padjadjaran adalah:

1. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam pengembangan teknologi pertanian yang


berorientasi pada pengembangan industri yang ramah lingkungan.

2. Menghasilkan teknologi yang dapat memberikan nilai tambah dan dapat diterapkan pada
masyarakat.

C. Visi, Misi dan Tujuan Program Studi Teknologi Industri Pertanian


C.1. Visi Program Studi Teknologi Industri Pertanian

Pendirian Fakultas Teknologi Industri Pertanian didasarkan kebutuhan akan kontribusi pada
upaya pengembangan industri pertanian di Jawa Barat, khususnya yang dituangkan dalam
common goals Jawa Barat serta respon terhadap kebutuhan di masa depan.

Terbentuknya program studi (prodi) Teknologi Industri Pertanian sangat terkait dengan alasan
berdirinya Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran (Unpad).
Fakultas ini ketika berdiri pada tahun 2005 pada awalnya hanya memiliki 2 prodi yaitu prodi
Teknik Pertanian (TEP) dan Teknologi Pangan (TPN). Adanya sematan industri didalam nama
Fakultas Teknologi Industri Pertanian berdampak pada ciri khas keindustrian yang kental di dalam
kurikulum pada kedua prodi.

Selaras dengan semangat tersebut pada tahun 2013 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
menyampaikan surat Nomor : 217/E/O/2013 tertanggal 28 Mei 2013 yang isinya memberikan
mandat kepada Universitas Padjadjaran untuk menyelenggarakan pendidikan jenjang sarjana prodi
Teknologi Industri Pertanian. Selanjutnya mandat tersebut diserahkan oleh Universitas kepada
FTIP untuk menyelenggarakan pendidikan jenjang sarjana (S1) prodi Teknologi Industri
Pertanian.

Visi prodi adalah menjadikan adalah menjadikan “Program Studi Teknologi Industri Pertanian
sebagai Centre of Excellence (CoE) pada bidang Technopreneurship dan Usaha Kecil
Menengah pada tahun 2020”.

7
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Hal ini -dilatarbelakangi oleh kondisi saat ini dimana sebagian besar Perguruan Tinggi membekali
mahasiswa untuk mampu kerja pada jenis–jenis pekerjaan tertentu yang ternyata bersifat dinamis.
Tuntutan kemampuan bekerja perlahan akan berkurang dan tergantikan oleh kemampuan
menciptakan dan mengelola lapangan pekerjaan, karena permintaan dunia di masa mendatang
akan terus berubah. Jika perguruan tinggi terlambat mengatasi perubahan tersebut maka lulusan
yang dihasilkan akan kesulitan menghadapi perubahan dunia di masa mendatang. Program Studi
Teknologi Industri Pertanian FTIP Unpad mengambil peran strategis sebagai respon terhadap
tantangan perubahan di masa mendatang melalui visi ini.

Gambar 1. Sosialisasi Prodi TIN dan Diskusi Dengan Orang Tua Mahasiswa

Gambar 2. Sosialisasi Prodi TIN dan Diskusi Dengan Dosen Prodi TIN FTP UB

8
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Gambar 3. Sosialisasi Prodi TIN dan Diskusi Dengan Dosen Prodi TIN FTP UB

C.2. Misi Program Studi Teknologi Industri Pertanian

Misi yang ditetapkan untuk mencapai visi program studi adalah menjadi Prodi yang:

1. Unggul dalam pembelajaran yang inovatif(Learning improvement & Integrated CoE based on
information technology)
2. Memiliki kapasitas kegiatan penelitian berkualitas (Research application improvement &
Research commercialization)
3. Memiliki jejaring kerja antar stakeholder yang kuat (Strenghteningacademic-industrial
collaboration center -teaching industries)
4. Unggul dalam memberdayakan wirausahawan, IKM dan UKM (Community development &
competence and value creation)
C.3. Tujuan Program Studi Teknologi Industri Pertanian

Terkait visi dan misi program studi TIN, maka tujuan (dan fokus) yang akan dicapai adalah :

1. Menghasilkan sarjana Teknologi Industri Pertanian yang memiliki kemampuan Design


Thinker, Creative Leader, Local Enabler, dan Technopreuneur, berbasis pada Agro-
industrial Technology
2. Menghasilkan karya penelitian ilmiah yang aplikatif dan terhilirisasi
3. Mendukung pengembangan agroindustri yang menghasilkan produk berkualitas
4. Memfasilitasi pengembangan IKM dan UKM serta menciptakan wirausahawan

9
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Penjelasan keterkaitan antara visi, misi, dan tujuan dijelaskan dalam Gambar 1. berikut :

VISI MISI TUJUAN

Menghasilkan sarjana
Unggul dalam pembelajaran Teknologi Industri
yang inovatif (Learning Pertanian yang memiliki
improvement & Integrated karakter Design Thinker,
CoE based on information Creative Leader, Local
technology) Enabler, dan
Technopreuneur

Memiliki kapasitas kegiatan


Menghasilkan karya
penelitian berkualitas
penelitian ilmiah yang
Pada tahun (Research application
aplikatif dan terhilirisasi
2020 improvement & Research
menjadi : commercialization)
Centre of
Excellence pada Memiliki jejaring kerja antar Mendukung
bidang stakeholder yang kuat pengembangan
Technopreneurs (Strenghteningacademic- agroindustri yang
hip dan IKM industrial collaboration menghasilkan produk
center -teaching industries) berkualitas

Unggul dalam
Memfasilitasi
memberdayakan
pengembangan IKM dan
wirausahawan, IKM dan
UKM serta menciptakan
UKM (Community
wirausahawan
development & competence
and value creation)

Gambar 1. Keterkaitan antara Visi, Misi dan Tujuan

10
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
BAB II
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

2.1. Profil Lulusan

Secara umum, profil lulusan yang diharapkan dari proses yang ditempuh melalui
Kurikulum ini adalah sbb:
1. Pelaku usaha agroindustri
2. Akademisi dan peneliti
3. Penggerak masyarakat bidang agroindustri
4. Tenaga professional, rekayasawan dan analis pada industri pertanian
5. Aparatur sipil negara dan pengambil kebijakan industri pertanian di pemerintahan baik
daerah maupun pusat

2.2. Capaian Pembelajaran

1. SIKAP:
a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,
moral, dan etika;
c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki
nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta
pendapat atau temuan orisinal orang lain;
f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan
lingkungan;
g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

11
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
i. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara
mandiri; dan
j. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan
k. Mengkolaborasikan semangat multidisiplin dalam mengenali dan berinteraksi dengan
masyarakat.

2. PENGUASAAN PENGETAHUAN

Penguasaan pengetahuan sangat terkait dengan agroindustri yang merupakan bagian dari sektor
manufaktur dimana didefinisikan sebagai suatu rangkaian aktivitas transformasi bahan baku
pertanian dalam arti luas dan produk antara melibatkan banyak komponen mulai dari aspek
pemasokan sampai aspek pemenuhan konsumen yang dikelola secara terpadu mulai dari hulu
sampai hilir dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk secara keseluruhan. Agroindustri
memiliki ciri utama : (1) Sifat bahan baku yang mudah rusak; (2) Pasokan dan atau kualitas
bervariasi dari waktu ke waktu; (3) Perencanaan proses produksi/transformasi dan skala ekonomi
membutuhkan usaha (effort) yang lebih terutama apabila ada parameter proses yang spesifik.

Maka luaran yang diharapkan dari lulusan Prodi TIN pada penguasaan pengetahuan adalah
sebagai berikut :
a. Mampu menjadi local enabler bagi small industry untuk meningkatkan keberdayaan di
era ekonomi pengetahuan yang ditandai dengan intensitas kompetisi usaha yang semakin
dinamis, cepat berubah dan globalized.
b. Mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip matematik, sains, teknik, teknologi, dan
manajemen dalam bidang agroindustri
c. Mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan permasalahan agroindustri
d. Mampu merancang, mengevaluasi, dan mengembangkan sistem agroindustri berorientasi
pada kualitas dan perbaikan berkesinambungan
e. Memiliki kemampuan presentasi, komunikasi, lobbying dalam memaparkan ide-ide bisnis
yang ditunjang dengan kepemilikan jiwa entrepreuneur yang kokoh

12
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
3. KETERAMPILAN KHUSUS

Keterampilan khusus lulusan prodi TIN, diuraikan sebagai berikut :

a. Memahami ruang lingkup, perkembangan, isu strategis dan konsep dasar dari
manajemen agroindustri, manajemen teknologi, manajemen SDM, manajemen kualitas
dan manajemen pembiayaan dalam penerapan planning, organizing, directing dan
controlling.
b. Memahami karakteristik material (raw, auxillaries, packaging) dan bagaimana
evaluasinya,memiliki pengetahuan tentang kimia bahan hasil pertanian dan pengetahuan
bahan non-pangan serta bahan-bahan tambahan.
c. Memahami karakteristik dan tantangan dalam pengembangan produk agroindustri dana
memiliki kemampuan untuk menerapkan manajemen pengembangan produk khususnya
untuk mencapai inovasi yang diinginkan mulai dari proses design sampai dengan
proyeksi finansialnya
d. Memiliki pemahaman dan kemampuan dalam rekayasa dan optimasi proses pada
agroindustri dengan berbagai metode
e. Memiliki kemampuan untuk melakukan analisis dalam lingkup satuan proses dan
operasi, khususnya operasi dalam proses rekayasa produk-produk agroindustri
f. Memiliki pemahaman dalam manajemen operasi dan manajemen proyek, manajemen
logistik serta manajemen pengendalian kualitas.
g. Memiliki pengetahuan tentang manajemen SDM dan Organisasi untuk memahami
perkembangan SDM di tingkat global, Human Resource Planning, Penilaian Kinerja,
Dinamika Kelompok Integrasi SDM (kepuasan & stres kerja) dan sistem informasi
manajemen SDM.
h. Memiliki pemahaman tentang manajemen pemasaran yang meliputi analisis
peluang,marketing research, perencanaan strategik (STP), analisis perilaku konsumen,
marketing mix, digital marketingdan marketing intelligence
i. Memiliki pemahaman tentang manajemen lingkungan dan limbah industri, terkait
dengan teknologi pengelolaan dan analisis dampak lingkungan serta analisis ekonomi
lngkungan.
j. Memahami pengetahuan merancang suatu sistem mulai dari ruang lingkup sampai
13
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
dengan pengembangannya serta mampu merancang konsep model dan permodelan dari
sistem tersebut, khususnya dikaitkan dengan aspekaspek dalam pengembangan
agroindustri.
k. Memahami dan memiliki kemampuan dasar pemrograman komputer dan sistem
komputer untuk mendukung teknik keilmuan dasar dan aplikasi dari teknik industri
khususnya agroindustri
l. Memahami tentang teknis penyusunan rencana bisnis terkait dengan proyek agroindustri
(mulai dari perancangan produk hingga aspek pasar dan pemasarannya) dan juga
pemahaman tentang pertimbangan teknis dan ekonomis dari suatu perancangan pabrik
m. Memahami dan memiliki kemampuan mensintesis permasalahan Industri Kecil
Menengah (IKM) secara sistematik dan melakukan preskripsi terhadap permasalahan

4. KETERAMPILAN UMUM

a. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks
pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang
keahliannya;
b. mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
c. mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan
teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan
keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka
menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
d. mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi
atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
e. mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di
bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
f. mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega,
sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;

14
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
g. mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan
supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada
pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
h. mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah
tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan
i. mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali
data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi
j. Mampu bertanggungjawab atas pekerjaan kelompok hasil kerja sama dan kolaborasi
dengan sesama mahasiswa berbagai disiplin ilmu yang melibatkan warga masyarakat
desa
k. Mampu mengkoordinasikan beragam kegiatan di masyarakat desa melalui olah raga,
kesenian dan kreativitas

Capaian pembelajaran Prodi TIN FTIP Unpad dibuat berdasarkan market signal dari lulusan serta
fenomena eksternal yang berkembang terkait industri pertanian dengan cara mengundang untuk
memberikan masukan-masukan tentang tuntunan dan kebutuhan eksternal seperti dunia kerja.
Melalui proses tersebut telah dihasilkan kurikulum Prodi TIN FTIP Unpad yang memiliki
relevansi yang tinggi dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholders khususnya stakeholders
nasional.

Keseluruhan kompetensi baik mulai dari sikap, pengetahuan, keterampilan khusus, dan
keterampilan umum dirangkum menjadi karakteristik spesifik lulusan S1 prodi TIN. Sehingga
lulusan memiliki KARAKTER sebagai Design Thinker, Local Enabler, Creative Leader,
dan Technopreneur.

2.3. Bidang Kajian


1. Sistem Agroindustri
Bidang sistem agroindustri melakukan kajian agro-industri dari sudut pandang sistem. Segala
aktivitas agro-industri dan yang terkait dengannya dapat dipandang sebagai suatu sistem.
Sistem agroindustri adalah keterpaduan (integral) sejumlah komponen yang memiliki fungsi
dan terkait dengan komponen lainnya untuk tercapainya tujuan sistem. Ruang lingkup kajian

15
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
sistem agroindustri meliputi: sistem produksi/Manufaktur, sistem transportasi, sistem
optimasi, sistem informasi, tata cara kerja, sistem kendali mutu dan produk agroindustri
2. Manajemen Agroindustri
Manajemen agroindustry melakukan kajian bagaimana merencanakan, mengorganisasiskan
sumberdaya, mengolah sumberdaya dan mengendalikan proses dari mulai bahan baku yang
bersumber dari hasil pertanian hingga dihasilkan barang setengah jadi atau barang jadi.
Hubungan timbal balik antara manusia (produsen – konsumen) dengan alam sekitarnya
3. Teknologi Proses Agroindustri
Ruang lingkup kajian teknologi agroindustri meliputi menciptakan teknologi baru,
Memperbaiki teknologi yang ada, New natural material, Ekstrak bioaktif dan By product
utility. Bidang kajian ini mengembangkan teknologi untuk peningkatan nilai tambah,
kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.
4. Teknologi Bioproses Agroindustri
Bidang kajian ini mengembangkan teknologi bioproses untuk meningkatkan nilai tambah
hasil pertanian menjadi produk yangdibutuhkan oleh masyarakat. Bidang kajian ini akan
mempelajari mata kuliah diantaranya rekayasa bioproses, biomasa dan bienergi, biorefinery,
bioindustri, mikrobiologi industri, bioteknologi lingkungan dan mata kuliah terkait lainnya.

2.4. Struktur Mata Kuliah


a. Jumlah sks Prodi (minimum untuk kelulusan) : 144 sks yang tersusun sebagai berikut:

Semester Ke Jumlah SKS SKS Wajib SKS Pilihan

1 23 23 -

2 21 21 -

3 21 21 -

4 21 12 9

5 21 15 6

16
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
6 22 10 12

7 15 15

8 0 0 0

Jumlah 144 117 27

Daftar Mata Kuliah PS TIN

Mata kuliah yang ditawarkan oleh Program Studi Teknologi Industri Pertanian mengacu pada
kurikulum yang berlaku saat ini. Daftar mata kuliah tersebut disajikan di bawah ini:

Daftar Mata Kuliah Wajib

Semester Mata Kuliah Bobot SKS Bobot SKS


Mata Kuliah TPB (Pancasila dan kewargaraan, Bahasa Ingris,
1 Bahasa Indonesia dan Agama) 8 (8-0)
1 Pengantar Agroindustri 3 (3-0)
1 Prinsip Sistem dan Manajemen 3 (3-0)
1 Olah raga, kesenian, dan kreativitas 3 (2-1)
1 Kalkulus 3 (3-0)
1 Fisika Dasar 3 (3-0)
23
2 Kimia Dasar 3 (2-1)
2 Perhitungan Dasar Rekayasa Proses 3 (3-0)
2 Mikrobiologi Industri 3 (2-1)
2 Gambar Teknik, Skema dan Model 3 (2-1)
2 Sistem Informasi Berbasis Komputer 3 (2-1)
2 Matematika Industri 3 (3-0)
2 Ekonomi Teknik dan Manajemen Finansial 3 (3-0)
21
3 Statistika Industri 3 (2-1)
3 Sistem Kendali dan Instrumentasi 3 (2-1)
3 Riset Operasional 3 (3-0)
3 Pengetahuan dan Analisis Bahan Alami 3 (2-1)
3 Satuan Operasi Industri 3 (3-0)
3 Dasar Rekayasa Proses dan Bioproses 3 (3-0)
3 Peralatan Agroindustri dan Penanganan Bahan 3 (2-1)

17
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
21
4 Teknologi Minyak, emulsi, dan oleokimia 3 (2-1)
4 Teknologi Serat, Karet dan Resin 3 (2-1)
4 Pengembangan Industri Kecil Menengah 3 (3-0)
4 Ergonomi dan Tata Letak Pabrik 3 (2-1)
4 Mata Kuliah Pilihan Teknologi Proses 3 (2-1)
4 Mata Kuliah Pilihan Sistem 3 (3-0)
4 Mata Kuliah Pilihan Program Studi Lain 3
21
5 Penanganan Limbah dan Lingkungan Agroindustri 3 (2-1)
5 Manajemen Operasi Agroindustri 3 (3-0)
5 Teknologi Bahan Penyegar 3 (2-1)
5 Teknik dan Manajemen Mutu 3 (2-1)
5 Wirausaha Berbasis Socio-Teknologi (Techopreneurship) 3 (3-0)
5 Mata Kuliah Pilihan Teknologi Bioproses 3 (2-1)
5 Mata Kuliah Pilihan Manajemen 3 (3-0)
21
6 Metode Ilmiah dan Usulan Tugas Akhir (Penelitian) 4 (2-2)
6 Pengemasan dan Penyimpanan dalam Agroindustri 3 (2-1)
6 Teknologi Pati dan Gula 3 (2-1)
6 Mata Kuliah Pilihan Teknologi Proses 3 (2-1)
6 Mata Kuliah Pilihan Teknologi Bioproses 3 (2-1)
6 Mata Kuliah Pilihan Teknologi Sistem 3 (3-0)
6 Mata Kuliah Pilihan Teknologi Manajemen 3 (3-0)
22
7 Perancangan Agroindustri 3 (2-1)
7 Skripsi dan Publikasi Ilmiah 6 (0-6)
7 Praktek Kerja Lapangan* 3 (0-3)
7 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)* 3 (0-3)
15
144

*Dapat diambil semester sebelumnya

Daftar Mata Kuliah Pilihan

Kajian Nama Mata Kuliah Bobot sks


S Analisis dan Rekayasa Sistem 3

18
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
S Pemodelan dan Simulasi Agroindustri 3
S Sistem Pendukung Keputusan 3
S Sistem Inovasi 3
S Sistem Pakar dan Kecerdasan Buatan 3
S Sistem Dinamik 3
M Ekonomi Manajerial 3
M Teknik Peramalan dan Analisis Prospek 3
M Manajemen Pemasaran 3
M E-commerce 3
M Manajemen rantai pasok dan transportasi 3
M Manajemen Sumber Daya Manusia 3
P Teknologi Minyak Atsiri 3
P Industri Hasil Hutan 3
P Industri Parfum dan Kosmetik 3
P Teknologi Membran 3
P Teknologi Industri Halal 3
B Teknologi Bioindustri 3
B Bioteknologi Lingkungan 3
B Teknologi Hilir Produk Bioproses 3
B Teknologi Biomass dan Bioenergi 3

2.5. Metode Pembelajaran

Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang kreatif, mendorong
mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan
aneka sumber.Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan
memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan
materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.Proses pembelajaran sebagian besar sudah
menggunakan sistem dua arah di mana mahasiswa dituntut untuk aktif selama jam belajar. Setiap

19
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
mahasiswa dianjurkan untuk membawa laptop sebagai sarana belajar untuk memudahkan mencari
sumber dan bahan diskusi yang terkait mata kuliah.

2.6. Bentuk Pembelajaran

Bentuk Pembelajaran pada Program Studi TIN:


a) Perkuliahan tatap muka
b) Perkuliahan on line
c) Kuliah umum
d) Tugas dan presentasi makalah individu dan kelompok
e) Praktikum di Laboratorium
f) Praktikum melalui observasi di UKM dan industry
g) Proyek Individual dan Kelompok
h) Kuliah Lapangan dan penelitian mandiri

2.7. Program Pembelajaran

Materi bahasan dan substansi praktikum/praktek yang mandiri ataupun yang merupakan bagian
dari mata kuliah tertentu seperti Tabel di bawah ini :

Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas


No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Pemrograman 1. Pengenalan Komputer 2.5 Laboratorium
Komputer 2. Pengenalan Pascal jam/pertemuan Komputer
3. Kondisi IF
4. Perulangan For
5. Perulangan While
6. Perulangan Repeat
7. HTML
8. CSS
9. PHP +
10. MySQL
2 Mikrobiologi 1. Pengenalan Alat dan Teknik 2.5 Lab.
Industri Praktikum jam/pertemuan Mikrobiologi
2. Pembuatan Medium dan
Sterilisasi
3. Pengamatan Bentuk Bakteri
20
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas
No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
4. Pengamatan Bentuk Kapang dan
khamir
5. Pemeliharaan Kultur
Mikroorganisme
6. Analisis Kuantitatif
Mikroorganisme
7. Isolasi Bakteri
8. Isolasi Kapang
3 Kimia Dasar 1. Pengenalan Alat dan Budaya K3 2.5 Lab. MIPA
2. Reaksi Kimia jam/pertemuan
3. Stoikiometri
4. Ikatan Kimia dan Kepolaran
5. Kesetimbangan Kimia
6. Acidi Alkalimetri
7. Reaksi Reduksi Oksidasi
8. Kinetika Kimia
4 Gambar 1. Pengenalan Konsep Menggambar 2.5 Lab. Alat dan
Teknik Skema Teknik dan 3D menggunakan jam/pertemuan Mesin
dan Model Autocad 2013
2. Pengenalan Perintah
Menggambar Titik, Garis dan
Objek 2D
3. Menggambar Objek 2D dan
Editing Gambar 2D Tahap Lanjut
4. Pengenalan Perintah
Menggambar Objek 3D
5. Pengenalan Perintah
Menggambar Objek 3D Tahap
Lanjut
6. Menggambar Komponen Mesin
7. Rending
8. Penunjukkan dan Pencetakan
Gambar
5 Satuan 1. Pengenalan Alat dan 2.5 Lab. Pasca
Operasi Instrumentasi jam/pertemuan Panen dan
Industri 2. Ekstraksi Bioproses
3. Evaporasi dan Destilasi Lab.
4. Filtrasi Keteknikan
5. Sentrifugasi pengolahan
6. Fermentasi pangan
7. Drying and Cooling
8. Pengecilan ukuran dan Milling
21
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas
No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
6 Sistem 1. Dasar Rancangan I 2.5 Lab. Komputer
Kendali dan 2. Dasar rancangan II jam/pertemuan
Instrumentasi 3. Penggunaan Sensor I
4. Penggunaan Sensor II
5. Penggunaan Dinamo dan Servo I
6. Penggunaan Dinamo dan Servo II
7. Otomasi I
8. Otomasi II
9. Kendali Berbasis Web I
10. Kendali Berbasis Web II
7 Pengetahuan 1. Identifikasi Sumber dan Potensi 2.5 Lab. Pasca
Bahan Bahan Karbohidrat jam/pertemuan Panen dan
Agroindustri 2. Identifikasi Sumber dan Potensi Bioproses
Bahan Minyak dan Lemak
3. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Protein
4. Identifikasi Sumber dan Potensi
Hasil Perairan
5. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Holtikultura
6. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Herbal dan Farmasitikal
7. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Identifikasi Sumber dan
Potensi Atsiri dan rempah
8. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Penyegar
9. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Polimer Alami
10. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Serat
11. Identifikasi Sumber dan Potensi
Bahan Kulit dan Hewan
8 Teknologi 1. Pengantar Praktikum 2.5 Lab. Pasca
Minyak, 2. Ekstraksi Minyak dari Kelapa jam/pertemuan Panen dan
Emulsi dan 3. Ekstraksi Minyak dari Kelapa Bioproses
Oleokimia Sawit Lab. Teknologi
4. Pengujian Sifat Fisiko-Kimia pengolahan
Minyak Kelapa I (Bilangan pangan
Asam)
5. Pengujian Sifat Fisiko-Kimia
Minyak Kelapa II (Bilangan
22
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas
No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
Penyabunan)
6. Pengujian Sifat Fisiko-Kimia
Minyak Kelapa III (Bilangan Iod)
7. Pengujian Sifat Fisiko-Kimia
Minyak Sawit I (Bilangan Asam)
8. Pengujian Sifat Fisiko-Kimia
Minyak Sawit II (Bilangan
Penyabunan)
9. Pengujian Sifat Fisiko-Kimia
Minyak Sawit III (Bilangan Iod)
10. Pembuatan Sistem Emulsi
11. Pengujian Stabilitas Emulsi
9 Teknik 1. Pengantar Praktikum 2.5 Lab. Kimia
Kendali Mutu 2. pengenalan GLP jam/pertemuan Pangan
3. analisa kandungan protein bahan
4. analisa kandungan vitamin C
5. uji organoleptik I (Uji Segitiga
dan Uji Duo Trio
6. uji organoleptik II (Uji Hedonik)
10 Teknologi 1. Pengenalan Alat Instrumentasi 2.5 Lab. Pasca
Limbah, 2. Pengukuran COD, BOD dan DO jam/pertemuan Panen dan
Sanitasi dan 3. Pembuatan Kompos Bioproses
Pengendalian 4. Praktikum Lapangan
Pencemaran 5. Minimalisasi Limbah
Industri
11 Teknologi 1. Pengantar praktikum Pengemasan 2.5 Lab. Pasca
Pengemasan 2. Pengujian Sifat Fisik Kemasan jam/pertemuan Panen dan
Kertas Bioproses
3. Pengujian Sifat Kimia Kemasan Lab.
Kertas Keteknikan
4. Pembuatan Kemasan Kaleng pengolahan
Double Seamer pangan
5. Pengujian Kemasan Kaleng
6. Pengujian Sifat Fisik Kemasan
Plastik
7. Pengujian Sifat Kimia Kemasan
Plastik
8. Membuat Produk Kemasan
Kertas
9. Membuat Produk Kemasan
Plastik
10. Evaluasi
23
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas
No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
13 Teknologi 2.5 Lab. Pasca
Serat, Karet Serat jam/pertemuan Panen dan
dan Resin 1. Identifikasi serat alami dan buatan Bioproses
2. Uji Sifat Kimia dengan Metode
Pelarutan
3. Uji Sifat Fisik dengan Metode
Pembakaran
Karet
4. Uji Kuat Tarik Produk Karet
(Tensil Strength)
5. Pengukuran Batas Luluh Produk
Karet
6. Modulus Elastisitas Produk Karet
14 Teknik Tata 1. Pengukuran beban kerja 1 (Fisik) 2.5 Lab. Sistem
Cara Kerja 2. Pengukuran Beban Kerja 2 jam/pertemuan
(Mental)
3. Pengukuran Waktu Kerja 1
(waktu siklus-waktu normal)
4. Pengukuran waktu kerja 2 (waktu
baku-waktu standar)
5. Peta-peta kerja 1 (peta aliran
proses, diagram alir produksi, peta
manusia mesin)
6. Peta-peta kerja 2 (assembling
chart, multiple process product
chart)
7. Manual Material Handling
(RULA)
8. Manual Material Handling
(REBA)
15 Teknologi 1. Pengantar Praktikum 2.5 Lab. Pasca
Bahan 2. Identifikasi Bahan Penyegar jam/pertemuan Panen dan
Penyegar Berbasis Teh Bioproses
3. Identifikasi Bahan Penyegar Lab. Kimia
Berbasis Kopi pangan
4. Identifikasi Bahan Penyegar
Berbasis Kakau
5. Sifat Fisiko Kimia Teh
6. Sifat Fisiko Kimia Kopi
7. Sifat Fisiko Kimia Kakau
8. Perencanaan Rekayasa Produk
Berbasis Teh
24
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas
No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
9. Perencanaan Rekayasa Produk
Berbasis Kopi
10. Perencanaan Rekayasa Produk
Berbasis Kakau
16 Wirausaha 1. Social business Model Canvas 2.5 Lab.
berbasis 2. Value Proposition jam/pertemuan Teknopreneurs
sosio- 3. Customer Segments hip
teknologi 4. Channels
5. Key Matrics
6. Key Partners
7. Prototype
17 Metode 1. Unbonded and Unvisible Solution 2.5 Lab. Sistem
Kuantitatif 2. Primal-Dual Analysis jam/pertemuan
3. Sensitivity Analysis
4. Construct of Modimetode In
transportation
5. Degenercy
6. Komplex Model of Queweing
7. Hiden Marcov
8. Montecarlo Simulation
18 Industri Metode Ekstraksi Pati dan Analisis 2.5 Lab. Pasca
Berbahan Kadar Pati dari Beberapa Sumber jam/pertemuan Panen dan
Dasar Pati 1. Ekstraksi Bahan Pati Bioproses
2. Analisis Kadar Pati dengan Lab. Kimia
Metode Luff Schoorl dan pangan
Spektrofotometri Menggunakan
DNS
Karakterisasi Pati
3. Analisis Sifat Fisiko kimia Pati
4. Analisis Sifat Fungsional
5. Analisis Sifat Amilografi
Modifikasi Pati
6. Modifikasi Pati menggunakan
dengan Asam
7. Modifikasi Pati menggunakan
dengan enzim
8. Modifikasi Pati menggunakan
dengan Oksidasi
19 Industri 1. Pengenalan Bahan Baku Berbasis 2 jam/pertemuan Lab. Kimia
Berbasis Oleokimia pangan
Oleokimia 2. Pembuatan Produk Berbahan Lab.
Dasar Surfaktan (Sabun Padat) Keteknikan
25
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas
No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
3. Pembuatan Produk Berbahan pengolahan
Dasar Surfaktan (sabun Cair) pangan
4. Pembuatan Produk Berbahan
Dasar Surfaktan (Lotion)
5. Pembuatan Produk Berbahan
Dasar Surfaktan (Shampoo)
6. Pembuatan Produk Berbahan
Dasar Surfaktan (Deterjen)
7. Pembuatan Produk Industri
Oleokimia lain (Biodisel)
8. Pembuatan Produk Berbahan
Dasar Surfaktan (Bio-Plastik)
20 Industri 1. Pengantar Praktikum 2 jam/pertemuan Lab. Pasca
Pengolahan 2. Pengenalan Bahan Sumber Panen dan
Minyak Atsiri Minyak Atsiri Bioproses
3. Metode Ekstraksi Sokletasi Lab. Kimia
4. Metode Ekstraksi Enflurasi pangan
5. Metode Ekstraksi Destilasi
21 Industri Bio- Biodiesel 2 jam/pertemuan Lab.
energi 1. Persiapan minyak nabati sebagai Mikrobiologi
bahan baku biodiesel yaitu minya pangan
kelapa sawit kasar dan minyak Lab. Pasca
kemiri sunan Panen dan
2. Pengujian karakteristik fisiko Bioproses
kimia minyak nabatai
3. Metode Esterifikasi dan
transesterifikasi untuk produksi
biodoesel
4. Pemurnian biodiesel
5. Pengujian karakteristik biodiesel
6. Pengujian karakteristik gliserol
Bioetanol
7. Perlakuan awal (pretreatment)
bahan baku tongkol jagung dan
tandan sawit
8. Pengujian karakteristik selulosa,
hemisellulosa dan lignin
9. Hidrolisis enzimatik bahan baku
untuk menghasilkan hidrolisat
glukosa
10. Karakterisasi glukosa
11. Fermentasi glukosa menjadi
26
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Nama Isi Praktikum/Praktek Tempat/Lokas
No
Praktikum/P Jam i Praktikum
. Judul/Modul
raktek Pelaksanaan /Praktek
(1) (2) (3) (4) (5)
bioetanol
12. Karakterisasi bioetanol
22 Ekstraksi 1. Pengatar Bahan Aktif 2 jam/pertemuan Lab. Pasca
Bahan Aktif 2. Ekstraksi Bahan Aktif Sumber Panen dan
Protein Bioproses
3. Ekstraksi Bahan Aktif Sumber
Antimikroba
4. Ekstraksi Bahan Aktif Sumber
Antihistamin
5. Ekstraksi Bahan Aktif Sumber
Antioksidan
23 Bio Industri 1. Produksi Enzim Xilanase 2 jam/pertemuan Lab.
2. Uji Aktivitas Enzim Xilanase Mikrobiologi
dan Amilase pangan
3. Uji Enzim Lipase Lab. Pasca
4. Produksi Sirup Glukosa Panen dan
5. Produksi Xilitol I Bioproses
6. Produksi Xilitol II
24 Material Baru 1. Pengantar praktikum 2 jam/pertemuan Lab. Pasca
2. Nano teknologi (material dan Panen dan
engineering) termasuk di Bioproses
dalamnya biomaterial, material
biomedis yang selanjutnya
memberikan kontribusi pada
perkembangan teknologi
informasi dan bioteknologi.
3. Polimer dan komposit
4. Bioteknologi terbaru
5. Material alami
6. Material energi
25 Rekayasa 1. Survey Pasar 2 jam/pertemuan Lab. Sistem
Produk 2. Segmentasi Pasar Pedca Utara
3. Prototyping Produk
4. Uji Coba pasar
5. Evalusi Produk
6. Analisis Kelayakan Produk
7. Launcing Produk

27
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
2.8. Dosen

Pada awal berdirinya Prodi Teknologi Industri Pertanian, pengadaan dosen prodi ini
(Dosen Homebase) untuk jabatan asisten ahli sebagian telah dipersiapkan melalui hasil seleksi
penerimaan dosen pada tahun 2012. Sedangkan sebagian yang lain untuk memenuhi tingkat
jabatan dan kepangkatan lebih tinggi direkrut dari prodi lain di FTIP dan fakultas lainnya dengan
catatan bahwa kompetensi dosen masih dalam ranah Teknologi Industri Pertanian atau Teknik dan
Manajemen Industri. Hal ini mengacu kepada Surat Edaran Direktur Ditendik Nomor
1206/E4.1/2014 tentang NIDN dan Pindah Homebase Dosen. Kemudian dosen-dosen tersebut
ditetapkan memiliki homebase di Prodi TIN.

Pendidikan
Nama Dosen Gelar Bidang Keahlian untuk Setiap
No. S1, S2, S3
Tetap Akademik Jenjang Pendidikan
dan Asal PT*
1 Roni Prof. Dr. Ir. UNPAD Teknik Pertaniian
Kastaman MSIE ITB Teknik dan Managemen Industri
IPB Teknologi Industri Pertanian
UNSW Food Engineering
Australia
IPB Teknologi Industri Pertanian
2 Dwi Dr.,STP.,MT UNPAD Teknik Pertanian
Purnomo ITB Teknik dan Managemen Industri
IPB Teknologi Industri Pertanian
3 Efri Dr. STP.,M.T IPB Teknologi Industri Pertanian
Mardawati ITB Teknik Kimia
ITB Teknik Kimia
4 Totok Ir.,M.T UGM Mekanisasi Pertanian
Pujianto ITB Teknik dan Manajemen Industri
5 Irfan STP.,M.T UNPAD Teknik Pertanian
Ardiansah ITB Teknik Informatika
6 Anas STP.,M.Si IPB Teknologi Industri Pertanian
Bunyamin IPB Teknologi Industri Pertanian
7 Devi Maulida STP.,M.T UNPAD Teknik Pertanian
Rahmah ITB Teknik dan Manajemen Industri
8 Selly STP.,M. UNAND Teknologi Hasil Pertanian
Harnesa Putri UNAND Teknologi Industri Pertanian
9 Fahmi Rizal S.P., M.T UNPAD Ilmu Tanah

28
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Pendidikan
Nama Dosen Gelar Bidang Keahlian untuk Setiap
No. S1, S2, S3
Tetap Akademik Jenjang Pendidikan
dan Asal PT*
ITB Perencanaan Wilayah

Gambar 1. Dosen pengampu di Prodi TIN

29
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
BAB III

SISTEM PENILAIAN DAN LAPORAN PENILAIAN

3.1. Evaluasi Hasil Belajar

3.1.1. Ketentuan Umum

a) Evaluasi hasil belajar mahasiswa dalam suatu mata kuliah sekurang-kurangnya merupakan
gabungan dari 3 (tiga) komponen penilaian, dengan bobot sbb. :

No. Komponen Bobot (%)


1 Makalah/Presentasi *) 0 - 20
2 Kuis *) 0 - 20
3 Tugas *) 0 - 20
4 UTS 20 - 40
5 UAS 20 - 40
6 Praktikum 0 - 40
Total 100
*) Paling sedikit satu komponen ini harus ada

Bobot setiap komponen penilaian yang digunakan harus disajikan dalam Kontrak
Pembelajaran. Bobot setiap komponen penilaian pada setiap Mata Kuliah ditetapkan oleh
Dosen Pengampu. Semua peraturan pembobotan harus diberitahukan kepada mahasiswa pada
awal kuliah.

Contoh 1: Mata Kuliah N10N1113 - 2(2-0)

Mata kuliah N10N1113 bobotnya 2 SKS, yang biasa ditulis dengan 2(2-0), artinya 2 SKS
perkuliahan dan 0 SKS praktikum. Evaluasi Hasil Belajarnya ditentukan dengan bobot
komponen masing masing :

- UTS 30%
- Tugas–tugas lainnya 30%

30
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
- UAS 40%
Perimbangan bobot ini ditetapkan oleh Dosen Pengampu mata kuliah dan harus diberitahukan
kepada mahasiswa pada awal kuliah.

Contoh 2: Mata Kuliah N10A2131 - 3(2-1)

Mata kuliah N10A2131 bobotnya 3 SKS, yang karena merupakan paduan antara kuliah dan
praktikum biasa ditulis dengan 3(2-1), artinya 2 SKS tatap muka (perkuliahan) dan 1 SKS
praktikum laboratorik, Mata kuliah ini hanya akan memiliki satu huruf saja (huruf mutu kuliah
tidak dipisah dengan huruf mutu praktikum). Evaluasi Hasil Belajar misalnya, diberi bobot
sebagai berikut :

Kuliah diberi bobot 65 % (sekitar dua kali bobot praktikum), yang dibagi menjadi:

- UTS 20 %
- Tugas lain 15 %
- UAS 30 %
- Praktikum 35 %
Perimbangan bobot ini ditetapkan oleh Dosen Pengampu mata kuliah dengan memperhatikan
tujuan instruksional dari pelaksanaan praktikum.

b) Dalam sistem SKS, dosen tidak dibenarkan untuk mengadakan evaluasi/ujian ulangan untuk
mengubah nilai akhir mahasiswa pada semester bersangkutan, karena dengan menggunakan
sekurang-kurangnya tiga jenis evaluasi, penilaian di anggap telah memadai.
c) Nilai akhir yang diberikan oleh Dosen Pengampu mata kuliah harus merupakan huruf mutu yang
pasti, yaitu : A, B, C, D, atau E. Dalam kasus tertentu nilai akhir diberikan dengan huruf mutu T atau
K
d) Di dalam DPNA harus memuat nilai komponen penilaian (mis ; kuis, tugas, UTS, UAS), nilai akhir
dalam bentuk angka mutu dan huruf mutu
e) DPNA diserahkan oleh Dosen Pengampu dalam bentuk file kepada Wakil Dekan Bidang
Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama melalui email ditujukan ke pd1ftip@unpad.ac.id dan
tembusan ke sbpftip@unpad.ac.id

31
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
f) Dosen pengampu mata kuliah bertanggung jawab atas kebenaran nilai akhir (huruf mutu) yang
ditulis pada DPNA, karena nilai akhir (huruf mutu) yang telah diumumkan tidak dapat diganti lagi,
kecuali ada kesalahan hitung atau pengetikan.
g) Selain hal di atas perubahan nilai akhir (huruf mutu) hanya dapat dilakukan dengan menempuh
kembali mata kuliah itu pada semester berikutnya.

3.1.2. Cara Penilaian

a) Perhitungan Nilai Akhir


Penilaian dilakukan terhadap penguasaan materi oleh mahasiswa, baik yang sifatnya kognitif,
psikomotorik, maupun afektif. Untuk yang sifatnya kognitif, evaluasi dilakukan dengan cara
ujian tertulis, umumnya dalam bentuk UTS dan UAS. Namun demikian bisa juga evaluasi
dengan cara melakukan presentasi (seminar), penulisan makalah ilmiah, atau ujian praktek.

Nilai akhir suatu mata kuliah merupakan penjumlahan dari nilai mentah setiap jenis evaluasi
dikalikan dengan bobotnya masing-masing. Berikut ini adalah contoh perhitungannya.

Contoh: Mata Kuliah N10N1101

- ujian tengah semester (misalnya, bobotnya 30%), mahasiswa memperoleh skor 64 dari skor
ideal 80;
- ujian akhir semester (misalnya, bobotnya 40%), mahasiswa memperoleh skor 108 dari skor
ideal 120.
- tugas lain (misalnya, bobotnya 30%), mahasiswa memperoleh skor 45 dari skor ideal 50).

Cara Penghitungan:

64  100  30
- UTS : = 24
80 %
108  100  40
- UAS : = 36
120 %
45  100  30
- Tugas lain : = 27
50 %

32
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Jumlah = 87

b) Penentuan Huruf Mutu


Nilai akhir disajikan dalam bentuk angka dengan rentang antara 0 s.d 100. Nilai akhir tersebut
selanjutnya dikonversikan ke dalam huruf mutu dengan kriteria Penilaian Acuan Patokan
(PAP) sebagai berikut :

Nilai Akhir Huruf Angka Keputusan


Mutu Mutu
(HM) (AM)
80 sd 100 A 4,00 Lulus
68 sd < 80 B 3,00 Lulus
56 sd < 68 C 2,00 Lulus
45sd < 56 D 1,00 Lulus
<45 E 0 Tidak
Lulus
T -
K -

Huruf Mutu yang Sah

Huruf mutu yang diperoleh mahasiswa dianggap sah (berlaku) apabila :

 mahasiswa terdaftar pada semester bersangkutan;


 mata kuliah tersebut terdaftar dalam KSM (Kartu Studi Mahasiswa) mahasiswa yang
bersangkutan pada semester bersangkutan.

Ketentuan tentang Nilai T

33
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
1. Nilai T dapat diberikan pada mahasiswa yang penilaiannya tidak sempurna (mahasiswa tidak
memenuhi salah satu atau lebih komponen penilaian yang ditetapkan, misalnya UTS, UAS, atau
tugas lainnya)
2. Untuk penyempurnaan diberi waktu 2 minggu terhitung sejak nilai tersebut diumumkan.
3. Setelah disempurnakan, nilai huruf T tersebut oleh dosen diganti menjadi A, B, C, D, atau E
yang sangat tergantung pada hasil penyempurnaannya.
4. Apabila dalam batas waktu 2 minggu tersebut mahasiswa tidak mampu memenuhi komponen
penilaian tersebut, maka dosen pengampu menentukan nilai akhir dengan menganggap nilai
untuk tugas atau ujian tersebut sama dengan 0 (NOL) dan kemudian mengolahnya menjadi
huruf mutu yang lain (A, B, C, D, atau E).

Ketentuan Nilai K

Suatu mata kuliah dapat dinyatakan dengan huruf K jika memenuhi ketentuan sebagai berikut :

1. Mahasiswa mengundurkan diri dari kegiatan perkuliahan setelah lewat batas waktu perubahan
KRS (2 minggu setelah kegiatan akademik berjalan) dengan alasan yang dapat dibenarkan dan
dibuktikan dengan Surat Keterangan Dekan;
2. Dikenakan pada satu atau beberapa mata kuliah pada semester bersangkutan dalam hal
mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian akhir semester atas dasar alasan yang dapat dibenarkan
sehingga tidak dapat mengikuti ujian akhir semester susulan;
3. Alasan yang dapat dibenarkan untuk memberikan huruf K adalah :
a. sakit atau kecelakaan yang memerlukan perawatan atau proses penyembuhan lama, yang
dinyatakan dengan surat keterangan dari dokter spesialis atau rumah sakit yang
merawatnya;
b. musibah keluarga yang mengharuskan mahasiswa meninggalkan kegiatan belajarnya
dalam waktu lama, dengan dikuatkan surat keterangan yang diperlukan;
4. Alasan lain yang dapat dibenarkan untuk memberi huruf K adalah kondisi melahirkan yang
tidak normal atau alasan lain yang dapat dibenarkan oleh Dekan di luar kedua alasan pada
butir (4) di atas, tetapi mahasiswa dianggap menghentikan studinya untuk sementara selama
satu semester atas ijin Dekan;
5. Mata kuliah yang memiliki huruf K, tidak digunakan untuk penghitungan IPS atau IPK;
34
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
6. Bagi mahasiswa yang memperoleh huruf K bagi seluruh beban studi dalam semester yang
bersangkutan, diperhitungkan dalam batas waktu studi dan tidak dianggap sebagai
penghentian studi untuk sementara;
7. Apabila butir (5) di atas terjadi untuk kedua kalinya, maka semester bersangkutan dianggap
sebagai penghentian studi untuk sementara atas ijin Dekan, sehingga akan mengurangi jatah
mahasiswa yang bersangkutan untuk mengajukan permohonan menghentikan studi untuk
sementara;
8. Apabila butir (5) di atas terjadi untuk ketiga kalinya (berturut-turut maupun secara terpisah-
pisah), maka semester bersangkutan dianggap sebagai penghentian studi untuk sementara atas
ijin Dekan yang kedua kalinya. Hal ini tidak diperhitungkan dalam batas waktu studinya,
namun menggugurkan hak mahasiswa untuk memperoleh kesempatan penghentian studi atas
ijin Dekan;
9. Penghentian studi untuk sementara setelah melewati periode pada butir (7) di atas dengan
alasan seperti pada butir (4), diperkenankan, namun diperhitungkan dalam batas waktu
studinya.
10. Kalau mata kuliah yang memperoleh huruf K itu telah ditempuh kembali pada kesempatan
lain, maka huruf mutunya dapat berubah menjadi A, B, C, D, atau E.
11. Nilai dengan huruf K juga diberikan pada matakuliah PKL, KKNM dan skripsi yang tidak
selesai dalam satu semester.
12. Mata kuliah PKL, KKNM dan skripsi yang tidak selesai dalam satu semester dan
dilanjutkan lagi, harus diisikan lagi dalam KRS pada semester berikutnya, dengan
ketentuan pemberian nilainya adalah:
a. PKL yang diselesaikan pada semester berikutnya tersebut, jika lebih dari enam bulan sejak
selesai menjalani kegiatan praktek kerja lapangannya, diberi huruf mutu maksimum B, dan
jika tidak selesai akan diberi nilai E;
b. KKNM jika masih belum mendapatkan nilai lagi akan diberi huruf mutu K dan wajib
mengisikannya lagi pada KRS berikutnya hingga mendapat huruf mutu bukan K;
c. Skripsi yang dilanjutkan pada semester berikutnya, jika masih belum selesai juga, akan
diberi huruf mutu K, dan wajib mengisikan kembali pada KRS semester berikutnya dengan
catatan jika masih belum selesai juga, akan diberi huruf mutu E.

35
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
3.1.3. Perbaikan Huruf Mutu

1. Perbaikan huruf mutu dapat dilaksanakan pada semester reguler (Semester Ganjil dan Semester
Genap) atau pada Semester Alih Tahun
2. Mata kuliah yang dapat diperbaiki adalah mata kuliah yang mempunyai nilai C, D, E, dan K.
3. Perbaikan pada semester reguler dapat dilaksanakan untuk semua mata kuliah, sementara pada
Semester Alih Tahun hanya mata kuliah tertentu yang ditawarkan.
4. Perbaikan pada Semester Alih Tahun hanya dilaksanakan untuk perkuliahan (teori) saja.
5. Untuk mata kuliah yang terdiri atas kuliah dan praktikum, komponen nilai praktikumnya diambil
dari semester yang lalu.
6. Apabila mahasiswa memperbaiki huruf mutu C, D, atau E, maka dalam perhitungan IPK yang
digunakan adalah huruf mutu yang terakhir diperoleh.

3.1.4. IPS dan IPK

IPS (Indeks Prestasi Semester) adalah angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar
mahasiswa dalam satu semester. IPS dihitung pada tiap akhir semester dengan rumus sebagai
berikut:

Jumlah ( AM x SKS
IPS
)
=
Jumlah SKS

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) merupakan angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan
belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai dengan semester paling
akhir yang telah ditempuh. IPK juga dihitung pada tiap akhir semester.

Rumus perhitungannya sebagai berikut (pembulatan ke bawah apabila kurang dari 0,05,
pembulatan ke atas apabila sama/lebih dari 0,05) :

IPK Jumlah (AM x SKS) seluruh semester yang


= ditempuh

36
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Jumlah SKS seluruh semester yang
ditempuh

Mata kuliah yang dimasukkan dalam perhitungan IPK adalah mata kuliah dengan huruf mutu A,
B, C, D, dan E (T dan K tidak dihitung). Untuk mata kuliah yang diulang, huruf mutu yang
digunakan dalam perhitungan IPK adalah huruf mutu yang terbaik.

IPS dan IPK digunakan sebagai evaluasi studi pada akhir setiap semester dan dasar dalam
penerapan sanksi akademik. IPK juga digunakan untuk menentukan beban studi maksimum pada
semester berikutnya.

3.1.5. Evaluasi Akhir Hasil Belajar

Mahasiswa dinyatakan telah menyelesaikan dan lulus dari suatu program yang ditempuh apabila
memenuhi ketentuan berikut :
1. Lulus semua mata kuliah dalam beban studi kumulatif yang ditetapkan; dengan kata lain tidak ada
mata kuliah yang tidak lulus
2. Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,00;
3. Huruf mutu D tidak melebihi 20% dari beban studi kumulatif Program Sarjana.

3.2. Masa Studi Terjadwal dan Batas Waktu Studi

Masa studi terjadwal program sarjana adalah 8 semester. Batas waktu studi program sarjana harus
diselesaikan paling lama 10 semester terhitung sejak terdaftar sebagai mahasiswa pada Semester I,
di luar semester yang mana mahasiswa mengajukan cuti akademik.

3.3. Tata Tertib

3.3.1. Tata Tertib Kegiatan Belajar Mengajar

Untuk mengikuti kegiatan belajar, mahasiswa harus terdaftar atau melaksanakan registrasi. Pada
setiap awal semester mahasiswa diwajibkan melakukan dua macam pendaftaran, yaitu
pendaftaran administratif dan pendaftaran akademik.

37
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Pendaftaran administrasi berkaitan dengan status mahasiswa sehingga memperoleh Kartu
Mahasiswa, sedang pendaftaran akademik berkaitan dengan kegiatan pembelajaran sehingga
memperoleh Kartu Studi Mahasiswa setelah sebelumnya melakukan pengisian KRS dan PKRS
(bila perlu).

Bila karena alasan tertentu, untuk sementara waktu mahasiswa bermaksud menghentikan dulu
kegiatan studinya, mahasiswa dapat mengajukan cuti.

a) Kuliah
(1). Ketentuan Umum

1. Untuk mata kuliah dengan jumlah peserta sangat banyak, dibagi dalam beberapa kelas,
setiap kelas maksimal 60 peserta, dengan kegiatan belajar dilakukan secara paralel.
Jadwal pelaksanaan (waktu dan tempat) diatur dan ditetapkan oleh Fakultas.
2. Satu SKS kuliah meliputi 1 jam tatap muka (50 menit) terjadwal 1-2 jam tugas
terstruktur tidak terjadwal, diantaranya dalam bentuk membaca buku teks atau jurnal
ilmiah, tugas menyusun laporan kegiatan, dan pembuatan makalah, serta 1-2 jam
kegiatan mahasiswa secara mandiri, yang dilakukan selama satu semester.
3. Jumlah SKS per semester untuk mahasiswa semester 1 dan 2 sesuai paket seperti dapat
dilihat di kurikulum, sementara untuk semester berikutnya ditentukan berdasarkan
perolehan nilai IPK, sebagai mana tertera pada tabel berikut :

Jumlah Maks SKS yang


IPK
dapat diambil

3,00 – 4,00 24
2,50 – 2,99 21
2,00 – 2,49 18
1,50 – 1,99 15
< 1,50 < 12

(2). Ketentuan untuk Mahasiswa

38
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
1. Mahasiswa yang diperkenankan mengikuti kegiatan belajar mengajar hanya mahasiswa
yang namanya tercantum dalam daftar hadir mahasiswa dan dosen (DHMD) yang
dibuat berdasarkan kartu rencana studi (KRS) atau perubahan kartu rencana studi
(PKRS). Ketentuan DHMD dan KRS/PKRS dapat dilihat pada Buku Panduan
Umum Universitas.

2. Keterlambatan hadir dalam perkuliahan maksimal 15 menit dari jadwal yang


ditentukan, dan jika lebih dari waktu tersebut mahasiswa tidak diperkenankan masuk
kelas dan dianggap tidak hadir.
3. Pada saat mengikuti kegiatan belajar mengajar, mahasiswa wajib berpenampilan rapih,
pakai sepatu (tidak pakai sandal), menandatangani DHMD, dan menjaga ketertiban,
antara lain tidak ribut, tidak keluar masuk, telepon genggam diubah menjadi modus
getar, serta tidak mengerjakan tugas lain.
4. Bila tidak dapat hadir karena izin atau sakit harus menyampaikan berita saat kuliah
dilakukan melalui teman atau orang tua dengan disertai surat (untuk yang sakit,
dilengkapi dengan surat keterangan dokter). Bila surat tidak dimungkinkan untuk untuk
disampaikan pada hari kuliah, surat dapat disampaikan paling lambat waktu kuliah
minggu berikutnya.
5. Mahasiswa dengan kehadiran kuliah kurang dari 80% tidak dapat mengikuti UAS.

(3). Ketentuan untuk Dosen

a) Menyiapkan Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS).


b) Menyiapkan bahan ajar yang disimpan di server, sehingga mahasiswa dapat membuka
dan mempelajarinya.
c) Memberikan kuliah/tutorial sesuai dengan mata kuliah yang ditugaskan pada tempat
dan waktu yang telah dijadwalkan dengan materi dan metode pembelajaran yang
sesuai dengan yang tercantum dalam RPKPS dan kontrak pembelajaran.
d) Pada awal pertemuan (kuliah ke 1) diharuskan menyampaikan; (i) RPKPS dan
informasi metode pembelajaran yang akan digunakan, (ii) kontrak pembelajaran

39
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
meliputi ketentuan persentase kehadiran minimal dan batas waktu terlambat hadir,
manfaat mata kuliah, strategi pembelajaran, tugas dan kriteria penilaian.
e) Menyampaikan DHMD dan memeriksa kehadiran mahasiswa. Bagi mata kuliah
dengan DHMD elektronik, wajib mengunggah (upload) file DHMD alamat yang
ditentukan oleh Fakultas.
f) Melakukan evaluasi sesuai dengan yang tercantum di kontrak pembelajaran. Verifikasi
dan validasi bahan evaluasi (soal ujian) dilakukan oleh Ketua Bidang Kajian dimana
mata kuliah terkait.
g) Selalu menyimpan DHMD di SBPKD terutama setelah kuliah minggu terakhir
semester, untuk penyusunan Daftar Peserta Ujian dan Nilai Akhir (DPNA). Ketentuan
DPNA dapat dilihat pada Buku Panduan Umum Universitas.
h) Memberikan penilaian sesuai dengan ketentuan perolehan nilai kuliah dan
mengisikannya kedalam DPNA yang diberikan oleh SBPKD menjelang
dilaksanakannya Ujian Akhir Semester (UAS). Untuk nilai T sebaiknya disertakan
juga nilai apa adanya.
i) Paling lambat satu minggu setelah pelaksanaan ujian mata kuliah tersebut DPNA yang
sudah diisi harus sudah diserahkan ke Wakil Dekan Bidang akademik melalui email
dalam format yang ditentukan dan satu lembar soal. SBPKD akan mencetak DPNA
untuk ditanda tangani oleh Dosen Pengampu.
j) Melakukan inovasi dan pemutahiran materi dan metode pembelajaran serta soal ujian.

b) Praktikum
(1). Ketentuan Umum

a) Untuk paktikum dengan jumlah peserta sangat banyak, dibagi dalam beberapa shift,
jumlah praktikan setiap shift sesuai kapasitas lab, dan pelaksanaannya dilakukan secara
seri. Jadwal pelaksanaan diatur SBPKD
b) Satu SKS praktikum meliputi 2 jam praktikum di laboratorium atau 3-4 jam praktikum
di lapangan terjadwal, 1-2 jam tugas menyusun laporan kegiatan, yang dilakukan
selama satu semester.

40
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
(2). Ketentuan untuk mahasiswa

a) Mahasiswa yang diperkenankan mengikuti kegiatan perkuliahan hanya mahasiswa yang


namanya tercantum dalam daftar hadir mahasiswa dan dosen (DHMD) yang dibuat
berdasarkan kartu rencana studi (KRS) atau perubahan kartu rencana studi (PKRS).
Ketentuan DHMD dan KRS/PKRS dapat dilihat pada Buku Panduan Umum Universitas.
b) Keterlambatan hadir maksimal 5 menit
c) Pada saat mengikuti kegiatan praktikum mahasiswa wajib berpenampilan rapi (memakai
jas lab bila di dalam ruangan), memakai sepatu, menandatangani DHMD, dan menjaga
ketertiban, antara lain tidak ribut, tidak keluar masuk, telepon genggam diubah menjadi
modus getar, serta tidak mengerjakan tugas lain.
d) Bila tidak dapat hadir karena izin atau sakit harus menyampaikan berita saat kuliah
dilakukan melalui teman atau orang tua dengan disertai surat (untuk yang sakit, dilengkapi
dengan surat keterangan dokter). Bila surat tidak dimungkinkan untuk untuk disampaikan
pada hari kuliah, surat dapat disampaikan paling lambat sampai kuliah minggu berikutnya.
e) Setiap praktikan wajib memiliki diktat penuntun praktikum dan saat pelaksanaan
praktikum harus dibawa serta materi praktikum yang akan dilakukan harus sudah
dipelajari/dipahami.
f) Setiap materi praktikum harus selesai dilakukan dalam satu acara praktikum, kecuali ada
gangguan teknis, seperti aliran listrik berhenti (di lab) atau hujan (di lapangan). Praktikum
yang tidak/belum selesai akibat hal tersebut dapat dilanjutkan atau diulang pada waktu lain
atas kesepakatan pembimbing dan praktikan.
g) Praktikan harus bertanggung jawab terhadap semua peralatan yang digunakan dan pada
akhir praktikum harus mengembalikan lagi ke tempat semula dalam keadaan baik, lengkap
dan bersih.
h) Praktikan wajib membuat laporan sementara dan laporan praktikum sesuai dengan tugas
serta lainnya yang tercantum pada setiap acara praktikum
i) Untuk mendapatkan nilai praktikum, mahasiswa wajib mengikuti seluruh kegiatan
praktikum (kehadiran 100%).

(3). Untuk dosen


41
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
a. Melaksanakan praktikum sesuai yang ditugaskan pada tempat dan waktu yang telah
dijadwalkan.
b. Pada hari pertama praktikum diharuskan (i) menyampaikan diktat penuntun praktikum
, dan (ii) membuat kesepakatan/kontrak pembelajaran meliputi ketentuan boleh
terlambat hadir, sistem, komponen dan bobot penilaian.
c. Menyampaikan DHMD dan memeriksa kehadiran mahasiswa
d. Untuk praktikum yang terpisah dari perkuliahan :
 Dosen harus melakukan evaluasi minimal 1 kuis, 1 UTS dan 1 UAS
 Setelah praktikum minggu terakhir, wajib menyerahkan DHMD yang telah disertai
rekapan kehadiran mahasiswa ke SBPKD, untuk penyusunan DPNA.
 Memberikan penilaian sesuai dengan ketentuan perolehan nilai kuliah dan
mengisikannya ke dalam Daftar Peserta dan Nilai Akhir (DPNA) yang diberikan oleh
SBPKD menjelang dilaksanakannya ujian akhir semester (UAS). Untuk nilai T
sebaiknya disertakan juga nilai apa adanya.
 Paling lambat satu minggu setelah pelaksanaan ujian mata praktikum tersebut DPNA
yang sudah diisi harus sudah diserahkan ke Wakil Dekan Bidang Akademik melalui
email dalam format yang ditentukan dan satu lembar soal. SBPKD akan mencetak
DPNA untuk ditandatangani oleh Dosen Pengampu.
e. Melakukan inovasi dan pemutakhiran materi dan metode praktikum

c) KKNM
(1). Ketentuan Umum

a) Terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Padjadjaran pada semester


bersangkutan/melaksanakan pembayaran herregistrasi dan telah mengumpulkan
sedikitnya 80 SKS lulus.
b) Dalam hal mahasiswa calon peserta belum mengisikan mata kuliah KKNM pada KRS
semester berjalan, mahasiswa bisa mengikuti KKNM dan harus mengisikan KKNM
pada KRS semester berikutnya.
c) Terdaftar sebagai mahasiswa calon peserta KKNM di Pusbang KKNM LPPM Unpad
(didaftarkan oleh SBPKD fakultas)
42
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
d) Peserta KKNM definitif adalah calon peserta yang telah melakukan pendaftaran online
dan memperoleh kartu tanda peserta KKNM
e) Peserta KKNM harus bebas dari tugas akademik lainnya (kuliah, praktikum,
bimbingan TA dll.) sewaktu melaksanakan KKNM
f) Perubahan ketentuan pelaksanaan dan persyaratan KKNM mengikuti peraturan yang
ditetapkan oleh Pusbang KKNM LPPM Unpad atau unit yang ditunjuk oleh pihak
universitas

(2). Ketentuan Khusus

a) KKNM berstatus sebagai mata kuliah, sehingga harus tercantum dalam KRS dan
pelaksanaan, pembuatan laporan sampai mendapat nilai dari dosen pembimbing harus
diselesaikan dalam waktu satu semester. Bila sampai akhir semester nilai belum
keluar, maka KKNM diberi nilai T, dan mahasiswa wajib mengisi KRS kembali pada
semester berikutnya. Jika ternyata nilai KKNM pada semester tersebut masih belum
keluar maka diberi nilai K dan mahasiswa masih berkewajiban mencantumkan
KKNM kembali dalam KRS semester berikutnya
b) Bila dilakukan pada bulan antara semester ganjil dan semester genap, maka KKNM
diisikan pada KRS semester genapnya, dan sebaliknya.
c) Keterangan rinci disajikan dalam buku Pedoman KKNM

d) Praktek Kerja Lapang (PKL)


(1). Ketentuan Umum

a) Pelaksanaan PKL dikoordinasikan oleh Koordinator PKL, yang ditunjuk oleh Kepala
Departemen/Program Studi, sedangkan bimbingan materi dan makalah oleh Dosen
Pembimbing, yaitu Dosen yang ditetapkan oleh Prodi. Di lapangan ada Pembimbing
Lapangan, yaitu pegawai / karyawan di institusi tempat PKL yang ditunjuk oleh
pimpinannya.

43
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
b) PKL berstatus sebagai mata kuliah, sehingga harus tercantum dalam KRS, dan
pelaksanaan, pembuatan laporan sampai mendapat nilai dari dosen pembimbing harus
diselesaikan dalam waktu satu semester.
c) Bila tidak selesai dalam satu semester, wajib melaporkan kepada koordinator PKL
untuk memperoleh persetujuan penambahan satu semester berikutnya dengan tetap
mengisikan lagi dalam KRS.
d) Tempat PKL adalah institusi yang berkaitan dengan bidang kajian atau minat
mahasiswa yang bersangkutan, bisa lembaga pemerintah, lembaga swadaya masyarakat,
ataupun perusahaan swasta.
e) PKL juga bisa dilakukan terintegrasi dengan penelitian dan PKM dosen sehingga
timpatnya mengikuti penelitian dan PKM tersebut misalnya di lapangan, UKM dan
Laboratorium di dalam dan luar Unpad.
PKL Integrasi penelitian/ PKM dosen :

1. Dosen pembimbing PKL adalah dosen pembimbing skripsi


2. Mahasiswa mengurus surat yang di tanda tangani oleh dosen pembimbing dan
kepala lab/prodi
3. Membuat proposal PKL yang memuat rencana kerja selama 3 bulan tersebut
4. Membuat logbook
5. Membuat laporan akhir
6. Sudah bisa mulai semester 6
7. Boleh intermiten/di 2 atau tempat berbeda

f) Materi PKL harus sesuai dengan bidang kajian/minat mahasiswa yang bersangkutan,
sejalan dengan tujuan PKL, dan wajar dilaksanakan selama jangka waktu pelaksanaan
di tenpat PKL.
g) Sebelum melaksanakan PKL maka mahasiswa wajib membuat proposal PKL yang
disetujui oleh Dosen Pembimbing.
h) Tempat PKL ditentukan oleh Koordinator PKL dan bila jumlah tempat PKL belum
cukup untuk sejumlah mahasiswa yang akan melakukan PKL maka mahasiswa yang
belum mendapat tempat PKL dapat mencari tempat PKL yang lain.
i) Tempat dan materi PKL tercantum dalam proposal yang disusun oleh mahasiswa dan
harus mendapat persetujuan dosen pembimbing. Tanpa persetujuan dosen pembimbing,
laporan PKL yang disampaikan dapat ditolak.
44
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
j) Prosedur lengkap pelaksanaan PKL disajikan dalam buku Petunjuk Pelaksanaan Praktek
Kerja Lapang.

(2). Tugas Koordinator PKL

1. Memberikan pembekalan yang mencakup tentang tujuan PKL, cara dan tata tertib,
kelayakan tempat PKL, materi yang dipelajari dan tata tulis laporan PKL.
2. Mengusahakan tempat PKL yang dianggap layak dan mengusahakan jalinan kerjasama
3. Menentukan kelayakan tempat PKL yang diusulkan oleh mahasiswa
4. Mengelola dokumen yang terkait dengan tugas koordinator PKL
5. Mengkompilasi nilai dari dosen pembimbing dan menyerahkannya ke SBPKD

(3). Tugas Dosen Pembimbing :

1. Memberi saran tentang; (i) institusi yang layak sebagai tempat PKL, (ii) materi yang
dipelajari, (iii) tata tulis laporan
2. Mempelajari proposal PKL mahasiswa, memberi saran dan arahan dan menyetujuinya bila
sudah dianggap benar.
3. Memeriksa laporan, menguji dan memberi nilai. Bila penyelesaian laporan PKL lebih dari
6 bulan sejak selesainya PKL maka nilai maksimal yang dapat diberikan adalah B.

e) Publikasi Ilmiah
(1). Ketentuan Umum

a. Publikasi ilmiah berstatus sebagai mata kuliah/praktikum, sehingga berbagai ketentuan


mata kuliah/praktikum berlaku dalam penyelenggaraannya, di antaranya tercantum dalam
KSM, persentase kehadiran, sistem penilaian dan harus selesai sesuai dengan semester
yang berlaku
b. Publikasi ilmiah diberi bobot 2 SKS, dan karena dikaitkan dengan praktek, maka waktunya
dialokasikan 2 jam/minggu yang diselenggarakan oleh dosen pengampu.

45
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
c. Bentuk publikasi ilmiah dapat berupa prosiding seminar nasional/internasiona dan jurnal
nasional/internasional.
- Output mk publikasi ilmiah berupa tulisan baik prosiding atau jurnal, yang diterbitkan pada
tingkat nasional atau internasional, dengan mencantumkan nama mahasiswa sebagai penulis
utama (author), atau penulis pendamping (co-author), dengan nama pembimbing (kecuali
pemenang medali emas PIMNAS tidak perlu publikasi ilmiah).
- Untuk penelitian tugas akhir mahasiswa yang terkait penelitian dosen, maka satu artikel bisa
ditulis oleh 1-3 mahasiswa, dengan author adalah dosen pembimbing.
- Pemenang medali emas PIMNAS dapat menggantikan skripsinya dan matakuliah publikasi
ilmiah dengan melampirkan bukti sertifikat dan dokumen.
- Materi publikasi ilmiah harus terkait dengan isi skripsi, atau bagian dari skripsi, atau
literatur review terkait skripsi
- Jenis publikasi :
a. Jurnal nasional ber-ISSN
b. Jurnal nasional terakreditasi
c. Jurnal internasional bereputasi terindeks Q1
d. Jurnal internasional bereputasi terindeks Q2
e. Jurnal internasional bereputasi terindeks Q3
f. Jurnal internasional bereputasi terindeks Q4
g. Jurnal internasional terindeks Thompson Reuter
h. Jurnal internasional terindeks DOAJ, Copernicus, EBSCO
i. Jurnal internasional terindeks Googgle Scholar
j. Prosiding terindeks (Scopus, Thompson Reuter)
k. Prosiding internasional dan nasional
l. Sertifikat dipresentasikan secara oral di seminar lokal/nasional/regional/internasional
m. Sertifikat dipresentasikan secara poster di seminar lokal/nasional/regional/internasional
- Kriteria penilaian :
- jenis publikasi a-k dengan status publish : nilai A
- jenis publikasi b-h dengan status review : nilai A
- jenis publikasi l dan m pada tingkat internasional : nilai A
- Selain kriteria penilaian di atas, nilainya adalah B

(2). Tugas Dosen Pengampu mata kuliah publikasi ilmiah

a. Memberikan kuliah yang berkaitan dengan publikasi ilmiah , antara lain menjelaskan
pengertian jenis-jenis publikasi ilmiah (seminar, lokakarya, diskusi panel, dan
semacamnya), cara mencari masalah dan studi pustaka, cara pembuatan makalah,
ringkasan, dan bahan untuk presentasi, teknik presentasi.

46
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
b. Memberikan pengetahuan dan latihan sebagai penulis artikel, mulai dari persiapan
(mencari judul, menyusun artikel, mengirimkan artikel) sampai publikasi dan
presentasinya (penampilan, sikap, cara bicara, pengaturan waktu, dan perhatian terhadap
peserta).
c. Memberikan pengetahuan dan latihan sebagai penulis artikel menggunakan media offline
dan online.

f) Tugas Akhir
(1). Ketentuan Umum

a. Tugas akhir mahasiwa di Prodi TIN Fakultas Teknologi Industri Pertanian merupakan
semua aktivitas ilmiah yang dilakukan dalam rangka penyelesaian studi sarjana dengan
bobot 6 SKS. Hasil tugas akhir berbentuk skripsi yang merupakan suatu karya tulis ilmiah
dapat berupa (1) paparan hasil penelitian, (2) paparan hasil aktivitas teknopreneur, (3)
paparan hasil review hasil penelitian. Ketiga bentuk tersebut membahas suatu masalah
dalam bidang ilmu industri pertanian yang terkait dengan bidang kajian mahasiswa dengan
menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku dalam bidang ilmu tersebut.
b. Mahasiswa boleh secara resmi mulai menempuh mata kuliah skripsi (menyusun skripsi)
apabila sekurang-kurangnya telah menyelesaikan 80% beban studi kumulatif yang
dipersyaratkan;
c. Telah menyelesaikan semua mata kuliah prasyarat skripsi;
d. Memiliki Kartu mahasiswa yang berlaku untuk semester bersangkutan;
e. Memiliki KSM yang mencantumkan skripsi sebagai salah satu mata kuliah.
f. Bila skripsi tidak dapat diselesaikan dalam satu semester, maka :
i. Mahasiswa masih diperkenankan menyelesaikannya pada semester berikutnya dengan
mencantumkan kembali pada KRS (topik skripsi dan Pembimbing tetap sama);
ii. Pada akhir semester bersangkutan skripsi tersebut diberi huruf T, sehingga tidak
digunakan untuk penghitungan IP dan IPK.
g. Apabila skripsi tidak dapat diselesaikan dalam dua semester berturut-turut, maka :
i. Skripsi tersebut diberi huruf mutu E;

47
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
ii. Mahasiswa diharuskan menempuh kembali skripsi tersebut dengan topik yang berbeda
(komisi pembimbing bisa berbeda atau tetap sama).
h. Huruf mutu Skripsi sekurang-kurangnya adalah C;
i. Skripsi yang ternyata ditulis dan diselesaikan di luar ketentuan di atas (pada saat
mahasiswa menghentikan studi untuk sementara atas izin Rektor maupun tanpa izin
Rektor), sekalipun dibimbing oleh Pembimbing Pendamping sesuai ketentuan di atas,
penulisan skripsi tersebut tidak dibenarkan dan hasil bimbingannya dianggap gugur.
j. Dalam keadaan seperti di atas, mahasiswa dapat diwajibkan mengganti mengganti topik,
mengulangi penyusunan dan penulisan skripsinya
k. Ujian skripsi diselenggarakan pada akhir studi, yaitu pada Sidang Ujian Sarjana, yang
meliputi :
i. Ujian terhadap materi skripsi, dan Ujian komprehensif.

(2). Komisi Pembimbing Skripsi

a. Pembimbingan skripsi dilakukan oleh komisi, terdiri dari satu orang Ketua, satu orang
Anggota, dan 1 orang Penelaah.
b. Komisi pembimbing dan penelaah ditunjuk oleh Ketua Program Studi.
c. Ketua Komisi Pembimbing adalah dosen tetap Program Studi/Departemen mahasiswa
yang bersangkutan dengan jabatan sekurang-kurangnya Asisten Ahli berijazah S2.
d. Anggota Pembimbing dan Penelaah adalah tenaga akademik tetap fakultas/departemen
yang serendah-rendahnya memiliki jabatan Asisten Ahli. Bila dianggap sangat perlu, dapat
ditambah satu anggota pembimbing dan atau satu anggota penelaah dari instansi luar.
e. Program studi dapat pula menetapkan seorang Pembimbing Lapangan / Pendamping, yaitu
tenaga yang kompeten dari instansi tempat mahasiswa melakukan kegiatan penelitian.
f. Ketua Program Studi berhak mengganti Komisi Pembimbing yang tidak dapat
melaksanakan kewajibannya atau berhalangan.

(3). Kewajiban Komisi Pembimbing dan Penelaah Skripsi.

48
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
a. Ketua Komisi Pembimbing berkewajiban mengarahkan, kalau perlu menentukan masalah
yang akan diteliti dan memutuskan judul skripsinya, memberikan masukan dan koreksi
baik pada makalah usulan penelitian maupun draft skripsi sampai layak diujikan.
b. Anggota Komisi Pembimbing berkewajiban membantu tugas Ketua Komisi
c. Penelaah berkewajiban memberikan masukan perbaikan dan penyempurnaan terhadap
usulan penelitian saat seminar usulan penelitian dan draft skripsi saat kolokium.
d. Hadir dan memberikan penilaian saat seminar usulan penelitian, kolokium dan ujian
komprehensif

(4). Kewajiban Mahasiswa

a) Mengusulkan beberapa judul penelitian untuk diajukan kepada Ketua Komisi


Pembimbing
b) Melaporkan judul yang telah disetujui Ketua Komisi Pembimbing ke Kepala
Departemen/Koordinator Program Studi
c) Menyampaikan surat penunjukan Anggota Komisi dan Penelaah
d) Membuat makalah usulan penelitian dan mengkonsultasikannya kepada Ketua dan
Anggota Komisi Pembimbing
e) Melakukan seminar usulan penelitian
f) Melaksanaan penelitian
g) Menyusun skripsi
h) Melaksanakan Kolokium
i) Melaksanakan Ujian Skripsi

3.3.2.Tata Tertib Ujian

a) Ujian Tengah Semester


a. Ujian Tengah Semester (UTS) dilaksanakan secara terjadwal selama 2 (dua) minggu oleh
dosen pengampu mata kuliah/praktikum yang bersangkutan, beserta tenaga kependidikan
yang ditugasi mengawas, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Wakil Dekan I di bawah
koordinasi SBPKD.
49
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
b. Mahasiswa yang boleh mengikuti ujian tengah semester (UTS) suatu mata
kuliah/praktikum adalah mahasiswa yang Nama dan NPM nya tercantum dalam DHMD
mata kuliah yang bersangkutan.
c. Daftar hadir mahasiswa pada saat UTS menggunakan DHMD
d. Paling lambat 2 hari sebelum ujian dilaksanakan dosen pengampu mata kuliah/praktikum
menyerahkan berkas soal ke SBPKD untuk diperbanyak.
e. Sehari sebelum ujian dilaksanakan SBPKD telah menyiapkan ruangan dan kursi sesuai
dengan kebutuhan dan kelayakan pelaksanaan ujian.
f. Minimal 1(satu) hari sebelum ujian SBPKD menyiapkan bundel UTS yang berisi soal,
kertas lembar jawaban.
g. Pada saat ujian mahasiswa diwajibkan :
h. Hadir 5 menit sebelum ujian dimulai
i. Menempati tempat duduk yang telah disediakan dengan barang bawaan hanya alat tulis,
kalkulator bila diperlukan dan KSM (barang bawaan lainnya dapat disimpan di tempat
tersendiri)
j. Berpenampilan rapi, memakai sepatu (tidak pakai sandal), menandatangani daftar hadir,
dan menjaga ketertiban, antara lain tidak berisik, tidak kerja sama, tidak keluar masuk, dan
HP dimatikan.
k. Menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan KSM yang berlaku pada semester
tersebut.

b) Ujian Akhir Semester


a. Ujian Ahir Semester (UAS) dilaksanakan secara terjadwal selama 2 (dua) minggu oleh
dosen pengampu mata kuliah/praktikum yang bersangkutan pada waktu dan tempat yang
diatur oleh SBPKD.
b. Mahasiswa yang boleh mengikuti ujian akhir semester (UAS) suatu mata kuliah/praktikum
adalah mahasiswa yang Nama dan NPM nya tercantum dalam Daftar Hadir UAS yang
sesuai dengan di DPNA, yaitu hanya mahasiswa yang kehadirannya ≥ 80 %
c. Daftar hadir mahasiswa pada saat UAS menggunakan Daftar hadir UAS.
d. Paling lambat 2 hari sebelum ujian dimulai dosen pengampu mata kuliah/praktikum
menyerahkan berkas soal ke SBPKD untuk diperbanyak
50
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
e. Sehari sebelum ujian dimulai, SBPKD telah menyiapkan ruangan dan kursi sesuai dengan
kebutuhan dan kelayakan pelaksanaan ujian.
f. Minimal 1 (satu) hari sebelum ujian SBPKD menyiapkan bundel UAS yang berisi lembar
soal, kertas lembar jawaban, berita acara, Daftar hadir UAS dan kuesioner penilaian
mahasiswa
g. Pada saat ujian mahasiswa diwajibkan :
h. Hadir 5 menit sebelum ujian dimulai
i. Menempati tempat duduk yang telah disediakan dengan barang bawaan hanya alat tulis,
kalkulator bila diperlukan dan KSM (barang bawaan lainnya dapat disimpan di tempat
tersendiri)
j. Berpenampilan rapi, memakai sepatu (tidak pakai sandal), menandatangani kehadiran, dan
menjaga ketertiban, antara lain tidak berisik, tidak kerjasama, tidak keluar masuk, dan HP
dimatikan.
k. Menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan KSM yang berlaku pada semester
tersebut.

c) Ujian Sidang Komprehensif


a. Dua minggu sebelum rencana ujian, mahasiswa mengurus kesediaan komisi pembimbing,
kelengkapan persyaratan ujian akhir terutama rakapitulasi nilai.
b. Paling lambat 1 (satu) minggu sebelum rencana ujian, mahasiswa wajib mendaftar ke
sekretariat program studi dengan membawa skripsi yang sudah dijilid dengan hard cover
dan ditandatangani dosen pembimbing beserta kelengkapan lainnya untuk konfirmasi
waktu dan ruangan serta mengurusi surat kesediaan dan undangan untuk dosen
pembimbing dan penelaah.
c. Surat kesediaan yang sudah ditanda tangani dosen pembimbing dan penelaah segera
dikembalikan ke sekretariat program studi untuk dimasukkan ke dalam berkas ujian
d. Pada hari saat ujian dilaksanakan mahasiswa wajib :
e. Menyiapkan bahan paparan dan fasilitas lain yang diperlukan
f. Berpenampilan rapih (untuk pria memakai kemeja tangan panjang, dasi dan jas almamater
atau jas lain, untuk wanita memakai rok dan jas almamater atau lainnya)

51
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
g. Ujian dipimpin oleh ketua komisi pembimbing dan dilaksanakan secara terbuka (dapat
dihadiri oleh siapa saja yang berminat) berlangsung paling lama 2 (dua) jam dengan
pembagian waktu sebagai berikut :
h. 5 (lima) menit pembukaan oleh pimpinan sidang termasuk membacakan riwayat hidup
mahasiswa yang diuji;
i. 15 (lima belas) menit paparan oleh mahasiswa yang diuji
j. Tanya jawab dengan komisi pembimbing yang terdiri dari seorang ketua, 1-2 orang
anggota, dan seorang penelaah, masing-masing paling lama 25 menit.
k. 5 (lima) menit untuk evaluasi nilai dan penanda tanganan berkas hasil ujian oleh komisi
pembimbing dan penelaah.
l. 5 (lima) menit untuk penyampaian hasil ujian dan kesempatan mahasiswa menyampaikan
kesan dan pesannya, bila dinyatakan lulus

52
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
BAB IV SANKSI AKADEMIK

1. Sanksi akademik dapat berupa peringatan akademik dan/atau pemutusan studi.


2. Peringatan akademik akan diterima oleh mahasiswa secara otomatis sebagai penerapan
sistem peringatan dini (early warning system) yang ditujukan kepada mahasiswa semua
jenjang studi melalui situs, surat elektronik, dan/atau pesan pendek.
3. Peringatan sebagaimana dimaksud pada butir 1 merupakan pemberitahuan atas kekurangan
prestasi akademik mahasiswa atau pelanggaran ketentuan lainnya.
4. Peringatan akademik dikenakan kepada mahasiswa Pendidikan Sarjana Terapan, Pendidikan
Sarjana, Pendidikan Profesi, Pendidikan Spesialis-1, dan Pendidikan Spesialis-2 yang
melalaikan kewajiban administratif (tidak melakukan pendaftaran/pendaftaran ulang, dan
sebagainya) untuk 1 (satu) semester.

1.1. Peringatan Akademik untuk Mahasiswa Pendidikan Sarjana dan Pendidikan Sarjana
Terapan
1) Peringatan akademik dikenakan terhadap mahasiswa Pendidikan Sarjana dan Pendidikan
Sarjana Terapan jika pada akhir Semester I (pertama) memperoleh IPS kurang dari 2,00
dan/atau perolehan tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki Huruf Mutu D ke
atas) tidak mencapai 12 sks.
2) Peringatan akademik dikenakan terhadap mahasiswa Pendidikan Sarjana dan Pendidikan
Sarjana Terapan jika pada Semester II (kedua) memperoleh IPK kurang dari 2,00 dan
tabungan kredit (jumlah mata kuliah yang memiliki Huruf Mutu D ke atas) tidak mencapai
24 sks.

53
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
3) Peringatan akademik dikenakan terhadap mahasiswa Pendidikan Sarjana dan Pendidikan
Sarjana Terapan jika belum lulus sesuai dengan masa belajar terjadwal.
1.2. Pemutusan Studi (mengikuti aturan Unpad)

1. Pemutusan studi dikenakan kepada mahasiswa Pendidikan Sarjana Terapan, Pendidikan


Sarjana (termasuk Pendidikan Profesi), Pendidikan Spesialis-1, dan Pendidikan Spesialis-2
yang: menghentikan studi 2 (dua) semester berturut-turut atau dalam waktu berlainan tanpa
izin Rektor;
2. Telah mendaftar atau mendaftarkan kembali secara administratif, tetapi tidak mengikuti
kegiatan belajar-mengajar pada semester I (pertama) dan/atau semester II (kedua) tanpa
alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, baik mengisi maupun tidak mengisi KRS;
3. Telah mendaftar atau mendaftarkan kembali secara administratif, tetapi tidak mengisi KRS
(tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar) 2 (dua) semester berturut-turut atau secara
terpisah, tanpa alasan yang dapat dibenarkan; dan/atau;
5. Telah mendaftar atau mendaftarkan kembali secara administratif, tetapi mengundurkan diri
dari satu atau beberapa mata kuliah setelah lewat batas waktu perubahan KRS 2 (dua)
semester berturut-turut atau secara terpisah, tanpa alasan yang dapat dibenarkan.

1.3.Sanksi Akademik

1. Mahasiswa yang telah mendaftar secara administratif pada semester I (pertama) atau
semester II (kedua) dapat dikenai sanksi pemutusan studi apabila:
- Mengisi KRS tetapi tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar;
- Tidak mengisi KRS.
2. Mahasiswa yang telah mendaftarkan atau mendaftarkan kembali secara administratif,
tetapi tidak mengisi KRS (tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar) tanpa alasan yang
dapat dibenarkan dikenakan sanksi berupa peringatan oleh sistem dan semester yang
ditinggalkan diperhitungkan dalam batas waktu maksimal penyelesaian studinya dan

54
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
apabila perbuatan ini diulangi lagi, baik pada semester berikutnya maupun pada semester
lain, mahasiswa dikenai sanksi pemutusan studi.
3. Mahasiswa yang mengundurkan diri dari satu atau beberapa mata kuliah setelah lewat
batas waktu perubahan KRS tanpa alasan yang dapat dibenarkan (misalnya, sakit,
kecelakaan, atau musibah) akan diperingatkan oleh sistem, dan kemudian mata kuliah yang
ditinggalkannya dinyatakan tidak lulus (diberi Huruf Mutu E, dengan angka mutu 0).
4. Huruf Mutu E yang diperoleh sesuai butir 3 digunakan dalam penghitungan IPK.
5. Semester yang ditinggalkan seperti pada butir 3 diperhitungkan dalam menentuan batas
waktu maksimal penyelesaian studinya.
6. Mahasiswa warga negara asing yang melanggar peraturan keimigrasian dikenakan sanksi
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

55
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
4.3. Sanksi Akademik

1. Sanksi akademik dikenakan kepada mahasiswa yang melakukan tindakan tidak terpuji dalam
proses belajar-mengajar, baik akademik maupun non-akademik, atau melanggar hukum,
dan/atau melakukan perbuatan asusila.
2. Penetapan sanksi akademik untuk kasus-kasus tertentu (plagiasi data, plagiasi bahasan, tidak
menyebutkan sumber, norma dan etika) ditetapkan berdasarkan usulan dari Tim Fakultas
3. Penanganan kasus plagiarisme merujuk pada peraturan yang berlaku di Unpad dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
4. Jenis sanksi akademik ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
oleh Komisi Pertimbangan yang terdiri dari:
a. Perwakilan universitas (Rektor/Wakil Rektor Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan/Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan); dan
b. Perwakilan institusi penyelenggara Pendidikan Magister (Dekan Fakultas/Sekolah
Pascasarjana, Wakil Dekan, Ketua/Sekretaris Prodi Magister, dan Ketua Pembimbing).
4. Hasil kesepakatan Komisi Pertimbangan kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan
Berita Acara sebagai dasar untuk menetapkan keputusan.

56
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
BAB V. SARANA DAN PRASARANA

Bidang sarana dan prasana dikelola oleh Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad berada di
bawah koordinasi Wakil Dekan II. Tenaga pendukung untuk layanan bidang sarana dan prasarana
ini adalah urusan Rumah Tangga yang dikepalai oleh Manager sumber Daya. Saat ini Fakultas
Teknologi Industri Pertanian Unpad memiliki satu kampus yaitu satu terletak di area Jatinangor,
tepatnya Jalan Raya Bandung – Sumedang Km 21 Jatinangor.

Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad sampai saat ini menempati 4 gedung yang terletak di
Jatinangor, yaitu:

1. Gedung I (Dekanat) : Lantai pertama terdiri dari : Akademik (SBA), Ruang Perpustakaan,
Ruang Aula. Lantai dua terdiri dari : Ruang Dekan dan Para Wakil Dekan, Ruang Para
Manager, Ruang Rumah Tangga, Ruang bagian keuangan, ruang rapat, ruang pleno, ruang
bagian kepegawaian dan ruang perlengkapan, ruang SPM, Jurnal, Ruang Sekre Pasca.
2. Gedung II (Gedung TPB) : Lantai pertama diperuntukan untuk kegiatan laboran. Lantai
dua diperuntukan bagi para pimpinan prodi, jurusan, sekretariat dan lantai ketiga
diperuntukan guna kegiatan belajar mengajar kemudian ruang sidang serta ruang
auditorium.
3. Gedung III (Gedung TPN) : Lantai pertama adalah ruang laboratorium, lantai dua untuk
pengelola prodi, Kepala Departemen, ruang dosen, ruang seminar dan Staf Tendik
pendukung. Lantai tiga adalah ruang perkuliahan.
4. Gedung IV (PEDCA Utara). Lantai pertama peruntukkannya untuk ruang pimpinan kadep,
prodi, ruang dosen, dan staf tendik pendukung, ruang laboratorium, bengkel mekanik.
Lantai kedua untuk ruang dosen dan kegiatan perkuliahan, seminar.

Sarana Perkuliahan dilaksanakan di Kampus Jatinangor (sebagiannya juga dipergunakan oleh


Program pasca sarjana) dan 4 ruang seminar.

Untuk mendukung kenyamanan kegiatan belajar mengajar maka ruang kuliah dan ruang seminar
tersebut dilengkapi dengan AC, peralatan multimedia.
57
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Laboratorium Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad berada di lantai 1 dan 2 gedung II dan
gedung III (pangan) lantai 1 dan 2 Kampus Jatinangor. Laboratorium FTIP ini bertujuan untuk
memfasilitasi semua kegiatan praktikum mahasiswa, serta penelitian dan pengembangan.
Laboratorium di lingkungan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad terdiri dari 14
laboratorium dan 1 lab. Komputer.

Untuk memfasilitasi proses pembelajaran dalam peningkatan keterampilan profesional mahasiswa,


laboratorium Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad memiliki alat-alat praktikum yg cukup
lengkap guna mendukung kegiatan tersebut.

Perpustakaan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad terletak di Lantai 1 Gedung 1 Kampus
Jatinangor, yang menyediakan layanan : 1. Buku referensi 2. Skripsi dan Tesis 3. Makalah
seminar 4. Laporan Penelitian Dosen 5. Koran dan majalah 6. Layanan internet melalui komputer
display dan Hot Spot. 7. Ruang baca ber-AC.

Fasilitas-fasilitas lain:

1. Laboratorium Komputer. Laboratorium ini menyediakan 29 unit komputer disertai dengan


fasilitas akses internet yang memadai, serta administrator yang kompeten. Selain itu juga
disediakan beberapa peralatan pendukung seperti Printer, Scanner, dan lain-lain.
Laboratorium ini memfasilitasi mahasiswa untuk : a. Kebutuhan akan informasi melalui
jaringan internet. b. Pencarian referensi melalui e-journal. c. Terwujudnya jaringan
informasi internal (intranet).
2. Ruang BEM, BPM, Hima dan Unit Kegiatan Mahasiswa lainnya
3. Kantin
4. Musholla 2 Lantai seluas 120 m2 yang memadai untuk melaksanakan ibadah bagi seluruh
civitas akademika Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad.

58
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Dekanat FTIP

Departemen TIP

Departemen TPB

59
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Departemen TIN

Perpustakaan

Layanan Akademik Terpadu

60
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Fasilitas Laboratorium

61
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
BAB VI

RISET, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJASAMA

A. RISET DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


Prodi TIN mengikuti roadmap dari fakulas dan Unpad dalam melkasanakan penelitian yang
diturunkan dalam kegiatan dan topik yang dilaksanakan. Fakultas Teknologi Induatri Pertanian
mengacu pada kebijakan Universitas Padjadjaran dalam penyelenggaraan Penelitian (riset) dan
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Landasan Hukum:

1. Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 45 yang menegaskan
bahwa penelitian di Perguruan Tinggi diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan
dan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Selain
itu, pasal tersebut menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan
civitas akademika dalam mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi
untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

2. Pasal 1 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor
44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi juga menyebutkan bahwa Standar
Nasional Pendidikan Tinggi, adalah satuan standar yang meliputi Standar Nasional
Pendidikan, ditambah dengan Standar Nasional Penelitian, dan Standar Nasional Pengabdian
kepada Masyarakat. Dalam pasal tersebut juga dijelaskan bahwa Standar Nasional Penelitian
dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah kriteria minimal tentang sistem Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat pada perguruan tinggi yang berlaku di seluruh wilayah hukum
Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk memenuhi standar pengelolaan riset baik dari skema Desentralisasi maupun dana internal
Unpad, Universitas Padjadjaran telah menyusun Pedoman Pelaksanaan Riset seperti yang telah
diwajibkan dalam Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di
Perguruan Tinggi Edisi X, Kemenristekdikti 2016. Pedoman Pelaksanaan Riset Universitas
Padjadjaran ini didasarkan pada:

62
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
1. Transformasi Unpad menjadi PTNBH,
2. Renstra Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti),
3. Tuntutan global terkait dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development
Goals- SDGs),
4. Kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan Common Goals (CGs) Jawa Barat.
Fakultas Teknologi Industri Pertanian mulai tahun 2011 telah menyempurnakan pohon
penelitiannya, yang diharapkan dapat menaungi dan menjadi acuan bagi aktifitas penelitian,
artinya dosen dan mahasiswa melakukan penelitian yang didasarkan kepada pohon dan roadmap
penelitian FTIP Unpad. Adapun tema pohon penelitian FTIP Unpad yaitu : “Ketahanan Pangan
dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Hasil Pertanian Berbasis Sumber Daya Alam
Berorientasi Industri”.

Pohon penelitian itu dijabarkan dalam bentuk klaster (kelompok-kelompok) penelitian


berdasarkan yang corak/karakter penelitian yang menjadi dasar di kedua departemen. Klaster
penelitian yang dimaksud adalah :
1. Sumber Daya Lahan dan Air
2. Sistem dan Manajemen Industri Pertanian
3. Alat dan Mesin Pertanian
4. Teknologi Hasil Pertanian
5. Teknologi Pangan

63
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Pohon penelitian FTIP

Pada saat ini, baik penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat diharapkan juga melibatkan
mahasiswa dari Program Studi S1 sampai dengan S3. Mahasiswa diharapkan terpapar berbagai
jenis penelitian yang dilakukan dosen dan ikut serta untuk terjun bersama dalam Pengabdian
Kepada Masyarakat. Program riset yang dikelola Universitas Padjadjaran untuk dosen/peneliti di
Unpad meliputi kategori dan skema riset sebagai berikut :

1. Peningkatan Kapasitas (SDM dan Kelembagaan)

a. Riset Dosen Pemula Unpad (RDPU):

Merupakan skema riset untuk dosen pemula dengan tujuan meningkatkan kapasitas
peneliti baik dalam membuat proposal, melaksanakan riset dan memenuhi luaran yang
ditargetkan.

b. Riset Academic Leadership Grant (ALG):

Merupakan skema penugasan riset kepada para Profesor yang diarahkan untuk
peningkatan kapasitas riset dan peningkatan karakter akademik peneliti Unpad.

64
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
2. Riset Ilmu Dasar (Basic Science)

a. Riset Fundamental Unpad (RFU)

Merupakan riset yang diarahkan untuk mendorong dosen melakukan riset dasar dalam
rangka memperoleh modal ilmiah yang mungkin tidak berdampak secara ekonomi dalam
jangka pendek

b. Riset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU)

Merupakan skema riset yang diberikan kepada dosen yang telah memiliki kepakaran atau
kompetensi bidang keilmuan atau keahlian tertentu.

3. Riset Terapan/Inovatif

a. Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi (PUPT). Merupakan riset yang mengacu pada
bidang unggulan yang telah ditetapkan dalam RIR Unpad. Riset ini harus terarah dan
bersifat top-down atau bottom-up dengan dukungan dana, sarana dan prasarana riset dari
Unpad serta pemangku kepentingan (stakeholders) yang memiliki kepentingan secara
langsung maupun tidak langsung. Sasaran akhir dari skema riset ini adalah dihasilkannya
inovasi teknologi pada bidang- bidang unggulan (frontier) dan rekayasa sosial untuk
pembangunan berkelanjutan pada tingkat lokal maupun nasional.

b. Riset Hilirisasi Produk Unggulan (RHPU). Merupakan Riset Hilirisasi Produk Unggulan
(RHPU) merupakan riset penugasan yang diberikan kepada para peneliti “champion”
Unpad yang mengarah pada hilirisasi dan kerjasama dengan industri agar hasil-hasil riset
dapat dimanfaatkan dan diimplementasikan oleh industri terkait. Oleh karena itu, skema
riset ini diproyeksikan untuk menaikkan tingkat kesiapterapan teknologi (TKT) produk
riset.

65
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
ROADMAP PENELITIAN PRODI TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Prodi TIN mengikuti roadmap dari fakulas dan Unpad dalam melkasanakan penelitian yang
diturunkan dalam kegiatan dan topik yang dilaksanakan. Berikut ini Road Map penelitian
Prodi TIN.

Quality
improvement innovation
Productivity
improvement
agroindustrial
technopreneurship
technology enabling and SME
development

Technology
Character development
building
leadership

sasaran garapan bidang garapan tujuan akhir

66
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Adapun tahapan dan tim yang sudah di rencanakan oleh prodi adalah sebagai berikut :

Subject of Research Team

Agroindustrial Development in Agro- RKT – FAH -


community

Food security for communitiy RKT – TPJ -

Corporate Development TPJ – RKT -

Enabling to Technopreneurship DIP – ABU -

Collaboration improvement DIP - ABU

Technopreneurship to develop agro- DIP - TPJ


industrial

Productivity improvement TPJ – DMR - RKT

(Optimization in production system)

Quality improvement TPJ – DIP – SHP -

(Halal and GMP in SMEs

Product and process EFM – SNJ - ABU – SHP -

(biorefinery and using biomass for


energy

67
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Information system and technology IRN – TPJ – DIP - DMR

( improving SME performance by


information technology)

Adapun skema Program Pengabdian Kepada Masyarakat dari Unpad adalah sebagai berikut:

1. PPM Prioritas Multi Tahun dengan lokasi di Wilayah Pangandaran dan Arjasari.
2. PPM Prioritas Multi Tahun berbasis riset Olahraga, Kesenian dan Kreativitas (OKK)
dengan lokasi di Wilayah Jatinangor.
2. PPM Prioritas Mono Tahun dengan lokasi di Jawa Barat.
3. KKNM PPMD mono tahun khusus untuk para Guru Besar
Selain Skema Penelitian dan PKM dari internal UNPAD, terdapat penelitian dan PKM yang
didanai oleh Kemenristek DIKTI.

Adapun Skema Riset dan PKM DIKTI dapat dijelaskan sebagai berikut :

SKEMA KOMPETITIF NASIONAL

Penelitian Dasar

1. Penelitian Kerja Sama Luar Negeri (PKLN)


2. Penelitian Berbasis Kompetensi (PBK).

Penelitian Terapan

1. Penelitian Strategis Nasional (PSN).


2. Penelitian Penciptan dan Penyajian Seni (P3S).
3. Penelitian Unggulan Strategis Nasional (PUSN).

68
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Penelitian Peningkatan Kapasitas

1. Penelitian Dosen Pemula (PDP).


2. Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi (PKPT).
3. Penelitian Tim Pascasarjana (PTP).
4. Penelitian Disertasi Doktor (PDD).
5. Penelitian Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).
6. Penelitian Pascadoktor (PPD).

SKEMA DESENTRALISASI

1. Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT).


2. Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT).
3. Penelitian Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi (PPUPT).

Sedangkan Skema PKM dari Kemenristek DIKTI adalah

1. Program Kemitraan Masyarakat (PKM);


2. Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK);
3. Program Pengembangan Produk Ekspor (PPPPE);
4. Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD)
6. Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK);
7. Program Kemitraan Wilayah (PKW);
8. Program Kemitraan Wilayah antara PT-CSR atau PT-Pemda-CSR;
9. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM);
10. Program Hi-Link; dan
11. Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM).

Pada Tahun 2017 Fakultas Teknologi Industri Pertanian telah mengelola Riset sebanyak 34 buah
yang terdiri dari Riset Internal Unpad sebanyak 28 buah dan Riset Hibah DIKTI sebanyak 6 buah

69
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
dengan total dana riset Rp 3.417.929.690,- . Untuk PKM Hibah DIKTI dan PKM Internal Unpad
sebanyak 25 buah dengan dana PKM Rp 349.000.000,-

Tabel 1. Daftar Judul Penelitian Dosen dan Sumber Pendanaannya


Sumber Pembiayaan Instansi

No Nama Dosen Judul Penelitian Tahun


Dep- Luar Luar
Peneliti PT
diknas Depdiknas Negeri

1 Selly Harnesa Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan 2014 √ Universitas


Putri pada Ekstrak Teh Putih Hasil Maserasi Padjadjara
Bertingkat dengan Pelarut n-Heksana, n
Etil Asetat dan Etanol

2 Roni Kajian Penyusunan Data Potensi 2014 √ Bapeda


Kastaman Ekonomi Kreatif Kota Bandung Kota
Bandung

3 Roni Kajian Potensi Retribusi Rumah Potong 2014 √ Dinas


Kastaman Hewan Pertanian
&
Ketahanan
Pangan
Kota
Bandung

4 Roni Penyusunan Data Base Potensi Produksi 2014 √ Dinas


Kastaman Pangan Pertanian
&
Ketahanan
Pangan
Kota
Bandung

5 Roni Perencanaan Peningkatan Daya Beli 2014 √ Bapeda


Kastaman Masyarakat Kota Bandung Kota
Bandung

6 Totok Sistem Informasi Ketelusuran Halal 2014 √ PUPT


Pujianto Dalam Sistem Distribusi Produk Turunan Dirjen
Peternakan Di Jawa Barat Dikti
Kemendik
nas

7 Selly Harnesa Aktivitas Antioksidan pada Minyak Biji 2015 √ Universitas


Putri Kelor (Moringa oleifera L.) dengan Padjadjara
Metode Sokletasi Menggunakan Pelarut n
n- Heksan, Metanol dan Etanol

8 Roni Kajian Kerjasama Antar Kota Berbasisi 2015 √ Setda Kota


Kastaman Potensi Unggulan Daerah Dalam Rangka Bandung
Peningkatan Daya Saing Kota

9 Roni Kajian Naskah Akademik Pemberian 2015 √ Dinas


Kastaman Bantuan Subsidi Kebutuhan Pokok KUKM
Indag Kota

70
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Sumber Pembiayaan Instansi

No Nama Dosen Judul Penelitian Tahun


Dep- Luar Luar
Peneliti PT
diknas Depdiknas Negeri

Masyarakat Di Kota Bandung Bandung

10 Roni Neraca Bahan Makanan Kota Bandung 2015 √ Dinas


Kastaman Pertanian
&
Ketahanan
Pangan
Kota
Bandung

11 Efri Optimasi dan Pemodelan Kinetika 2015 √ Universitas


Mardawati Hidrolisis Enzimatik Pelepah Sawit dan Padjadjara
Tongkol Jagung Sebagai Bahan Baku n
Xilitol dan Bioetanol

12 Dwi Purnomo Pemanfaatan limbah biomassa tanaman 2015 √ LPDP


rami (boehmeria nivea) menjadi biobriket
sebagai bahan bakar lternative pengganti
LPG

13 Efri Pengembangan Lanjut Produksi ‘Green’ 2015 √ Institut


Mardawati Xilitol:Pengolahan Biomassa Limbah Teknologi
Kelapa Sawit SecaraTerpadu Menjadi Bandung
Bioetanol Dan Bahan – Bahan Kimia
Yang Bernilai

14 Efri Pengembangan Teknologi Ozonisasi 2015 √ Universitas


Mardawati Untuk Meningkatkan kualitas Komoditas Padjadjara
Pangan Unggulan Jawa Barat n

15 Anas Peningkatan Kapasitas Usaha Kelompok 2015 √ Universitas


Bunyamin Wanita Tani di Desa Cibiru Wetan, Kec. Padjadjara
Cileunyi, Kab. Bandung n

16 Efri Rekayasa Proses Produksi Biodiesel Dan 2015 √ Universitas


Mardawati Aplikasinya Pada Motor Bakar Padjadjara
Termodifikasi n

17 Dwi Purnomo Sistem Informasi Pendukung Ketelusuran 2015 √ PUPT


Halal Komoditas Daging Komoditas Dirjen
Daging Ayam Dikti

18 Roni Kajian Pemetaan Lahan Pertanian yang 2016 √ Dinas


Kastaman Berkelanjutan Pertanian
&
Ketahanan
Pangan
Kota
Bandung

19 Totok Kajian Subsidi Raskin Kota Bandung 2016 √ Dinas


Pujianto Pertanian
&
Ketahanan
71
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Sumber Pembiayaan Instansi

No Nama Dosen Judul Penelitian Tahun


Dep- Luar Luar
Peneliti PT
diknas Depdiknas Negeri

Pangan
Kota
Bandung

20 Devi Maulida Model Pengembangan Agroindustri 2016 √ Universitas


Rahmah Jagung Dengan Pendekatan Sistem Padjadjara
Dinamik n

21 Roni Neraca Bahan Makanan Kota Bandung 2016 √ Dinas


Kastaman Pertanian
&
Ketahanan
Pangan
Kota
Bandung

22 Selly Harnesa Penentuan Strategi Pemasaran Berbasis 2016 √ Universitas


Putri Media Sosial Instagram pada Produk Padjadjara
Olahan Pangan Kategori Makanan n
Ringan UMKM Kota Bandung

23 Fahmi Rizal Pengembangan Lahan Pertanian 2016 √ Dinas


Berkelanjutan Pertanian
&
Ketahanan
Pangan
Kota
Bandung

24 Efri Pengembangan Teknologi Ozonisasi 2016 √ Universitas


Mardawati Untuk Meningkatkan kualitas Komoditas Padjadjara
Pangan Unggulan Jawa Barat n

25 Roni Pengembangan Usaha Daerah Kota 2016 √ Setda Kota


Kastaman Bandung Bandung

26 Efri Produksi Xilitol, Bioetanol dan Sirup 2016 √ PUPT


Mardawati Glukosa dalam Penerapan Konsep Desentralis
Kilang Biomassa Berbasis Komoditas asi Dikti
Jagung Hibrida Unpad

27 Efri Rekayasa Proses Produksi Biodiesel Dan 2016 √ Universitas


Mardawati Aplikasinya Pada Motor Bakar Padjadjara
Termodifikasi n

28 Dwi Purnomo Sistem Informasi Pendukung Ketelusuran 2016 √ PUPT


Halal Komoditas Daging Komoditas Dirjen
Daging Ayam Dikti

29 Anas Sistem Pengelolaan Bersama Media 2016 √ Universitas


Bunyamin Sosial Bagi Usaha Kecil dan Menengah Padjadjara
Agroindustri n

72
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Sumber Pembiayaan Instansi

No Nama Dosen Judul Penelitian Tahun


Dep- Luar Luar
Peneliti PT
diknas Depdiknas Negeri

30 Efri Rekayasa Proses dan Pemodelan 2017 √ Penelitian


Mardawati Fermentasi dalam Rangka Peningkatan Pasca
Perolehan dan Aplikasi Xilitol dari Doktor
Tandan Kosong Sawit DIKTI

31 Efri Penerapan Ekstrak Ketapang Badak 2015 √ Pengemba


Mardawati (Ficus lyrata Warb)Sebagai Pengawet ngan
Alami pada Karkas Ayam Sebagai IPTEKS
Pendorong Keamanan Pangan di Dikti
Indonesia

32 Efri Penerapan Ekstrak Ketapang Badak 2016 √ Pengemba


Mardawati (Ficus lyrata Warb)Sebagai Pengawet ngan
Alami pada Karkas Ayam Sebagai IPTEKS
Pendorong Keamanan Pangan di Dikti
Indonesia

Tabel 2. Judul Artikel Ilmiah/Karya Ilmiah/Karya Seni/Buku Yang Dihasilkan Selama Tiga Tahun
Terakhir Oleh Dosen Tetap
Tahun Tingkat*
Penya-
Nama-nama Dihasilkan/ dipublikasikan
No. Judul jian/ Nasio- Interna-
Dosen pada Lokal
Publika nal sional
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1. Unpad - Ibu Popon Collaboration; a Dwi The 2014 International 2014
Best Practice in Sustainable Purnomo, Conference on Agro-
Assistance Model for Social dkk industry
Entrepreneurship in Agro-industrial (ICoA):Competitive and √
based SME’s sustainable Agro-industry
for Human Welfare,
Yogyakarta
2. Perancangan Sistem Informasi Dwi Seminar IPTEK 2014
Ketelusuran pada Rantai Pasok pada Purnomo, Jakarta
Produk Halal berbasis Olahan Daging dkk √
Sapi (Studi Kasus: Rantai Pasok Baso
Sapi Kemasan)
3. Analisis Rantai Logistik dan Dwi Seminar Pateta 2014
Pemasaran Pada Usaha Kecil Purnomo
Menengah Berbasis Agroindustri √
(Studi Kasus UKM Ibu Epon
Sumedang, Jawa Barat)
4. Penyusunan Platform Sistem Dwi Seminar Nasional 2015
Informasi Ketelusuran Halal Produk Purnomo Himpunan Informatika √
Daging Ayam (Studi Kasus di Jawa Pertanian Indonesia 2015
73
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tahun Tingkat*
Penya-
Nama-nama Dihasilkan/ dipublikasikan
No. Judul jian/ Nasio- Interna-
Dosen pada Lokal
Publika nal sional
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Barat)
5. Inivasi Hantaran Go-jek Sebagai Dwi Seminar Nasional 2015
Solusi Alternatif Pemecahan Purnomo Himpunan Informatika

Permasalahan Pemasaran Produk Pertanian Indonesia 2015
UMKM
6. Sistem Informasi Penilaian Integratif Dwi Seminar Nasional 2015
Halal-GMP(Studi Kasus Usaha Purnomo Himpunan Informatika
Pengolahan Halal Berbasis Daging Pertanian Indonesia 2015 √
Ayam di Jawa Barat)
7. Pengembangan Model Usaha Produk Dwi Konferensi Nasional 2015
Puree Buah Hasil Sinergitas Purnomo Inovasi dan
Kurikulum dan Pengembangan Technopreneurship KNIT √
Sistem Pendukung Kolaborasi 2015
Technopreneurship Jakarta
8. Telaah Variabel Pemilihan Model Dwi Konferensi Nasional 2015
Pembelajaran pada Kurikulum Purnomo Inovasi dan

Berbasis Technopreneurship Technopreneurship KNIT
2015
9. Pengembangan Kurikulum Berbasis Dwi Konferensi Nasional 2015
Technoprenership pada Program Purnomo Inovasi dan

Studi Teknologi Industri Pertanian Technopreneurship KNIT
Universitas Padjadjaran 2015
10. Konsep Design Thinking Bagi Dwi Konferensi Nasional 2013
Pengembangan Rencana Program Purnomo Inovasi dan

Dan Pembelajaran Kreatif Dalam Technopreneurship.
Kurikulum Berbasis Kompetensi RAMP IPB Bogor
11. Information System Development on Dwi Jurnal HalalResearch Vol 2015
Halal Suply Chain Traceability ( Purnomo, 1 no 1 MUI

Case Study: Supply Chain of Beef dkk
Meat Balls)
12. Human Centered Design Approach in Devi Second International 2015
Agricultural SME’s Improvement Maulida Conference in Sustainable

Model. Rahmah Agriculture and Food
Safety
13. Pendekatan Makroergonomi dalam Devi Seminar Nasional 2015
Menciptakan Continuous Maulida Pembangunan Inklusi

Improvement pada IKM Berbasis Rahmah Pertanian
Olahan Pangan dkk.
14. The Development of VMeet Based Irfan GSTF Journal on 2015
on Evaluation Result of Online Ardiansah Education (JEd). Vol. 2

Model Blended Learning with LMS
Moodle in Universitas Padjadjaran
15. Keterkaitan Karakteristik, Strategi Totok Prosiding Seminar 2015
Pengembangan, dan Pengukuran Pujianto, Nasional dan Lokakarya

Kinerja dalam Pengembangan dkk FKPT-TPI 2015 di UTM
Industri Kecil Menengah Agro
16. Sistem Informasi Penilaian integratif Totok Prosiding Seminar 2015

Halal-GMP (Studi Kasus Usaha Pujianto, Nasional HIPI di Bandung
74
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tahun Tingkat*
Penya-
Nama-nama Dihasilkan/ dipublikasikan
No. Judul jian/ Nasio- Interna-
Dosen pada Lokal
Publika nal sional
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pengolahan Halal Berbasis Daging dkk
Ayam di Jawa Barat)
17. Pemetaan Titik Kritis Halal Pada Dwi Seminar Nasional Halal di 2016
Alur Proses Rantai Pasok Produk Purnomo, IPB
Agroindustri Berbasis Daging Sapi di dkk √
Jawa Barat (Studi Kasus: Bakso Sapi
Kemasan)
18. Pemetaan Titik Kritis untuk Totok Seminar Nasional Halal di
Pembangunan Sistem Informasi Pujianto, IPB

Ketelusuran Produk Halal Berbasis dkk
Daging Ayam
19. PengukuranKinerja Industri Kecil Totok Prosiding Seminar 2016
Menengah Sektor Agro (Kajian Pujianto, Nasional di Universitas
Perbandingan Dua Metode dkk Brawijaya √
Pengukuran pada IKM Sektor Agro-
food)
20. Potato Inventory Cost Optimization Totok Prosiding ISABE 2016 di 2016
Based On Shelf Life (Case Study At Pujianto, Lombok NTB kerjasama

CV. Bimandiri Lembang As A dkk FTP UGM dan FTP
Supplier Of Retail Stores) Unram
21. Penerapan Rekayasa Nilai Dalam Totok Seminar Nasional UMKM 2016
Pemilihan Rancangan Kemasan Dan Pujianto, Naik Kelas di UNS Solo
Rasa Produk Dodol Berdasar Pada dkk
Ketertarikan Konsumen
22. Merging Food Production Quality Totok Seminar Internasional 2016
Assessment ParametersAccording to Pujianto, Halal PICHAS Unpad

the Critical Point Halal and Good dkk Bandung
Manufacturing Practices
23. Optimalisasi Ukuran Kinerja Industri Totok Makalah pada Seminar 2016
Kecil Menengah Sektor Agro-Food Pujianto, Nasional di Universitas √
dkk Negeri Jember
24. Perbaikan parameter pengukuran Totok Makalah pada Seminar 2016
kinerja IKM Agro-food dengan Pujianto, Nasional di Universitas √
kerangka PP dkk Negeri Jember
25. The Characteristic Change of Shallot M. Djali, Seminar Internasional 2014 √
(Allium ascalonicum L.) During Selly HP, SAFE
Curing Process dkk
26. Efektifitas Sistem Otomasi Suhu Dan Irfan dkk Seminar Nasional 2016 √
Kelembaban Relatif Berbasis Universitas Brawijaya
Arduino Uno Dalam Mengendalikan
Iklim Mikro Dalam Rumah Kaca
Analisis Efektifitas penerapan √
Devi
Human Centered Design Dalam
Maulida Jurnal Agricore,volume 1
27. Pengembangan Industri Kecil 2016
Rahmah, nomor 1 tahun 2016.
menengah
STP., MT.
Identifikasi Beban kerja serta Devi Prosiding Semnas √
28. Implikasinya Pada Performansi Kerja Maulida Kontribusi Akademisi 2016
Industri Kecil Menengah Berbasis Rahmah, dalam Pembangunan
75
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tahun Tingkat*
Penya-
Nama-nama Dihasilkan/ dipublikasikan
No. Judul jian/ Nasio- Interna-
Dosen pada Lokal
Publika nal sional
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Agro STP., MT, berkelanjutan Universitas
dkk Brawijaya
Identifikasi Faktor Pendukung Prosiding dalam Seminar √
Devi
Keberhasilan Transfer teknologi Pada Nasional Pembangunan
Maulida
29. Industri Kecil Menengah Berbasis Inklusif Pertanian, Dept. 2016
Rahmah,
Potensi Lokal Dengan Pendekatan Sosial Ekonomi Unpad,
STP., MT.
makroergonomi 2015
Poster yang disajikan √
Devi
Human Centered Design Approach dalam Conference
Maulida
30. In Agricultural Sme’s Sustainable Agricultural 2015
Rahmah,
Improvement Concept and Food Safety,
dkk
Universitas Padjadjaran
Defining SMEs: Behaviour of Devi PosterDisajikan dalam √
Agricultural Small Medium Maulida Conference of Agriculture
31. 2016
Enterprise Sytem for Sustainable Rahmah, Food and Natural Science,
Improvement Process dkk. Universitas Brawijaya
Devi Prosiding dalam √
Identifying Corn Agroindustrial
Maulida Conference of Agriculture
32. Development System In Indonesia 2016
Rahmah, Food and Natural Science,
Through system Thinking Approach
dkk. Universitas Brawijaya
Arah Pengembangan Transfer √
Devi MakalahDipresentasikan
Teknologi Pada
33. Maulida dalam Seminar Inovasi dan 2016
Industri Kecil Menengah Berbasis
Rahmah Teknologi LIPI
Agro di kawasan pedesaan
Devi √
MakalahDipresentasikan
Business Model Canvas Study in Maulida
34. dalam Seminar Nasional 2016
Organic Rice Enterprise Rahmah,
APTAUniversitas Jember
dkk.
Kajian Adopsi Prinsip Industrialisasi Devi MakalahDipresentasikan √
35. Pada Industri Kecil Menengah Maulida dalam Seminar APTA 2016
Berbasis Agro Rahmah Universitas Jember
36. Pendekatan Design Thinking
dalamInisiasiPembangkitan Sentra Dwi
MakalahSeminar Nasional
OlahanSusuCipageran Purnomo, 2016 √
APTAUniversitasJember
(StudiKasusYourgood: Wirausaha dkk
Terbaik Jawa Barat 2016)
37. MetodeReplikasiKewirausahaan
Nasional
Anas
UntukPeningkatanMotivasiWirausah MakalahSeminar Nasional
Bunyamin, 2016 √
aBerbasisKomoditasLokal Di APTAUniversitasJember
dkk
KecamatanBanyuresmi,
KabupatenGarut
38. Penciptaan Kreativitas Industri Kecil Fahmi Rizal Jurnal Ekonomi 2016 √
Menengah Melalui Ko-lokasi. Pembangunan LIPI
39. Strategi Adopsi Inovasi Penyuluhan Fahmi Rizal Prosiding Avoer Teknik 2016 √
Sanitasi dan Hygiene Bagi Industri Industri Universitas
Kecil Menengah di Kawasan Sriwijaya Palembang
Penyangga Universitas Padjadjaran.
40. Perencanaan dan Pemetaan Lahan Fahmi Rizal Jurnal Teknotan Fakultas 2016 √
76
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tahun Tingkat*
Penya-
Nama-nama Dihasilkan/ dipublikasikan
No. Judul jian/ Nasio- Interna-
Dosen pada Lokal
Publika nal sional
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Pertanian Pangan Berekelanjutan Teknologi Industri
Kota Bandung. Pertanian Unpad
41. Pengembangan Usaha Kecil Fahmi Rizal Prosiding UMKM Naik 2016 √
Menengah Melalui Pendekatan Kelas UNS Solo
Klaster: Suatu telaah kritis Kebijakan
Pengembangan Industri Pengolahan
Buah di Jawa Barat. 2016.
42. Model Adopsi Teknologi Informasi Fahmi Rizal Prosiding HIPI Fakultas 2015 √
Industri Kecil Menengah Agro Teknologi Industri
Binaan PT Pertamina RU VI Pertanian Unpad
Balongan.
43. Identification Of Aglomeration And Fahmi Rizal International Conference 2016
Critical Success Factors For on Sustainable Agriculture
Development Of Fruit Cluster In and Food Security. √
West Java. Padjadjaran University

44. The Enzymatic Hydrolysis of Palm Efri Journal of the Japan 2014
Oil Empty Fruit Bunches to Xylose Mardiwati, Institute of Energy, √
dkk
45. Productionof Xylitolfrom Oil Palm MTAP Journal of Modern Applied 2015
Empty Fruits Bunch Kresnowati, Science
: A Case Studyon Biorefinery Efri √
Concept Mardawati,d
kk
46. Microbial Production of Xylitol From Efri Journal of Jpn. Inst. 2016
Oil Palm Empty Fruit Bunches Mardawati, Energy
Hydrolysate : The Effect of Glucose dkk √
Concentration

47. Production of Glycerol from Crude Efri Proceeding The 3rd 2016
Palm Oil Using Crude Lipase of Rice Mardawati, Engineering Science and

Bran as Biocatalyts. dkk Technology International
Conference 2016
48. Effect of Ficus lyrata Warb Leaf Mohamad Proceeding The 3rd 2016
Extract on Physicochemical, and Djali, Efri Engineering Science and
Microbiology Properties of Chiken Mardawati, Technology International √
Carcas. dkk Conference 2016

49. Evaluation of Corncob Pretreatment Proceeding The 3rd 2016


Efri
for Xylose Production as Engineering Science and
Mardawati,
Rawmaterial of Xylitol. Technology International √
dkk
Conference 2016

50. Kinetic Modelling of The Enzymatic Efri Proceeding, The 2nd 2016
Hydrolysis of Corn Starch to Glucose Mardawati, International Conference

Syrup Using α-Amylase dkk on Food, Agricultural and
Natural Recources 2016,

77
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tahun Tingkat*
Penya-
Nama-nama Dihasilkan/ dipublikasikan
No. Judul jian/ Nasio- Interna-
Dosen pada Lokal
Publika nal sional
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
51. Mohamad Proceeding, The 2nd 2016
Phytochemical Screening of Ficus Djali, Efri International Conference
lyrata Fruit Extract Using Mardawati, on Food, Agricultural and √
Fractination Extraction Method. dkk Natural Recources 2016,

52. Identifying Corn Agroindustrial Devi Proceeding, The 2nd 2016


Development System In Indonesia Maulida dkk International Conference

Through system Thinking Approach. on Food, Agricultural and
Natural Recources 2016,
53. Production Of Xylitol from Efri Proceeding, The 2016
Agricultural Residues : A Review Mardawati International Conference
on Biosciences 2016,

“Advancing Biodiversity
for Sustainable Food
Security”
54. Comparative Studies on Antibacterial Dwi Proceeding, The 2016
Activities of Fruit And Leaf Extract Wahyudha International Conference
of Ficus Lyrata Warb, Wira, Efri on Biosciences 2016,

Mardawati, “Advancing Biodiversity
dkk for Sustainable Food
Security”
55. The Effect of ozonolysis pretreatment Efri Proceeding, The 3rd Asian 2016
on Xylose Hydrolysis Yield of Oil , dkk Conference on Biomass
Palm Leafs and Petioles Science, (Progress review √
for Journal of Jpn. Inst.
Energy)
56. The Study of Ficus lyrata Warb Leaf Dwi Proceeding, The 3rd Asian 2016
Extract as Antimicrobial and Wahyudha Conference on Biomass
Antioxidant Material, Wira, Efri Science, (Progress review √
Mardawati, for Journal of Jpn. Inst.
dkk Energy)
57. Effect of Ficus lyrata Warb Fruit Mohamad Proceeding : The 22nd 2015 √
Extract on Toxicity, Djali,Dwi Regional Symposium on
Physicochemical, and Microbiology Wahydha Chemical Engineering:
Properties of Chiken Carcas, Wira, Efri RSCE 2015,
Mardawati
andRoostita
L. Balia
58. Optimization and Kinetic Modelling Efri 2nd International 2014
of The Enzymatic Hydrolysis of Oil Mardawati, Conference on Sustainable
Palm Petioles dkk Agriculture and Food

Security: A
Comprehensive Approach,
ICSAFS 2015
59. Optimization and Kinetic Modelling Efri Proceeding :International 2014
of The Enzymatic Hydrolysis of Oil Mardawati, SeminarChemical
Palm Empty Fruit Bunch Using dkk Engineeringin Minerals √
Crude Fungal Xylanase and Materials ProcessingIn
conjunction with Seminar
78
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tahun Tingkat*
Penya-
Nama-nama Dihasilkan/ dipublikasikan
No. Judul jian/ Nasio- Interna-
Dosen pada Lokal
Publika nal sional
si
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
Teknik Kimia
SoehadiReksowardojo
2014
60. The Enzymatic Hydrolysis of Oil EfriMardaw Proceeding : The 2014
Palm Empty Fruit BunchUsing Crude ati, dkk lnternational Oil Palm
Xylanase from Trichoderma Viride Conference (IOPC) :

ITB CC L67 Green Palm Oil for Food
Security
and Renewable Energy
61. Innovation and integration; The way Devi √
Disajikan dalam
For sustainable Agricultural system maulida
international Conference 2016
(Case Study in Ciwidey Women Rahmah,
SATREPS, Lipi
Farmer group and Farmer Gorup) dkk
62. Pengembangan Usaha Produk Puree Selly Kumpulan Makalah 2015 √
Buah Hasil Sinergitas Kurikulum dan Harnesa Pengembangan Usaha
Pengembangan Sistem Pendukung Putri Berbasis Invensi di
Berupa Komunitas Kreatif dalam Perguruan Tinggi.
Rumah Kolaborasi Koferensi Nasional Inovasi
Technopreneurship: 80-92
63. Efektivitas Sistem Otomasi Suhu dan Selly Prosiding Seminar 2016 √
Kelembaban Relatif Berbasis Harnesa Nasional, Kontribusi
Arduino UNO dalam Mengendalikan Putri Akademisi dalam
Iklim Mikro dalam Rumah Kaca Pencapaian Pembangunan
Berkelanjutan
64. AnasBunya √
Telaah Variabel Pemilihan Model
min, KonferensiNasionalInovasi
Pembelajaran pada Kurikulum 2015
DwiPurnom danTeknologi
Berbasis Technopreneurship
o
65. Pengembangan Kurikulum Berbasis DwiPurnom √
Technoprenership pada Program o, KonferensiNasionalInovasi
2015
Studi Teknologi Industri Pertanian AnasBunya danTeknologi
Universitas Padjadjaran. min.
Jumlah = 0 39 28

79
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tabel 3. Judul Kegiatan Pegabdian / Pelayanan dan Dosen Yang Terlibat
No Judul Pengabdian / Pelayanan Nama Dosen Bukti Tahun Sumber Mhs
. Terlibat Kegiatan Dana Terlibat

1 Pelatihan Komputer Tingkat Dasar Bagi Fahmi Rizal Laporan 2014 internal ada
Remaja Desa Cileles Kecamatan Akhir
Jatinangor Sumedang Kegiatan

2 Pelatihan Pengemasan dan Pemasaran Fahmi Rizal Laporan 2014 eksternal tidak
Online UMKM Mitra Binaan PT Akhir
Pertamina RU VI Balongan Indramayu Kegiatan

3 Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Melalui Roni Kastaman, Laporan 2014 internal ada
Pengembangan Sinergitas Kegiatan dkk Hasil
Akademik dan PKM di Kawasan Kegiatan
Pendidikan Jatinangor

4 Pengembangan Industri Kecil menengan Devi Maulida Laporan 2014 internal ada
Berbasis potensi Lokal dengan Rahmah Kegiatan
pendekatan design thinking di desa
Sukaperna Kab.Indramayu

5 Peningkatan Kesehatan Terkait Dengan Totok Pujianto, Laporan 2014 internal ada
Penyediaan Pangan/ Makanan Keluarga dkk Kegiatan
Dan Sarana Prasarana DalamLingkungan
KeluargaDi Desa Kasmaran Dan
Leuwigede, Kec. Widasari Kabupaten
Indramayu

6 Penyusunan Protokol Food Safety Masuk Totok Pujianto, Hasil 2014 eksternal tidak
Desa dan Modul Keamanan Pangan dkk kerja
dalam FSMD kerjasama BPOM RI

7 Perintisan Home Industry Kecap Selly Harnesa Laporan 2014 eksternal ada
Berbasis Kedelai Hitam dan Putri, dkk Akhir
Pemanfaatan Limbahnya Untuk Pakan Kegiatan
Ternak Bibit Hasil Seleksi Domba Di
Desa Longok dan Majasih Kecamatan
Sliyeg Kabupaten Indramayu. KKNM-
Tematik

8 Penyusunan Konsep Kelembagaan Dwi Purnomo Laporan 2014 eksternal ada


Inkubator Berbasis Pemberdayaan dkk Kegiatan
Melalui Pendekatan Technopreneurship
Di Cipageran Kota Cimahi Jawa Barat

9 Inovasi Pengolahan Sekam menjadi Selly Harnesa Laporan 2015 internal ada
Briket di Desa Karangkerta dan Desa Putri, dkk Akhir
Kerticala, Kecamatan Tukdana Kegiatan
Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa
Barat. KKNM – PPMD Integratif.

10 Model Keunggulan Bersaing dan Fahmi Rizal Laporan 2015 internal ada
Pemasaran Industri Kecil Menengah Akhir

80
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
No Judul Pengabdian / Pelayanan Nama Dosen Bukti Tahun Sumber Mhs
. Terlibat Kegiatan Dana Terlibat

Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kegiatan

11 Pemberdayaan Petani Melalui Pelatihan Efri Mardawati Laporan 2015 internal ada
Pengolahan Makanan Ringan dan Jamur Kegiatan
Tiram di Desa Wangkelang dan
Cimanggugirang, Kecamatan
Cingambul, Kabupaten Majalengka

12 Pembinaan Usaha Kelompok Tani Bunga Selly Harnesa Laporan 2015 internal tidak
Melati “Berkah” di Kabupaten Pemalang Putri, dkk Akhir
Dan Pemasarannya Bersama Koperasi Kegiatan
“Pelopor Mandiri”. Ipteks bagi
Masyarakat

13 Pembuatan database realtime IKM Irfan Ardiansah Laporan 2015 internal tidak
Binaan FTIP Unpad Kegiatan

14 Penerapan Teknologi Pengemasan dan Devi Maulida Laporan 2015 internal ada
Inovasi Produk Untuk Meningkat-kan Rahmah, dkk Kegiatan
Mutu produk pada Industri kecil
menengah Berbasis Olahan pangan di
Desa Pondok bungur dan bungur jaya
Kec.Pondok Salam Kab.Purwakarta

15 Pengembangan Sistem Keamanan Devi M Laporan 2015 internal tidak


Pangan dan Pemasaran Pedagang Rahmah, dkk Kegiatan
Makanan Ringan di Desa Mekargalih,
Rancaekek

16 Program PKM Penyediaan Pangan yang Efri Mardawati Laporan 2015 internal ada
Sehat dan Sanitasi bagi Siswa Sekolah Kegiatan
Alam Jatinangor

17 Program PKM Pengolahan dan Efri Mardawati Laporan 2015 internal ada
Keamanan Pangan di UKM Sistik d’irma Kegiatan

18 Manajemen pengelolaan usaha berbasis Dwi Purnomo Materi 2016 internal tidak
komoditas hasil pertanian di Desa pelatihan
Kertajadi dan Desa Cidamar, Kec. dan foto
Cidaun, Kab. Cianjur kegiatan

19 Pelatihan Pembuatan Produk Sabun Selly Harnesa Laporan 2016 internal ada
Berbasis Komoditi Lokal di Kecamatan Putri, dkk Akhir
Cimerak Kab. Pangandaran Kegiatan

20 Pembuatan Rodentisida Murah untuk Fahmi Rizal Laporan 2016 internal ada
Pengembangan Ekonomi Lokal di Akhir
Gapoktan Desa Cileles Kecamatan Kegiatan
Jatinangor

21 Penerapan Teknologi Pengemasan dan Selly Harnesa Laporan 2016 internal ada
Inovasi Produk Untuk Meningkatkan Putri, dkk Akhir
Mutu Produk Pada IKM Olahan Pangan Kegiatan

81
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
No Judul Pengabdian / Pelayanan Nama Dosen Bukti Tahun Sumber Mhs
. Terlibat Kegiatan Dana Terlibat

di desa Cikuda dan Cileles Kec.


Jatinangor Kab. Sumedang

22 Pengembangan Teknologi Proses Anas Bunyamin Materi 2016 internal tidak


Produksi Olahan Berbasis Kelapa di pelatihan
Desa Kertajadi dan Desa Cidamar, Kec. dan foto
Cidaun, Kab. Cianjur kegiatan

23 Peningkatan Pendapatan Masyarakat Efri Mardawati Laporan 2016 internal ada


Melalui Pelatihan Pengolahan Pangan Kegiatan
Berbasis Ubi Cilembu di Mt At-Taqwa,
Desa Cileles

24 Penyiapan Desa Cileles dan Cilayung Fahmi Rizal Laporan 2016 internal tidak
sebagai Desa Mandiri Pangan Akhir
Kegiatan

25 Penyuluhan Hygiene dan Sanitasi Bagi Fahmi Rizal Laporan 2016 internal ada
Industri Kecil Menengah Desa Cileles Akhir
Kecamatan Jatinangor Kegiatan

26 Perbaikan Tatacara Kerja Pengrajin Totok Pujianto, Laporan 2016 internal tidak
Emping Melinjo Melalui Perbaikan dkk Kegiatan
Sarana Dan Metoda Kerja

27 Kajian Pemberdayaan Masyarakat Dwi Purnomo Laporan 2016 eksternal ada


Melalui Pengembangan Pangan Lokal , dkk Kegiatan
di Banyuresmi , Garut

Gambar 1. Keikutsertaa Dosen prodi TIN dalam Seminar APTA

82
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Gambar 2. Tim Dosen Prodi TIN pada Seminar di UNSOED

Gambar 3. Dosen Prodi TIN dalam Seminar Internasional Oil Palm Conference

83
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Gambar 4. Dosen Prodi TIN dalam International Seminar On Chemical Engineering

84
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
BAB VII KEMAHASISWAAN

Kemahasiswaan yang ada di Prodi TIN mengikuti program FTIP dibawah Wadek 1 dan Manajer
Akademik dan Kemahasiswaan. Fakultas memandatkan kepada Kaprodi sebagai Pembina
kegiatan kemahasiswaan di level Prodi yang disesuaikan dengan IKK Prodi dan Fakultas.

DEFINISI:

Organisasi Kemahasiswaan FTIP Unpad adalah organisasi mahasiswa yang resmi dan berfungsi
sebagai wadah pengembangan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan FTIP Unpad yang
keberadaannya secara resmi diakui dan disahkan oleh Dekan FTIP

Badan Perwakilan Mahasiswa FTIP Unpad, yang selanjutnya disingkat BPM FTIP Unpad adalah
lembaga kemahasiswaan tingkat fakultas yang memiliki kewenangan legislatif dan pengawasan
dalam kegiatan kemahasiswaan

Badan Eksekutif Mahasiswa FTIP Unpad, yang selanjutnya disingkat BEM FTIP Unpad adalah
Organisasi Kemahasiswaan tingkat fakultas yang memiliki kewenangan eksekutif dalam kegiatan
kemahasiswaan

Unit Kegiatan Mahasiswa FTIP Unpad, yang selanjutnya disingkat UKM FTIP Unpad, adalah unit
kegiatan khusus di tingkat fakultas yang mewadahi dan menyalurkan potensi dan kreatifitas
mahasiswa dalam bidang penalaran dan keilmuan, bakat, minat dan kemampuan, kesejahteraan,
dan kepedulian social yang mencakup olah pikir, olah rasa, dan olah raga.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FTIP Unpad terdiri dari:

 Futsal FTIP,
 Basket FTIP,
 Voli FTIP,
 Badminton PB FTIP,
 PPAB Rejanwana,
 Saman FTIP Menari,

85
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
 Komunitas Musik FTIP,
 Loopies Radio,
 Keong Dkill FTIP, Antek FTIP,
 Studio Komputer FTIP,
 Fodeo FTIP dan
 KAMMI Muslim

Himpunan Mahasiswa yang selanjutnya disingkat HIMA adalah Organisasi Kemahasiswaan di


tingkat program Studi untuk mewadahi dan menyalurkan potensi dan kreativitas mahasiswa di
bidang profesi dan keilmuan sesuai dengan bidang ilmunya

Himpunan mahasiswa di lingkungan FTIP terdiri dari:

 Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (HIMATETA),


 Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATIPAN), dan
 Himpunan Teknologi Industri Pertanian (HIMATEIN)

LANDASAN BERPIKIR:

 Pola Ilmiah Pokok (PIP) Universitas Padjadjaran: “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan
Hidup dalam Pembangunan Nasional”
 Budaya Kerja Universitas Padjadjaran: RESPECT (Responsible, Excellent, Scientific
Professional, Encourage, Creative and Trust).

INTEGRASI KEGIATAN KEMAHASISWAAN DENGAN KEGIATAN AKADEMIK,


PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Tridarma Perguruan Tinggi (PT) adalah Tiga kewajiban yang harus dijalankan oleh Perguruan
Tinggi dalam mengelola seluruh komponen yang ada di dalamnya termasuk civitas akademika.
Tridharma PT merupakan hal mendasar yang harus ada saat menjalani aktivitas akademik. Dasar

86
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
dan tanggung jawab tersebut dilakukan secara terus-menerus dan dikembangkan secara beriringan.
Adanya Tridharma PT merupakan wujud dari keseriusan Perguruan Tinggi untuk menyajikan
pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang berkualitas. Oleh karena
itu, Tridharma PT sepatutnya telah menjadi budaya dan kesadaran. Tanggung jawab
Tridharma Perguruan Tinggi itu sendiri sebenarnya diberikan kepada seluruh civitas akademik
terutama dosen dan mahasiswa. Dosen sebagai pengajar, pembimbing sekaligus pendamping.
Sedangkan mahasiswa sebagai peserta didik yang menuntut ilmu. Pengadian pada masyarakat
harus integrited dengan ranah pendidikan (pengajaran) dan penelitian. Pengabdian pada
masyarakat yang baik adalah program yang benar-benar mampu memberikan kesejahteraan
kepada masyarakat.

Untuk mendukung integrasi kegiatan kemahasiswaan dengan kegiatan akademik, penelitian dan
pengabdian kepada, masyarakat, Unpad sudah meluncurkan kegiatan Hibah Internal Unpad (HIU)
sehingga stiap dosen diharuskan memiliki Penelitian dan juga Pengabdian Masyarkat. Dengan
demikian setiap dosen dapat melibatkan mahasiswa dalam penelitian dan PKMnya.

KEGIATAN ORGANISASI KEMAHASISWA (ORMAWA) FTIP

Secara garis besar Kegiatan Kemahasiswaan dibagi menjadi 4 Kelompok, yaitu: Penalaran &
Keilmuan, Minat & Bakat, Kesejahteraan, dan Kepedulian sosial

1. Penalaran dan Keilmuan

Program dan kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan menanamkan sikap ilmiah,


merangsang daya kreasi dan inovasi, meningkatkan kemampuan meneliti dan menulis
karya ilmiah, pemahaman profesi dan kerjasama mahasiswa dalam tim, baik pada
perguruan tingginya maupun antar perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

Kegiatannya dapat berbentuk:

 Pekan ilmiah mahasiswa


 Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM),
 Program Kreativitas Mahasiswa (PKM),
87
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
 Mahasiswa berprestasi tingkat nasional ( MAWAPRES),
 Presentasi pemikiran kritis mahasiswa (PPKM)
 Diskusi ilmiah, seminar, workshop

2. Minat dan Bakat

Program dan kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan


mahasiswa dalam manajemen praktis, berorganisasi, menumbuhkan apresiasi terhadap
olah raga dan seni, kepramukaan, bela negara, cinta alam, jurnalistik dan bakti sosial.

3. Kesejahteraan

Program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejakteraan fisik, mental dan kerohanian
mahasiswa

4. Kepedulian sosial.

Program yang bertujuan untuk meningkatkan pengabdian pada masyarakat, menanamkan


rasa persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan kecintaan pada tanah air dan
lingkungan, kesadaran kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang
bermartabat.

Kegiatan Ormawa FTIP lebih ditekan pada pencapaian Indikator Kinerja Kunci (IKK) meliputi:

 Peningkatan kompetensi Mahasiswa dalam penulisan PKM dan Karya Tulis Ilmiah yang
didanai DIKTI dan untuk mendapatkan medali
 Meningkatkan jumlah prestasi Mahasiswa di tingkat Nasional dan Internasional
 Mengetahui sejauhmana peran alumni yang dihasilkan di tingkat Nasional dan
Internasional

88
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Tabel 1. Pencapaian Prestasi/Reputasi Mahasiswa Dalam Tiga Tahun Terakhir Di Bidang
Akademik Dan Non-Akademik
Tingkat
(Lokal,
Wilayah,
No. Nama Kegiatan dan Waktu Penyelenggaraan Prestasi yang Dicapai
Nasional,
atau
Internasional)
(1) (2) (3) (4)
1 Design Action, International Workshop - Conference on Design Internasional Best Idea on
Thinking 2015 International Workshop -
Conference on Design
Thinking 2015
2 Delegasi Nasional dalam ajang Asean Recreation Festival Internasional 6 Besar Terseleksi
Project 2016 (6 Orang TIN2) Internasional di Thailand : Arif
Rahman Jaya – Nabila - Laisa Rugu Aritonang - M. Fauzi - Erin
– Belladina
3 Delegasi Nasional Bhakti Kesra Nusantara, Ekspedisi Pulau Nasional 7 Besar Terseleksi
Terluar, Terdepan dan Tertinggal yaitu : (1) Iqbal Aprio, (2)
Salamun Taofik, (3) M. Nur Rizaldi, (4) Johari, (5) Nina, (6)
Marlis Nawawi, dan (7) Andina Natalia
4 Lomba Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia di UB Malang Nasional Finalis
2016 yaitu : Erin dan Arif Rahman Jaya
5 Agritech Cup (Futsal) Nasional Peringkat 2
6 Lomba Presentasi Bisnis Expo Kewirausahaan Mahasiswa Nasional 100 besar se Indonesia
Indonesia (KMI), Universitas Brawijaya 2016
7 Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) bidang PKM-KT Nasional 20 Proposal PKM KT
(2016) Tim : Emilda Ayu F - Nadya Meliana - Dwi Kusniati terpilih se Indonesia dan
mengikuti Pekan Ilmiah
Nasional ke 29 di Bogor
8 Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) bidang PKM-K Nasional Finalis
(2015) Pemenang Tim Ambarwati UtamiElni HazarDeuis Andini (proposal lolos seleksi
nasional dan didanai
oleh dikti)
9 Mojang Jajaka Kota Cimahi ; Jajaka Lingkungan Hidup Regional Finalis
- Faisal Nur Ihsan
10 Mojang Jajaka Kabupaten Sumedang ; Juara III jajaka Regional Juara III
Lingkungan Hidup yaitu : Arif Rahman
11 Technopreneurship Bootcamp Yayasan Inotek dan Unpad Lokal Juara Terbaik
(Univ) Pemenang : Tim Elni Hazar – Melvina - Deuis Andini
12 Mahasiswa Berprestasi Tingkat Fakultas 2016 Lokal Juara III
- Arif Rahman Jaya

89
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Berikut ini disajikan gambar gambar pelaksanaan kegiatan dan layanan kepada mahasiswa.

Gambar 1. Kegiatan Mahasiswa mengikuti Creartive Leader Skill dan TINASEANTRIP 2016

90
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Gambar 2. TIM PKM GT Pimnas dan Kunjungan Mahasiswa TIN ke UGM

Gambar 3. Mahasiswa Inivatif Bersama Kadisperindag Prov. Jabar

91
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
Gambar 4. Dosen dan Mahasiswa FTIP bersama Wagub Jabar Pamer Produk

92
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017
93
Program Studi Teknologi Industri Pertanian FTIP UNPAD, 2017