Anda di halaman 1dari 15

BAB I

AUTOCAD 2D & 3D

OLEH :
FEISAL RAHMAN
DBD 111 0063

LABORATORIUM SIMULASI DAN KOMPUTASI PERTAMBANGAN


JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN-FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
2016
BAB I
Dasar Teori

Untuk memulai Autocad adalah bagaimana mengakses perintah,


menggunakan fasilitas penggambaran, dan mengoperasikan file secara sederhana.

AutoCAD menyediakan menu, Toolbar, Command Line yang berfungsi


untuk memudahkan mengakses perintah yang sering digunakan dalam AutoCAD,
Toolbar default yang disediakan oleh AutoCAD antara lain Standart, Object,
Propeties, Draw dan Modify yang keseluruhannya terdapat pada user interface
Autocad.

Perintah-perinah AuoCAD dapat diakses seidaknya dengan tiga cara, yakni :


1. Melalui baris utama (pull down menu)
2. Melalui icon yang tersedia pada toolbar yang ada
3. Secara konvensional dapat diketikkan langsung pada bari perintah

Untuk membatalkan perintah gunakan tombol (Esc)


1. Perintah dalam AutoCAD
a) Perintah-perintah penggambaran
AutoCAD memiliki banyak perintah penggambaran. Untuk keperluan
penggambaran peta, hanya beberapa perintah saja yang sering
digunakan.AutoCAD memiliki banyak perintah penggambaran. Untuk
keperluan penggambaran peta, hanya beberapa perintah saja yang sering
digunakan. Perintah yang wajib di pahami diperintah selanjutnya.
b) Menggambar Garis (Line/ Polyline)
Ada dua cara untuk menggambar garis, yakni dengan perintah Line atau
Polyline, sepintas hasilnya nampak sama, namun ada perbedaan prinsip
antara keduanya.
c) Menyambung Garis secara presisi dengan Object Snap (OSNAP)
Salah satu fasilitas penting dari AutoCAD adalah object snap atau sering
disebut dengan osnap. Pada penggambaran yang membutuhkan presisi
fasilitas ini akan sangat membantu.
d) Fasilitas penggambaran
Asilitas pengambaran AutoCAD pada statusbar yang berfungsi untuk
mempermudah berlangsungnya proses penggambaran diantaranya adalah :
 SNAP
Merupakan fasilitas yang berfungsi mengatur pergerakan pointer
sehingga pointer dapat bergerak dengan interval tertentu.
 GRID
Merupakan sekumpulan titik-titik yang tersusun sedemikian rupa
dengan interval yang dapat diatur, sehingga membentuk pola yang
teratur. Grid berfungsi untuk mempermudah proses penggambaran.
 ORTHO
Merupakan fasilitas yang berfungsi untuk mengatur pergerakkan
pointer, sehingga pointer akan bergerak lurus ke arah horizontal dan
vertikal
 POLAR
Polar adalah fasilitas yang berfungsi memiliki fungsi serupa dengan
ortho. Polar mengatur pergerakkan pointer terhadap sudut tertentu dan
kelipatannya sesuai dengan pengaturan yang dilakukan.
 OSNAP
Osnap atau object snap adalah fasilitas yang berfungsi untuk mengatur
pergerakan pointer pada object gambar. Dengan mengaktifkan osnap,
maaka pointer dapat diletakkan dengan pasti pada titik atau bagian
object gambar yang telah ditentukan.
e) Membuat Titik (Point)
Titik dalam AutoCAD didefinisikan sebagai suatu entitas tersendiri,
bentuknya bisa berupa titik seperti dalam pengertian umum, atau dapat
berupa simbol lain.
f) Mengarsir bidang
Untuk mengarsir bidang gunakan perintah hatch. Dari menu Draw >
Hatch.
g) Menulis Text
Untuk menambahkan informasi teks pada gambar, gunakan perintah
TEXT.
2. Perintah-perintah Tampilan (Zooming dan Panning)
a) Dengan Keyboard, kita dapat mengakses perintah zoom dengan
mengetikkan zoom <enter> pada baris perintah, atau cukup dengan huruf
z<enter> saja
b) Panning
Panning adalah proses menggeser tampilan gambar ke arah yang kita
kehendaki.
c) Perintah Pengolahan dan Penyuntingan (Editing)
Dalam Prose penggambaran seringkali kit menemui gambar yang kita buat
ternyata salah sehingga memerlukan perbakan, atau karena suatu hal kit
harus mengubahnya, memperbesar atau memperkecil, menggeser,
menghapus dan lain-lain. AutoCAD menyediakan fasilitas memadai untuk
keperluan tersebut.
3. Memilih objek dengan Window, Crossing, dan Fence
Dalam pengolahan dan penyuntingan gambar, seperti pada perintah-perintah
eraseI, pedit, move, danperintah lainnya, kita akan selalu menemukan eprintah
"Select Object(S)", jika hanya satu objek yang dipilih, kita melakukannya
langsung dengan meng-klik objek yang bersangkutan.
4. Perintah-Perintah Pengukuran
a. Mengukur Koordinat (ID Point/Locate Point)
b. Mengukur jarak (Distance)
c. Mengukur Keliling dan Luas (Area)
5. Lebih Dalam dengan AutoCAD
a) Sistem Koordinat AutoCAD
AuotoCAD Menggunakan sistem koordinat Kartesian Tiga Dimensi (3D),
yakni sistem koordinat yang didefinisikan oleh tiga sumbu, X, Y, dan Z
yang masing-masing sumbu saling tegak lurus.
b) Satuan Jarak dan Sudut
c) Satuan Jarak pada AutoCAD didefinisikan sebagai "unit", Misalkan kita
menggambar garis dari 0,0 ke 15,20 panjangnya adalah 25 unit, yang bisa
kita asumsikan 25 mm, 25 m, 25 inchi atau berapapun asumsi kita.
d) Menggunakan Layer
Layer pada AutoCAD dapat diibaratkan dengan tumpukan plastik
transparan dimana pada masing-masing plastik transparan tersebut
terdapat gambar yang berbeda, dalam kenampakkannya seolah gambar
tersebut di gambar poada satu lembar yang sama.
e) Pengertian-pengertian seputar layer
1) Current Layer
"Current Layer" adalah layer yang tengah aktif sekarang. Jika layer-
layer tersebut diibaratkan plastik transparan maka "Current Layer"
adalah tumpukan paling atas.
2) On dan Off
Layer ON berarrti semua Gambar pada layer bersangkutan
dimunculkan, sebaliknya OFF berarti disembunyikan.
3) Freeze dan Thaw
Freeza dan Thaw mirip dengan Off dan On, namun secara prinsip
berbeda.
4) Lock dan Unlock
Layer yang di-lock dapat dilihat, akan tetapi tidak dapat diubah.
5) Plot dan Unplot
Layer yang beratribut Plot berarti dapat dicetak.
6) Color dan Linetype
Warna dan tipe garis dapat ditetapkan untuk sebuah objek secara
individu atau dapat pula ditetapkan terhadap layer.

1.1 Dasar Penggambaran 2D


a. Line
Merupakan pewrintah untuk membuat objekgaris.
b. Polyline
Polyline serupa dengan line, perbedaannya adalah polyline tersusun dari
rangkaian objek garis dan merupakan satu kesatuan objek.
c. Circle
Merupakan perintah untuk membuat objek lingkaran.
1.2 Basic AutoCAD
Pada penggambaran teknik diperlukan banyak ketelitian dalam hal
pengukuran. Di dunia pertambangan banyak hal yang memerlukan
penggambaran yang akan mewakili objek aslinya sehingga memudahkan
kegiatan yang akan dilakukan nantinya, misalnya pada perpetaan, desain alat
angkut, alat muat, perancangan desain penambangan, model geologi bahkan
permodelan blok biijih pada penambangan dapat dilakukan dengan AutoCAD.
Agar tampilan yang dihasilkan lebih komunikatif diperlukan penguasaan
dalam mengoperasikan AutoCAD khiususnya 3D, sebenarnya ada beberapa
program yang khusus diperuntukkan untuk dunia pertambanagan contohnya
Micromine, Datamine, Surpace, Minesight, Vulcan, dan sebagainya.
LANGKAH KERJA 1 :
Mengunakan Polyline :
Command : Pline atau dari pada icon toolbar Polyline
Tarik garis lurus ketik 30 ENTER
Kebawah ketik 15 ENTER
Sampai Berbentuk Persegi Empat dengan panjang 30 tinggi 15
Tekan esc untuk mengkhiri
Untuk Dimension panjang, lebar :
Pilih menu dimension > Linear klik pada sisi yang ingin diketahui panjang,
lebarnya
Untuk mewarnai blok pada bidang, pilih bylayer pada menu dan pilih warna .
LANGKAH KERJA II
 Menggunakan Rectangle
 Tarik garis Ketik @ Masukkan nilai yang ditetapkan uk 24 x 22 Enter
 Commant : Rectangle Tarik garis kembali Ketik @ masukkan Nilai kedua 7 x
10 Enter
 Tentukan titik Midpoint, Pindah objek yang telah kita move geser ke objek
pertama
 Buat garis pada bidang sisi objek paling kecil ke objek paling besar.
LANGKAH III
 Menggunakan Rectangle
 Tarik garis Ketik @ Masukan Nilai yang ditetapkan uk.12x4 tekan Enter
 Move Objek Tentukan titik Midpoint , Pindah objek yang telah di Move ke
objek 2
 Untuk uk. 5x4 bikin objek baru dan pilih bylayer untuk mempertebal objek
LANGKAH IV :
 Menggunakan RECTANGLE
 Tarik Garis Ketik @ Masukkan Nilai yang ditetapkan Uk. 8x7 Tekan Enter
 Untuk Garis tengah, menggunakn Line dalam objek di atas, Move objek
tentukan Midpoint
 Esc untuk mengakhiri
LANGKAH V
 Menggunakan RECTANGLE
 Tarik Garis Ketik @ Masukkan Nilai yang ditetapkan menurut Nim. Belt
Conveyor = 40+63(NIM) 103x2 Tekan Enter
 Move Objek tentukan Midpoint Geser Objek ketempat yang ditentukan
 Esc untuk Mengakhiri
LANGKAH VI
 Menggunakan RECTANGLE
 Tarik Garis Ketik @ Masukkan Nilai yang ditetapkan 13x5 Tekan Enter
 Pilih menu Hatc = pilih Ojek Net, tentukan skala, pilih pick point klik objek
yang ingin di Arsir , Klik Kanan preview. Setelah pas ukurannya. Klik
Enter/OK
LANGKAH VII
 Menggunakan RECTANGLE
 Tarik Garis Ketik @ Maukkan nilai yang ditetapkan menurut Nim. Belt
Conveyor = 40+63(NIM) Uk. 103x2 Tekan Enter
 Letakkan Objek pada Objek No. 6 dengan keadaan Hoizontal.
 Pilih Toolbar Rotate, Pilih Objek, Rotate Objek dengan kemiringan 600 di atas
objek yang miring tadi.
 Kita Buat Objek Lingkaran dengan Uk. Diameter 9 cm dan Diameter 5 cm
 Setelah itu letakkan lingkaran tadi di titik Endpoint
 Miror Objek dengan titik miror di Center Objek Lingkaran
LANGKAH VIII
 Menggunakan RECTANGLE
 Tarik Garis Ketik @ Masukkan Nilai yang ditetapkan 13x5
 Pilih menu Hatc = pilih Ojek Net, tentukan skala, pilih pick point klik objek
yang ingin di Arsir , Klik Kanan preview. Setelah pas ukurannya. Klik
Enter/OK
LANGKAH IX
 Menggunakan CIRCLE
 Tarik Garis ketik dengan Uk. 61,5/123 Menurut Nim. Diameter Stock Pile =
60 + 63 (NIM) = 123 Tekan Enter.
 Letakkan Objek ke Objek No. 8 Buat Bentang Garis dititik Tengah Objek
8Offset tentukan Uk. 123, Offset bentang garis tadi ke Atas dan ke Bawah
yang akan digunakan sebagai Titik Center.
 Copy Objek Lingkaran No. 9 dan Tentukan Titik Center dari Lingkaran
tersebut
 Selanjutnya, Pilih Bentang Garis yang sudah di Offset tadi sebagai Titik
Center
 Setelah didapatkan titik Center pada bentang Garis tadi Miror objek Lingkaran
No. 9 dengan titik Midpoint pada Objek 8
 Buat Garis kembali menggunakn RECTANGLE dengan ukuran yang
ditetapkan 2 x 246
 Pilih Objek yang telah dibuat tadi tentukan Midpoint dan Move pada Objek 8
 Selanjutnya Kita beri Arsiran menggunakan Hatch di antaranya : Ara-B816,
Cross, Triang.

Anda mungkin juga menyukai