Anda di halaman 1dari 4

Satuan Layanan

Permainan dalam bimbingan dan konseling

A. Topik Bahasan : Hubungan Sosial Melalui Pemahaman Antar


Individu
B. Bidang Bimbingan : Sosial
C. Jenis Layanan : Bimbingan klasikal / kelompok
D. Fungsi Layanan : Pengembangan
E. Kompetensi Dasar : Siswa mampu berhubungan sosial yang baik
melalui pemahaman antar individu
F. Indikator : 1. Siswa mampu mengenal teman barunya.
2. Siswa mampu memahami latar belakang
teman barunya.
3. Siswa mampu bekerjasama dengan teman
barunya.
G. Strategi : permainan klasikal
H. Deskripisi Materi : Terlampir
1. Sebelah Saya
2. Orang Pedalaman
3. Mereka Temanku
I. Sasaran Kegiatan : Siswa Kelas VII SMP
J. Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas
K. Waktu Penyelenggaraan : November, minggu pertama/1x45 menit
L. Penyelenggara Layanan : Guru BK
M. Uraian Kegiatan :
1. Pendahuluan
a. Salam pembuka dan good rapport.
b. Absen kehadiran siswa,
pengecekan keadaan siswa maupun
keadaan fisik kelas.
2. Inti
a. Guru menerapkan permainan
“Sebelah Saya”.
b. Guru menerapkan permainan “Orang
Pedalaman”.
c. Guru menerapkan permainan
“Mereka Temanku”.
3. Penutup
a. Siswa menyimpulkan hasil yang
diperoleh dari permainan tersebut.
b. Guru memotivasi siswa untuk lebih
mempererat hubungan sosial dengan
temannya.
c. Guru menutup pertemuan.

N. Alat dan Perlengkapan yang Digunakan : LCD, Laptop, Sarung


O. Rencana Penilaian :
1. Penilaian segera :
Mengamati siswa selama
mengikuti kegaiatan layanan.
2. Penilaian jangka panjang:
Mengamati perkembangan
siswa dalam bersosialisasi
dengan temannya.
P. Keterkaitan layanan ini dengan layanan/kegiatan pendukung :
1. Sebagai titik tolak
pelaksanaan layanan BK.
2. Sebagai bahan masukan dan
pertimbangan dalam layanan
konseling individu.
MATERI

1. Sebelah Saya
Garis Besar:
Permainan ini menuntut keaktifan siswa untuk memahami teman lainnya
(difokuskan pada teman satu bangku).
Bahan/ Alat: -
Prosedur:
a. Seluruh siswa saling berpasangan dan duduk berhadapan.
b. Tiap pasangan kemudian saling berkenalan dan bertanya secara mendalam
tentang data diri lengkap pasangannya selama 5 menit.
c. Setelah selesai, konselor lalu menunjuk secara acak salah satu pasangan
untuk berdiri dan seorang dari mereka untuk menerangkan data diri
pasangannya. Lalu bergantian pasangannya melakukan peran yang sama.
d. Selama proses itu, para siswa lain bisa bertanya tentang diri orang yang
sedang berperan tersebut.
e. Setelah selesai, pasangan tadi berhak menunjuk pasangan lain sebagai
giliran berikutnya. Begitu seterusnya sampai beberapa pasangan tampil.

2. Orang Pedalaman
Garis Besar:
Permainan ini seperti masyarakat suku di Papua yang sedang membawa beban
barang bawaannya. Peserta harus cepat memindahkan barang yang dengan
sarung yang disampirkan ke kepala. Supaya cepat sampai, kerjasama dan
taktik sangat dibutuhkan pada permainan ini. Permainan ini mengungkapkan
bagaimana suatu kelompok dapat bekerjasama dalam membuat strategi yang
tepat untuk menyelesaikannya dalam waktu yang singkat.
Bahan/ alat: sarung, benda yang agak berat
Prosedur:
a. Satu kelas menjadi dua kelompok besar yang akan bermain “Orang
Pedalaman” ini, dengan menggunakan 1 sarung dan pemberat. Pemberat
tersebut diletakkan didalam sarung, sehingga sarung memiliki beban.
b. Setiap siswa berdiri berderet dan membuat lingkaran besar.
c. Guru BK memberi aba-aba “MULAI” lalu siswa pertama mengambil
sarung dan buku tebal dan menggantungkannya di kepalanya sendiri. Lalu
ia menghampiri siswa kedua dan mengalihkan sarung itu dengan
kepalanya (tidak boleh pakai tangan) dan kedua tangan siswa dibelakang.
d. Siswa kedua segera menerima sarung tersebut juga dengan kepalanya
(tidak boleh pakai tangan) dan begitu seterusnya.
e. Ketika siswa belum atau sudah mendapatkan giliran, mereka
menyemangati temannya yang baru mengalihkan sarung.

3. Mereka Temanku
Garis Besar:
Permainan ini mengungkap bagaimana anggota kelompok berupaya keras
untuk mencari teman sebanyak-banyaknya dan memberi kesempatan kepada
teman untuk mencari kita.
Bahan/ alat: kertas, bolpen (masing-masing siswa)
Prosedur:
a. Seluruh siswa duduk di dalam kelas dan menyiapkan kertas serta
bolpennya masing-masing. Di sudut kanan atas diberi nama pemilik
kertas. Dan di bagian kiri kertas diberi nomer urut kebawah.
b. Guru BK berdiri di depan dan memberi aba-aba “MULAI”. Dalam waktu
5 menit, siswa harus mengumpulkan banyak nama dan tanda tangan dari
temannya. Caranya siswa yang bertemu saling berjabat tangan, lalu
bertukar kertas dan menuliskan nama serta memberikan tanda tangan pada
kertas temannya tersebut. Mereka berburu sebanyak mungkin tanda tangan
dari temannya.
c. Setelah 5 menit, guru BK mengatakan “STOP” dan dihitung siapa yang
berhasil mengumpulkan nama dan tanda tangan teman terbanyak.
Kepadanya bisa diberikan ucapan “SELAMAT”.