Anda di halaman 1dari 63

KEPRIBADIAN

PERTEMUAN KE-2
IMRON ROSYADI, S.KeP, NS
Topik Pembahasan
Faktor – faktor yang mempengaruhi perkembangan
kepribadian

Kepribadian watak dan tabiat

Pentingnya tipe kepribadian orang lain bagi perawat

Kepribadian perawat
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
Faktor yang mempengaruhi
kepribadian
1. Faktor Biologis
• Faktor biologis merupakan faktor
yang berhubungan dengan
keadaan jasmani, atau seringkali
pula disebut faktor fisiologis
seperti keadaan
• genetik,
• pencernaan,
• pernafasaan,
• peredaran darah,
• kelenjar-kelenjar,
• saraf,
• tinggi badan,
• berat badan,
• dan sebagainya.
2. Faktor Sosial
• Faktor sosial yang dimaksud di sini adalah
masyarakat ; yakni manusia-manusia lain disekitar
individu yang bersangkutan.
3. Faktor Kebudayaan
Beberapa aspek kebudayaan yang sangat
mempengaruhi perkembangan dan pembentukan
kepribadian antara lain:
• Nilai / values
• Adat dan tradisi
• Pengetahuan dan keterampilan
• Bahasa
4. Daya Tarik
• Orang yang dinilai oleh
lingkungannya menarik
biasanya memiliki lebih
banyak karakteristik
kepribadian yang diinginkan
dari pada orang yang dinilai
kurang menarik,
• dan bagi mereka yang
memiliki karakteristik
menarik akan memperkuat
sikap sosial yang
menguntungkan.
5. Inteligens
• Perhatian lebih terhadap
anak yang pandai dapat
menjadikan ia sombong,
dan anak yang kurang
pandai merasa bodoh.
• Apabila berdekatan
dengan orang yang pandai
tersebut, dan tidak jarang
memberikan perlakuan
yang kurang baik.
6. Emosi
• Ledakan emosional tanpa
sebab yang tinggi dinali
sebagai orang yang tidak
matang.
• Penekanan ekspresi
emosional membuat
seseorang murung dan
cenderung kasar, tidak
mau bekerja sama dan
sibuk sendiri.
7. Nama
• Walaupun hanya sekedar nama,
tetapi memiliki sedikit pengaruh
terhadap konsep diri, namun
pengaruh itu hanya terasa
apabila anak menyadari
bagaimana nama itu
mempengaruhi orang yang
berarti dalam hidupnya.
• Nama yang dipakai memanggil
,mereka (karena nama itu
mempunyai asosiasi yang
menyenangkan atau tidak
menyenangkan dalam pikiran
orang lain) akan mewarnai
penilainya orang terhadap
dirinya.
8. Keberhasilan dan Kegagalan
• Keberhasilan dan kegagalan akan mempengaruhi
konsep diri, kegagalan dapat merusak konsep diri,
sedangkan keberhasilan akan menunjang konsep
diri itu.
9. Penerimaan Sosial
• Anak yang diterima dalam kelompok sosialnya
dapat mengembangkan rasa percaya diri dan
kepandaiannya.
• Sebaliknya anak yang tidak diterima dalam
lingkungan sosialnya akan membenci orang lain,
cemberut, dan mudah tersinggung.
10. Pengaruh Keluarga
• Pengaruh keluarga sangat
mempengaruhi
kepribadian anak,
• sebab waktu terbanyak
anak adalah keluarga dan
di dalam keluarga itulah
diletakkan sendi sendi
dasar kepribadian.
11. Perubahan Fisik
• Perubahan kepribadian
dapat disebabkan oleh
adanya perubahan
kematangan fisik yang
mengarah kepada perbaikan
kepribadian.
• Akan tetapi, perubahan fisik
yang mengarah pada
klimakterium dengan
meningkatnya usia dianggap
sebagai suatu kemunduran
menuju ke arah yang lebih
buruk.
KEPRIBADIAN WATAK DAN TABIAT
Kepribadian menyangkut :

KARAKTER/
WATAK

SIFAT TEMPERAMEN

DISPOSISI

17
WATAK
Watak dipakai dalam arti normatif

Sso dikatakan mempunyai watak jika sikap, tingkah laku dan


perbuatannya dipandang dari segi norma-norma sosial adalah baik

Sso dikatakan tidak berwatak jika sikap tingkah laku dan perbuatannya
dipandang dari segi norma-norma sosial adalah buruk
• (Suryabrata, 1995 : 2)

Sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran & tingkah


laku budi pekerti, tabiat (Kamus Bahasa Indonesia, 2002 : 1270)

Berwatak = berkepribadian = bertingkahlaku

18
WATAK

Allport, (dalam Suryabrata, 1995 : 2)

Beranggapan bahwa watak (character) dan kepribadian (personality)


adalah satu dan sama, akan tetapi dipandang dari segi yang berlainan.

Jika sso mengadakan penilaian dengan menggunakan norma maka


menggunakan istilah “watak”

Jika tidak memeberikan penilaian, menggambarkan apa adanya maka


menggunakan istilah “kepribadian”

19
DISPOSISI

Kecenderungan psikofisik individu untuk mereaksi suatu hal.

Satu sikap emosional yang berlangsung terus-menerus

Sikap, pendirian, sifat bawaan, naluri, dorongan, reaksi yang terlalu berkuasa
kecenderungan, kebiasan, dan temperamen.

Digunakan oleh psikolog untuk menerangkan sifat-sifat yang sifatnya terus-


menerus, atau menerangkan kualitas yang menetap & konsekuensi dari tingkah
laku.
• (Chaplin, 2008 : 142)

20
TEMPERAMEN (TEMPER)
Disposisi reaktif seseorang

Temper : kemarahan, sifat, watak, tabiat

Temperamen sinonim dg disposisi

Keseluruhan cara (gaya, sikap) dimana individu bertingkah laku seperti


bergantung pd perubahan-perubahan metabolis yang terus-menerus
berlangsung dalam jaringan jasmaniah
• (Chaplin, 2008 : 503)
Sifat batin yang tetap mempengaruhi perbuatan, perasaan, dan pikiran spt
periang, penyedih
• (Kamus Bahasa Indonesia, 2002 : 1168)
21
SIKAP WATAK

Perbuatan Ciri khas yang


berdasarkan ada pada
pada Dasar watak sesuatu (untuk
SIKAP pendirian/ SIFAT (dibawa sejak membedakan
keyakinan. lahir); tabiat dari yang lain)
Gerak-gerik, • (Kamus
perilaku Bahasa
• (Kamus Indonesia,
Bahasa 2002 : 1062)
Indonesia,
2002 : 1063)
KESIMPULAN
• Personality (kepribadian) : sejumlah karakteristik individu yang cenderung
menetap dan kemudian ditampilkan lewat perilaku
• Character (karakter) : suatu kualitas atau sifat yang terus-menerus dan kekal yang
dapat dijadikan mengidentifikasikan individu.
• Disposition (watak) : karakter yang lama dimiliki dan sampai sekarang belum
berubah.
• Temperament (temperamen) : kepribadian yang berkaitan erat dengan determinan
biologik atau fisiologik.
• Trait (sifat) : respon yang senada (sama) terhadap sekelompok stimuli yang mirip,
berlangsung dalam kurun waktu yang (relatif) lama.
• Type (ciri) : aspek yang yang mengkategorikan manusia menjadi beberapa jenis
model atau jenis tingkah laku.
• Habit (kebiasaan) : respon yang sama untuk stimulus yang sama pula dan
cenderung berulang

23
PENTINGNYA TIPE KEPRIBADIAN ORANG LAIN BAGI PERAWAT
PENTINGNYA TAHU TIPE KEPRIBADIAN BAGI
PERAWAT

Memahami
Menurut Ethan Mudah bekerja Membantu
kelebihan dan
D. Schafer, sama dengan mencapai
kekurangan
Ph.D., psycholog orang lain tujuan
yang dimiliki
PENTINGNYA TAHU TIPE KEPRIBADIAN ORANG
LAIN BAGI PERAWAT
• Karena justru dengan mengetahui pola kepribadian kita
sendiri, akan memudahkan dalam berinteraksi dengan orang
lain.
• Kedua, mengenali pola orang lain akan membuat kita
memahami lebih baik cara bersosialisasi.
• Kerap kali kesalahpahaman apalagi terkait faktor emosional
terjadi karena ada benturan kepribadian.
• Dalam pekerjaan, sangat penting mengetahui tipe
kepribadian ini.
• Karena tentu bekerja adalah agar tujuan bersama dalam
perusahaan tercapai.
• Diperlukan orang-orang yang mampu bekerjasama dalam
tim.
PENTINGNYA TAHU TIPE KEPRIBADIAN ORANG
LAIN BAGI PERAWAT
• Contoh konkret :
• Seorang berkepribadian dominant ataucholeric cenderung
memaksakan kehendak karena merasa dirinya harus
dipatuhi.
• Ia ingin segala sesuatu dikerjakan dengan caranya dan
dalam waktu sesingkat mungkin.
• Sementara di kutub yang berlawanan, ada
kepribadian steadiness atau phlegmatic yang memandang
dunia dengan santai.
• Mereka (steadiness atau phlegmatic) ini “alon-alon asal
kelakon”, prinsipnya “Belanda masih jauh, buat apa buru-
buru”.
• Maka, saat menghadapi pekerjaan dengan dateline ketat,
biasanya kedua tipe kepribadian ini akan rentan konflik.
SANGUISNIS MELANKOLIS
• Merupakan pribadi yang • Merupakan pribadi yang cerdas karena
menyenangkan jadi tidak dia selalu memikirkan langkah apa
yang akan dambil dalam memecahkan
salah jika banyak orang yang masalah.
menyukainya, ingin merasa • Akan tetapi pribadi Melankolis ini
dirinya dikenal banyak orang, terlalu lama dalam mengambil
ide-idenya gila tetapi kreatif keputusan karena dia selalu
memikirkannya matang-matang agar
dan inovatif seperti ide-ide dia mendapatkan segala sesuatunya itu
orang sukses, ingin dirinya sempurna.
menjadi trend setter agar • Perasaannya sensitif, jika dia disakiti
orang lain mengikuti jejaknya. dia tidak akan mudah melupakannya.
Akan tetapi tipe ini merupakan seorang
teman yang setia, tidak suka
menghianati teman.
• Dan juga dia ini ibarat orang yang suka
bekerja di balik layar, tidak terlalu ingin
dirinya menjadi pusat perhatian.
KOLERIS SANGUINIS
• Adalah tipe orang yang • Merupakan pribadi yang
berjiwa pemimpin, menyadari menyenangkan jadi tidak
kesalahannya dan kemudian salah jika banyak orang yang
memperbaiki kesalahannya, menyukainya, ingin merasa
punya kemauan kuat untuk dirinya dikenal banyak orang,
meraih sesuatu yang ide-idenya gila tetapi kreatif
diinginkan, biasanya aktif dan inovatif seperti ide-ide
dalam suatu kegiatan, orang orang sukses, ingin dirinya
sibuk, menargetkan apa yang menjadi trend setter agar
akan dicapai. orang lain mengikuti jejaknya.
MELANKOLIS PLEGMATIS
• Merupakan pribadi yang cerdas karena • Merupakan pribadi yang sabar
dia selalu memikirkan langkah apa dan senang dalam
yang akan dambil dalam memecahkan
masalah. menghadapi masalah,
• Akan tetapi pribadi Melankolis ini emosinya tidak meluap-luap
terlalu lama dalam mengambil ketika dia bahagia atau sedih,
keputusan karena dia selalu pendiam, mampu bekerja
memikirkannya matang-matang agar
dia mendapatkan segala sesuatunya itu dalam tekanan, tidak suka
sempurna. pertengkaran, hati-hati dalam
• Perasaannya sensitif, jika dia disakiti berucap kepada orang lain,
dia tidak akan mudah melupakannya. menyenangkan.
Akan tetapi tipe ini merupakan seorang
teman yang setia, tidak suka
menghianati teman.
• Dan juga dia ini ibarat orang yang suka
bekerja di balik layar, tidak terlalu ingin
dirinya menjadi pusat perhatian.
KOLERIS PLEGMATIS
• Adalah tipe orang yang • Merupakan pribadi yang sabar
berjiwa pemimpin, menyadari dan senang dalam
kesalahannya dan kemudian menghadapi masalah,
memperbaiki kesalahannya, emosinya tidak meluap-luap
punya kemauan kuat untuk ketika dia bahagia atau sedih,
meraih sesuatu yang pendiam, mampu bekerja
diinginkan, biasanya aktif dalam tekanan, tidak suka
dalam suatu kegiatan, orang pertengkaran, hati-hati dalam
sibuk, menargetkan apa yang berucap kepada orang lain,
akan dicapai. menyenangkan.
MELANKOLIS KOLERIS
• Merupakan pribadi yang cerdas karena • Adalah tipe orang yang
dia selalu memikirkan langkah apa berjiwa pemimpin, menyadari
yang akan dambil dalam memecahkan
masalah. kesalahannya dan kemudian
• Akan tetapi pribadi Melankolis ini memperbaiki kesalahannya,
terlalu lama dalam mengambil punya kemauan kuat untuk
keputusan karena dia selalu meraih sesuatu yang
memikirkannya matang-matang agar
dia mendapatkan segala sesuatunya itu diinginkan, biasanya aktif
sempurna. dalam suatu kegiatan, orang
• Perasaannya sensitif, jika dia disakiti sibuk, menargetkan apa yang
dia tidak akan mudah melupakannya. akan dicapai.
Akan tetapi tipe ini merupakan seorang
teman yang setia, tidak suka
menghianati teman.
• Dan juga dia ini ibarat orang yang suka
bekerja di balik layar, tidak terlalu ingin
dirinya menjadi pusat perhatian.
PLEGMATIS SANGUINIS
• Merupakan pribadi yang sabar • Merupakan pribadi yang
dan senang dalam menyenangkan jadi tidak
menghadapi masalah, salah jika banyak orang yang
emosinya tidak meluap-luap menyukainya, ingin merasa
ketika dia bahagia atau sedih, dirinya dikenal banyak orang,
pendiam, mampu bekerja ide-idenya gila tetapi kreatif
dalam tekanan, tidak suka dan inovatif seperti ide-ide
pertengkaran, hati-hati dalam orang sukses, ingin dirinya
berucap kepada orang lain, menjadi trend setter agar
menyenangkan. orang lain mengikuti jejaknya.
Tipe orang Sanguinis
• Merupakan pribadi yang
menyenangkan jadi tidak
salah jika banyak orang yang
menyukainya, ingin merasa
dirinya dikenal banyak orang,
ide-idenya gila tetapi kreatif
dan inovatif seperti ide-ide
orang sukses, ingin dirinya
menjadi trend setter agar
orang lain mengikuti
jejaknya.
Menghadapi Tipe Sanguinis
• Kenali kesulitannya dalam menyelesaikan tugas
• Sadarilah bahwa mereka berbicara tanpa berpikir lebih
dahulu dan terkadang menyinggung persaaan orang lain,
tetapi sebenarnya dia hanya bercanda dengan ucapannya
• Sadari bahwa mereka menyukai variasi dan fleksibilitas
• Bantu mereka agar tidak menerima lebih dari yang mereka
bisa lakukan
• Pujilah mereka untuk segala sesuatu yang mereka capai
• Ingatlah bahwa mereka mudah emosi
• Berilah hadiah untuk event-event tertentu (bukan berarti
mereka gampang disuap ya!!!!), misalnya sedang berulang
tahun atau mendapatkan prestasi
Tipe orang Melankolis
• Merupakan pribadi yang cerdas karena
dia selalu memikirkan langkah apa yang
akan dambil dalam memecahkan
masalah.
• Akan tetapi pribadi Melankolis ini
terlalu lama dalam mengambil
keputusan karena dia selalu
memikirkannya matang-matang agar
dia mendapatkan segala sesuatunya itu
sempurna.
• Perasaannya sensitif, jika dia disakiti dia
tidak akan mudah melupakannya. Akan
tetapi tipe ini merupakan seorang
teman yang setia, tidak suka
menghianati teman.
• Dan juga dia ini ibarat orang yang suka
bekerja di balik layar, tidak terlalu ingin
dirinya menjadi pusat perhatian.
Menghadapi Tipe Melankolis
• Ketahuilah bahwa mereka sangat sensitif
perasaannya dan mudah sakit hati
• Motivasi mereka saat mereka kurang optimis
• Mereka perlu bantuan agar tidak mudah tertekan
• Pujilah dengan tulus dan penuh kasih sayamg
• Beri kesempatan mereka jika memang sedang ingin
sendiri saja
• Berusahalah untuk selalu menepati janji sesuai
jadwal dengannya (sebab tipe orang Melankolis
selalu ingin tepat waktu)
Tipe orang Koleris
• Adalah tipe orang yang
berjiwa pemimpin,
menyadari kesalahannya
dan kemudian memperbaiki
kesalahannya, punya
kemauan kuat untuk meraih
sesuatu yang diinginkan,
biasanya aktif dalam suatu
kegiatan, orang sibuk,
menargetkan apa yang akan
dicapai.
Menghadapi Tipe Koleris
• Akui bahwa mereka memang berbakat memimpin
• Bersikeraslah melakukan komunikasi dua arah
• Sadari bahwa mereka tidak bermaksud menyakiti
• Sadari bahwa mereka tidak berbelas kasihan
• Berusahalah membagi tanggung jawab
• Mereka biasanya selalu benar (merasa benar)
Tipe orang Phlegmatis
• Merupakan pribadi yang
sabar dan senang dalam
menghadapi masalah,
emosinya tidak meluap-
luap ketika dia bahagia
atau sedih, pendiam,
mampu bekerja dalam
tekanan, tidak suka
pertengkaran, hati-hati
dalam berucap kepada
orang lain, menyenangkan.
Menghadapi Tipe Phlegmatis
• Sadarilah bahwa mereka memerlukan motivasi
langsung
• Bantulah mereka menetapkan tujuan
• Jangan mengharapkan antusiasme
• Sadari bahwa mereka menunda-nunda pekerjaan
karena itu bentuk kontrol mereka
• Paksalah mereka untuk membuat keputusan
• Motivasilah mereka untuk menerima tanggung
jawab
KEPRIBADIAN PERAWAT
KEPRIBADIAN PERAWAT
• Keadaan fisik
Sabagai seorang perawat, kita harus bisa menjaga dan merawat
kesehatan tubuh kita sendiri sebelum merawat orang lain.
• Penampilan yang menarik
Didepan pasien kita harus berpenampilan yang rapi,tidak mungkin
kan, kalaukita berpenampilan di depan pasien berantakan, yang
ada pasien malah tidak mau di rawat oleh kita. Pasien pasti akan
berpersepsi,bagaimana perawat itu merawat kita,sedangkan
perawat itu saja tidak bisa merawat diri dia sendiri.
• Kejujuran
Perawat harus mengatakan apa adanya tentang segala sesuatu
yang berhubungan dengan keadaan pasien. tidak boleh ada yang
di tutup-tutupi
KEPRIBADIAN PERAWAT
• Keriangan
Perawat harus menunjukkan sikap riang,bahagia.jangan
tunjukkan sikap jutek di depan pasien, pasien pasti akan
takut melihat muka kita yang seperti itu.
• Berjiwa sportif
Perawat harus menjalankan tugasnya dengan benar, apabila
mengalami kesalahan, perawat harus mengevaluasinya lagi
dan introspeksi diri.
• Rendah hati dan Murah hati
Apabila perawat bertemu dengan pasien,perawat harus
menunjukkan sikapramah dan bantu pasien apabila ada
yang memerlukan bantuan.
KEPRIBADIAN PERAWAT
• Loyalitas
Sesama perawat harus bisa bekerja sama dan saling
membantu.
• Pandai menimbang perasaan.
Perawat dalam menyampaikan suatu pernyataannya
terhadap pasien harus memiliki sikap ini supaya tidak
menambah beban pikiran pasien.
• Pandai Bergaul
Salah satu contohnya : perawat menyapa pasien
apabila bertemu
KEPRIBADIAN PERAWAT
• Keramahan,simpati,dan kerja sama
Perawat harus bisa menunjukkan sikap ramah dan
simpatinya terhadap pasien, hal ini di harapkan supaya
pasien merasa nyaman dengan kita dan akhirnya si pasien
mudah di ajak kerja sama dengan kita
• Rasa humor
Selain itu, kita juga harus memiliki rasa humor, setidaknya
dengan memberikan sedikit humor kepada pasien mampu
mengurangi beban
• Sopan santun
Sebagai seorang perawat, kita harus menghormati yang
lebih tua dari kita sekalipun itu pasien. tidak hanya dengan
yang lebih tua dengan teman sejawat atau yang umurnya di
bawah kitapun,kita juga harus tunjukkan sikap ini.
KEPRIBADIAN PERAWAT

KEPERIBADIAN CARING
PERAWAT
Aplikasi Kepribadian Perawat
dengan Caring
• Secara bahasa, istilah caring diartikan sebagai tindakan
kepedulian / Care , caring berbeda dengan care.
• Care adalah fenomena yang berhubungan dengan
orang berhubungan dengan bimbingan,
bantuan, dukungan perilaku kepada individu, keluarga,
kelompok dengan adanya kejadian untuk memenuhi
kebutuhan aktual maupun potensial untuk
meningkatkan kondisi dan kualitas kehidupan manusia.
• Sedangkan caring adalah tindakan nyata dari care yang
menunjukkan suatu rasa kepedulian
CARING
• Caring secara umum dapat diartikan sebagai suatu :
– Kemampuan untuk berdedikasi bagi orang lain,
– Pengawasan dengan waspada,
– Serta suatu perasaaan empati pada orang lain ,
dan
– Perasaan cinta atau menyayangi.
Kehadiran

Perawatan
Sentuhan
keluarga

Caring

Caring Men
spiritual dengarkan

Memahami
clien
1. Kehadiran
• Kehadiran adalah suatu pertemuan antara seseorang
dengan seseorang lainnya yang merupakan sarana
untuk mendekatkan diri dan menyampaikan
manfaat caring.
• Menurut Fredriksson (1999), kehadiran berarti “ada di”
dan “ada dengan”. “Ada di” berarti kehadiran tidak
hanya dalam bentuk fisik, melainkan juga komunikasi
dan pengertian.
• Sedangkan “ada dengan” berarti perawata selalu
bersedia dan ada untuk klien (Pederson, 1993).
Kehadiran seorang perawat membantu menenangkan
rasa cemas dan takut klien karena situasi tertekan.
2. Sentuhan
• Sentuhan merupakan salah satu pendekatan yang
menenangkan dimana perawat dapat mendekatkan
diri dengan klien untuk memberikan perhatian dan
dukungan.
• Ada dua jenis sentuhan, yaitu sentuhan kontak dan
sentuhan non-kontak.
• Sentuhan kontak merupakan sentuhan langsung
kullit dengan kulit.
• Sedangkan sentuhan non-kontak merupakan kontak
mata.
a) Sentuhan Berorientasi-tugas
• Saat melaksanakan tugas dan prosedur, perawat
menggunakan sentuhan ini. Perlakuan yang ramah
dan cekatan ketika melaksanakan prosedur akan
memberikan rasa aman kepada klien. Prosedur
dilakukan secara hati-hati dan atas pertimbangan
kebutuhan klien.
b) Sentuhan Pelayanan (Caring)
• Yang termasuk dalam sentuhan caring adalah
memegang tangan klien, memijat punggung klien,
menempatkan klien dengan hati-hati, atau terlibat
dalam pembicaraan (komunikasi non-verbal).
• Sentuhan ini dapat mempengaruhi keamanan dan
kenyamanan klien, meningkatkan harga diri, dan
memperbaiki orientasi tentang kanyataan (Boyek
dan Watson, 1994).
c) Sentuhan Perlindungan
• Sentuhan ini merupakan suatu bentuk sentuhan
yang digunakan untuk melindungi perawat dan/atau
klien (fredriksson, 1999).
• Contoh dari sentuhan perlindungan adalah
mencegah terjadinya kecelakaan dengan cara
menjaga dan mengingatkan klien agar tidak
terjatuh.
3. Mendengarkan
• Untuk lebih mengerti dan memahami kebutuhan
klien, mendengarkan merupakan kunci, sebab hal
ini menunjukkan perhatian penuh dan ketertarikan
perawat.
• Mendengarkan membantu perawat dalam
memahami dan mengerti maksud klien dan
membantu menolong klien mencari cara untuk
mendapatkan kedamaian.
4. Memahami klien
• Salah satu proses caring menurut Swanson (1991)
adalah memahami klien. Memahami klien sebagai
inti suatu proses digunakan perawat dalam
membuat keputusan klinis.
• Memahami klien merupakan pemahaman perawat
terhadap klien sebagai acuan melakukan intervensi
berikutnya (Radwin,1995).
• Pemahaman klien merupakan gerbang penentu
pelayanan sehingga, antara klien dan perawat
terjalin suatu hubungan yang baik dan saling
memahami.
5. Caring Dalam Spiritual
• Kepercayaan dan harapan individu mempunyai pengaruh terhadap
kesehatan fisik seseorang.
• Spiritual menawarkan rasa keterikatan yang baik, baik melalui
hubungan intrapersonal atau hubungan dengan dirinya sendiri,
interpersonal atau hubungan dengan orang lain dan lingkungan,
serta transpersonal atau hubungan dengan Tuhan atau kekuatan
tertinggi.
• Hubungan caring terjalin dengan baik apabila antara perawat dan
klien dapat memahami satu sama lain sehingga keduanya bisa
menjalin hubungan yang baik dengan melakukan hal seperti,
mengerahkan harapan bagi klien dan perawat; mendapatkan
pengertian tentang gejala, penyakit, atau perasaan yang diterima
klien; membantu klien dalam menggunakan sumber daya sosial,
emosional, atau spiritual; memahami bahwa hubungan caring
menghubungkan manusia dengan manusia, manusia dengan
Tuhan
6. Perawatan Keluarga
• Keluarga merupakan sumber daya penting. Keberhasilan
intervensi keperawatan sering bergantung pada
keinginan keluarga untuk berbagi informasi dengan
perawat untuk menyampaikan terapi yang dianjurkan.
• Menjamin kesehatan klien dan membantu keluarga
untuk aktif dalam proses penyembuhan klien
merupakan tugas penting anggota keluarga.
• Menunjukkan perawatan keluarga dan perhatian pada
klien membuat suatu keterbukaan yang kemudian dapat
membentuk hubungan yang baik dengan anggota
keluarga klien.
TERIMA KASIH