Anda di halaman 1dari 3

Menggapai Husnul Khatimah (150218) orang yang terkenal sudah rela menjual agamanya ya ‘ibadallah...

menjual
imannya ya ‘ibadallah dengan potongan-potongan harta dunia yang tidak
ِ‫ست َ ْغ ِف ُرهُ َونت ُ ْوتُ إليه َونَعُ ْوذُ بِاهلل‬ ْ َ‫إِ ّن ا ْل َح ْم َد ِهللِ نَ ْح َم ُدهُ َون‬
ْ َ‫ست َ ِع ْينُهُ َون‬ berharga, yang kecil yang sedikit, apabila dibandingkan dengan kenikmatan
akhirat...
ُ‫ت أ َ ْع َما ِلنَا َم ْن يَ ْه ِد ِه هللاُ فَالَ ُم ِض ّل لَه‬
ِ ‫سيّئ َا‬َ ‫سنَا َومن‬ ِ ُ‫ِم ْن ش ُُر ْو ِر أ َ ْنف‬ ِ ‫ع ْال َح َيا ِة الدُّ ْن َيا فِي‬
﴾٣٨﴿ ‫اآلخ َر ِة ِإالَّ قَ ِلي ٌل‬ ُ ‫فَ َما َمتَا‬
‫ش َه ُد أ َ ْن الَ إِلهَ إِالّ هللاُ وحده ال شريك له‬ ْ َ ‫ِي لَهُ وأ‬ َ ‫ض ِل ْل فَالَ َهاد‬ ْ ُ‫َو َم ْن ي‬ Fenomena yang sangat menakutkan setiap muslim ini sudah terlihat ya
‫س ْولُهُ أرسله هللا بالهدى ودين الحق‬ ُ ‫ع ْب ُدهُ َو َر‬ َ ‫ش َه ُد أ َ ّن ُم َح ّمدًا‬ ْ َ ‫َوأ‬ ‘ibadallah…
Oleh karena itu menggapat husnul khatimah adalah program kehidupan
‫ليظهره على الدين كله فبلغ الرسالة وأدى األمانة ونصح األمة‬ setiap muslim ya ibadallah…
pertanyaannya kaif… bagaimana caranya agar kita bisa mendaatkan husnul
‫ وترك أمته على‬.‫وجاهد في هللا حق جهاده حتى أتاه اليقين‬ khatimah atas izin Allah dan rahmatNya,
‫ صلى هللا‬،‫ال َم َحج ِة البيضاء ليلها كنهارها ال يزيغ عنها إال هالك‬ Yang pertma ya ibadallah… kita harus bersungguh2 untuk mempunyai
‫ أما‬.‫عليه وعلى آله وصحبه ومن دعى بدعوته إلى يوم الدين‬ ‫إسالمية الحيوة‬islamisasi kehidupan, program pertama dalam kehidupan kita
adalah ‫ إسالمية الحيوة‬islamisasi kehidupan. َ‫ َوالَ تَ ُم ْوت ُ ّن ِإالّ َوأَ ْنت ُ ْم ُم ْس ِل ُم ْون‬dan jangan
‫ قال‬.‫ أوصيكم ونفسي بتقوى هللا فقد فاز المتقون‬,‫ فيا عباد هللا‬.‫بعد‬ sekali-kali engkau mati kecuali dalam keadaan Islam. Dengan pengertian
ّ ‫ يَاأَيّ َها الّذَ ْي َن آ َمنُ ْوا اتّقُوا هللاَ َح‬.‫هللا عز وجل في كتابه الكريم‬
‫ق‬ lain ulama da’wah mengatakan
‫ عباد هللا‬.‫س ِل ُم ْو َن‬ ْ ‫تُقَا ِت ِه َوالَ ت َ ُم ْوت ُ ّن ِإالّ َوأ َ ْنت ُ ْم ُم‬ ‫نحن قوم نحسن صناعة الموت‬
Kematian datang dari Allah tetapi kita diberikan hak oleh Allah diberikan
Seorang muslim, yang jujur dalam keislamannya, menyadari bahwa hidup kesempatan oleh Allah, maka kita harus senantiasa memperbaiki kematian
ini sebuah ma’rokah, sebuah pertarungan, dan sebuah perjuangan, dalam kita dengan keislaman kita ya ibadallah.
rangka menjaga eksistensi keislamannya, sehingga apabila dipanggil oleh Di rumah kita islam, di luar rumah kita islam, dalam kegiatan bisnis kita
Allah untuk menghadapNya maka insya Allah dia akan mendapatkan islam, dalam menyikapi perbedaan sesama muslim kita harus islam, dalam
husnul khatimah, penutup yang terbaik ya ‘ibadallah… penutup dan berbangsa dan bernegara kita harus islam, َ‫والَ تَ ُم ْوت ُ ّن إِالّ َوأ َ ْنت ُ ْم ُم ْس ِل ُم ْون‬.
َ Fitnah
meninggalkan dunia yang fana ini dengan mudah… dimudahkan oleh Allah akhir zaman yang kita lihat ya ‘ibadallah... sebagian orang ketika di masjid
untuk mengakhiri hidup ini dengan laa ilaha illallaah muslim, tapi ketika berpolitik meninggalkan Islam, sebagian orang ketika
muhammadurrasulullah. Dan ini harus menjadi fikirannya dan perhatiannya haji dan umroh muslim, ketika transaksi dalam kegiatan bisnis dijauhkan
setiap saat. dirinya dari islam. Ketika berzikir seseorang muslim, ketika membangun
seni budayanya mereka meninggalkan islam, kita khawatir ya ibadallah ...
Limadza ya ‘ibadallah… karna kita hidap di akhir zaman, dimana di akhir ketika seseorang meninggal bukan di masjid, ketika meninggal bukan ketika
Zaman itu diantara tandanya adalah fitnah lebih dominan daripada taqwa. haji dan umrah, ketika meninggal bukan sedang membaca alquran, tapi
Sebagaimana kita fahami dari beberapa riwayat, di akhir zaman diantara sedang meninggalkan ajaran Islam ya ‘ibadallah... makanya ‫َوالَ ت َ ُم ْوت ُ ّن ِإالّ َوأ َ ْنت ُ ْم‬
fitnahnya seseorang pagi masih dalam keadaan mukmin, tapi sore sudah ‫ُم ْس ِل ُم ْون‬
berubah menjadi kafir ya ‘ibadallah.... sore masih dalam keadaan mukmin
tapi pagi berubah menjadi kafir. Dan fenomena itu ya ‘ibadallah kita lihat Yang kedua adalah al-istiqomah, ma makna alistiqomah, ulama
sekarang, sebagian manusia hadahumullah ketika masih kecil remaja ta’at menefisikan makna istiqomah dari kata ‫استقم يستقم استقامة‬,
pada Allah ‘azza wajalla, ketika sudah menjadi dewasa bahkan menjadi ‫االستقامة معنى ها االلتزام بتعاليم الدين‬
Komitmen dan konsisten dengan seluruh ajaran Islam, dan istiqomah seperti susah. Hidup di zaman seperti ini ya ibadallah sungguh membutuhkan
itu ya ibadallah berat… untuk menggambarkan bagaimana bertnya perjuangan agar kita dapat mati dalam keadaan husnul khatimah.
istiqomah, kita bisa melihat hiwar/dialog antara rasulullah dengan Ibadallah…
sahabatnya, suatu saat sahabat bertnaya ya Rasulullah, kenapa engkau cepat Yang Ketiga, bagaimana agar kita dimudahkan mengakhiri hidup ini dengan
beruban, pertanyaan ini ya ibadallah menggambarkan bagaimana keheranan laa ilaha illallah muhammadurrasulullah, yang ketiga ya ibadallah dengan
sahabat melihat rasulullah saw belum terlalu tua tetapi rambutnya sudah mewaspadai hal-hal yang menjadikan kita tidak husnul khatimah, apa ya
beruban merata ya ibadallah.. maka beliau menjawab ibadallah yang menjadikan kita tidak mendapatkan husnul khatimah, yaitu
‫ش ِيّبَتْنِي هود وأخواتها‬
َ kita atau manusia na’udzubillahi mindzalik, meninggalkan jihad,
meninggalkan perjuangan dan tidak mempunyai niat sedikitpun untuk
aku beruban seperti ini karena surat Hud beserta saudara2nya, maka sahabat
berjuang di jalan Allah. Barang siapa yang tidak berjuang di jalan Alalah
penasaran ya ibadalaah, bertanya ayat yang mana ya Rasulullah… maka
dan tidak punya tekad tidak punya niat di dalam perjuangan..
nabi membacakan ayat…
‫مات ميتة جاهيلية‬
‫ير‬
ٌ ‫ص‬ ْ َ ‫اب َم َع َك َوالَ ت‬
ِ ‫طغ َْواْ ِإنَّهُ ِب َما ت َ ْع َملُونَ َب‬ َ ‫فَا ْست َ ِق ْم َك َما أ ُ ِم ْر‬
َ َ ‫ت َو َمن ت‬ Mati dalam keadaan jahiliyah artinya mati bukan dalam keadaan islam ya
﴾١١٢﴿ ibadallah…jangan sampai jika sebagian pihak, sebagian dunia bahkan dunia
memusuhi islam kemudian kita tiarap ya ibadallah..kemudian kita takut ya
Maka istiqomahlah wahai Rasulullah sebagaimana engkau diperintahkan, ya
ibadallah..
ibadallah.. manusia terbaik, manusia yang pasti akan masuk syurga atas izin
Ibadallah.. orang beriman tidak akan takut kecuali kepada allah.., apalagi
Allah masih diperintahkan untuk istiqomah…apalagi kita ya ibadallah…
menjadi ulama, makanya di dalam alquran dalam surat faathir, defenisi
istiqomahlah kamu wahaii rasulullah sebagaimana engkau diperintahkan
ulama bukanlah yang ilmunya banyak meskipun ilmu itu penting. Bukan
dan orang yang bertaubat bersamamu dan janganlah kamu melampaui batas,
defenisi ulama orang yang karyanya penting, bukan defenisi ulama orang
inilah yang menjadikan beliau saw cepat beruban ya ibadallah…
yang pengaruhnya besar atau pengikutnya banyak walaupun itu penting.
Kalau istiqomah di zaman Rasulullah berat, di zaman di mana
Tapi Allah ber firman daalam Fathir ayat 28 :
‫التقوى أبرز من الفتنة‬
Dimana taqwa lebih dominan daripada fitnah, bagaimana dengan kita ٌ ُ‫يز َغف‬
﴾٢٨﴿ ‫ور‬ َّ ‫َّللاَ ِم ْن ِع َبا ِد ِه ْالعُلَ َماء ِإ َّن‬
ٌ ‫َّللاَ َع ِز‬ َّ ‫ِإنَّ َما َي ْخشَى‬
sekarang ya ibadallah,,,hidup di zaman dimana fitnah lebih dominan Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hambanya adalah
daripada taqwa. ulama, disini menggunakan adatul hasyri innama, makanya ulama tafsir
Saudaraku sekalian hafizhakumullah.. mengatakan kalau ada orang berilmu tetapi tidak takut kepada Allah…
‫هم ليسوا علماء وإنما هم جامع المعلومات‬
Untuk komitmen dengan islam utk istiqomah kepada alquran dan sunnah,
Mereka buka ulama tapi mereka adalah orang yang menghimpun informasi-
untuk istiqomah tetap bersatu bersama kaum muslimin beraat,,, di saat
informasi, mengumpulkan ilmu-ilmu, mengumpulkan ilmu hadits ilmu
sebagian orang senang berpecah belah, di saat sebagian orang mengejar-
tafsir ilmu bhs arab dan ilmu-ilmu lainnya, tapi ketika mereka tidak takut
ngejar dunia.. di saat sebagian orang tega-teganya menzholimi saudaranya
pada Allah itu bukan ulama tetapi
sesama muslim ya ibadallah, adalah berat.
‫جامع المعلومات‬
Di saat kita harus cukup yang halal Ya ibadallah sehingga masyarakat harus cerdas membedakan mana yang
‫اللهم اغننا بحاللك عن حرامك‬ ulama mana yang sekedar mengumpulkan ilmu. Karena ulama adalah
Sementara manusia ya ibadallah tidak mempertimbangkan apakah itu halal orang-orang yang takut kepada Allah…sehingga ya ibadallah kita takut
ataukah syubhat yang penting ekonomi bagus, bahkan sebagian manusia meninggalkan ajaran Allah, takut meninggalkan perintah Allah ya
hadahumullah ada yang mengatakan jangankan yang halal, yang haram saja ibadallah..
‫‪Ibadallah‬‬ ‫محمد وعلى آله وأصحابه ومن دعا بدعوته ومن تدبعهم بححسدان إلدى‬
‫‪Yang keempat, diantara cara untuk menggapai husnul khatimah adalah‬‬
‫‪katsratuddu’a, banyak berdoa ya ibadallah,‬‬ ‫يوم الدين وعلينا معهم برحمتك يا أرحم الراحمين‪.‬‬
‫لماذا؟ ألن اإلنسان ضعيف‪ ,‬و ُخلِقَ اإلنسانُ ضعيفا‬ ‫ت اْأل َ ْحيَ ِ‬
‫آء‬ ‫س ِل ِم ْي َن َوا ْل ُم ْ‬
‫س ِل َما ِ‬ ‫ت َوا ْل ُم ْ‬ ‫اَلل ُهم ا ْغ ِف ْر ِل ْل ُم ْؤ ِمنِ ْي َن َوا ْل ُم ْؤ ِمنَا ِ‬
‫ارب ا ْلعَالَ ِم ْي َن‪.‬‬ ‫س ِم ْي ٌع قَ ِر ْي ٌ‬ ‫ِم ْن ُه ْم َواْأل َ ْم َوا ِ‬
‫‪Manusia, siapapun orangnya dia tidak bisa lepas dari sisi kelemahannya ya‬‬
‫‪ibadallah oleh karena itu agar kita bisa menutupi kelemahan kita, kita harus‬‬ ‫ت يَ َ‬‫ب الدع َْوا ِ‬ ‫ب ُم ِج ْي ُ‬ ‫ت اِنكَ َ‬
‫‪mampu membangun husnusshilah, billah, bilqowiyyil’aziz, kita haru‬‬ ‫اب‬
‫س ُ‬ ‫ين يَ ْو َم يَقُو ُم ا ْل ِح َ‬ ‫َربنَا ا ْغ ِف ْر لنا َو ِل َوا ِلدنا َ َو ِل ْل ُم ْؤ ِمنِ َ‬
‫‪mampu membangun komunikasi dengan Allah yang merupakan sumber‬‬
‫‪kekuatan dan keperkasaan, yaitu Allah, yang diantaranya adalh doa. Ibunda‬‬
‫اص ِر ْي َن َو ْافت َ ْح لَنَا فَ ِحنكَ َخ ْي ُر ا ْلفَاتِ ِح ْي َن‬ ‫ص ْرنَا فَ ِحنكَ َخ ْي ُرالن ِ‬ ‫اَلل ُهم ا ْن ُ‬
‫‪kita aisyah RA, meriwayatkan satu riwayatnya “tidak pernah saya‬‬ ‫ار ُز ْقنَا‬‫اح ِم ْي َن َو ْ‬ ‫ار َح ْمنَا فَ ِحنكَ َخ ْي ُر الر ِ‬ ‫َوا ْغ ِف ْرلَنَا فَ ِحنكَ َخ ْي ُر ا ْلغَافِ ِر ْي َن َو ْ‬
‫‪mendengarkan doa yang selalu diulang-ulang oleh Rasulullah saw melebihi‬‬ ‫َخ ْي ُرالر ِازقِ ْي َن َونَ ِ ّجنَا ِم َن ا ْلقَ ْو َم الظا ِل ِم ْي َن َونَ ِ ّجنَا ِم َن‬ ‫فَ ِحنكَ‬
‫‪doa yang berbunyi‬‬
‫يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك‬ ‫ا ْلقَ ْو ِم ا ْل َجا ِه ِل ْي َن َونَ ِ ّجنَا ِم َن ا ْلقَ ْو ِم ا ْل ُمنَافِ ِق ْي َن َونَ ِ ّجنَا ِم َن ا ْلقَ ْو ِم ا ْل َك ِف ِر ْي َن‬
‫‪Ya Allah yang membolak-balikkan hati tetapkanlah hatiku untuk selalu‬‬ ‫اللهم اغفرلنا وإلخواننا الذين سبقونا باإليمان وال تجعل في قلوبنا‬
‫‪mengikuti din mu mengikuti Islam ya ibadallah.. itu rasulullah saw,‬‬
‫‪bagaimana dengan kita ya ibadallah yang kita ini adalah lemaah, lemah di‬‬
‫غال للذين آمنوا ربنا إنك رؤوف رحيم‪ .‬ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر‬
‫‪saat menghadapi ujian-ujian ya ibadallah, lemah di saat menghadapi godan-‬‬ ‫لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين‪.‬‬
‫‪godaan duniawi dan lainnya ya ibadallah‬‬ ‫ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي اآلخرة حسنة وقنا عذاب النار ‪.‬‬
‫‪Dan yang terakhir diantara cara untuk menggapai husnul khatimah adalah‬‬
‫حسن الظن باهلل‬ ‫عبادهللا‪ ،‬إن هللا يأمر بالعدل واإلحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن‬
‫‪Berbaik sangka kepada Allah khususnya ketika kita semua sudah sakaratul‬‬ ‫الفحشاء والمنكر ولذكر هللا أكبر‪.‬‬
‫‪maut, sudah sekarat, maka ketika itu kita harus husnuzhzhon berprasangka‬‬
‫‪baik semoga Allah menghadiahkan kepada kita semua husnul khatimah,‬‬
‫‪mengakhiri hidup ini dengan La ilaha illah muhammadur rasulullah.‬‬
‫أقول قولي هذا أستغفر هللا لي ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات فاستغفروه‬
‫إنه هو الغفور الرحيم‪.‬‬
‫دن ش ُُدر ْو ِر أ ْنفُسِدنَا‬‫سدت ْغ ِف ُرهُ َونَعُ ْوذُ ِبداهللِ ِم ْ‬
‫سدت َ ِع ْينُهُ َون ْ‬‫ُِّ نَحْ َمد ُدهُ َونَ ْ‬ ‫اْل َح ْمدد ِ ّ‬
‫ي‬ ‫ضد ِل ْل فَدالَ َهدا ِد َ‬‫دن يُ ْ‬ ‫ت أ ْع َما ِلنَا َم ْن يَ ْه ِد هللاُ فَدالَ ُم ِضدل لَدهُ َو َم ْ‬ ‫س ِيّئ َا ِ‬ ‫َو ِم ْن َ‬
‫ع ْب ُدهُ‬‫ش َه ُد أَن ُم َحمدًا َ‬ ‫أن الَ إلهَ اِال هللاُ َوحْ َدهُ الَ ش َِر ْيكَ لَه ُ‪َ -‬وأ ْ‬ ‫ش َه ُد ْ‬ ‫لَهُ‪ -.‬أ َ ْ‬
‫علَددى آ ِلدد ِه‬ ‫ددو ِل ا ْلك ِ‬
‫َددر ْي ِم َو َ‬ ‫علَددى هددذَا الر ُ‬
‫س ْ‬ ‫سدد ِلّ ْم َ‬ ‫ددولُهُ اَللّ ُهددم َ‬
‫صدد ِ ّل َو َ‬ ‫س ْ‬‫َو َر ُ‬
‫ص َحا ِب ِه أَما َب ْع ُد فَ َيا ِع َبا َد هللاِ‪،‬‬ ‫َوأ َ ْ‬
‫داز ا ْل ُمتقُ ْدو َن ‪.‬وصدلوا وسدلموا علدى‬ ‫أ ُ ِصد ْي ُك ْم َونَ ْفسِدي ِبت َ ْق َدوى هللاِ فَقَد ْد فَ َ‬
‫نبيكم كما أمركم هللا في كتابه‪“ :‬إن هللا ومالئكته يصلون على النبي يا‬
‫أيها الذين آمنوا صلوا عليده وسدلموا تسدليما”‪ .‬اللهدم صدل علدى نبيندا‬