Anda di halaman 1dari 4

BAB IV

4.1 PELAKSANAAN

Pelaksanaan kegiatan terapi bermain membuat kipas dari kertas berwarna untuk anak
usia pra sekolah yaitu antara umur 4-6 tahun di ruang perawatan Anak Lantai 1 RSUP dr.
Kariadi dilaksanakan hari Kamis, 11 Oktober 2018 pukul 16.00-16.30 WIB. Kegiatan diawali
dengan perkenalan, menyampaikan mengenai pengertian dan fungsi bermain secara umum.
Kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan tujuan dan maksud dari kegiatan terapi bermain
bagi anak-anak yang dirawat di rumah sakit sebagai respon hospitalisasi mereka. Lalu
dilanjutkan dengan menjelaskan jenis permainan yang akan diberikan sebagai bentuk terapi
bermain. Bagaimana cara bermainnya dan dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan terapi
bermain.

Pertama, klien peserta terapi bermain diperlihatkan dengan hasil atau bentuk akhir kipas
warna dari papercraft dan stik es krim yang akan dibuat. Setelah mereka mengetahui apa
yang akan dibuat (bentuk hasil akhirnya) kemudian mereka berdiperkenalkan dengan alat-alat
yang digunakan, diberikan contoh bagaimana cara membuat kipas warna dari papercraft dan
stik es krim. Setelah mereka mengetahui dan memahaminya. Secara individu mereka
didampingi oleh kami (satu praktikan mahasiswa memegang satu klien) dilatih untuk
membuat kipas warna dari paper craft dari tahap melipat kertasnya, menempalkan antara satu
kertas warna X dengan warna yang lain (Y,Z) dan kemudian menggabungkannya dengan stik
es krim dan akhirnya menjadi kipas warna paper craft. Setelah berhasil membuat masing-
masing klien satu kipas warna, mereka diberikan hasil dari apa yang mereka buat. Kemudian
kegiatan ditutup dan dari pihak praktikan mahasiswa menyampaikan ucapan terimakasih
kepada klien anak-anak usia pra sekolah yang dirawat di ruang anak lantai 1 beserta
bapak,ibu atau yang mendampinginya.

4.2 EVALUASI KEGIATAN

Evaluasi kegiatan yang dilakukan adalah dengan


4.3 KENDALA YANG DIHADAPI

Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan antara lain sebagai berikut :

a. Klien yang berjumlah 4 orang usia pra sekolah yang dirawat di ruang Anak Lantai 1
tidak terlalu antusias dalam mendengarkan penjelasan awal mengenai pengertian,
tujuan dan fungsi terapi bermain yang disampaikan oleh salah satu praktikan
mahasiswa keperawatan.
b. Klien awalnya belum tertarik untuk membuat kipas warna dari paper craft. Ada yang
memakai kertas warna untuk minta dibuatkan kapal-kapalan, pesawat terbang atau yang
lainnya. Bahkan ada yang mewarnai atau menggambar pada kertas yang diberikan.
Sehingga sebelum mengajari cara membuat kapas, kita terlebih dahulu mencoba masuk
ke dunia mereka dan bersama-sama menyesuaikan dengan apa yang mereka inginkan
terlebih dahulu, setelah mereka sudah merasa senang dan nyaman, kami kemudian
mengajari mereka mengenai terapi bermain membuat kipas warna.
BAB V

5.1 KESIMPULAN

5.2 SARAN
DOKUMENTASI