Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH

Tentang

Palang Merah Remaja


Di Sekolah Menengah
Pertama (SMP)

Disusun Oleh :

NAMA : 1. ROSIDAH
2. RISKA AMALIA
3. ZAINUDDIN
KELAS : VIII
GURU PEMBIMBING :

SMP NEGERI 1 HUTABARGOT

0
T.A 2018/2019

1
KATA PENGANTAR

Dalam rangka membangun karakter dan memantapkan kepribadian serta

budi pekerti luhur dikalangan siswa perlu dilakukan berbagai jenis dan bentuk

kegiatan kesiswaan baik melalui kegiatan kurikuler maupun kegiatan

ekstrakurikuler.

Salah satu kegiatan yang dapat mewadahi upaya tersebut adalah kegiatan

Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah. Pelaksanaan PMR di sekolah adalah

sebagian dari bentuk nyata pemaknaan mata pelajaran pendidikan jasmani

olahraga dan kesehatan, biologi, pendidikan kewarganegaraan, pendidikan agama

dan kegiatan usaha kesehatan sekolah.

Agar pelaksanaan PMR dapat berlangsung sebagaimana yang diharapkan

maka perlu disusun makalah petunjuk pelaksanaan PMR di SMP, sehingga kepala

sekolah, guru pembina siswa, pengurus OSIS dari siswa dapat melaksanakan dan

mengembangkan kegiatan PMR secara baik, benar dan bertanggung jawab.

Semoga dengan diterbitkannya makalah panduan ini lebih meningkatkan

keterampilan siswa dalam melaksanakan PMR di sekolah.

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................ i

DAFTAR ISI...................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN........................................................................... 1

A. Latar Belakang........................................................................... 1

B. Dasar Hukum............................................................................... 2

C. Tujuan.......................................................................................... 2

D. Sasaran........................................................................................ 2

BAB II PENGORGANISASIAN PMR..................................................... 3

A. Organisasi PMR Di Sekolah...................................................... 3

B. Keanggotaan PMR di Sekolah (SMP)........................................ 4

BAB III PENUTUP....................................................................................... 5

ii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tujuan pendidikan nasional adalah berkembangnya potensi peserta didik

agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

berakhlak mulai, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara

yang demokratis serta bertanggung jawab.

Dalam rangka pengembangan salah satu aspek pengembangan akhlak

mulia dan rasa tanggung jawab perlu dilakukan upaya-upaya nyata antara lain

meningkatkan jiwa dan semangat kemanusiaan.

Jiwa dan semangat kemanusiaan semacam ini perlu ditanamkan sedini

mungkin kepada anak-anak khususnya para siswa. Pembinaan dan

pengembangannya juga perlu dilakukan secara terus menerus agar mereka siap

siaga setiap waktu untuk membaktikan diri bagi tugas-tugas kemanusiaan sebagai

wujud rasa tanggung jawab.

Pembinaan dan pengembangan jiwa dan semangan kemanusiaan

dikalangan siswa dapat dilakukan melalui pembinaan dan pengembangan palang

merah kepada siswa. Palang Merah Remaja (PMR) yang merupakan bagian dari

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah merupakan salah satu wadah untuk

melakukan pembinaan dan pengembangan kepalang merahan kepada siswa.

Karena PMR mendidik siswa menjadi manusia yang berperikemanusiaan dan

mempersiapkan kader PMI yang baik dan mampu membantu melaksanakan tugas

kepalang merahan.

1
Dilihat dari misi tugas PMR tersebut maka PMR di sekolah harus dan

dilaksnaakan sebaik-baiknya sehingga tujuan PMR benar-benar dapat tercapai.

Untuk itu perlu suatu petunjuk pelaksanaan PMR di sekolah yang dapat

memberikan arahan bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam pembinaan dan

pengembangan PMR di sekolah.

B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 39 Tahun 2008 tentang
Pembinaan Kesiswaan
3. Perjanjian Kerja Sama antara Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI
dengan Palang Merah Indonesia Nomor : 0118/U/1995; Nomor :
0090.Keep/PP/V/95, tanggal 25 mei 1995 tentang Pembinaan dan
Pengembangan Kepalang Merahan di kalangan siswa warga belajar dan
mahasiswa.
4. Keputusan bersama antara Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI
dengan Palang Merah Indonesia No. D119/U/1996 Nomor
0320A.Kep/PP/V/95 tanggal 7 Mei 1996 tentang pembentukan Tim
Pembinaan Pengembangan Kepalang Merahan dikalangan siswa, warga
belajar dan mahasiswa.

C. Tujuan

Panduan pelaksanaan ini disusun bertujuan untuk memberikan acuan agar


diperoleh kesamaan langkah bagi para penyelenggaraan PMR di sekolah dalam
melaksanakan dan mengembangkan PMR di sekolah.

D. Sasaran

1. Para penyelenggara PMR di sekolah

2. Para Siswa

2
BAB II

PENGORGANISASIAN PMR

A. Organisasi PMR di sekolah

1. Kedaulatan Organisasi PMR


Pembinaan PMR secara teknis dilakukan oleh PMI, sedangkan pelaksanaan
program PMR dikoordinasikan dengan program OSIS.
Pengurus harian PMR terdiri dari :
- Seorang ketua
- Seorang wakil ketua
- Seorang sekretaris
- Seorang bendahara
Unit-unit :
 Unit bakti masyarakat
 Unit kesehatan
 Unit persahabatan
 Unit umum
2. Fungsi dan Tugas
a. Fungsi dan Tugas
1) Fungsi
a) Pembina
b) Penghubung kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
c) Koordinasi
2) Tugas
a) Menyusun rencana kegiatan tahunan PMR
b) Mengadakan pembagian tugas antar anggota setempat
c) Mengkoordinasikan kegiatan PMR dengan semua kegiatan yang
ada dilingkungan sekolah

3
B. Keanggotaan PMR di Sekolah (SMP)

1. Syarat-syarat menjadi anggota :

a. Warga negara republik indonesia

b. Berstatus sebagai siswa SMP

c. Atas dasar kemauan sendiri

d. Mendapat persetujuan orang tua/ wakil

2. Keanggotaan PMR berakhir karena :

a. Minta berhenti

b. Meninggal dunia

c. Sudah tidak menjadi siswa SMP

3. Hak dan Kewajiban

a. Setiap anggota PMR wajib mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh

pengurus PMR

b. Setiap anggota PMR wajib menjaga nama baik Palang Merah Indonesia

c. Setiap anggota PMR wajib mengembangkan dan memupuk jiwa

kemanusiaan di dalam setiap perbuatannya.

4
PENUTUP

Melalui pelaksanaan palang merah remaja di sekolah berdasarkan petunjuk

pelaksanaan ini, maka para siswa dapat melaksanakan misi kemanusiaan yang

dihimbau oleh Palang Merah Indonesia, serta bersama-sama menumbuhkan rasa

peduli terhadap sesama dan menggalan persahabatan yang tulus.

Disamping itu kegiatan Palang Merah Remaja dapat memperkokoh jiwa

serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi nilai-nilai

kesetiakawanan sosial, kemanusiaan dan kebersamaan.

Melalui kegiatan Palang Merah Remaja diharapkan dapat ditumbuhkan

rasa cinta tanah air dan rela berkorban disertai rasa kemanusiaan yang tinggi di

kalangan siswa.