Anda di halaman 1dari 4

AKAD PEMBIAYAAN IJARAH

No. ………………………......
Bismillahirrahmanirrahim
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku”
(QS. Adz-Dzaariyaat: 56)
“…Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah,
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Maaidah: 8)

Pada hari ini ……………….…, Tanggal ………………Bulan…………………. Tahun


……………….. Pukul………. WIB,
kami yang bertandatangan di bawah ini :

1. Nama : .......................................................
Tempat/tanggal lahir : ........................................................
Jabatan : ........................................................
Alamat : ........................................................
Dalam hal ini bertindak atas nama BMT Nusantara Umat Mandiri yang berkantor dan beralamat
di................................................................untuk selanjutnya disebut : PIHAK PERTAMA.
2. Nama : ........................................................
Tempat/tanggal lahir : ........................................................
Pekerjaan : ........................................................
Alamat : ........................................................
Nomor KTP : ........................................................
Nomor Telepon : ........................................................
Dalam hal ini di dampingi, dibantu dan telah mendapatkan persetujuan dari suami/istri satu-
satunya, yaitu :
Nama : ........................................................
Tempat/tanggal lahir : ........................................................
Pekerjaan : ........................................................
Alamat : ........................................................
Nomor KTP : ........................................................
Nomor Telepon : ........................................................

Dalam hal ini bertindak untuk diri sendiri / dalam kedu-dukannya selaku anggota/calon anggota
selanjutnya disebut : PIHAK KEDUA
Para pihak lebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:
1. Perjanjian ini dilandasakan pada ketaqwaan kepada Allah SWT, saling percaya, ukhuwah
islamiyah, dan rasa tanggung jawab.
2. Akad pembiayaan ijarah adalah kesepakatan pembayaran atas suatu manfaat dari suatu
barang dan atau jasa antara para pihak dimana Pihak Pertama sebagai pembayar tunai kepada
pihak lain yang berhubungan dengan Pihak kedua yang kemudian beban pelunasan atas
pembayaran tunai tersebut menjadi beban Pihak Kedua yang dibayar secara angsur disertai
margin keuntungan yang disepakati para Pihak di awal perjanjian.
3. Pembiayaan adalah keseluruhan dana yang digunakan Pihak Pertama untuk melunasi
pembayaran atas manfaat dari suatu barang dan atau jasa yang
Pasal 1
JAMINAN

a. Jika jaminan berupa kendaraan, hal tersebut berupa......................, merk.............................,


warna.........................., tahun pembuatan.................., dengan nomor mesin.............................,
nomor rangka................................, nomor polisi............................................., nomor
BPKB..........................., atas nama................................., sedang asli dokumen tersebut saat
ini statusnya berada dalam kekuasaan Pihak Pertama, sedang Pihak Kedua menyatakan
selama kewajiban Pihak Kedua belum slesai, maka Pihak Kedua tidak boleh dan tidak
berhak untuk memindahtangankan barang jaminan tersebut.
b. Jika jaminan berupa sertifikat atas nama Pihak Kedua, maka untuk menjamin pembayaran
kembali fasilitas pembiayaan beserta keuntungan tepat pada waktunya dan jumlah uang
lainnya yang harus dibayarkan menurut kesepakatan ini, maka Pihak Kedua dengan ini
menggunakan atas sebidang tanah pekarangan diatasnya berdiri sebuah rumah. Sertifikat
Hak Milik/Hak Guna Bangunan nomor........................................., surat ukur/gambar situasi
tanggal..................................., nomor.........................., luas.............................., tercatat atas
nama.............................yang terletak dikelurahan/desa......................................................,
kecamatan..............................., kabupaten................................., propinsi..........................,
sebagai agunan bagi Pihak Pertama. Sedang asli dokumen tersebut saat ini statusnya berada
dalam kekuasaan Pihak Pertama, sedang pihak Kedua menyatakan selama kewajiban Pihak
Kedua belum slesai, maka Pihak Kedua tidak boleh dan tidak berhak untuk
memindahtangankan barang jaminan tersebut.
c. Jika jaminan berupa sertifikat bukan atas nama Pihak Kedua, maka untuk menjamin
pembayaran kembali fasilitas pembiayaan beserta keuntungan tepat pada waktunya dan
jumlah uang lainnya yang harus dibayarkan menurut kesepakatan ini, maka Pihak Kedua
dengan ini menggunakan atas sebidang tanah pekarangan diatasnya berdiri sebuah rumah.
Sertifikat Hak Milik/Hak Guna Bangunan nomor........................................., surat
ukur/gambar situasi tanggal..................................., nomor..........................,
luas.............................., tercatat atas nama.............................yang terletak
dikelurahan/desa......................................................, kecamatan...............................,
kabupaten................................., propinsi.........................., sebagai agunan bagi Pihak
Pertama. Sedang asli dokumen tersebut saat ini statusnya berada dalam kekuasaan Pihak
Pertama, sedang pihak Kedua dan Penjaminnya menyatakan selama kewajiban Pihak Kedua
belum slesai, maka Pihak Kedua dan Penjaminnya tidak boleh dan tidak berhak untuk
memindahtangankan barang jaminan tersebut.

Pasal 2
JUMLAH DAN JENIS MANFAAT PEMBIAYAAN

a. Pihak Pertama telah membayar tunai biaya penggunaan manfaat dari suatu barang dan atau
jasa yang digunakan Pihak Kedua dengan spesifikasi jelas sebagai berikut:
Jasa : ..................................................
Harga keseluruhan pelunasan : Rp..............................................
b. Selanjutnya para Pihak Sepakat dan setuju untuk menentukan besarnya pembayaran tunai
atasa pengambilan manfaat dari barang dan atau jasa tersebut dengan perincian sebagai
berikut:
1. Pembiayaan dari Pihak Pertama : Rp....................................
2. Margin keuntungan : Rp...................................
3. Total kewajiaban Pihak Kedua : Rp....................................
Pasal 3
JANGKA WAKTU

Pihak Kedua wajib melunasi total pembiayaan selama.......................dengan angsuran


sebesar............................kepada pihak pertama setiap bulanya pada..............................terhitung
sejak penandatanganan surat perjanjian ini pada..........................., kecuali apabila tanggal
pembayaran angsuran jatuh pada hari libur, maka pembayaran angsuran dibayar pada hari kerja
sebelumya.

Pasal 4
CIDERA JANJI
a. PIHAK Kedua dianggap telah melanggar akad ini bila terbukti Pihak Kedua telah melakukan
salah satu atau lebih perbuatan-perbuatan berikut ini:
 Memindah tangankan manfaat atas barang dan ataa barang dan atau jasa yang menjadi
objek pembiayaan sebelum kewajiban Pihak Kedua lunas.
 Terjadi kemunduran angsuran sampai 2 (dua) bulan.

b. Atas pelanggaran tersebut, maka Pihak Kedua harus melunasi semua tunggakan pembayaran
atau menyerahkan barang jaminan kepada Pihak Pertama untuk ditaksir menurut harga
umum dengan cara apa pun yang sah dan halal, selanjutnya digunakan untuk menutup sisa
pembayaran. Kelebihan dari hasil penjualan setelah dikurangi sisa pembayaran kepada Pihak
Pertama akan dikembalikan kepada Pihak Kedua, jika ternyata masih kurang, maka Pihak
Kedua harus menutup kekurangan tersebut.
c. Perjanjian pembiayaan ini dilandasi oleh ketaqwaan kepada Allah SWT, saling percaya,
ukhuwah Islamiyah dan rasa tanggung jawab. Pihak anggota/ calon anggota berjanji akan
melunasi pembiayaannya tepat waktu dan bersedia disita harta miliknya bila ternyata cidera
janji.
d. Dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran oleh anggota/calon annggota kepada BMT
Nusantara Umat Mandiri, maka anggota/calon annggota berjanji dan dengan ini mengikatkan
diri untuk membayar biaya administrasi pada BMT Nusantara Umat Mnadiri sebesar
Rp............................untuk tiap-tiap keterlambatan, terhitung sejak saat kewajiban
pembayaran tersebut jatuh tempo sampai dengan tanggal dilaksanakannya pembayaran
kembali,

Pasal 5
PENUTUP

a. Sebelum Surat Perjanjian ini ditandatangani oleh anggota/calon anggota, anggota/calon


anggota mengakui dengan sebenarnya, dan tidak lain dari yang sebenarnya, bahwa
anggota/calon anggota telah membaca dengan cermat atau dibacakan kepadanya seluruh isi
Perjanjian ini berikut semua surat dan/atau dokumen yang menjadi lampiran Surat Perjanjian
ini, sehingga oleh karena itu anggota/calon anggota memahami sepenuhnya segala yang akan
menjadi akibat hukum setelah anggota/calon anggota menandatangani Surat Perjanjian ini.
b. Apabila ada hal-hal yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam Perjanjian ini, maka
anggota/calon anggota dan Bank akan mengaturnya bersama secara musyawarah untuk
mufakat dalam suatu Addendum.
c. Tiap Addendum dari Perjanjian ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari
Perjanjian ini.
d. Pihak Pertama dan Pihak Kedua sepakat dan dengan ini mengikatkan diri satu terhadap yang
lain, bahwa untuk Perjanjian ini dan segala akibatnya memberlakukan syariah Islam dan
peraturan perundang-undangan lain yang tidak bertentangan dengan syariah.
Demikianlah, Surat Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh BMT dan anggota/calon
anggota di atas kertas yang bermeterai cukup dalam dua rangkap, yang masing-masing disimpan
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
BMT Nusantara Umat Mandiri Anggota/Calon Anggota

(.........................................)
(.........................................)

oleh BMTdan Anggota/Calon Anggota, dan masing-masing berlaku sebagai aslinya.

Tulungagung, ....................................................

SAKSI- SAKSI

(.........................................) (.........................................)