Anda di halaman 1dari 4

Nutrition Monitoring dan

Hasil/ Nutrition Assesment Nutrition Diagnosa Nutrition Intervensi


Data Dasar Evaluasi
Nilai
Kode Terminologi Kode Terminologi Kode Terminologi Kode Terminologi
Antropometri 26,8% AD- Angka obesitas sentral NC-3.3 Obesitas C-2.3 Self-moitoring. AD-1.1.3 Lingkar perut
Lingkar perut Obesitas 1.1.3 pada penduduk ≥15 disebabkan Olahraga dengan berubah menjadi
sentral tahun 26,8%, angka oleh memperhatikan normal (laki- laki
tersebut lebih tinggi ketidakaktifan frekuensi dan <90 cm dan
dari angka nasional fisik ditandai durasi perempuan
26,6% dengan <80cm).
lingkar perut
Laki- laki
>90 cm dan
perempuan >80
cm.
IMT 12% kurus AD- Status gizi penduduk NC-3.1 Underweight E-1.6 Memberi AD-1.1.5 IMT berubah
1.1.5 dewasa 12% kurus, disebabkan pengetahuan menjadi normal
angka tersebut lebih oleh mengenai intake, (≥ 18,5-<24,9)
tinggi dari angka kurangnya perencanaan menu,
nasional 8,7% intake energi aktivitas fisik dan
ditandai pengaplikasian
dengan IMT
< 18,5
NI-1.2 Kekurangan
intake energi
yang disebabkan
oleh kurangnya
pengetahuan
terhadap
makanan/ zat
gizi tertentu
60% AD- Status gizi penduduk
normal 1.1.5 dewasa 60% normal
11,7 % BB AD- Status gizi penduduk
lebih 1.1.5 dewasa 11,7% BB
lebih,
angka tersebut lebih
rendah dari angka
nasional yaitu 13,3%
16,4% AD- Status gizi orang NC-3.3 Obesitas C-2.3 Self-monitoring AD-1.1.5 IMT berubah
Obesitas 1.1.5 dewasa 16,4% disebabkan olahraga dengan menjadi normal
obesitas, angka oleh memperhatikan (≥ 18,5-<24,9)
tersebut lebih tinggi ketidakaktifan frekuensi dan (prevalensi
dari angka nasional fisik ditandai durasi obesitas
15,4% dengan IMT ≥ menururn)
27
Berat Badan / 4,9% Gizi AD- Status balita BB/U
Umur (BB/U) Buruk 1.1.6 4,9% gizi buruk,
angka tersebut lebih
rendah dari angka
nasional 5,7%
14,2%g AD- Status gizi balita NC-3.1 Underweight E-1.2 Memberi AD-1.1.6 Z-score BB/U
gizi kurang 1.1.6 BB/U 14,2% gizi disebabkan oleh pengetahuan pada balita
kurang, angka tersebut kurangnya mengenai menjadi normal
lebih tinggi dari angka intake energi modifikasi prioritas (≥-2
nasional 13,9% ditandai dengan untuk
Zscore BB/U ≥- meningkatkan
3-<-2 status gizi kepada
ibu
Tinggi 16,8% AD- Status gizi balita
badan/Umur sangat 1.1.6 TB/U 16,8% sangat
(TB/U) pendek pendek, angka ini
lebih rendah dari
angka nasional 18%
19% AD- Status gizi balita
pendeK 1.1.6 TB/U 19% pendek,
angka ini lebih rendah
dari angka nasional
19,2%
Biokimia - -
Fisik Klinis - -
Dietary
History
Banyak 90,5% FH1.2. 90,5% penduduk usia
makanan buah (Buah dan 2.1 ≥10 tahun kurang
dan sayur Sayur makan buah dan sayur
(<5 porsi/hari) dalam
seminggu, angka
tersebut lebih rendah
dari angka nasional
93,5%
Jenis makanan/ 47,8% FH1.2. 47,8% penduduk usia
minuman (manis) 2.2 ≥ 10 tahun
mengkonsumsi
makanan asin ≥ 1
kali/hari, angka
tersebut lebih rendah
dari angka nasional
yaitu 26,5%
Jenis makanan 24,3% FH1.2. 24,3% penduduk usia
(asin) 2.2 ≥ 10 tahun
mengkonsumsi
makanan asin ≥1
kali/hari, angka
tersebut lebih rendah
dari angka tersebut
lebih rendah dari
angka nasional yaitu
26,5%
Jenis makanan 49,5% FH1.2. 49,5% penduduk usia
(makanan 2.2 ≥ 10 tahun
berlemak) mengkonsumsi
makanan berlemak ≥
1kali/hari, angka
tersebut lebih tinggi
dari angka nasional
yaitu 40,7%