Anda di halaman 1dari 24

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Puskesmas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan


Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab terhadap pembangunan
kesehatan di wilayah kerjanya. Puskesmas berperan menyelenggarakan
upaya kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar memperoleh derajat
kesehatan yang optimal. Dengan demikian puskesmas berfungsi sebagai
pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat
pemberdayaan keluarga dan masyarakat serta pusat pelayanan
kesehatan strata pertama.

Upaya kesehatan yang diselenggarakan di puskesmas terdiri dari


Upaya Kesehatan Wajib dan Upaya Kesehatan Pengembangan. Upaya
Kesehatan wajib merupakan upaya kesehatan yang dilaksanakan oleh
seluruh puskesmas di Indonesia. Upaya ini memberikan daya ungkit
paling besar terhadap keberhasilan pembangunan kesehatan melalui
peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta merupakan
kesepakatan global maupun nasional.

Yang termasuk Upaya KesehatanWajib meliputi Promosi


Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Ibu Anak dan Keluarga
Berencana, Perbaikan Gizi Masyarakat, Pencegahan dan
Pemberantasan Penyakit Menular serta Pengobatan.

Perbaikan gizi masyarakat merupakan Upaya Kesehatan wajib


yang didalamnya terdapat kegiatan Pelayanan Gizi Masyarakat,
Penanganan Gangguan Gizi dan Pemantauan Status Gizi.Keberhasilan
program perbaikan gizi masyarakat perlu adanya perencanaan.

Untuk mencapai keberhasilan dalam program kesehatanterutama


program gizi, maka diperlukan adanya perencanaan program gizi di
tingkat puskesmas. Perencanaan digunakan untuk mengetahui
hambatan, masalah dan pemecahan masalah agar cakupan keberhasilan
program dapat lebih baik

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 1


B. TUJUAN

- Tujuan Umum
Mengetahui Plan of Action program gizi Puskesmas Medaeng tahun
2018

- Tujuan Khusus
1. Mengetahui dan mengevaluasi adanya kesenjangan antara
pencapaian dan target yang diharapkan
2. Mengetahui permasalah dan hambatan serta stategi dalam
mengatasi hambatan dan permasalah dalam mencapai cakupan
program.
3. Mengevaluasi dan menganalisa kegiatan yang akan dilakukan
dalam mencapai cakupan program.
4. Melaksanakan kegiatan yang tahun kemarin belum terlaksana.

C. RUANG LINGKUP
Kegiatan yang dilaksanakan adalah semua kegiatan yang tercakup dalam
program gizi masyarakat

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 2


B A B II
ANALISA SITUASI

A. KEADAAN GEOGRAFI
Puskesmas Medaeng termasuk dalam Kecamatan Waru dengan
luas wilayah kerja seluas 10,77 km2, terletak di daerah dataran rendah
terdiri dari daerah persawahan, pemukiman dan industri. Temperatur di
wilayah Puskesmas Medaeng berkisar antara 30 – 350 C.

B. BATAS WILAYAH
Batas – batas wilayah kerja Puskesmas Medaeng adalah sebagai
berikut :
- Sebelah Utara : Kodya Surabaya
- Sebelah Timur : Desa Wedoro dan Desa Kureksari
- Sebelah Selatan : KecamatanGedangan
- Sebelah Barat : Kecamatan Taman

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 3


C. PEMERINTAHAN
Wilayah kerja Puskesmas Medaeng merupakan salah satu
puskesmas yang berada di Kecamatan waru kabupaten Sidoarjo,dengan
luas wilayah10,77 km2 yang secara administrtif terbagidalam 6 (enam)
desa , antara lain :
 Desa Waru
 Desa Pepelegi
 Desa Janti
 Desa Kedungrejo
 Desa Bungurasih
 Desa Medaeng

D. KEPENDUDUKAN
Setiap individu dan pemerintah berkewajiban dan bertanggung
jawab dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan perorangan,
keluarga, masyarakat besertalingkungannya.
Data kependudukan sangat bermakna, karena masyarakat menjadi titik
sentral dalam pembangunan kesehatan
a) KepadatanPenduduk
Data tentang kepadatan penduduk memegang peranan yang
sangat penting untuk menentukan target pencapaian program
kesehatan yang dilaksanakan Puskesmas. Dalam penyusunan
POA ini penanggung jawab program Kesehatan lingkungan di
Puskesmas Medaeng menggunakan sumber data kependudukan
profil Puskesmas Medaeng tahun 2017. Berdasar buku profil
Puskesmas Medaeng tahun 2017 adalah jumlah penduduk wilyah
kerja Puskesmas Medaeng adalah sebesar 73.427 jiwa, dengan
rasio jenis kelamin sebesar 100,97, jumlah Kepala Keluarga
sebanyak 21.08 dan rata - rata jiwa dalam setiap Rumah Tangga
sebanyak 3,48 orang. Namun mengingat wilayah kerja Puskesmas
Medaeng adalah wilayah urban, dan dan karakterisik masyarakat
Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 4
yang khas, hal ini mengakibatkan target pencapaian program
kesehatan lingkungan masih dibawah target yang ditetapkan. Dari
seluruh desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Medaeng, desa
dengan angka kepadatan penduduk terendah adalah Desa
Pepelegi, yaitu 5,93 jiwa/km2., sedangkan desa dengan kepadatan
penduduk tertinggi adalah Desa Kedungrejo yaitu 13,29 jiwa/km2.

b) Distribusi Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin


Data tentang distribusi penduduk bermanfaat untuk mengetahui
jumlah penduduk usia produktif dan non produktif sehingga bias di
ketahui besar angka Dependency Ratio.

Grafik1.Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan


Kelompok Umur Wilayah Puskesmas Medaeng Tahun 2018

75+
70 - 74
65 - 69
60 - 64
55 - 59
50 - 54
45 - 49
40 - 44 PEREMPUAN
35 - 39
LAKI-LAKI
30 - 34
25 - 29
20 - 24
15 - 19
10 - 14
5-9
0-4

-4000 -2000 0 2000 4000

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 5


E. SOSIAL EKONOMI
Depedency Ratio
Depedency Ratio merupakan indicator untuk mengetahui
beban tanggungungan ekonomi suatu masyarakat. Berdasarkan
data yang ada maka didapat DR atau rasio beban tanggungan
untuk wilayah kerja Puskesmas Medaeng Tahun 2016 adalah
40,39 yang diartikan bahwa 100 orang produktif harus menanggung
40 orang yang tidak produktif.

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 6


BAB III
PENCAPAIAN PROGRAM GIZI TAHUN 2017
PENCAPAIAN (H) TAHUN
TARGET
2017
No. JENIS KEGIATAN TARGET SATUAN SASARAN SASARAN
% Target
Absolut % Sasaran
Sasaran
A PELAYANAN GIZI MASYARAKAT

Pemberian Kapsul Vitamin A Dosis tinggi pada bayi umur 6-11


1
bulan
85% Bayi 1137 966 1173 103,2 121,4

Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada balita umur 12-


2
59 bulan 2 kali setahun
85% Balita 4746 4034 3188 67,2 79

3 Pemberian 90 tablet Besi pada ibu hamil 90% Bumil 1297 1167 1.138 87,7 97,5

4 Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) 21,1% Bumil 1297 274 23 100 100

B PENANGGULANGAN GANGGUAN GIZI

1 Pemberian Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri 20% Rematri 1407 281 1267 100 100
2 Pemberian PMT-P pada balita kurus 85% Balita 15 13 15 100 100
3 Ibu Hamil KEK yang mendapatkan PMT Pemulihan 65% Bumil 16 15 16 100 100

C PEMANTAUAN STATUS GIZI


Cakupan Balita Gizi Buruk mendapatkan perawatan sesuai
1 standart tatalaksana gizi buruk 100% Balita 0 0 100 100

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 7


2 Cakupan Penimbangan Balita D/S 79% Balita 5883 4648 2872 48,8 61,8
3 Balita Naik Berat Badannya (N/D) 60% Balita 2250 1350 1482 65,9 100
4 Balita Bawah Garis Merah (BGM) 1,90% Balita 5883 112 27 100 100
5 Rumah Tangga mengkonsumsi garam beryodium 90% RT 312 281 304 90 100

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 8


Grafik Laba-laba Pencapaian Program Gizi Tahun 2017

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 9


BAB IV
IDENTIFIKASI PERMASALAHAN

A. IDENTIFIKASI MASALAH KESEHATAN


Dengan melihat uraian pada bab terdahulu nampak masih
ditemukan permasalahan program Gizi, hal ini dapat dilihat bila kita
bandingkan hasil cakupan kegiatan dengan indikator keberhasilan
program menghasilkan berbagai kondisi yang tidak sesuai dengan target
capaian,serta melihat dari harapan masyarakat sehingga dapat diperoleh
beberapa permasalahan program Gizi yaitu:

1. Jumlah balita yang ditimbang setiap bulannya, target sasaran proyeksi


(85%), tercapai (61,8%), kesenjangan 23,2%
2. Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada balita umur 12-59 bulan 2
kali setahun, target sasaran proyeksi (85%), tercapai (79%),
kesenjangan 6%

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 10


B. PENENTUAN PRIORITAS MASALAH
Berdasarkan dari analisis penentuan permasalahan diatas maka perlu ditentukan prioritas masalah agar terwujud pelaksanaan
kegiatan yang menganut prinsip efektif, efesien, proporsional serta rasional dengan mengunakan alat analisis manajemen yaitu:
MCUA (Multiple Criteria Utility Assesment) sebagai berikut:

Masalah
No Kriteria Bobot (B)
1 2

S BS S BS

1 Besarnya masalah kesehatan 25 4 100 2 50

2 Keseriusan masalah kesehatan 40 3 120 3 120

3 Kemampuan Sumber Daya 35 3 105 2 70

Jumlah
325 240
BS

Ranking 1 2

Keterangan:

B : Bobot (Nilai untuk menyatukan tingkat kepentingan)

S : Skor 1 – 5 ( 1 = Tdk penting, 2 = Kurang penting, 3 = Penting, 4 = Lebih penting, 5 = Sangat penting )

Urutan Prioritas Masalah :

1. Jumlah balita yang ditimbang setiap bulannya


2. Pemberian kapsul vitamin A dosis tinggi pada balita umur 12-59 bulan 2 kali setahun

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 11


BAB V

ANALISA PENYEBAB MASALAH BELUM TERCAPAINYA JUMLAH BALITA YANG DITIMBANG SETIAP
BULANNYA, TARGET (85%) , TERCAPAI (61,8%)

MANUSIA DANA

Kurangnya pengetahuan mayarakat ttg Belum ada dana


pentingnya pemantauan pertumbuhan untuk jasa kader
pendampingan balita
Kader galak
Terbatasnya dana
Kader kurang percaya diri
untuk pelatihan kader
dalam memberi penyuluhan

Petugas kesehatan tidak rutin hadir


Belum tercapainya Jumlah
balita yang ditimbang
Ibu bekerja Media setiap bulannya, target
penyuluhan (85%), tercapai (61,8%)
Kegiatan posyandu yang monoton
masih kurang

Penyuluhan di meja 4
belum maksimal Menu PMT
tetap/monot
Kurangnyakerjasam on
alinsek SARPRAS

METODE LINGKUNGAN

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 12


BAB VI

ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

NO MASALAH PENYEBAB MASALAH PEMECAHAN MASALAH


1. Manusia Kurangnya pengetahuan Penyuluhan melalui PKK,
masyarakat tentang pentingnya kelompok2 masyarakat, dan
pemantauan pertumbuhan Kelas bumil
Cetak leaflet/brosur manfaat
ke posyandu

Kader galak Meningkatkan kesejahteraan


kader

Kader kurang percaya diri dalam Pelatihan bagi kader


memberi penyuluhan baru/refreshing bagi kader
lama

Petugas kesehatan tidak rutin Meningkatkan kerjasama lintas


hadir program untuk mengganti
petugas yang tidak hadir

2 Metode Kegiatan posyandu yang Membuat kegiatan inovatif di


monoton posyandu misalnya dengan
bekerja sama dengan
PAUD/TK terdekat

3 Dana Kurangnya dana untuk jasa Pengusulan penambahan


kader pendampingan balita dana jasa kader melalui
APBD/BOK/JKN/APBDES

Terbatasnya dana untuk Pengusulan penambahan


pelatihan kader dana pelatihan kader /desa
melalui APBD/ BOK/ JKN/
APBDES

4 Lingkungan Kurangnya kerjasama linsek Peningkatan kerjasama lintas


sektor melalui minilok linsek,
musrenbang, FKMPP

Penyuluhan di meja 4 belum Pelatihan penyuluhan


maksimal kesehatan bagi kader

Ibu bekerja Memotivasi ibu untuk


mengajak pengasuh
Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 13
mengantar anaknya ke
posyandu
5 Sarana & Pra Kurangnya media penyuluhan Pengusulan dana media
sarana penyuluhan (leaflet, brosur,
banner) melalui BOK/JKN
Menu PMT tetap/monoton Membuat rencana menu

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 14


BAB VII

PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2018 DAN PERENCANAAN PROGRAM TAHUN 2019

Pelaksanaan dan perencanaan program gizi disusun untuk mengatasi permasalahan yang ada, selain itu juga untuk mempertahankan pencapaian
target. Pelaksanaan dan perencanaan disusun berdasarkan alokasi dana yang tersedia. Adapun alokasi dana yang ada di puskesmas khususnya program gizi
adalah Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Dana APBD II dan juga Dana APBD Propinsi.

Rencana Usulan Kegiatan tahun 2019 dapat dilihat pada table berikut ini

KEBUTUHAN SUMBER DANA


N URAIAN INDIKATOR SUMBER
KEGIATAN TUJUAN SASARAN TARGET
O KEGIATAN DANA ALAT TENAGA KEBERHASILAN DANA
1 Survei Pola mengetahui masyarakat 20 Transport Rp quesioner TPG, kader tidak ada BOK
Konsumsi perubahan gakin kk/desa petugas 2 2.400.000 perubahan pola
Pangan frekuensi makan, or X 6 ds konsumsi pangan
KEGIATAN LUAR GEDUNG

jenis makanan X 4 kl X dimasyarakat


pokok dan jumlah Rp 50.000
yang dimasak
2 Penggerakan Meningkatkan masyarakat 30 Transport Rp quesioner TPG, kader 70% masyarakat BOK
kadarzi pengetahuan kk/desa petugas 2 600.000 yang disurvei
(keluarga masyarakat tentang or X 6 ds sudah kadarzi
sadar gizi) keluarga sadar gizi X Rp
50.000
3 Monitoring Memantau anak sd, 26 Transport Rp yodina TPG, kader, Semua BOK
garam penggunaan garam pengunjung org/desa petugas 2 600.000 test guru masyarakat
beryodium beryodium di posyandu or X 6 ds menggunakan
masyarakat X Rp garam iodium
50.000

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 15


5 Pemantauan Memantau status balita 22 balita Transport Rp quesioner TPG, kader Seluruh balita yg BOK
status gizi/ gizi balita /desa petugas 2 1.200.000 diperiksa dapat
PSG or X 6 ds dipantau status
X 2 kl X gizinya
Rp 50.000
6 Pelatihan Meningkatkan kader baru 2 makan Rp laptop, TPG, semua kader baru BOK
kader pengetahuan kader posyandu org/posy +snack 7.700.000 LCD, atk, Promkes, pernah dilatih
tentang program balita 110 or X dacin, Bidan
posyandu 2 hr X Rp. microtoise
35.000
Banner Rp
100.000
Transport Rp
kader 2 or 6.480.000
X 54 pos
X Rp.
30.000
7 Pembentukan Meningkatkan masyarakat 1 desa makan Rp BOK
KP ASI cakupan ASI +snack 30 1.050.000
Eksklusif or X Rp.
35.000
Transport Rp
petugas 5 250.000
or X
50.000
Banner Rp
200.000
Banner Rp
100.000
9 Pelatihan Meningkatkan kader 2 kader / makan Rp flipchart, TPG, Menurunkan BOK
PMBA pengetahuan kader desa +snack 16 3.360.000 kartu fasilitator angka stunting,
tentang PMBA or X 6 hr konseling, PMBA yang meningkatkan
X Rp. atk, fc sudah OJT status gizi balita
35.000 materi

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 16


Transport Rp
kader 12 2.160.000
X 6 hr X
Rp.
30.000
Honor Rp
narasumb 1.200.000
er 1 or X 6
hr X Rp.
200.000
Banner Rp
300.000
Materi Rp
peserta 12 2.400.000
paket X
Rp.
200000
Bahan Rp
praktek 150.000
1paket
ATK Rp
200.000
10 Pembentukan Meningkatkan makan Rp Keluarga bisa BOK
Pos Gizi status gizi balita +snack 20 2.100.000 menerapkan
dan pengetahuan or X 3 hr perilaku positif
ibu menjadi lebih X Rp. yang diajarkan di
baik 35.000 pos gizi
Bahan Rp
praktek 150.000
1paket
Suvenir Rp
FGD 55 550.000
paket X
Rp.

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 17


10.000

Foto copy Rp
100.000
Transport Rp
petugas 5 750.000
or X 3 hr
X
Rp.50.000
11 Monev/pembin Monev kader/masy pos gizi makan Rp leaflet TPG, Kegiatan berjalan BOK
aan pos gizi arakat +snack 5 875.000 linprog, berkesinambunga
or X 5 linsek n
desa X
Rp.
35.000
12 Penentuan Memantau status murid baru semua alat TPG, Seluruh murid
status gizi gizi anak baru murid pengukur linprog, baru yg diperiksa
anak baru sekolah baru TB, BB, linsek dapat dipantau
sekolah sd,smp,s LILA, status gizinya
ma

13 Monev/pembin Monev motivator semua makan Rp TPG, Kegiatan berjalan BOK


aan KP Asi ASI motivator +snack 5 1.050.000 linprog, berkesinambunga
ASI or X 6 linsek n
desa X
Rp.
35.000
14 Pemberian Meningkatkan balita BGM, balita - alat TPG, bidan Perubahan status BOK
PMT balita gizi status gizi balita BGT (gakin) BGM, pengukur gizi balita menjadi
buruk, kurang gizi buruk, kurang BGT TB, BB, baik
(gakin)

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 18


15 Pemberian Meningkatkan ibu hamil semua - alat TPG, bidan Perubahan status BOK
PMT bumil status gizi ibu hamil KEK, gakin ibu hamil pengukur gizi ibu hamil
KEK KEK KEK, TB, BB, menjadi baik
gakin LILA
16 Pelacakan Deteksi dini balita balita BGM semua Rp leaflet, TPG, bidan, Balita gizi buruk BOK
kasus gizi gizi buruk balita 300.000 dacin, ptgs PHN dapat meningkat
buruk BB/TB ≤ - meteran status gizinya
3 sd kain

17 Pemberian MP Menurunkan angka baduta baduta - alat TPG, bidan Perubahan status BOK
ASI untuk stunting BGM, pengukur gizi balita menjadi
baduta BGT, TB, BB baik
gakin

18 Pemberian Vit Menurunkan balita 85% - TPG, bidan, Tidak ada kasus BOK
A pada balita prevalensi balita kader kekurangan vit A
kekurangan vitamin
A
19 Pemberian Menurunkan ibu hamil, ibu hamil, - TPG, Menurunkan BOK
tablet Fe prevalensi anemia catin, catin, Pelaksana prevalensi anemia
remaja putri remaja UKS, bidan, pada ibu hamil
putri guru, kader dan remaja putri
(SMP,SM UKS
A)

20 Konsultasi gizi Memberikan balita, 60% dari printer 1 - alat TPG Pasien memahami BOK
DALAM GEDUNG

konseling gizi dan dewasa kasus bh Rp. pengukur tentang diet yang
anjuran diet yang dengan baru 2.500.000 TB, BB, diberikan
sesuai dengan kasus baru degenera food
kondisi gizi pasien degeneratif tif model,
laptop,prin
ter

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 19


21 Pelayanan Gizi Memberikan pasien pasien - Pasien segera
Pasien Rawat pelayanan gizi rawat inap rawat sembuh
Inap inap

Pelaksanaan program gizi tahun 2018 dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Jenis Volume Sumber Target


No Kegiatan Tujuan Jadwal Biaya Indikator Penanggung jawab
Pelayanan Kegiatan Biaya Capaian
Pengadaan 300 lbr x
1 GIZI kelengkapan admin TB I 1.500.000 BOK cetak 1 tahun PJ Gizi
Cetak KMS balita Rp.5.000
Pengadaan
55 bk x
Cetak register kelengkapan admin TB I 3.300.000 BOK cetak 1 tahun PJ Gizi
Rp.60.000
penimbangan
Pengadaan
Cetak register 55 bk x
kelengkapan admin TB I 3.300.000 BOK cetak 1 tahun PJ Gizi
penimbangan Rp.60.000
(RO)
Pengadaan
12 pkt x
Cetak kartu kelengkapan admin TB I 3.480.000 BOK cetak 1 tahun PJ Gizi
Rp.290.000
konseling
Pengadaan 2 bk x
kelengkapan admin TB I 120.000 BOK cetak 1 tahun PJ Gizi
penuntun diet Rp.60.000
Pengadaan
4 bk x
Cetak register kelengkapan admin TB I 240.000 BOK cetak 1 tahun PJ Gizi
Rp.60.000
pojok gizi
Pengadaan 100 lbr x
kelengkapan admin TB I 500.000 BOK Cetak 1 tahun PJ Gizi
Cetak leaflet gizi Rp.5.000
Pemeriksaan Hb
Screening anemia 500000 TB II 500.000 BOK Reagen 1 thn PJ Gizi
Rematri
PMT-Pemulihan
Meningkatkan status Rp.7500 x TB bahan
KLB balita gizi 2.025.000 BOK 6 desa PJ Gizi
gizi 3or x 90 HMA I,II,III,IV makanan
buruk

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 20


PMT-Pemulihan Meningkatkan status Rp.7500 x 30 TB bahan
20.250.000 BOK 6 desa PJ Gizi
balita BGM gizi or x 90 HMA I,II,III,IV makanan
PMT-Pemulihan Meningkatkan status Rp.7500 x 12 TB bahan
8.100.000 BOK 6 desa PJ Gizi
bumil kek gakin gizi or x 90 HMA I,II,III,IV makanan
Belanja bahan memperlancar bahan
300000 TB III 300.000 BOK 1 thn PJ Gizi
pelatihan kegiatan makanan
menyebarluaskan 1.000 lbr x
Penggandaan TB I 200.000 BOK Lembar 1 thn PJ Gizi
informasi Rp.200
Mamin
pertemuan
20 dos x
monev evaluasi kegiatan TB IV 700.000 BOK nasi, snack 1 thn PJ Gizi
RP.35.000
/pembinaan pos
gizi
Bantuan
transport
pertemuan memperlancar 20 or x transoprt
TB IV 600.000 BOK 1 thn PJ Gizi
monev kegiatan RP.30.000 peserta
/pembinaan pos
gizi
Monitoring garam
yodium dan deteksi dini rawan 6 ds x 2 or x2
TB transoprt
pengamatan pola gizi dan penyakit kl x 1.200.000 BOK 6 desa PJ Gizi
I,II,III,IV petugas
konsumsi dan gondok Rp.50.000
rawan gizi
Pelacakan gizi deteksi dini rawan 3 kl x 2 org x TB transoprt
300.000 APBD 6 desa PJ Gizi
buruk gizi buruk Rp.50.000 I,II,III,IV petugas

Pembentukan meningkatkan status 5 org x 3 hr x transoprt


TB I 750.000 APBD 6 desa PJ Gizi
pos gizi gizi balita Rp.50.000 petugas
Meningkatkan
mamin
cakupan ASI 45 dos x
pertemuan TB II 1.575.000 BOK nasi, snack 1 thn PJ Gizi
eksklusif di RP.35.000
kegiatan KP ASI
masyarakat
Bantuan
memperlancar 45 or x transoprt
transport TB II 1.350.000 BOK 1 thn PJ Gizi
kegiatan RP.30.000 peserta
kegiatan KP ASI
mamin Meningkatkan 30 dos x
TB I 1.050.000 BOK nasi, snack 1 thn PJ Gizi
pembentukan KP cakupan ASI RP.35.000

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 21


ASI eksklusif
Bantuan
transport memperlancar 30 or x transoprt
TB I 900.000 BOK 1 thn PJ Gizi
pembentukan KP kegiatan RP.30.000 peserta
ASI
Mamin Meningkatkan
3 ds x 10 or x
Pertemuan pengetahuan ASI
3 hr TB I 3.150.000 BOK nasi, snack 1 thn PJ Gizi
pelatihan eksklusif terhadap
RP.35.000
motivator ASI masyarakat
Bantuan
transport 3 ds x 10 or x
memperlancar transoprt
pertemuan 3 hr TB I 2.700.000 BOK 1 thn PJ Gizi
kegiatan peserta
pelatihan RP.35.000
motivator ASI
Mamin
15 dos x
Pertemuan evaluasi kegiatan TB IV 525.000 BOK nasi, snack 1 thn PJ Gizi
RP.35.000
monev KP ASI
Bantuan
transport memperlancar 15 or x transoprt
TB IV 450.000 BOK 1 thn PJ Gizi
Pertemuan kegiatan RP.30.000 peserta
monev KP ASI
mamin Meningkatkan
72 dos x
pertemuan pengetahuan kader TB III 2.520.000 BOK nasi, snack 1 thn PJ Gizi
RP.35.000
pelatihan PMBA tentang PMBA
Bantuan
transport memperlancar 72 or x transoprt
TB III 2.160.000 BOK 1 thn PJ Gizi
pertemuan kegiatan RP.30.000 peserta
pelatihan PMBA
Transport tenaga
ahli/narasumber memperlancar 3 or x
TB III 750.000 BOK transport 1 thn PJ Gizi
kegiatan gizi kegiatan Rp.250.000
(PMBA)
Mamin
24 dos x
Pertemuan evaluasi kegiatan TB IV 840.000 BOK nasi, snack 1 thn PJ Gizi
RP.35.000
monev PMBA
Bantuan
memperlancar 24 dos x transoprt
transport TB IV 720.000 BOK 1 thn PJ Gizi
kegiatan RP.30.000 peserta
pertemuan

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 22


monev PMBA

Banner/poster/sp 2 bh x TB
memberi informasi 300.000 BOK banner
anduk kegiatan Rp.150.000 I,II,III,IV

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 23


BAB VIII

PENUTUP

Plan of Action program gizi disusun untuk kebutuhan satu tahun agar pengelola
program gizi mampu melaksanakan secara efisien, efektif dan dapat
dipertanggungjawabkan. Selain itu penyusunan plan of action juga digunakan sebagai
pegangan pengelola program gizi dalam pelaksanaan kegiatan tahun 2018 untuk
pemenuhan target serta mengetahui masalah dan mampu mengatasi masalah yang
ada.

Hambatan-hambatan pada realisasi kegiatan tahun sebelumnya dipakai sebagai acuan


agar dapat terpenuhinya target di tahun 2018.

Demikian penyusunan Plan Of Action program gizi ini, semoga dapat bermanfaat bagi
kita semua.

Plan Of Action Program GIzi Tahun 2018 24