Anda di halaman 1dari 1

Metakognitif merupakan kata sifat dari metakognisi, secara sederhana menurut Herman dan

Suryadi (2008:16) metakognisi diartikan sebagai kesadaran seseorang tentang proses berpikir
pada saat melakukan tugas tertentu kemudian menggunakan kesadaran untuk mengontrol apa
yang dilakukannya. Menurut Weinert (Suzana 2000:25), metakognisi adalah kognisi urutan
kedua (second order cognition) yang berarti berpikir, pengetahuan dengan pengetahuan, atau
refleksi tentang tindakan – tindakan. Woolfolk (1995) menjelaskan bahwa setidaknya terdapat
2 komponen terpisah yang terkandung dalam metakognisi, yaitu pengetahuan deklaratif dan
prosedural tentang keterampilan strategi dan sumber yang diperlukan untuk melakukan suatu
tugas tersebut, yakni tentang mengetahui apa yang sedang dilakukan, bagaimana
melakukannya, mengetahui prasyarat untuk meyakinkan kelengkapan tugas tersebut dan
mengetahui kapan melakukannya