Anda di halaman 1dari 6

LABORATORIUM SEDERHANA

1) Ketersediaan Fasilitas Dan Peralatan Laboratorium Sederhana

Judul Ketersediaan Fasilitas Dan Peralatan Laboratorium sederhana


Dimensi Mutu Keselamatan dan Efektifitas
Tujuan Kesiapan fasilitas dan peralatan Puskesmas untuk memberikan pelayanan
laboratorium sederhana
Definisi Operasional Fasilitas dan peralatan laboratorium sederhana adalah ruang, mesin, dan
peralatan yang harus tersedia untuk pelayanan laboratorium sederhana
baik cito maupun elektif sesuai standar pelayanan Puskesmas
Frekuensi Tiga bulan sekali
Pengumpulan Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Numerator Jenis dan jumlah fasilitas, mesin dan peralatan pelayanan laboratorium
yang dimiliki Puskesmas
Denominator Jenis dan jumlah fasilitas, mesin dan peralatan pelayanan laboratorium
yang seharusnya dimiliki Puskesms
Sumber data Inventaris Laboratorium
Standar Sesuai dengan standar Puskesmas
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP
pengumpul data

2) Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Laboratorium

Judul Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Laboratorium


Dimensi mutu efektifitas, kesinambungan pelayanan, efisiensi
Tujuan Tergambarnya kecepatan pelayanan laboratorium
Definisi Pemeriksaan laboratorium yang dimaksud adalah pelayanan pemeriksaan
operasional laboratorium sederhana. Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium
untuk pemeriksaan laboratoium adalah tenggang waktu mulai pasien
diambil sample sampai dengan menerima hasil
Frekuensi 1 bulan
pengumpulan data
Periode analisis 3 bulan
Numerator jumlah kumulatif waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium pasien yang
disurvey dalam satu bulan
Denominator jumlah pasien yang diperiksa di laboratorium yang disurvey dalam bulan
tersebut
Sumber data Survey
Standar ≤ 120 menit
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP

3) Tidak Adanya Kejadian Tertukar Spesimen Pemeriksaan


Laboratorium

Judul Tidak Adanya Kejadian Tertukar Spesimen Pemeriksaan


Dimensi mutu keselamatan pasien
Tujuan tergambarnya ketelitian dalam pelaksanaan pengelolaan specimen
laboratorium
Definisi operasional Kejadian tertukar specimen pemeriksaan laboratorium adalah tertukarnya
specimen milik orang yang satu dengan orang lain
Frekuensi 1 bulan dan sentinel event
pengumpulan data
Periode analisis 1 bulan dan sentinel event
Numerator jumlah seluruh specimen laboratorium yang diperiksa dikurangi jumlah
specimen yang tertukar
Denominator jumlah seluruh spesimen laboratorium yang diperiksa
Sumber data rekam medis, Laporan keselamatan pasien
Standar 100 %
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP

4) Kemampuan Memeriksa HIV-AIDS

Judul Kemampuan Memeriksa HIV-AIDS


Dimensi mutu Efektifitas dan keselamatan
Tujuan Tergambarnya kemampuan laboratorium Puskesmas dalam memeriksa
HIV-AIDS
Definisi Pemeriksaan laboratorium HIV/AIDS adalah pemeriksaan skrining HIV
operasional kepada pasien yang diduga mengidap HIV/AIDS
Frekuensi 1 bulan
pengumpulan data
Periode analisis 3 bulan
Numerator Ketersediaan peralatan untuk pemeriksaan Elisa Tes
Denominator 1
Sumber data Catatan di laboratorium
Standar Tersedia
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP

5) Kemampuan Memeriksa Mikroskopis Tuberculosis Paru

Judul Kemampuan Memeriksa Mikroskopis Tuberculosis Paru


Dimensi mutu Efektifitas dan keselamatan
Tujuan Tergambarnya kemampuan laboratorium Puskesmas dalam memeriksa
mikroskopis tuberkulosis paru
Definisi Pemeriksaan mikroskopis tuberculosis paru adalah pemeriksaan
operasional mikroskopis untuk mendeteksi adanya mycobacterium tuberculosis pada
sediaan dahak pasien
Frekuensi 1 bulan
pengumpulan data
Periode analisis 3 bulan
Numerator Ketersediaan tenaga terlatih, peralatan dan reagen untuk pemeriksaan
tuberculosis
Denominator Sesuai dengan standar Puskesmas
Sumber data Catatan di laboratorium
Standar Tersedia
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP

6) Tidak Adanya Kesalahan Penyerahan Hasil Pemeriksaan


Laboratorium

Judul Tidak Adanya Kesalahan Penyerahan Hasil Pemeriksaan


Laboratorium
Dimensi mutu Keselamatan
Tujuan Tergambarnya ketelitian pelayanan laboratorium
Definisi Kesalahan administrasi dalam pelayanan laboratorium meliputi kesalahan
operasional identifikasi, kesalahan registrasi, kesalahan pelabelan sampel, dan
kesalahan penyerahan hasil laboratorium
Frekuensi 1 bulan
pengumpulan data
Periode analisis 3 bulan
Numerator Jumlah pasien yang diperiksa tanpa kesalahan administrasi dalam satu
bulan
Denominator jumlah pasien yang diperiksa di laboratorium dalam bulan tersebut
Sumber data Catatan di Laboratorium
Standar 100 %
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP

7) Kesesuaian Hasil Pemeriksaan Baku Mutu Eksternal

Judul Kesesuaian Hasil Pemeriksaan Baku Mutu Eksternal

Dimensi mutu Keselamatan, efektivitas, efisiensi


Tujuan Tergambarnya kualitas pemeriksaan laboratorium
Definisi Baku mutu eksternal adalah pemeriksaan mutu pelayanan laboratorium
operasional oleh pihak yang kompeten di luar Puskesmas
Frekuensi 3 bulan
pengumpulan data
Periode analisis 3 bulan
Numerator Jumlah parameter diperiksa yang sesuai standar
Denominator jumlah seluruh parameter yang diperiksa
Sumber data Hasil pemeriksaan baku mutu eksternal
Standar 100 %
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP

8) Kepuasan Pelanggan

Judul Kepuasan Pelanggan


Dimensi mutu Kenyamanan
Tujuan Tergambarnya persepsi pelanggan terhadap pelayanan laboratorium
Definisi Kepuasan pelanggan adalah pernyataan puas oleh pelanggan terhadap
operasional pelayanan laboratorium
Frekuensi 1 bulan
pengumpulan data
Periode analisis 3 bulan
Numerator Jumlah kumulatif hasil penilaian kepuasan dari pasien yang disurvei
(dalam prosen)
Denominator Jumlah total pasien yang disurvei (n minial 50)
Sumber data Survei
Standar ≥80 %
Penanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Fungsional UKP
PENILAIAN KINERJA LABORATORIUM

1.Keses mut Kesesuaian 50 Jenis pelayanan meliputi: Jumlah 1 3 60 Permen PJ unit


uaian u standar jenis a.Hemoglobin, Hematokrit, jenis bu Bul % kes 37 Laboratorium
jenis pelayanan Hitung eritrosit, Hitung pelayanan la an Tahun
yang
pelayan laboratorium trombosit, Hitung lekosit, n 2012
tersedia
an menurut Hitung jenis lekosit, LED, dibagi
tentang
laborat Permenkes 37 Masa perdarahan dan Masa Jumlah Penyel
orium Tahun 2012 pembekuan. standar enggar
dengan b. Kimia klinik: Glukosa, jenis aan
standar Protein, Albumin, Bilirubin pelayanan Laborat
total, Bilirubin direk, SGOT, (50) dikali orium
SGPT, Alkali fosfatase, 100 % Puskes
Asam urat,Ureum/BUN, mas
Kreatinin, Trigliserida,
Kolesterol total, Kolesterol
HDL dan Kolesterol LDL.
c. Mikrobiologi dan
Parasitologi: BTA,
Diplococcus gram negatif,
Trichomonas vaginalis,
Candida albicans, Bacterial
vaginosis, Malaria,
Microfilaria dan Jamur
permukaan.
d. Imunologi: Tes
kehamilan, Golongan darah,
Widal, VDRL, HbsAg, Anti
Hbs, Anti HIV dan
Antigen/antibody dengue.
e. Urinalisa: Makroskopis
(Warna, Kejernihan, Bau,
Volume), pH, Berat jenis,
Protein, Glukosa, Bilirubin,
Urobilinogen, Keton, Nitrit,
Lekosit, Eritrosit dan
Mikroskopik (sedimen).
f. Tinja: Makroskopik,
Darah samar dan
Mikroskopik.
2.Ketep efek Tergambarnya Waktu mulai pasien diambil Jumlah 1 3 10 Survey, PJ unit
atan tifit kecepatan dan sample sampai dengan pasien bu Bul 0 Registe Laboratorium
waktu as, ketepatan menerima hasil yang sudah dengan la an % r
tunggu kesi pelayanan diekspertisi kurang/sama waktu n
penyer nam laboratorium dengan 120 menit tunggu
ahan bun penyerah
hasil gan an hasil
pelayan pela pelayana
an yan n
laborat an, laborator
orium efisi ium <
ensi 120
menit
dibagi
jumlah
seluruh
pemeriks
aan
dikali
100%

3.Keses Kes Tergambarnya Pemeriksaan mutu Jumlah 1 3 10 Hasil PJ unit


uaian ela kualitas pelayanan laboratorium pemeriks bu Bul 0 pemeri Laboratorium
hasil mat pemeriksaan memenuhi +2SD- -2SD aan mutu la an % ksaan
pemeri an, laboratorium (Standar Deviasi) oleh internal n baku
ksaan efek Tenaga Puskesmas yang yang mutu
baku tivit kompeten, dilakukan memenu internal
mutu as, evaluasi, analisa dan tindak hi
internal efisi lanjut standar
(PMI) ensi dibagi
jumlah
pemeriks
aan
dalam 1
bulan
dikali
100%
4. Kes Tergambarnya Pemeriksaan Hemoglobin Jumlah 1 3 10 Registe PJ unit
Pemeri ela kualitas darah pada ibu hamil K1 oleh pemeriks bu bula 0 r Laboratorium
ksaan mat ibu hamil di tenaga yang kompeten aan la n % pemeri
Hemog an suatu wilayah Hemoglo n ksaan
lobin bin pada Lab ,
pada ibu hamil Pedom
ibu K1 an KIA
hamil dibagi
K1 jumlah
ibu hamil
K1 di
Puskesm
as dikali
100%
5. Pen Penemuan Pengambilan sputum BTA Jumlah 1 3 20 Registe PJ
Penga emu kasus TB oleh tenaga yang kompeten pengamb bu bula % r Laboratorium
mbilan an untuk semua pada dahak seseorang untuk ilan la n pemeri
sputum kas orang yang penderita terduga TB. sputum n ksaan
BTA us mempunyai Terduga TB bila orang BTA Lab
gejala utama mempunyai gejala utama dibagi
batuk batuk berdahak atau batuk Jumlah
berdahak atau minimal 2 (dua) minggu . terduga
batuk minimal TB dikali
2 minggu 100%
Jumlah
terduga
TB
adalah
proporsi
kasus TB
BTA
positif
diantara
semua
kasus TB
( Tahun
n-1) X
10