Anda di halaman 1dari 3

Pemeriksaan Widal (Prosedur, Prinsip, Cara Kerja dan

Interpretasi Hasil) - Seri Eduaksi Teknologi


Laboratorium Medik
infolabmed.com/2017/03/pemeriksaan-widal-prosedur-prinsip-cara.html

Tes widal digunakan untuk mendeteksi adanya infeksi yang disebabkan


oleh kuman Salmonella sp, yang terbagi kedalam 4 golongan ( Salmonella
typhi, salmonella paratyphi A, Salmonella paratyphi B dan Salmonella
paratyphi C). Masing masing golongan terdiri atas antigen O yang berasal
dari bagian badan kuman (somatic) dan antigen H yang berasal dari flagel
kuman.

Antigen O lebih tahan terhadap panas, alkohol, dan dapat rusak oleh
formaldehyde. Sedangkan antigen H tidak tahan terhadap panas, fenol,
dan tahan terhadap formaldehyde.

Prosedur Kerja
Metode : Aglutinasi

Tujuan
Untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap Salmonella typhi dan
Salmonella paratyphi A, B, dan C.

1/3
Prinsip :
Reaksi antara antigen Salmonella sp yang terdapat pada reagen widal
dengan antibodi Salmonella sp yang terdapat pada serum pasien.

Cara Kerja Kualitatif


1. Pada 8 circle slide (plat widal) pemeriksaan widal teteskan 80 ul serum
pasien.
2. Pada masing – masing circlre ditambah 80ul antigen H, AH, BH, CH,O,
AO, BO, CO.
3. Serum masing – masing antigen dihomogenkan, digoyang – goyang
selama 1 menit dan diamati terjadinya aglutinasi pada setiap circle.

Cara kerja Kuantitatif ( Cara Slide )

1. Pada masing –
masing circle
ditambah 80ul
antigen H, AH,
BH,CH, O, AO, BO dan CO yang telah dihomogenkan.
2. Serum dan masing – masing antigen dihomogenkan, digoyang –
goyang selama 1 menit dan diamati terjadinya aglutinasi pada setiap
circle.

Interpretasi Hasil

Ul serum Pengenceran

80 1/20

40 1/40

20 1/80

10 1/160

5 1/320

2/3
Kualitatif : Positif atau Negatif
Kuantitatif :
Titer pemeriksaan widal
dilihat pada pengenceran
terakhir yang masih
memberikan aglutinasi.

Baca juga :

PENTING : Terimakasih sudah


berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami,
dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat.
Terimakasih atas kunjungannya.

Sumber :
1. Diktat Penuntun Imunoserologi. (2014). Prosedur Pemeriksaan
Widal. Hal : 6-7. Jakarta ; Gramedia

Kontribusi Artikel oleh : Nafa Ardila

3/3

Anda mungkin juga menyukai