Anda di halaman 1dari 8

V.

Dampak Ekonomi
Dampak Pertumbuhan Ekonomi dari
Bandara (contoh : Eropa)

Transportasi Pertumbuhan
Udara Ekonomi

10% 0.5%
Pertambahan Konektivitas Pertumbuhan GDP per
Kapita

Sumber : PT. Ilthabi Rekatama


Airport Impacts  Operation of airlines and airports: technical support and handling,
catering, fuel, security and cleaning
 Commercial activities: shopping, restaurants, car rental, parking)
 Land transport
 Air cargo

 Goods and services’ sub supplies: wholesalers providing food for in-
flight catering, oil refining activities for jet fuel, companies providing
accounting and legal services to airlines, travel agents booking
flights, etc.

AIRPORT

 Impacts of income generated by direct and indirect effects


especially by private consumption.

 Business of other sectors of the economy, such as:


a. Location impacts (firms and labour), e.g. industrial/commercial
investment decisions;
b. Tourism and trade (e.g. export markets) [demand side];
c. Productivity [supply side]

Sumber : PT. Ilthabi Rekatama


Dampak per 1 juta Penumpang*
*contoh Eropa
Lapangan
Pemasukan GDP
Kerja
(Million EUR) (Million EUR)

Direct Impact 980 39.6 58.7

Indirect Impact 782 23.1 40.3

Induced Impact 810 22.2 44.2

Catalytic Impact
4,563 121.1 246.6

Sumber : PT. Ilthabi Rekatama


Aerotropolis Kertajati
 Idealnya luas area adalah sampai radius 30-
 Lahan yang tersedia di sekitar Kertajati masih luas 40 km dari bandara

 Volume bisnis aerotropolis jauh lebih besar


 Tingkat perekonomian masyarakat di wilayah Kertajati daripada bandara
dapat ditingkatkan  Penciptaan lapangan kerja
 Pengembangan infrastruktur dan akses baru

 Menarik buat investor  Volume bisnis aerotropolis jauh lebih besar


daripada bandara
 Harga lahan yang masih rendah

 Menguntungkan buat Pemda Kota/ Kabupaten dan


Provinsi Jabar  GDP meningkat
 Nilai tambah yang tinggi pada produk
industrinya, pendapatan pajak meningkat,
 Kualitas hidup di wilayah tsb meningkat

5
Sumber : PT. Ilthabi Rekatama
Ekonomi dan Sosial Investor

• Akses lebih baik ke pasar domestik dan • Mengurangi ongkos, kompetitif ke pasar
internasional • Basis produksi, akses ke pasar ASEAN
• Akses pasar global
• Meningkatkan pendapatan dan daya beli
• Security and safety
• Menciptakan peluang bisnis
• Meningkatkan kesejahteraan
• Membuka lapangan kerja Kertajati Aerocity
mempromosikan dan
memperkuat
pembentukan
penggerak ekonomi • Pajak
• Pajak Ciayumajakuning • Mengurangi kesenjangan
• Stimulan Ciayumajakuning • Mendukung FTA
• Memperkuat sektor industri, bisnis dan pariwisata M
• Mendorong industri bernilai tinggi dengan Meningkatkan ekspor dan daya saing
kandungan lokal.

Pemerintah Daerah Pemerintah Pusat


Source: AP II
Contoh : Dampak Proyek R80 dan Aviation Park di Kertajati

R80

R80 sebagai tenant awal

Sumber : PT. Ilthabi Rekatama


Contoh : Dampak Ekonomi oleh Bandara
Bandara Kuala Namu Dampak Keterangan
Meningkatkan jumlah wisman 58.150 orang menjadi 66.025
13,54% orang
Meningkatkan jumlah 200 penerbangan ketika masih di
penerbangan sebesar 25% Polonia menjadi 250
penerbangan setiap hari
Membuka lapangan pekerjaan Awal beroperasi langsung
pegawai bandara langsung menyerap 1.073 orang pegawai
inti operator bandara