Anda di halaman 1dari 4

abdomen flat ,soft,uterine fundus palpable at the level of umbilicus ,uterine contraction

was poor, active bleeding (+)


Inspeculo : Portio livide ,external uterine ostium was opened ,fluor (-) Fluxus (-) active bleeding
,erosion (+) ,laceration (+) repaired ,polyp (-)
Lab : Hb 4,7g/Dl ; PLT : 225.000/mm3 WBC : 20.600/mm3 ,BT/CT : 3 minutes/ 12 minutes
Ureum : 48.5 mg/Dl ; creatinine :1.10mg/dL

I. Klarifikasi istilah
1. Episiotomy : insisi bedah pada perineum dan vagina untuk mencegah robekan
traumatik selama persalinan. (DORLAND)
2. Laceration : luka robek, compang camping dan rusak (dorland)
3. Oxytocin : hormon hipitalamus yang tersimpan di hipopisis posterior, memiliki
aktivitas untuk menkontraksikan uterus dan mengeluarkan air susu. (DORLAND)
4. Intact : utuh, dan tidak rusak (cambridge)
5. Contraception : metode pencegahan konsepsi dan kehamilan.
6. Traditional birth attendance : dukun persalinan, seseorang yang menawarkan jasa
untuk melahirkan tanpamemiliki keterampilan

II. Prioritas masalah


1. Mrs.A is a 40-years old G7P6A0 women was brought to a midwife by traditional
birth attendant due to failure to deliver the baby after pushing for 2 hours. **
a. Bagaimana hubungan usia dan G7P6A0 dengan keluhan yang dialami
pasien? 10 12
b. Bagaimana mekanisme persalinan normal? LI persalinan normal
c. Siapa saja yang mempunyai kompetensi untuk membantu persalinan? LI
persalinan normal
d. Apa saja indikasi melahirkan secara pervaginam? LI persalinan normal
e. Apa makna klinis dari bayi gagal dilahirkan setelah mengenjan selama 2
jam? 3 4 9

2. She was put on oxytocin drip and delivered a 4100-gram infant by spontaneous
delivery 3 hours ago with the assistance of the midwife. The placenta was delivered
spontaneusly and intact. She recieved episiotomyand had it repaired. **
a. Apa komplikasi pada bayi dan ibu jika bayi lahir secara spontan dengan
berat 4100gram? 11 12 5
b. Apa indikasi, dosis dan kontraindikasi pemberian oxytocin pada kasus?
c. Bagaimana mekanisme kerja oxytocin? 8 6 7
d. Bagaimana indikasi dan prosedur melakukan episiotomy? 2 10 12
e. Apa saja yang menyebabkan bayi lahir besar? 1 5 7
f. Apa makna klinis dari placenta keluar spontan dan utuh? 8 6 3

3. After delivery, she complained of massive vaginal bleeding and was brought to a
hospital.Due to the absence of the OBGYN, she was referred to Moh.Hoesin
Hospital. The estimated blood loss at the time of delivery was 500cc.At the
hospital,the patient looked pale,weak,and drowsy ***
a. Bagaimana hubungan G7P6A0 dengan keluhaan yang dialami pasien? 1 3 2
b.Apa etiologi dari massive vaginal bleeding pada kasus? 4 7 8
c. Bagaimana mekanisme dari masive vaginal bleeding? 11 2 12
d.Apa kompetensi kasus ini untuk dokter umum?
e. Bagaimana tatalaksana vaginal massive bleeding? (awal dan khusus) 1 3 9
f. Bagaimana mekanisme keluhan pale,weak,and drowsy pada kasus? 10 12
6
g.Apa makna klinis dari kehilangan darah saat oersalinan sebanyak 500cc?
h.Apa saja komplikasi dari massive vaginal bleeding pada kasus ini? 5 4
i. Bagaimana klasifikasi massive vaginal bleeding? 1 2
j. Berapa estimasi kelilangan darah total pada pasien (secara rinci berdasarkan
hb dan kejadian) ? 11 5 4

4. She had no history of previous contraception. Her prenatal course was un


complicated and no significant medical history.**
a. Apa makna klinis tidak ada riwayat kontrasepsi? 1 3 7
b. Apa makna klinis tidak ada masalah saat kehamilan pada kasus? 7 9 11
c. Apa kontrasepsi yang dianjurkan ? 8 6 5
d. Bagaimana prosedur kontrasepsi yang dianjurkan pada kasus ? (waktu) 7
10 11
e. Apa saja faktor resiko perdarahan pascapersalinan dan persalinan lama
pada kasus? 12 4 3

5. Pemfis dan pemlab * LI PEMFIS + PEMLAB


a. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan fisik?
b.Bagaimana mekanisme abnormalitas dari hasil pemeriksaan fisik?
c. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan lab?
d. Bagaimana mekanisme abnormalitas dari hasil pemeriksaan lab?
6. Pem. Obstetrik * LI OBSTETRIK
a. Bagaimana interpretasi dari hasil pemeriksaan obstetrik?
b. Bagaimana mekanisme abnormalitas dari hasil pemeriksaan obstetrik?
c. Apa saja pemeriksaan penunjang tambahan yang perlu dilakukan pada
kasus?

III. Hipotesis
Ny, A G7O6A0 mengalami perdarah pascapersalinan e.c atonia uteri disertai dengan
anemia berat dan syok hipovolemik

IV. Learning issue


1. HPP (template) SEMUA
a. Definisi 12
b.Epidemiologi 10 7
c. Etiologi 4 7 8
d.Klasifikasi/tipe 1 2
e. Faktor risiko 12 3
f. Patofisiologi 11 6 9
g.Patogenesis 3 1 4
h.Gejala klinis 8 5
i. Tatalaksana & Manajemen emergensi 3 1 9
j. DD 2 4 10
k.KIE Family Planning (usia, belum punya anak sebelumnya) 11 6 7
l. Komplikasi 5 4
m. SKDI 8
2. Persalinan normal 6 11 9
3. Sistem rujukan ibu bersalin di Indonesia (obstetri sosial) 2 12 10
4. Pemfis dan pemlab 3 7 1
5. Pem obstertrik 4 8 5