Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

ASI EKSKLUSIF
RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI

Disusun oleh :
BINTAN SRI RAHAYU
2013.49.011

AKADEMI KEPERAWATAN DHARMA HUSADA KEDIRI


TAHUN AKADEMIK 2014/2015
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : ASI Ekslusif


Sasaran : Ibu menyusui
Tanggal : 13 Juni 2015
Waktu : 15 Menit
Tempat : RSUD Gambiran Kota Kediri (Ruang Dahlia II)

1. Karakteristik Peserta
a. Jumlah Peserta :
b. Tingkat Pendidikan
c. Sosial Ekonomi :
d. Suku / Ras : Jawa Timur

2. Tujuan Penyuluhan
a. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan ibu-ibu mengetahui dan
mengerti tentang ASI eksklusif.
b. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan :
1. Peserta dapat menyebutkan pengertian ASI eksklusif.
2. Peserta dapat menyebutkan manfaat ASI ekslusif.
3. Peserta dapat menyebutkan pentingnya pemberian ASI.

3. Materi Penyuluhan
Terlampir

4. Metode Penyuluhan
 Ceramah
 Tanya Jawab
5. Media
Leafleat
6. Kegiatan Penyuluhan
No Tahap Kegiatan Waktu
1 Pembukaan 1. Salam pembukaan 5 menit
2. Perkenalan
3. Menjelaskan tujuan
penyuluhan
4. Membagikan Leaflet
2 Pengembangan 1. Menggali pengetahuan 7 menit
peserta
2. tentang ASI Eksklusif
3. Menjelaskan materi
a. Pengertian ASI Eksklusif
b. Manfaat ASI Eksklusif
c. Pentingnya pemberian
ASI
4. Memberikan kesempatan
peserta bertanya
3 Penutup 1. Melakukan evaluasi hasil 3 menit
penyuluhan
2. Menyimpulkan
3. 3. Salam penutup

7. Sumber
 Asih, Yasmin, dkk. 2002. Buku Saku Perawatan Kesehatan Ibu dan Anak.
Jakarta: EGC.
 Buku Kuliah 3 Ilmu Kesehatan Anak Cetakan ke-11. 2007. Ilmu Kesehatan
Anak. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
 Hidayat, A. Aziz. Alimul. 2008. Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk
Pendidikan Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.
 Satyanegara, Surya, dkk. 2004. Panduan Lengkap Perwatan Bayi Dan Balita.
Jakarta: Arcan.

8. Evaluasi
a. Pelaksanaan
 Tanggal : 13 Juni 2015
 Waktu : WIB
 Tempat : RSUD Gambiran Kota Kediri (
Ruang Dahlia II)
 Jumlah peserta : orang
 Respon terhadap penyuluhan :
- Jumlah peserta aktif : orang
- Jumlah pertanyaan :
- Macam pertanyaan :
1) Apa saja manfaat ASI Eksklusif bagi ibu ?
2) Apa saja kandungan yang terdapat dalam kolostrum ?
- Jawaban :
1) Manfaat ASI Eksklusif bagi ibu yaitu :
a. Menunda kehamilan berikutnya.
b.Mengurangi anemia (kurang darah).
c. Mengurangi resiko kanker payudara.
d.Lebih cepat langsing kembali.
e. Tidak repot, hemat waktu, praktis.
2) Kandungan yang terdapat dalam kolostrum yaitu : zat kekebalan
tubuh, vitamin A yang tinggi, lebih kental, dan berwarna kekuning-
kuningan.
MATERI PENYULUHAN

A. PENGERTIAN
ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanapa makanan dan minuman
tambahan lain pada bayiberumur nol sampai 6 bulan. Bahkan air putih tidak
diberikan dalam tahap ASI Eksklusif ini.
ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Di dalamnya terdapat tiga aspek
kelebihan, yaitu aspek gizi, aspek kekebalan, dan aspek kejiwaan berupa jalinan
kasih sayang yang penting untuk perkembangan mental dan kecerdasan anak.
Kolostrum adalah ASI yang keluar beberapa hari setelah persalinan.
Mengandung zat kekebalan, vitamin A yang tinggi, lebih kental, dan berwarna
kekuning-kuningan.
ASI masa peralihan yaitu ASI yang dihasilkan mulai hari ke-4 samapi hari
ke 10. ASI matur adalah ASI ynag dihasilkan mulai hari ke-10 samapai
seterusnya. ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak lahir
sampai usia 6 bulan tanpa di beri makanan tambahan.

B. MANFAAT ASI EKSKLUSIF


Bagi Ibu :
1. Menunda kehamilan berikutnya.
2. Mengurangi anemia (kurang darah).
3. Mengurangi resiko kanker payudara.
4. Lebih cepat langsing kembali.
5. Tidak repot, hemat waktu, praktis.

Bagi Bayi :
1. Sebagai nutrisi (makanan) yang baik.
2. Mengandung zat protektif (kekebalan tubuh).
3. Untuk kecerdasan bayi.
4. Melindungi dari diare pada bayi.
5. Mengurangi gigi berlubang.
6. Membentuk hubungan ibu & bayi yang erat.

C. CARA MENYUSUI YANG BENAR


Agar pemberian ASI eksklusif dapat berhasil, perlu pula diperhatikan cara
menyusui yang benar:
1. Cuci tangan sebelum menyusui.
2. Bersihkan putting susu dengan kapas air hangat.
3. Lakukan dengan posisi duduk bayi dipangku, kepala bayi diletakkan pada
siku ibu dan tangan ibu menahan bokong bayi.
4. Tubuh bayi dekat dan menghadap ibu, perut bayi menempel pada badan ibu.
5. Sentuhkan puting susu pada bibir/pipi bayi untuk merangsang agar mulut
bayi terbuka lebar.
6. Ketika mulut bayi terbuka lebar, masukkan seluruh puting susu dan areola
payudara ke dalam mulut bayi.
7. Posisi menyusui yang benar bila ibu tidak merasa nyeri pada putingnya.
8. Menyusui kedua payudara secara bergantian.
9. Setelah disusui, punggung bayi ditepuk-tepuk, sampai bayi bersendawa.
10. ASI diberikan sesering mungkin tanpa jadwal, setiap bayi menginginkan,
bila bayi tidak minta disusui mintalah ibu untuk menyusui bayinya setiap 2-
3jam.
Kegagalan dalam pemberian ASI Eksklusif menyebabkan berkurangnya sel
otak bayi (15-20%).

D. PENTINGNYA PEMBERIAN ASI


Pemberian ASI sangat penting mengingat :
1. ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman terbaik untuk bayi terutama
dalam masa enam bulan pertama kehidupannya.
2. Bayi harus segera disusui setelah lahir. Pada dasrnya setiap ibu dapat
menyusui anaknya dan hendaknya disusui secara tepat.
3. Ibu hendaknya sesering mungkin menyusui anaknya karena dengan
demikian air susu ibu bertambah banyak dan cukup untuk kebutuhan bayi..
4. Pemberian susu botol yang penanganannya tidak bersih, dapat
menimbulkan sakit dan kematian.
5. Ibu hendaknya menyusui anaknya hingga tahun kehidupan anak dan jika
mungkin untuk waktu yang lebih lama.

WHO dan UNICEF merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk


memulai dan mencapai ASI eksklusif :
1. Menyusui dalam satu jam setelah kelahiran
2. Menyusui secara eksklusif: hanya ASI. Artinya, tidak ditambah makanan
atau minuman lain, bahkan air putih sekalipun.
3. Menyusui kapanpun bayi meminta (on-demand), sesering yang bayi mau,
siang dan malam.
4. Tidak menggunakan botol susu maupun empeng.
5. Mengeluarkan ASI dengan memompa atau memerah dengan tangan, disaat
tidak bersama anak.
6. Mengendalikan emosi dan pikiran agar tenang.