Anda di halaman 1dari 21

F – KUR.

09
SMK NEGERI 2 SEMARANG
Jl. Dr.Cipto 121 A Rencana Pelaksanaan
SEMARANG Pembelajaran ( RPP )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

A. Identitas Program Pendidikan, meliputi:


Nama Sekolah : SMK Negeri 2 Semarang
Mata Pelajaran : Administrasi Transaksi
Materi Poko : Prosedur Pencatatan Transaksi pada Bukti Penjualan Tunai
Komp. Keahlian : Bisnis Daring dan Pemasaran
Kelas/Semester : XI/ 2
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Alokasi Waktu : 3 pertemuan (7 x 45 menit)

B. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerja sama, toleransi, damai), bertanggung jawab, responsif, dan proaktif melalui
keteladanan pemberian nasihat, penguatan pembiasaan, dan pengkondisian secara
berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kajian
bahasa Indonesia pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri
sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional.
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian bahasa indonesia.
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan
standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

C. Kompetensi Dasar
KD pada KI Pengetahuan
3.6 Menganalisis dokumen transaksi penjualan Tunai
KD pada KI Keterampilan
4.6 Membuat administrasi transaksi penjualan Tunai

1
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6.1 Menggunakan Menggunakan faktur penjualan tunai
3.6.2 Mengecek Mengecek nota kontan
3.6.3 Mengaitkan bukti penyerahan barang
3.6.4 Menggunakan bukti penerimaan kas
4.6.1 Membuat surat penawaran dan balasan pesanan
4.6.2 Membuat kartu persediaan barang

D. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran cooperative learning peserta
didik dapat :
Pertemuan 1
3.6.1 Menggunakan faktur penjualan tunai dengan tepat dan bertanggung jawab.
Pertemuan 2
3.6.2 Setelah membaca teks dan berdiskusi peserta didik mampu Mengecek nota kontan
dengan bertanggung jawab.
4.6.1 Setelah melakukan diskusi kelompok peserta didik mampu dan terampil Membuat
surat penawaran dan balasan pesanan dengan rasa ingin tahu, kerja keras, tanggung
jawab.

Pertemuan 3
3.6.3 Setelah membaca teks dan berdiskusi peserta didik mampu Mengaitkan bukti
penyerahan barang dengan kartu persediaan yang tersedia di gudang dengan
bertanggung jawab.
3.6.4 Setelah membaca teks dan berdiskusi peserta didik mampu Menggunakan bukti
penerimaan kas dengan bertanggung jawab.
4.6.2 Setelah melakukan diskusi kelompok peserta didik mampu dan terampil membuat
kartu persediaan barang dengan rasa ingin tahu, kerja keras, tanggung jawab.

E. Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran pertemuan 1

KONSEP
1. Faktur penjualan tunai
2. Nota kontan
PROSEDURAL
1. Bukti penyerahan barang
2. Bukti penerimaan kas

F. Pendekatan, Strategi, dan Metode Pembelajaran


Pendekatan pembelajaran : Scientific Learning
Model pembelajaran : Problem Based Leraning
Metode :Ceramah bervariasi,diskusi kelompok

G. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Ke-1 ( 7 x 45 menit ) Waktu


Kegiatan Pendahuluan 45
Orientasi Menit
1. Membuka pelajaran dengan salam dan berdoa untuk memulai
pembelajaran sebagai wujud (Religius).

2
2. Melakukan presensi kehadiran peserta didik sebagai wujud (disiplin)
3. Mengecek kondisi ruang kelas agar nyaman dan kondusif untuk
belajar dengan meperhatikan kebersihan lingkungan kelas sebagai
wujud sikap Peduli Lingkungan Hidup.
Apersepsi
4. Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi pembelajaran materi
sebelumnya tentang dokumen transaksi penjualan.
5. Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelajaran yang akan
akan diberikan untuk mengetahui pengetahuan tentang Prosedur
pencatatan transaksi pada bukti penjualan tunai menggunakan faktur
penjualan tunai
Motivasi
6. Memberikan gambaran tentang manfaat dari mempelajari materi
tentang Prosedur pencatatan transaksi pada bukti penjualan tunai
menggunakan faktur penjualan tunai .
Pemberian Acuan
1. Menyampaikan tentang kompetensi dasar, indikato IPK, dan KKM
IPK pada pertemuan yang berlangsung
2. Memberikan gambaran secara umum tentang tujuan pembelajaran
yang akan dipelajari.
3. Menyampaikan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan
saat itu.
4. Pembagian kelompok diskusi
5. Peserta didik membentuk kelompok masing-masing kelompok
beranggotakan 6 orang (guru bisa menunjuk pasangannya atau Peserta
didik memilih sendiri .
6. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang
akan berlangsung
7. Menjelaskan teknik penilaian

Kegiatan Inti 60
Sintak Menit
Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran
Fase 1 : Orientasi KEGIATAN LITERASI DAN CRITICAL
peserta didik pada THINKING
masalah Peserta didik diajak untuk memusatkan
perhatian pada video pembelajaran Prosedur
pencatatan transaksi pada bukti penjualan
tunai menggunakan faktur penjualan tunai
Mengamati
1. Guru menayangkan video mengenai
Prosedur pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakan faktur
penjualan tunai dengan bantuan IT
(Media Player)
2. Guru meminta peserta didik mengamati
tayangan video dan mengidentifikasi
masalah
3. Guru memberikan masalah terkait
Prosedur pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakan faktur

3
penjualan tunai

4. Peserta didik memahami masalah secara


individu dan mengajukan hal-hal yang
belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
Menanya
5. Guru meminta peserta didik menuliskan
informasi yang terdapat dari masalah
tersebut secara teliti dengan bahasa
sendiri

Fase 2 : CRITICAL THINKING DAN


Mengorganisasikan COLLABORATION
peserta didik untuk Literasi 90
belajar 6. Guru menyedikan prosedur pencatatan menit
transaksi pada bukti penjualan tunai
menggunakan faktur penjualan tunai
7. Guru membagikan lembar aktivitas
peserta didik yang berisikan masalah
Mengumpulkan Data
8. Peserta didik berdiskusi untuk
memecahkan masalah dari topik masalah
yang sudah dibagikan guru.
9. Peserta didik diminta menetukan
langkah-langkah pemecahan masalah
tentang bukti transaksi serta peserta
didik berkalaborasi untuk menyelesaikan
masalah bukti transaksi tersebut..
10. peserta didik bekerja sama untuk
menghimpun berbagai konsep dalam
Prosedur pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakan faktur
penjualan tunai yang sudah dipelajari
serta memikirkan dengan cermat strategi
pemecahan yang berguna untuk
pemecahan masalah
11. Guru mendorong peserta didik agar
bekerja sama adalam kelompok

Fase 3 : Membimbing COLLABORATION DAN CRITICAL


penyelidikan individu THINKING
dan kelompok Mengumpulkan Data
12. Guru meminta peserta didik melihat
prosedur pencatatan transaksi pada
penjualan tunai
Menalar
13. Guru berkeliling mencermati peserta
didik dan menemukan berbagai kesulitan
yang dialami peserta didik, serta
memberikan kesempatan kepada peserta

4
didik untuk bertanya hal-hal yang belum
dipahami
14. Guru memberikan bantuan (scaffolding)
berkaitan kesulitan yang dialami peserta
didik untuk bertanya hal-hal yang belum
dipahami
15. Guru meminta peserta didik melakukan
pengisian bukti-bukti transaksi tersebut
untuk menyelesaikan masalah

Fase 4 : CRITICAL THINKING DAN


Mengembangkan dan COLLABORATION
menyajikan hasil karya Pemeriksaan Data
16. Guru berkeliling mencermati peserta
didik bekerja menyusun laporan hasil
diskusi, dan memberi bantuan, bila 45
diperlukan menit
17. Peserta didik menyiapkan laporan hasil
diskusi kelompok secara rapi, rinci dan
sustematis
18. Peserta didik menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan) laporan
bukti transaksi yang sudah diisi dengan
benar di depan kelas.
Fase 5 : Menganalisis CRITICAL THINGKING,
dan mengevaluasi COMMUNICATION, DAN CREATIVITY
proses pemecahan Peserta didik mendiskusikan hasil
masalah pengamatan presentasi kelompok dan
memverifikasi hasil pengamatan tersebut
dengan data-data atau teori pada buku
sumber melalui kegiatan : 60
Mengkomunikasikan menit
19. semua kelompok bermusyawarah untuk
menentukan satu kelompok yang
mempresentasikan
(mengkomunikasikan) hasil diskusinya
di depan kelas secara sistematis, santun
dan hemat waktu
20. Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik dari kelompok penyaji
untuk memberikan penjelasan tambahan
dengan baik
21. Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik dari kelompok lain untuk
memberikan tanggapan terhadap hasil
diskusi kelompok penyaji dengan sopan
22. Guru melibatkan peserta didik
mengevaluasi jawaban kelompok penyaji
serta masukan dari peserta didik yang
lain dan membuat kesepatan, bila
jawaban yang disampaikan peserta didik

5
sudah benar
23. Guru memberi kesempatan kepada
kelompok lain yang mempunyai jawaban
berbeda dari kelompok penyaji pertama
untuk mengkomunikasikan hasil diskusi
kelompoknya secara sistematis, santun
dan hemat waktu.
24. Selanjutnya, guru membuka cakrawala
penerapan ide dari penyelesaian masalah
tersebut untuk menemukan ide umum
untuk menentukan banyak kemungkinan
yang terjadi dari suatu kejadian transaksi
di dalam perusahaan.
25. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi
tiap kelompok

Kegiatan Penutup 15
Peserta didik : Menit
1. Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru :
2. Guru merefleksi kegiatan pembelajaran
3. Guru melaksanakan penilaian berupa tes lisan secara random sampling
untuk mengetahui pemahaman peserta didik
4. Menjelaskan rencana pembelajaran berikutnya.
5. Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja
dan kerjasama yang baik
Tugas terstruktur : peserta didik diminta mencari contoh dokumen bukti transaksi nota
kontan dan surat penawaran

Pertemuan Ke-2 ( 7 x 45 menit ) Waktu


Kegiatan Pendahuluan 45
Orientasi Menit
1. Membuka pelajaran dengan salam dan berdoa untuk memulai
pembelajaran sebagai wujud (Religius).
2. Melakukan presensi kehadiran peserta didik sebagai wujud (disiplin)
3. Mengecek kondisi ruang kelas agar nyaman dan kondusif untuk
belajar dengan meperhatikan kebersihan lingkungan kelas sebagai
wujud sikap Peduli Lingkungan Hidup.
Apersepsi
4. Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi pembelajaran materi
sebelumnya tentang Alur transaksi.
5. Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelajaran yang akan
akan diberikan untuk mengetahui pengetahuan tentang Prosedur
pencatatan transaksi pada bukti penjualan tunai menggunakan nota
kontan dan surat penawaran
Motivasi
6. Memberikan gambaran tentang manfaat dari mempelajari materi
tentang Prosedur pencatatan transaksi pada bukti penjualan tunai

6
menggunakan nota kontan dan surat penawaran .
7. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang
berlangsung
Pemberian Acuan
8. Menyampaikan tentang kompetensi dasar, indikato IPK, dan KKM
IPK pada pertemuan yang berlangsung
9. Memberikan gambaran secara umum tentang tujuan pembelajaran
yang akan dipelajari.
10. Menyampaikan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan
saat itu.
11. Pembagian kelompok diskusi
12. Peserta didik membentuk kelompok masing-masing kelompok
beranggotakan 6 orang (guru bisa menunjuk pasangannya atau Peserta
didik memilih sendiri .
13. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang
akan berlangsung
14. Menjelaskan teknik penilaian

Kegiatan Inti 60
Sintak Menit
Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran
Fase 1 : Orientasi KEGIATAN LITERASI DAN CRITICAL
peserta didik pada THINKING
masalah Peserta didik diajak untuk memusatkan
perhatian pada video pembelajaran Prosedur
pencatatan transaksi pada bukti penjualan
tunai menggunakan nota kontan dan surat
penawaran
Mengamati
1. Guru menayangkan video mengenai
Prosedur pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakan nota
kontan dan surat penawaran dengan
bantuan IT (Media Player)
2. Guru meminta peserta didik mengamati
tayangan video dan mengidentifikasi
masalah
3. Guru memberikan masalah terkait
Prosedur pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakan nota
kontan dan surat penawaran
4. Peserta didik memahami masalah secara
individu dan mengajukan hal-hal yang
belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
Menanya
5. Guru meminta peserta didik menuliskan
informasi yang terdapat dari masalah
tersebut secara teliti dengan bahasa
sendiri

7
Fase 2 : CRITICAL THINKING DAN
Mengorganisasikan COLLABORATION 90
peserta didik untuk Literasi menit
belajar 6. Guru menyedikan prosedur
pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakan nota
kontan dan surat penawaran
7. Guru membagikan lembar aktivitas
peserta didik yang berisikan masalah
Mengumpulkan Data
8. Peserta didik berdiskusi untuk
memecahkan masalah dari topik
masalah yang sudah dibagikan guru.
9. Peserta didik diminta menetukan
langkah-langkah pemecahan masalah
tentang bukti transaksi serta peserta
didik berkalaborasi untuk
menyelesaikan masalah bukti
transaksi tersebut dengan
pasangannya.
10. peserta didik bekerja sama untuk
menghimpun berbagai konsep dalam
Prosedur pencatatan transaksi pada
bukti penjualan tunai menggunakan
nota kontan dan surat penawaran yang
sudah dipelajari serta memikirkan
dengan cermat strategi pemecahan
yang berguna untuk pemecahan
masalah
11. Guru mendorong peserta didik agar
bekerja sama adalam kelompok

Fase 3 : Membimbing COLLABORATION DAN CRITICAL


penyelidikan individu THINKING
dan kelompok Mengumpulkan Data
12. Guru meminta peserta didik melihat
prosedur pencatatan bukti transaksi
eksternal
Menalar
13. Guru berkeliling mencermati peserta
didik dan menemukan berbagai
kesulitan yang dialami peserta didik,
serta memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk bertanya hal-hal
yang belum dipahami
14. Guru memberikan bantuan
(scaffolding) berkaitan kesulitan yang
dialami peserta didik untuk bertanya
hal-hal yang belum dipahami
15. Guru meminta peserta didik
melakukan pengisian bukti-bukti

8
transaksi tersebut untuk
menyelesaikan masalah
45
Fase 4 : CRITICAL THINKING DAN menit
Mengembangkan dan COLLABORATION
menyajikan hasil Pemeriksaan Data
karya 16. Guru berkeliling mencermati peserta
didik bekerja menyusun laporan hasil
diskusi, dan memberi bantuan, bila
diperlukan
17. Peserta didik menyiapkan laporan
hasil diskusi kelompok secara rapi,
rinci dan sustematis
18. Peserta didik menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan)
laporan bukti transaksi yang sudah
diisi dengan benar di depan kelas.
Fase 5 : Menganalisis CRITICAL THINGKING, 60
dan mengevaluasi COMMUNICATION, DAN CREATIVITY menit
proses pemecahan Peserta didik mendiskusikan hasil
masalah pengamatan presentasi kelompok dan
memverifikasi hasil pengamatan tersebut
dengan data-data atau teori pada buku
sumber melalui kegiatan :
Mengkomunikasikan
19. semua kelompok bermusyawarah
untuk menentukan satu kelompok
yang mempresentasikan
(mengkomunikasikan) hasil
diskusinya di depan kelas secara
sistematis, santun dan hemat waktu
20. Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik dari kelompok penyaji
untuk memberikan penjelasan
tambahan dengan baik
21. Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik dari kelompok lain
untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok
penyaji dengan sopan
22. Guru melibatkan peserta didik
mengevaluasi jawaban kelompok
penyaji serta masukan dari peserta
didik yang lain dan membuat
kesepatan, bila jawaban yang
disampaikan peserta didik sudah
benar
23. Guru memberi kesempatan kepada
kelompok lain yang mempunyai
jawaban berbeda dari kelompok
penyaji pertama untuk

9
mengkomunikasikan hasil diskusi
kelompoknya secara sistematis,
santun dan hemat waktu.
24. Selanjutnya, guru membuka
cakrawala penerapan ide dari
penyelesaian masalah tersebut untuk
menemukan ide umum untuk
menentukan banyak kemungkinan
yang terjadi dari suatu kejadian
transaksi di dalam perusahaan.
25. Guru mengumpulkan semua hasil
diskusi tiap kelompok

Kegiatan Penutup 15
Peserta didik : Menit
1. Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru :
2. Guru merefleksi kegiatan pembelajaran
3. Guru melaksanakan penilaian berupa tes lisan secara random sampling
untuk mengetahui pemahaman peserta didik
4. Menjelaskan rencana pembelajaran berikutnya.
5. Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja
dan kerjasama yang baik
Tugas terstruktur : peserta didik diminta mencari contoh dokumen bukti transaksi
penerimaan barang dan kartu persediaan

Pertemuan Ke-3( 7 x 45 menit ) Waktu


Kegiatan Pendahuluan 45
Orientasi Menit
1. Membuka pelajaran dengan salam dan berdoa untuk memulai
pembelajaran sebagai wujud (Religius).
2. Melakukan presensi kehadiran peserta didik sebagai wujud (disiplin)
3. Mengecek kondisi ruang kelas agar nyaman dan kondusif untuk
belajar dengan meperhatikan kebersihan lingkungan kelas sebagai
wujud sikap Peduli Lingkungan Hidup.
Apersepsi
4. Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi pembelajaran materi
sebelumnya tentang Alur transaksi.
5. Mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan pelajaran yang akan
akan diberikan untuk mengetahui pengetahuan tentang Prosedur
pencatatan transaksi pada bukti penjualan tunai menggunakanbukti
penyerahan baran dan kartu persediaan
Motivasi
6. Memberikan gambaran tentang manfaat dari mempelajari materi
tentang Prosedur pencatatan transaksi pada bukti penjualan tunai
menggunakanbukti penyerahan baran dan kartu persediaan .
Pemberian Acuan
7. Menyampaikan tentang kompetensi dasar, indikato IPK, dan KKM
IPK pada pertemuan yang berlangsung
8. Memberikan gambaran secara umum tentang tujuan pembelajaran

10
yang akan dipelajari.
9. Menyampaikan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan
saat itu.
10. Pembagian kelompok diskusi
11. Peserta didik membentuk kelompok masing-masing kelompok
beranggotakan 6 orang (guru bisa menunjuk pasangannya atau Peserta
didik memilih sendiri .
12. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang
akan berlangsung
13. Menjelaskan teknik penilaian

Kegiatan Inti 60
Sintak Menit
Kegiatan Pembelajaran
Model Pembelajaran
Fase 1 : Orientasi KEGIATAN LITERASI DAN CRITICAL
peserta didik pada THINKING
masalah Peserta didik diajak untuk memusatkan
perhatian pada video pembelajaran Prosedur
pencatatan transaksi pada bukti penjualan
tunai menggunakanbukti penyerahan baran
dan kartu persediaan
Mengamati
1. Guru menayangkan video mengenai
Prosedur pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakanbukti
penyerahan baran dan kartu persediaan
dengan bantuan IT (Media Player)
2. Guru meminta peserta didik mengamati
tayangan video dan mengidentifikasi
masalah
3. Guru memberikan masalah terkait
Prosedur pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakanbukti
penyerahan baran dan kartu persediaan
4. Peserta didik memahami masalah secara
individu dan mengajukan hal-hal yang
belum dipahami terkait masalah yang
disajikan
Menanya
5. Guru meminta peserta didik
menuliskan informasi yang terdapat
dari masalah tersebut secara teliti
dengan bahasa sendiri

Fase 2 : CRITICAL THINKING DAN


Mengorganisasikan COLLABORATION
peserta didik untuk Literasi 90
belajar 6. Guru menyedikan prosedur menit
pencatatan transaksi pada bukti
penjualan tunai menggunakanbukti
penyerahan baran dan kartu
persediaan

11
7. Guru membagikan lembar aktivitas
peserta didik yang berisikan masalah
Mengumpulkan Data
8. Peserta didik berdiskusi untuk
memecahkan masalah dari topik
masalah yang sudah dibagikan guru.
9. Peserta didik diminta menetukan
langkah-langkah pemecahan masalah
tentang bukti transaksi serta peserta
didik berkalaborasi untuk
menyelesaikan masalah bukti
transaksi tersebut dengan
pasangannya.
10. peserta didik bekerja sama untuk
menghimpun berbagai konsep dalam
Prosedur pencatatan transaksi pada
bukti penjualan tunai
menggunakanbukti penyerahan baran
dan kartu persediaan yang sudah
dipelajari serta memikirkan dengan
cermat strategi pemecahan yang
berguna untuk pemecahan masalah
11. Guru mendorong peserta didik agar
bekerja sama adalam kelompok

Fase 3 : Membimbing COLLABORATION DAN CRITICAL


penyelidikan individu THINKING
dan kelompok Mengumpulkan Data
12. Guru meminta peserta didik melihat
prosedur pencatatan bukti transaksi
penyerahan barang dan kartu
persediaan
Menalar
13. Guru berkeliling mencermati peserta
didik dan menemukan berbagai
kesulitan yang dialami peserta didik,
serta memberikan kesempatan kepada
peserta didik untuk bertanya hal-hal
yang belum dipahami
14. Guru memberikan bantuan
(scaffolding) berkaitan kesulitan yang
dialami peserta didik untuk bertanya
hal-hal yang belum dipahami
15. Guru meminta peserta didik
melakukan pengisian bukti-bukti
transaksi tersebut untuk
menyelesaikan masalah 45
menit
Fase 4 : CRITICAL THINKING DAN
Mengembangkan dan COLLABORATION
menyajikan hasil Pemeriksaan Data

12
karya 16. Guru berkeliling mencermati peserta
didik bekerja menyusun laporan hasil
diskusi, dan memberi bantuan, bila
diperlukan
17. Peserta didik menyiapkan laporan
hasil diskusi kelompok secara rapi,
rinci dan sustematis
18. Peserta didik menentukan perwakilan
kelompok secara musyawarah untuk
menyajikan (mempresentasikan)
laporan bukti transaksi yang sudah
diisi dengan benar di depan kelas. 60
Fase 5 : Menganalisis CRITICAL THINGKING, menit
dan mengevaluasi COMMUNICATION, DAN CREATIVITY
proses pemecahan Peserta didik mendiskusikan hasil
masalah pengamatan presentasi kelompok dan
memverifikasi hasil pengamatan tersebut
dengan data-data atau teori pada buku sumber
melalui kegiatan :
Mengkomunikasikan
19. semua kelompok bermusyawarah
untuk menentukan satu kelompok
yang mempresentasikan
(mengkomunikasikan) hasil
diskusinya di depan kelas secara
sistematis, santun dan hemat waktu
20. Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik dari kelompok penyaji
untuk memberikan penjelasan
tambahan dengan baik
21. Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik dari kelompok lain
untuk memberikan tanggapan
terhadap hasil diskusi kelompok
penyaji dengan sopan
22. Guru melibatkan peserta didik
mengevaluasi jawaban kelompok
penyaji serta masukan dari peserta
didik yang lain dan membuat
kesepatan, bila jawaban yang
disampaikan peserta didik sudah
benar
23. Guru memberi kesempatan kepada
kelompok lain yang mempunyai
jawaban berbeda dari kelompok
penyaji pertama untuk
mengkomunikasikan hasil diskusi
kelompoknya secara sistematis,
santun dan hemat waktu.
24. Selanjutnya, guru membuka
cakrawala penerapan ide dari
penyelesaian masalah tersebut untuk

13
menemukan ide umum untuk
menentukan banyak kemungkinan
yang terjadi dari suatu kejadian
transaksi di dalam perusahaan.
25. Guru mengumpulkan semua hasil
diskusi tiap kelompok

Kegiatan Penutup 15
Peserta didik : Menit
6. Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
Guru :
7. Guru merefleksi kegiatan pembelajaran
8. Guru melaksanakan penilaian berupa tes lisan secara random sampling
untuk mengetahui pemahaman peserta didik
9. Menjelaskan rencana pembelajaran berikutnya.
10. Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja
dan kerjasama yang baik
Tugas terstruktur : peserta didik diminta mencari materi pencatatan penjualan kredit

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran


1. Alat/Bahan : Whiteboard, Spidol, Laptop, LCD
2. Media Pembelajaran : Lembar kerja
3. Bahan : soal dokumen transaksi penjualan

I. Sumber Pembelajaran
1. Wulan Widayati. 2018. Modul Administrasi transaksi Kelas XI Tahun 2018. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
2. Modul administrasi transaksi, sumber PPG Dalam Jabatan Tahap 1 Tahun 2018

J. Penilaian Pembelajaran
1. Penilaian KD Pengetahuan : tes tertulis (penilaian harian)
2. Penilaian KD Keterampilan : penugasan (tugas individu)

14
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI PENGETAHUAN

Nama Sekolah : SMK NEGERI 2 SEMARANG


Mata Pelajaran : Administrasi Transaksi
Kelas : XI
KD : 3.6 Menganalisis dokumen transaksi penjualan
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6.1 Menggunakan Menggunakan faktur penjualan tunai
3.6.2 Mengecek Mengecek nota kontan
3.6.3 Mengaitkan bukti penyerahan barang
3.6.4 Menggunakan bukti penerimaan kas
Materi : 1. Faktur penjualan tunai
.2. nota kontan
.3. bukti penyerahan barang
.4. bukti penerimaan kas

Kisi – kisi soal


Kompete Jenis
Indikator Indikator soal Soal
nsi Dasar Soal
3.6 3.6.1 Menggunakan 1. Siswa mampu Tes 1. Bagaimana
Menganal faktur penjualan Menggunakan Tertulis pengertian faktur
isis tunai Menggunakan (essay) penjualan ?
dokumen faktur
transaksi penjualan 2. Bagaimana
penjualan tunai menggunakan
faktur penjualan
?
3.6.2 Mengecek nota 2. Siswa mampu 3. Bagaimana
kontan Mengecek mengecek nota
Mengecek kontan pada
nota kontan transaksi
penjualan ?

3.6.3 Mengaitkan bukti 3. Siswa mampu 4. Bagaimana


penyerahan barang Mengaitkan mengaitkan bukti
bukti penyerahan
penyerahan barang ?
barang
3.6.4 Menggunakan bukti 4. Siswa mampu 5. Bagaimana
penerimaan kas Menggunakan menggunakan
bukti pencatatan bukti
penerimaan penerimaan kas ?
kas

15
.
No Jawaban Skore
1 Faktur adalah perhitungan penjualan kredit yang diberikan oleh 20
penjual kepada pembeli.
2 - Faktur sebagai bukti transaksi penjualan secara kredit sebaiknya
memuat hal-hal sebagai berikut:
1. Kepala surat (Nama perusahaan, alamat perusahaan, nomor
telepon, dll)
2. Nama Pelanggan
3. Nama Barang dan spesifikasinya
4. Jumlah barang 20
5. Harga satuan
6. Jumlah harga
7. Jumlah yang harus dibayar oleh pelanggan
8. Otorisaasi penerimaan
9. Otoriasai penyerahan
10. Syarat pembayaran
-
3 Nota kontan adalah dokumen yang dikeluarkan oleh penjual kepada
pembeli secara tunai.
Ada 2 lembar:
20
1. Lembar asli= Untuk pihak pembeli
2. Lembar salin= Untuk pihak penjual

4 • Yaitu surat yang menjadi bukti bahwa perusahaan sudah


memberikan produk berupa barang/jasa kepada pihak pembeli.
• Berisi tentang nama, jumlah, kondisi dan hal lain tentang
barang tersebut. 20
• Biasanya ditandatangani dengan pihak yang berkepentingan
dengan disertai materai.

5 Laporan penerimaan barang berisi daa hasil pemeriksaan atas barang


yang diterima dan dokumen-dokumen yang terkait antara lain berisi
keterangan mengenai:
• Yaitu surat yang menjadi bukti bahwa perusahaan sudah
memberikan produk berupa barang/jasa kepada pihak pembeli.
20
• Berisi tentang nama, jumlah, kondisi dan hal lain tentang
barang tersebut.
• Biasanya ditandatangani dengan pihak yang berkepentingan
dengan disertai materai.

Total 100

16
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KETERAMPILAN
Nama Sekolah : SMK NEGERI 2 SEMARANG
Mata Pelajaran : Administrasi Transaksi
Kelas : XI
KD : 4.6 Membuat administrasi transaksi penjualan
Indikator Pencapaian Kompetensi
4.6.1 Membuat surat penawaran dan balasan pesanan
4.6.2 membuat kartu persediaan barang
Materi : dokumen transaksi penjualan

1. Buatlah laporan transaksi penjualan tunai dari hasil observasi pada toko/bisnis/ usaha di
lingkungan tempat tinggal peserta didik !
2. Presentasikan hasil observasi peserta didik di depan kelas!

Kisi – kisi soal


Kompetensi
Indikator Indikator soal Jenis Soal Soal
Dasar
4.6 Membuat 4.6.1 Membuat 1. siswa Tes 1. Buatlah laporan
administrasi surat mampu Portofolio transaksi
transaksi penawaran Membuat penjualan tunai
penjualan dan balasan surat dari hasil
pesanan penawaran observasi pada
4.6.2 membuat dan balasan toko/bisnis/ usaha
kartu pesanan di lingkungan
persediaan 2. siswa tempat tinggal
barang mampu peserta didik!
membuat 2. Presentasikan hasil
kartu observasi peserta
persediaan didik di depan
barang kelas!

17
RUBRIK PENILAIAN KOMPETENSI KETERAMPILAN

Rubrik Penilaian Penugasan kelompok:

Penilaian Kompetensi Keterampilan

Nama kelompok : …………………………………………………


Kelas : …………………………………………………
Tanggal Penugasan : …………………………………………………

Rubrik penilaian presentasi ringkasan


No Nama Aspek penilaian Total nilai
Kelancaran Kelengkapan Kebenaran
informasi isi
1
2
3
4

Aspek penilaian Kriteria Rentang Skor


skor maksimal
Kelancaran Sangat lancar menyampaikan urutan 85-100 100
Prosedur pencatatan bukti transaksi
Cukup lancar menyampaikan urutan 70-84
Prosedur pencatatan bukti transaksi
Kurang lancar menyampaikan urutan 55-69
Prosedur pencatatan bukti transaksi
Tidak lancar menyampaikan urutan 54-40
Prosedur pencatatan bukti transaksi
Kelangkapan informasi Urutan Dokumen transaksi penjualanyang 85-100 100
disampaikan sangat lengkap
Urutan Dokumen transaksi penjualanyang 70-84
disampaikan sedikit kurang lengkap
Hanya separuh urutan Dokumen transaksi 55-69
penjualanyang disampaikan
Urutan Dokumen transaksi penjualanyang 54-40
disampaikan hanya sedikit
Kebenaran isi Urutan Dokumen transaksi penjualanyang 85-100 100
disampaikan benar semua
Urutan Dokumen transaksi penjualanyang 70-84
disampaikan sebagaian besar benar
Urutan Dokumen transaksi penjualanyang 55-69
disampaikan separuh yang benar
Urutan Dokumen transaksi penjualanyang 54-40
disampaikan sebagian besar salah
Total

18
Jurnal Penilaian Sikap
Instrumen:

JURNAL
Nama Peserta Didik : ..................................
Kelas : ...................................
Aspek yang diamati : ...................................

No Hari/ Tanggal Kejadian Keterangan/


Tindak lanjut

19
K. Remedial dan Pengayaan
1. Remedial
Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD nya belum tuntas.
a. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal),
atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
b. Tugas remedial, dilakukan sebanyak 3 kali yaitu dengan cara menugaskan kepada
peserta didik untuk membenahi tugas yang telah dikerjakan sehingga memenuhi
ketentuan yang ditetapkan.
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru
bisa memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :
1. Menguraikan dokumen transaksi penjualan pada perusahaan !
2. Terapkan dokumen transaksi penjualan yang ada dengan transaksi yang terjadi
pada perusahaan !

PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Nama Indikator Bentuk Nilai


Nilai Keterangan
No Peserta yang Belum Tindakan Setelah
Ulangan
Didik Dikuasai Remedial Remedial
1

dst

20
2. Pengayaan

Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria
Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan sebagai berikut:
a. Peserta didik yang mencapai nilai tuntas diberikan materi masih dalam cakupan
KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

1) Bacalah materi Dokumen transaksi penjualan yang ada di buku ataupun di internet
kemudian buatlah resume di buku catatanmu!

PROGRAM PENGAYAAN

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Nama Indikator Bentuk


Nilai Nilai Setelah Keterangan
No Peserta yang Belum Tindakan
Ulangan Pengayaan
Didik Dikuasai Pengayaan
1

dst

Semarang, Januari 2019


Mengetahui,
Kepala SMK Negeri 2 Semarang Guru Mapel Administrasi Transaksi

Drs. H. Ahmad Ishom, M.Pd Maeriyana, S.Pd


NIP 19621219 199303 1 007 NIP –

21