Anda di halaman 1dari 1

PENGGELONTORAN SEDIMEN DAM WATANGSONO JARINGAN IRIGASI TLATAK

KABUPATEN MAGETAN

Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Magetan

melalui UPTD Pengairan Gonggang mempunyai agenda rutin kegiatan pemeliharaan


Dam atau Bendung, salah satu nya adalah kegiatan penggelontoran (Flushing) sedimen
yang dilaksanakan oleh Juru Pengairan bersama tenaga pekarya pada Dam Watangsono
yang berada di Desa Ngunut Kecamatan Parang. Kegiatan penggelontoran efektif guna
mengurangi endapan sedimen di hulu bendung/ intake, sekaligus untuk mengurangi
resiko kerusakan pintu pembilas akibat bila terlalu lama dan banyak sedimen yang
mengendap.

Dam Watangsono berada pada kali Watangsono yang juga mendapatkan suplesi air dari
Intake Kanan Dam Tlatak. Dilihat dari konsep jaringan irigasi yang ada, fungsi Dam
Watangsono sebagai bangunan pelimpah kanan yang intake/ pengambilannya
meneruskan debit untuk pengairan pada Jaringan Irigasi Tlatak Kanan.

Informasi dari Pak Mulyono selaku Juru Pengairan Kejuron Parang, jaringan irigasi Tlatak
Kanan mengairi baku sawah di wilayah Desa Ngunut, Kelurahan Parang, Bungkuk,
Mategal dan Kediren.

di Kabupaten Magetan terdapat lebih dari 100 unit Dam / Bendung yang harus dijaga
fungsinya sebagai bangunan utama pengairan guna mendukung pertanian.

Mengingat Petugas Operasi Bendung yang ada sekarang sudah terbatas bahkan sudah
tidak ada, maka perlu kebijakan dan strategi khusus untuk mensikapi adanya operasi
maupun pemeliharaan bendung/ dam yang ada .