Anda di halaman 1dari 26

BAB 4

PEMBAHASAN

4.1 Sejarah Perusahaan


4.1.1 Profil Perusahaan
Berdasarkan sumber dari dokumen Company Profile terbaru tahun 2014 yang
didapatkan dari Public Relations Lion Air, PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) berawal
dari sebuah mimpi dan kerja keras. Setelah 13 tahun berpengalaman di bisnis wisata
yang ditandai dengan kesuksesan biro perjalanan Lion Tours, kakak-beradik Kusnan
Kirana dan Rusdi Kirana mewujudkan impian mereka untuk menyediakan layanan
penerbangan yang terjangkau ke semua lapisan masyarakat menjadi kenyataan. Dibekali
keinginan kuat mewujudkan mimpi dan modal awal US$ 10 juta, Lion Air secara hukum
didirikan pada bulan September tahun 1999. Penerbangan perdana Lion Air pada 30 Juni
2000 melayani rute Jakarta-Pontianak pulang pergi dan jumlah armada pada awal
beroperasi sebanyak 2 pesawat Boeing 737-200. Saat ini, Rusdi Kirana sebagai salah
satu pemilik Lion Air sekaligus President Director atau Direktur Utama Lion Air.
Kata kunci dari Lion Air adalah menciptakan peluang pasar sendiri, yang
mendobrak paradigma lama, bahwa penerbangan di Indonesia dicitrakan sebagai bisnis
luxury untuk kelas menengah atas. Tarif yang terjangkau bertolak dari pandangan
filosofis Lion Air tentang konsumenlah yang sesungguhnya berdaulat (consumer
sovereignty) hal ini yang diterapkan oleh Lion Air dengan tujuan untuk dapat melayani
penumpang dengan jumlah maksimal dari berbagai strata dan lapisan social masyarakat,
sebagaimana slogan Lion Air yaitu “We make people fly”.

4.1.2 Lion Air


Lion Air berdiri tanggal 15 November 1999 berdasarkan Izin Usaha Angkutan
Udara Berjadwal dari Direktorat Jendral Perhubungan Udara Nomor KEP/267/XI/1999.
Lion Air pertama kali beroperasi pada tanggal 30 Juni 2000 dengan menerbangi rute
Jakarta-Pontianak (hari tersebut diambil menjadi hari jadi Lion Air ). Jumlah armada
Lion Air pada awal dimulai operasi sebanyak 2 pesawat Boeing 737-200, dan dengan
jumlah karyawan pada awal operasi 61 karyawan, yang hingga saat ini berjumlah ±
11.000 karyawan.
Saat ini Lion Group memiliki armada pesawat sebanyak 189 unit yang terdiri
dari:
a. 127 pesawat Boeing tipe 737
b. 2 pesawat Boeing tipe 747
c. 38 pesawat ATR
d. 2 pesawat Hawker
e. 20 pesawat Cessna
Lion Air tidak hanya memiliki unit pesawat di dalam perusahaannya, namun juga
sarana-sarana pendukung yang di bangun oleh Lion Air. Sarana pendukung operasional
Lion Air yang telah dibangun dan dioperasikan, sebagai berikut:
a. Pusat perawatan dan perbaikan pesawat di Batam diatas lahan seluas 24 hektare
b. Pusat pelatihan di Bandara Mas Cengkareng dan Balaraja Serang yang
dimanfaatkan untuk mendidik calon penerbang dan penerbang, calon awak kabin
dan awak kabin, calon teknisi dan teknisi pesawat serta staff umum lainnya
dengan fasilitas:
1. 6 unit simulator ( 1 simulator ATR, 1 simulator Airbus A320 dan 4 simulator
737 NG )
2. 120 ruang kelas siswa
3. Kolam renang untuk latihan terjun ke air
4. 2 unit moc up pesawat untuk latihan terjun awak
5. 920 kamar mess untuk tempat tinggal awak kabin dan calon awak kabin
6. Klinik kesehatan
7. Fasilitas shuttle - bus selama 24 jam setiap 15 menit menuju bandara dan
tujuan lainnya
c. Sekolah penerbang di Cirebon dan Palangkaraya dengan fasilitas:
1. 20 pesawat latih Cessna dan akan menjadi 40 pesawat pada tahun 2016
2. Mess siswa
3. Simulator pesawat Cessna
4. Ruang kelas
d. Perumahan karyawan di Balaraja dengan fasilitas:
1. 1000 unit rumah
2. Akan dibangun sekolah TK sampai dengan Universitas
4.1.3 Visi Lion Air
Menjadi perusahaan penerbangan swasta nasional yang melayani penerbangan
domestik dan internasional dengan berpedoman kepada prinsip-prinsip keselamatan dan
keamanan penerbangan yang telah ditetapkan.

4.1.4 Misi Lion Air


Misi Lion Air adalah sebagai berikut:
a. Menjadi perusahaan penerbangan nasional yang tumbuh dan berkembang
b. Menjadi perusahaan penerbangan sebagai penyedia alat transportasi
c. Implementasi dan standarisasi angkutan udara khususnya operasional dan
perawatan pesawat
d. Meningkatkan daerah pelayanan agar lebih mudah dijangkau oleh konsumen
e. Menerbangkan sebanyak mungkin pengguna jasa transportasi udara
f. Menjadi perusahaan yang mampu bersosialisasi dengan lingkungan
g. Menjadi perusahaan swasta nasional yang terdepan dalam hal inovasi, efisiensi
dan profesionalisme

4.1.5 Logo Perusahaan

Gambar 4.1 Logo Perusahaan


(Sumber: Lion Air Profile 2014)

Arti Logo:
1. Singa: Diambil dari simbol kelahiran pendiri Lion Air Bapak Rusdi Kirana
yakni tanggal 17 Agustus yang berbintang Leo. Singa merupakan lambing
semangat dan keberanian
2. Sayap: Melambangkan jenis usaha yakni penerbangan
3. Matahari: Memiliki arti yang dibutuhkan oleh semua orang
4.1.6 Struktur Organisasi Direktorat Umum Lion Air

LAMPIRAN SURAT KEPUTUSAN DIREKSI


No. / SK / DZ-JT / IX / 2011
Tentang
Struktur Organisasi Direktorat Umum Lion Air

Gambar 4.2 Struktur Organisasi Direktorat Umum Lion Air


(Sumber: Company Profile Lion Air 2014)
Komisaris dan Dewan Direksi:
a. Komisaris Utama : Kusnan Kirana
b. Direktur Utama : Rudi Lumingkewas
c. Direktur Niaga : Achmad Hasan
d. Direktur Keuangan : Yunita Sastrasanjaya
e. Direktur Operasi : Capt. Theodore Henry Mudigdo
f. Direktur Lion Teknik : Romdani
g. Direktur Teknik : Imam Fajri
h. Direktur Umum : Edward Sirait
i. Direktur LAS : Capt. Daniel Putut
j. Direktur SSQ : Capt. Dwiyanto

Rusdi Kirana (Chairman)


Rudy Lumingkewas (CEO)
Edward Sirait (President Director)
Daniel Putut (Managing Director)

4.2 Hasil Penelitian dan Pembahasan


4.2.1 Pengumpulan Data
Dalam Proses pengumpulan data, penelitian ini menggunakan wawancara semi-
terstrukur yang dilakukan kepada narasumber Public Relations Lion Air. Ada dua
narasumber yang mewakili responden penelitian. Narasumber tersebut yakni:
1. Informan 1
a. Perusahaan: Lion Mentari Airlines
b. Nama: Andi M. Saladin
c. Usia: 36 Tahun
d. Status: Belum Menikah
e. Jabatan: Public Relations Manager
f. Lama Bekerja: 1 Tahun
g. Pengalaman Kerja: Public Relations PT. Freeport Indonesia
h. Jobdesk: Menangani, mengendalikan, dan mengamati pekerjaan dari Public
Relations

2. Informan 2
a. Perusahaan: Lion Mentari Airlines
b. Nama: Michael J. Hitipeuw
c. Usia: 27 Tahun
d. Status: Belum Menikah
e. Jabatan: Public Relations Officer
f. Lama Bekerja: 3 Tahun
g. Pengalaman Kerja: Public Relations PT. PELNI
h. Jobdesk: Menghubungkan antara perusahaan dengan pihak eksternal

4.2.1.1 Wawancara
Wawancara dengan narasumber internal beserta pengalaman seperti kendala atau
hambatan yang ditemukan pada saat wawancara berlangsung, jabarannya adalah sebagai
berikut:

Tabel 4.1 Daftar Profil Narasumber Internal


Narasumber Bapak Andi M. Saladin Bapak Michael J.
(Selanjutnya akan disebut
Hitipeuw
dengan A) (Selanjutnya akan disebut
dengan M)
Jabatan Public Relations Manager Public Relations Officer
Lokasi Lion Air Tower, Balaraja Lion Air Tower, Balaraja
Office, B-Building, 1st floor, Office, B-Building, 1st floor,
Talaga Bestari, Tangerang, Talaga Bestari, Tangerang,
Indonesia Indonesia
Alat Handphone dan laptop Handphone dan laptop
adalah alat yang digunakan adalah alat yang digunakan
untuk berhubungan dengan untuk berhubungan dengan
pihak Lion Air, untuk pihak Lion Air, untuk
melakukan pesan singkat melakukan pesan singkat
dan berbalas surat dan berbalas surat
elektronik atau e-mail, hal elektronik atau e-mail, hal
ini dikarenakan wawancara ini dikarenakan wawancara
dilakukan tidak bertatap dilakukan tidak bertatap
muka langsung melainkan muka langsung melainkan
dengan melalui surat dengan melalui surat
elektronik. elektronik.
Pengalaman dan kendala Adanya hari besar Natal Adanya hari besar Natal
yang ditemukan pada saat dan Tahun Baru membuat dan Tahun Baru membuat
wawancara wawancara yang dilakukan wawancara yang dilakukan
menjadi terhambat dengan menjadi terhambat dengan
hari libur, sehingga hari libur, sehingga
memerlukan waktu yang memerlukan waktu yang
lama dalam terpenuhinya lama dalam terpenuhinya
wawancara ini. Kendala wawancara ini. Kendala
selanjutnya ada kesibukan selanjutnya ada kesibukan
dari Public Relations Lion dari Public Relations Lion
Air yang membuat Air yang membuat
wawancara ini harus wawancara ini harus
dilakukan melalui surat dilakukan melalui surat
elektronik atau e-mail elektronik atau e-mail.

Sumber: Data Hasil Penelitian

4.2.2.2 Observasi
Selain melakukan wawancara, dalam penelitian ini juga dilakukan observasi.
Penelitian ini melakukan observasi non partisipan, dimana penelitian ini tidak
melakukan penelitian secara langsung di dalam perusahaan. Penelitian ini dilakukan
dengan cara mengamati melalui berbagai sumber data di luar perusahaan tersebut, dan
data dari dalam perusahaan yang didapatkan melalui pihak dalam perusahaan. Observasi
non partisipan ini dilakukan selama penelitian berlangsung, yaitu pada bulan Oktober
2014 sampai Desember 2014.

4.2.2.3 Data Pendukung


Data pendukung berupa foto dokumentasi dan data mentah atau data asli dari
pihak Lion Air sebagai data pendukung selain wawancara dan observasi dalam penelitian
ini.
4.2.3 Keabsahan Data
Penelitian ini menggunakan teknik keabsahan data Triangulasi Sumber.
Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang
lain di luar data, untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data
awal, seperti pemeriksaan data dari sumber yang lain (Moleong, 2013: 330).
Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara
mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber (Sugiyono, 2009: 274).
Dalam penelitian ini, triangulasi sumber adalah cara yang dipilih untuk
mendapatkan keabsahan data. Proses wawancara dalam penelitian ini dilakukan dengan
A dan M, yang mana A menyajikan tanggapan berbeda dari hasil wawancara dengan M,
dengan menjabarkan pendapat lain yang positif dan mendalam, sehingga terbentuknya
sebuah kesimpulan dan bersifat valid untuk penelitian ini, yang mana penelitian ini
mencari makna dan hasil dari setiap narasumber wawancara. Penelitian ini juga
didukung foto sebagai pendukung data.
4.2.4 Analisis Data
4.2.4.1 Reduksi Data
1. Wawancara

Tabel 4.2 Reduksi Wawancara


No. Pertanyaan Andi M. Saladin Michael J. Hitipeuw
(A)
(M)
1. Bagaimana cara Lion Air menjalankan Lion Group menjalin
menjalin hubungan hubungan dengan hubungan baik dengan
yang baik dengan media, dengan baik dan melakukan media
media massa? memiliki hubungan gathering.
yang erat dan saling
membutuhkan. Dengan
media gathering adalah
cara menjalin hubungan
dengan media.
2. Apa fungsi media Media massa memiliki Media massa menurut
massa menurut fungsi yang penting Lion Air merupakan
Lion Air? dalam perusahaan, jembatan komunikasi
termasuk Lion Air. antara Lion Air
Media massa menjadi dengan masyarakat
cara untuk menjangkau pengguna jasa Lion
publik Lion Air. Air maupun yang
bukan.
3. Bagaimana Hubungan Lion Air Hubungan antara PR
hubungan pihak dengan media massa Lion Air dengan
Public Relations berjalan dengan baik. media massa terbilang
Lion Air dengan baik dan saling
media massa? membantu terutama
dalam publikasi.
4. Media apa saja Media massa nasional Media massa yang
yang bekerja sama yang memiliki nama di bekerjasama seluruh
dengan Lion Air Indonesia. media nasional di
dalam menunjang Jakarta dan di daerah.
Media massa tersebut
aktivitas Media
adalah Kompas,
Relations?
Investor Daily, Tempo,
Suara Pembaruan,
Detik.com, Republika,
MNC Business,
Kompas TV, NET TV,
Berita Satu, Metro TV,
Bloomberg TV, Jawa
Pos, The Jakarta Post,
The Jakarta Globe,
Bisnis Indonesia,
Media Indonesia,
Sindo Weekly, Harian
Nasional, Harian
Sindo, Neraca.
5. Sebutkan kegiatan Kegiatan Media Kegiatan Media
Media Relations Relations dengan media Relations yang
dengan media cetak cetak dilakukan dengan dilakukan Lion Air
yang dilakukan menjalin silaturahmi dengan media cetak
Lion Air? melalui pertemuan dan dan elektronik seperti
jamuan. Seperti makan mengadakan
bersama antara gathering, makan
wartawan dengan Lion siang bersama, buka
Air. puasa bersama
wartawan dan direksi
Lion Group dan press
conference dalam
setiap event yang
dibuat oleh Lion
Group ataupun Lion
Air
6. Sebutkan kegiatan Kegiatan Media Kegiatan Media
Media Relations Relations dengan media Relations yang
dengan media elektronik sama dengan dilakukan Lion Air
elektronik yang media cetak, karena dengan media cetak
dilakukan Lion Air? biasanya acara dan elektronik seperti
gathering ini mengadakan
digabungkan. gathering, makan
siang bersama, buka
puasa bersama
wartawan dan direksi
Lion Group dan press
conference dalam
setiap event yang
dibuat oleh Lion
Group ataupun Lion
Air
7. Mengapa media Media yang dipilih Media yang dipilh
tersebut dipilih merupakan media yang merupakan media
sebagai media yang memiliki nama dan nasional yang
menunjang kegiatan publikasi yang baik memang memiliki
Media Relations? terhadap Lion Air track record yang baik
dalam pemberitaan
baik cetak ataupun
elektronik. Sehingga
media –media tersebut
dinilai dapat menjadi
penghubung
komunikasi yang baik
dengan masyarakat.
8. Bagaimana pihak Lion Air sebaik mungkin PR Lion Air akan
Public Relations melayani media massa. selalu mengirimkan
Lion Air melayani Memberikan materi press release atau
kebutuhan media yang akurat, fasilitas berita terkait
massa dalam yang nyaman sehingga perusahaan (Lion
mencari berita? media massa merasa Group) kepada
senang saat wartawan sebagai
mengumpulkan berita. kebutuhan publikasi
media massa.
9. Apa Media Media Relations adalah Media Relations
Relations menurut hubungan antara merupakan hubungan
pihak Lion Air? perusahaan dengan antara pihak media
media. Hubungan ini dengan perusahaan
menimbulkan yang ada didalam
keuntungan antara Lion Group, salah
kedua belah pihak. satunya yaitu Lion Air.
10. (Triangulasi Setuju, Media Relations
Sumber) memang hubungan
Menurut Bapak
antara perusahaan
Michael, “Media
dengan media massa,
relations merupakan
yang disini adalah Lion
hubungan antara
Air
pihak media dengan
perusahaan yang
ada didalam Lion
Group, salah
satunya yaitu Lion
Air”, bagaimana
tanggapan bapak?
11. Mengingat Menyiakan materi yang Dalam menjalin
pentingnya Media sesuai dengan apa yang kegiatan media
Relations, apa yang akan diberitakan. relation yang diperlu
dipersiapkan pihak dipersiapkan yaitu
Lion Air sebelum sesuai dengan
menjalani kegiatan kegiatan yang akan
Media Relations? dibuat nantinya.
Seperti contohnya
dalam mengadakan
press conference yaitu
dengan menyiapkan
semua materi penting
berupa data yang
akan dijadikan
informasi untuk
nantinya dijadikan
berita oleh pihak
media massa.
12. Strategi Media Media gathering, bentuk Dalam kegiatan
Relations apa saja strategi Media miningkatkan citra
yang dilakukan Relations yang dijalani perusahaan, Lion Air
pihak Lion Air Lion Air. selalu berusaha
untuk menjadi rekan kerja
meningkatkan citra yang baik dan saling
Lion Air yang melengkapi antara
positif? perusahaan dengan
media, dengan selalu
menjalin hubungan
komunkasi yang baik
dengan para pihak
media.
13. Adakah strategi Menjalin hubungan Dalam kegiatan
khusus pihak Lion dengan media secara miningkatkan citra
Air dalam menjalin baik dan memenuhi perusahaan, Lion Air
hubungan dengan kebutuhan media. selalu berusaha
media? menjadi rekan kerja
yang baik dan saling
melengkapi antara
perusahaan dengan
media, dengan selalu
menjalin hubungan
komunkasi yang baik
dengan para pihak
media.
14. Apa keuntungan Keuntungan yang Keuntungan yang
yang didapatkan didapatkan adalah didapat dengan
Lion Air dalam pemberitaan dapat menjalin Media
menjalani Media dikontrol dan hasil Relations yaitu pihak
Relations? pemberitaan dapat media akan lebih
dipantau dan cenderung dekat dan lebih baik
baik dalam melakukan
publikasi. Mereka
akan mengkonfirmasi
berita yang didapat
sebelum nantinya di
publish.
15. Target apa saja yang Informasi yang Lion Air ingin agar
ingin dicapai pihak dikeluarkan Lion Air berita ataupun
Lion Air melalui dapat diterima oleh informasi terkait
Media Relations? masyarakat. kegiatan perusahaan
dapat sampai kepada
masyarakat luas.
16. (Triangulasi Jelas, karena media
Sumber) merupakan jembatan
Menurut Bapak
untuk penyampaian
Michael target
informasi dari Lion Air
melalui Media
kepada masyarakat.
Relations Lion Air,
“Lion Air ingin agar
berita ataupun
informasi terkait
kegiatan perusahaan
dapat sampai
kepada masyarakat
luas.” Bagaimana
tanggapan bapak?
17. Apakah sudah Sudah Target tersebut sudah
dicapai target dicapai semua.
tersebut? Dan apa
saja yang belum
dicapai?
18. Apa yang perlu Semua sudah tercapai.
dikembangkan
untuk mencapai
harapan yang belum
dicapai?
19. Apa saja hambatan Hambatan yang
yang dialami Lion ditemukan bila salah
Air dalam satu media yang
melaksanakan sudah dekat dengan
kegiatan Media Lion Air mengganti
Relations? wartawannya,
sehingga kita harus
mengenal lagi
wartawan baru
tersebut.
20. (Triangulasi Itu merupakan
Sumber) hambatan yang terjadi.
Menurut Bapak
Karena kedekatan
Michael,
“Hambatan yang antara Public Relations
ditemukan bila dengan wartawan
salah satu media mempengaruhi
yang sudah dekat pekerjaan.
dengan Lion Air
mengganti
wartawannya,
sehingga kita harus
mengenal lagi
wartawan baru
tersebut.”
Bagaimana
tanggapan bapak?
21. Bagaimana pihak Lebih dekat lagi
Lion Air mengatasi dengan megajak
hambatan tersebut? kegiatan Lion Air
seperti yang gathering
yang disebutkan.
22. Menurut Anda, Menjalin hubungan Dengan baiknya
apakah ada dengan media memberi hubungan yang
hubungan antara dampak kepada hasil terjalin dengan media
Media Relations berita yang dikeluarkan membuat media
dengan media tersebut. Semakin menjadi lebih baik
meningkatkan citra? baiknya hubungan Lion dalam menayangkan
Air dengan media, maka berita sehingga image
pemberitaan yang atau citra yang timbul
dikeluarkan akan baik, di masyarakat
dan hal ini akan terhadap Lion Air
berdampak kedapa citra menjadi baik.
Lion Air.
23. Apa pengaruh citra Citra adalah hal yang Citra merupakan hal
bagi Lion Air? penting untuk yang penting yang
menunjang kesuksesan harus dijaga dan
perusahaan. Citra dibangun. Karena
dalam Lion Air akan citra merupakan
mempengaruhi jumlah cermin dari
penumpang dan perusahaan tersebut,
pengguna Lion Air. sehingga masyarakat
dapat mengetahui
seperti perusahaan
itu.
24. (Triangulasi Jelas, citra merupakan
Sumber) bagaimana perusahaan
Menurut Bapak
tersebut dimata
Michael, “Citra
masyarakat. Citra harus
merupakan hal yang
dibentuk dan terus
penting yang harus
ditingkatkan.
dijaga dan
dibangun. Karena
citra merupakan
cermin dari
perusahaan tersebut,
sehingga
masyarakat dapat
mengetahui seperti
perusahaan itu.”
Bagaimana
tanggapan bapak?
25. Bagaimana citra Citra Lion Air tetap Citra yang terbentuk
Lion Air saat ini? meningkat, hal ini saat ini sudah baik
dibuktikan oleh jumlah dan terus
penumpang Lion Air dikembangkan
yang juga meningkat. menjadi lebih baik
lagi. Dengan melihat
tingkat pengguna jasa
maskapai Lion Air
yang terus meningkat
dapat membuktikan
bahwa kepercayaan
masyarakat terhadap
jasa Lion Air tetap
terjalin dengan baik.
26. Apa kegiatan Media Dari berbagai
Relations yang kegiatan seperti salah
menggambarkan satunya press
peningkatan citra conference yang
Lion Air menjadi menggunakan
lebih baik lagi? publikasi media
merupakan salah satu
contoh pendorong
4.2.4.2 Pembahasan
Strategi Media Relations PT. Lion Mentari Airlines Dalam Menjalin
Hubungan Dengan Media Untuk Meningkatkan Citra Lion Air yang positif.
A. Strategi Media Relations
Menjalin hubungan yang baik antara Lion Air dengan media, dapat
memberikan keuntungan masing-masing pihak. Menjalani strategi Media Relations
dapat memberikan efek positif tentang Lion Air, dan dapat menjadi bahan materi
berita bagi media. Menjalankan strategi Media Relations yang efektif dapat membuat
Public Relations Lion Air mencapai targetnya dalam segi pemberitaan, opini publik
dan citra. Strategi Media Relations yang diterapkan Lion Air sesuai dengan
penjabaran Iriantara (2011: 80-97) adalah sebagai berikut:
1. Mengelola Relasi
Lion Air dapat menjalin hubungan dan mengelola hubungan yang baik
dengan media massa. Menjalin hubungan yang baik, dikelola dan
dipertahankan akan dapat memperlancar urusan dari setiap pihak, dan dapat
tercapainya tujuan bersama. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk
mengelola hubungan yang baik dengan media massa. Salah satu contoh yang
kecil adalah mengucapkan pada saat hari besar, seperti lebaran, natal atau
tahun baru. Hubungan silaturahmi yang tidak putus dan tidak ada jarak
berarti membuat hubungan antara Lion Air dengan wartawan media massa
berjalan dengan baik. Hal lain yang dapat dilakukan Lion Air adalah kegiatan
makan bersama dengan para wartawan media massa. Kegiatan makan siang
bersama dengan wartawan merupakan bentuk dari cara mengelola relasi yang
dilakukan Lion Air. Dalam kegiatan makan bersama ini, hubungan antara
Lion Air dengan wartawan akan semakin baik dan optimal. Gambar kegiatan
makan siang bersama yang dilakukan pihak Lion Air sebagai bentuk
mengelola relasi dapat dilihat pada lampiran 6.

2. Mengembangkan Strategi
Kegiatan Media Relations tidak selalu berjalan dengan mudah. Banyak
strategi yang harus dikembangkan dan dilakukan agar Public Relations tetap
selalu dapat melaksanakan kegiatan Media Relations yang efektif.
Mengundang pihak media massa, menambah jumlah media massa, serta
mengajak media massa untuk bisa mendapatkan berita penting dapat
dilakukan sebagai mengembangkan strategi Media Relations. Contohnya
adalah pada saat pihak Lion Air mengundang dan menambah jumlah media
massa, pada saat press conference dengan petinggi Lion Group dalam
menyelesaikan masalah. Pada saat mengadakan press conference media
massa yang diundang ditambah untuk mendengarkan pernyataan
sesungguhnya dari Lion Air mengenai permasalahan yang ada untuk
selanjutnya dijadikan berita oleh media kepada publik. Gambar press
conference Lion Air dapat di lihat pada lampiran 7.

M sebagai Public Relations Lion Air mengatakan strategi Media


Relations yang dilakukan Lion Air tidak hanya sampai di situ. Untuk menghindari
kegagalan, masih ada strategi Media Relations yang dijabarkan oleh Soleh Sumirat
dan Elvinaro Ardianto (Darmastuti, 2012: 156-159) sebagai berikut:

3. By Serving The Media


Memberikan pelayanan yang baik kepada media massa adalah salah satu
strategi yang dilakukan Lion Air. A dan M menyatakan, menjalin hubungan
yang baik dengan wartawan media massa adalah salah satu cara untuk
menjalani aktivitas Media Relations sehingga dapat tercapainya keuntungan
dan terpenuhinya kebutuhan bersama antara pihak Lion Air dengan
wartawan.
Media massa membutuhkan berita dan Lion Air membutuhkan
pemberitaan yang dapat membuat meningkatnya citra yang positif. Pihak
Public Relations Lion Air semaksimal mungkin memberikan pelayanan
kepada media massa, menyediakan apa yang media massa butuhkan untuk
memenuhi pemberitaan sehingga kerja sama yang baik dapat dibangun dan
menghasilka hasil yang menguntungkan kedua belah pihak. Contohnya
pelayanan yang diberikan Lion Air adalah memberikan fasilitas tiket pesawat
dan penginapan gratis kepada para wartawan asing dari Thailand pada saat
berkunjung ke Indonesia untuk meliput mengenai Lion Air. Gambar
wartawan Thailand dapat di lihat pada lampiran 8.
4. By Establishing a Reputations For Reliability
Media massa bisa menjadi cara yang baik untuk mendapatkan perhatian
publik melalui apa yang media massa beritakan. Public Relations Lion Air, A
dan M melakukan strategi melalui media massa untuk dapat mendapatkan
perhatian publik sehingga dapat meningkatkan citra. Pemberitaan yang
dihasilkan media massa dapat menjadi cara untuk meningkatkan citra Lion
Air. Pemberitaan yang di beritakan oleh www.liputan6.com mengenai
pesawat tipe Airbus yang baru di terima Lion Air merupakan salah satu
bentuk dari publikasi yang baik oleh media terhadap Lion Air. Gambar
pemberitaan mengenai pesawat yang baru di terima Lion Air dapat di lihat
pada lampiran 9.

5. By Supplying Good Copy


Banyaknya kompetitor dalam maskapai penerbangan membuat Lion Air
memiliki strategi untuk terus dapat bersaing dan memiliki tempat di mata
publik. Banyak cara yang dapat membuat Lion Air menjadi menurun
peminatnya, salah satunya adalah pemberitaan. Tidak memungkiri
pemberitaan yang dikeluarkan media massa tidaklah selalu positif, banyak
atau bahkan sering yang negatif, Menjalani Media Relations yang baik adalah
salah satu cara agar dapat pemberitaan yang positif dan terpercaya dari media
massa. Pihak Public Relations Lion Air harus sesuai dan menjalani Media
Relations secara optimal. Salah satunya adalah dengan cara menyediakan apa
yang media massa butuhkan, yaitu press release. Press release yang
dibutuhkan media massa akan menghasilkan pula pemberitaan yang akurat
dan optimal dari media massa tersebut mengenai Lion Air. Hal ini juga diakui
A dan M, memberikan press release adalah salah satu cara memenuhi
kebutuhan media massa dalam mencari sebuah berita. Gambar contoh press
release yang di buat Lion Air dapat di lihat pada lampiran 10.

6. By Providing Verification Facilities


Memberikan fasilitas yang memadai dan memberikan kenyamanan adalah
salah satu strategi Media Relations yang dijalani oleh Public Relations Lion
Air. A dan M menyatakan memberikan fasilitas yang layak kepada media
massa adalah cara untuk menjalin hubungan dengan media massa. Contohnya
dengan cara memberikan tiket gratis dan penginapan gratis kepada wartawan
asing yang berkunjung untuk meliput Lion Air. Gambar wartawan asing yang
diberikan fasilitas dapat di lihat pada lampiran 8.

B. Aktivitas Media Relations yang dijalankan Lion Air


Aktivitas Media Relations adalah aktivitas yang penting untuk menunjang
peningkatan citra dari suatu perusahaan. M menyatakan keuntungan yang didapat
dengan menjalin Media Relations, yaitu pihak media akan lebih dekat dan lebih baik
dalam melakukan publikasi. Media massa akan mengkonfirmasi berita yang didapat
sebelum nantinya di publish, sehingga berita yang disiarkan akan optimal, akurat dan
dapat disaring tidak menimbulkan berita tidak benar. Banyak bentuk dari aktivitas
Media Relations, Menurut Ruslan (2010: 187-193) aktivitas Media Relations dapat
dilakukan melalui:
1. Press Conference
Press Conference biasa dilakukan untuk menginformasikan hal-hal
penting, hal yang akan terjadi, hal yang baru, hal yang banyak menimbukan
pertanyaan atau bahkan dapat dilakukan untuk mengklarifikasi masalah. Pada
press conference pihak Lion Air akan bertemu langsung dengan media massa.
Contoh press conference yang dilakukan pihak Lion Air dapat di lihat pada
lampiran 11.

2. Press Gathering
Pertemuan ini bersifat sosial, pertemuan antara media-media yang
diselenggarakan oleh pihak Lion Air dengan tujuan silaturahmi dan menjalin
hubungan baik bukan hanya antara Lion Air dengan media-media tersebut,
namun juga menjalin silaturahmi antar wartawan. Press gathering dilakukan
sebagai salah satu aktivitas Media Relations. M menyatakan, salah satu
Aktivitas atau kegiatan Media Relations Lion Air adalah press gathering.
Press gathering yang dilakukan Lion Air adalah seperti mengadakan makan
siang bersama. Gambar press gathering Lion Air dengan wartawan dapat di
lihat pada lampiran 6.

3. Press Statement
Keterangan pers ini dilakukan tanpa ada undangan resmi dari pihak
perusahaan. Lion Air melaksanakan aktivitas Media Relations ini dengan
mengadakan wawancara dengan media atau peliputan media yang di lakukan
secara mendadak atau tidak direncanakan sebelumnya. Lion Air melakukan
press statement adalah untuk menjawab pertanyaan media yang mendadak
dan tanpa ada perjanjian atau undangan sebelumnya. Gambar mengenai
kegiatan press statement dapat di lihat pada lampiran 12.

4. Wawancara Pers (Press Interview)


Wawancara pers biasanya ada karena permintaan dari wartawan tersebut.
Narasumber dalam wawancara ini juga terbatas, hanya sekitar satu sampai
dua orang. Wawancara pers yang ada pada Lion Air biasanya wartawan yang
berkeinginan memuat profil mengenai Lion Air, narasumber dalam
wawancara seperti itu biasanya adalah petinggi dari Lion Air. Seperti yang
ada dalam situs www.runaway-aviation.com, artikel yang berjudul “Setelah
Pesan 234 Unit Airbus, Lion Air Masih Akan Belanja Pesawat Baru” adalah
artikel yang dibentuk dari wawancara eksklusif bersama salah satu pendiri
Lion Air. Gambar artikel berisi wawancara eksklusif dengan pihak Lion Air
dapat di lihat pada lampiran 13.

5. Jamuan Pers Secara In-Formal


Jamuan pers ini biasa diadakan oleh pihak Lion Air. Hal ini dipertegas
dengan dokumentasi berupa foto yang diberikan oleh M, dan dapat di lihat
pada lampiran 6. Foto tersebut menggambarkan beberapa orang wartawan
yang sedang berada dalam jamuan pers dan sedang makan siang bersama.

Selanjutnya, Darmastuti (2012: 183-185) menambahkan penjelasan mengenai


aktivitas atau kegiatan media relation dalam bentuk tulisan yang Lion Air lakukan
adalah sebagai berikut:

1. Press Release
Press release dapat dikelola menjadi sebuah berita yang nantinya akan
diberitakan media massa. Press release yang diberikan akan mempengaruhi
pemberitaan yang akan dikeluarkan, oleh karena itu press release harus di buat
secara lengkap, baik, dan jelas untuk menghasilkan berita yang optimal. M
menjelaskan, salah satu aktivitas Media Relations dalam bentuk tulisan yang
dilakukan Lion Air adalah press release. Press release berisi tentang fakta
mengenai suatu hal atau permasalahan sehingga dapat dikembangkan oleh media
menjadi sebuah berita. Gambar contoh press release yang di buat oleh Lion Air
dapat di lihat pada lampiran 10.

2. Placing Opinion Pieces in the Local Newspaper


Pemasangan sebuah iklan di daerah-daerah tertentu membuat publik pada
daerah tersebut mendapatkan informasi yang dikhususkan untuk wilayah daerah
tersebut. Lion Air memasang iklan mengenai penerbangan Pontianak ke Jakarta
yang di pasang dalam media di Pontianak. Gambar iklan mengenai Lion Air di
daerah Pontianak dapat di lihat pada lampiran 14.

3. Public Service Announcements


Pemberitahuan-pemberitahuan layanan publik sebagai bentuk tanggung
jawab sosial perusahaan kepada publik. Dalam website Lion Air terdapat sebuat
iklan yang terpampang di halaman depan website www.lionair.co.id mengenai
asuransi perjalanan merupakan bentuk dari pemberitahuan layanan publik oleh
Lion Air. Gambar iklan layanan publik dapat di lihat pada lampiran 15.

4. In-House Publications
Hubungan Public Relations tidak hanya antara perusahaan dengan pihak
eksternal namun juga dengan internal. Pihak Public Relations Lion Air
memberikan pengumuman untuk internal berupa pemberitahuan atau
pengumuman untuk menjangkau pihak internal, hal ini dijabarkan dalam website
untuk internal Lion Air bernama Lion Group News. Lion Group News berisi
pengumaman, pemberitahuan, acara, dan berita terbaru mengenai Lion Air yang
dikhususkan untuk karyawan Lion Air. Gambar pengumaman untuk pihak
internal Lion Air dapat di lihat pada lampiran 16.

5. Electronic Communications
Lion Air menjalani hubungan dengan media massa tidak hanya dengan
bertatap muka langsung, namun juga dengan surat elektronik atau e-mail. Hal ini
didukung dari data yang diberika M, berupa contoh email Public Relations Lion
Air kepada media. Dalam email ini Lion Air memberikan undangan kepada
wartawan. Gambar email antara Public Relations Lion Air dengan media dapat di
lihat pada lampiran 17.

6. Banners
Media komunikasi tertulis yang dapat dilakukan oleh Public Relations
dalam mempublikasikan apa yang terbaru dari Lion Air. Contohnya Lion Air
membuat banners mengenai Lion Air Holiday yang di mana Lion Air tidak hanya
untuk tiket pesawat namun juga dapat paket dengan hotel. Gambar banners dapat
di lihat pada lampiran 18.

7. Websites
Salah satu media komunikasi yang dapat dilakukan untuk menyampaikan
informasi mengenai perusahaan. Semakin menarik dan semakin mudah
mengakses website tersebut, semakin mudah pula mendapatkan informasi
mengani perusahaan. Lion Air adalah perusahaan maskapai penerbangan yang
menyediakan tempat pembelian tiket secara online, check-in tiket secara online,
promo yang sedang ada, berita-berita mengenai Lion Air, serta sejarah pendek
Lion Air.Website dapat diakses melalui www.lionair.co.id. Gambar website Lion
Air dapat di lihat pada lampiran 19.

C. Tujuan Media Relations yang dijalankan Lion Air


Tujuan Media Relations yang hendak dicapai Lion Air salah satunya adalah
meningkatkan citra Lion Air yang positif. Menurut Iriantara (2011: 90), pada umumnya
tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan Media Relations selalu dikelompokan
menjadi’ tiga kategori, yaitu:
1. Meningkatkan kesadaran. Media massa menjalani perannya untuk
mempublikasikan Lion Air. Semakin gencarnya pemberitaan mengenai Lion Air
akan meningkatkan kesadaran publik mengenai Lion Air. A menyatakan semakin
banyaknya pemberitaan mengenai Lion Air akan meningkatkan kesadaran publik
mengenai Lion Air. Semakin baiknya hubungan dengan media, akan membuat
pemberitaan Lion Air dapat disaring, akurat, optimal dan positif atau baik,
sehingga kesadaran publik, adalah kesadaran yang baik atau minimal netral.
2. Mengubah sikap. Media massa memiliki peranan penting dalam pembentukan
opini publik. Semakin baiknya pemberitaan mengenai Lion Air maka opini yang
terbentuk juga akan baik. Mengalirnya persepsi publik mengenai citra suatu
perusahaan diakibatkan oleh apa yang diberitakan masyarakat. Setelah
terbentuknya opini publik, maka publik akan memiliki sikap, apakah publik
percaya dengan Lion Air setelah melihat berita-berita yang ditayangkan media
massa. M menyatakan yang kemudian dilengkapi oleh A bahwa, melihat terus
meningkatknya jumlah penggunaan maskapai Lion Air, membuktikan banyaknya
yang percaya akan Lion Air.

D. Citra Lion Air Dengan Menjalani Media Relations


Penting untuk memahami dan menjalankan strategi Media Relations. Secara
umum kegiatan Media Relations adalah berupa publikasi dan periklanan. Publikasi dan
periklanan adalah cara untuk menyampaikan pesan kepada publik luas, baik publik
internal maupun publik eksternal.
Menjalankan Media Relations membuat banyaknya pemberitaan mengenai Lion
Air oleh media massa. Banyaknya pemberitaan mengenai Lion Air akan menimbulkan
opini publik yang akan menjadi citra Lion Air dan akan berpengaruh kepada jumlah
penumpang atau pengguna maskapai penerbangan Lion Air.
Baik dan optimalnya menjalani Media Relations membuat Lion Air tetap
memiliki pemberitaan yang baik oleh media massa. Hal ini mempengaruhi opini
mengenai Lion Air. Salah satu contoh pemberitaan yang positif di www.merdeka.com
mengenai pembelian pesawat Airbus baru Lion Air, seperti yang dapat di lihat pada
lampiran 20.
Public Relations Lion Air, A dan M menyatakan Media Relations yang dijalani
Lion Air berjalan dengan baik, hal ini menghasilkan citra Lion Air yang menurut A dan
M sudah baik, bahkan meningkat, terbukti dari peminat dan pengguna jasa Lion Air juga
terus meningkat.