Anda di halaman 1dari 2

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Yang terhormat Ibu Arfida Boedirochminarni selaku dosen bahasa indonesia,


serta teman-teman Akuntansi 2G yang berbahagia.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT,
Tuhan Semesta Alam yang tak henti – hentinya telah memberikan hidayah dan
nikmatnya sehingga kita semua dapat berkumpul di dalam ruangan ini tanpa halangan
sedikitpun dalam kondisi sehat walafiat. Tak lupa marilah kita sanjungkan shalawat
serta salam kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW yang telah
membawa kita ke luar dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang
serta kepada keluarga dan sahabat-sahabat beliau. Semoga kita diberikan syafaatnya
pada yaumil akhir kelak.

Hadirin yang berbahagia, pada kesempatan yang berbahagia ini izinkanlah


saya untuk menyampaikan pidato tentang Peduli Lingkungan Hidup.

Dunia ini sungguh indah akan alamnya baik hutan, laut, danau, pegunungan
dan masih banyak yang lainnya, sungguh indah ciptaan Tuhan ini. Namun hampir
setiap hari kita mendengar berita tentang adanya penebangan-penebangan hutan liar
yang membabi buta yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak mempunyai
kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Sungguh hati ini merasa sangat prihatin
atas kebiasaan buruk yang dilakukan oleh orang-orang yang mengatasnamakan bisnis
kemudian mengesampingkan kelestarian hutan yang merupakan titipan anak cucu kita
nanti. Berapa ribu meter kubik kayu telah mereka jarah. Sementara setelah itu mereka
tinggalkan lahan yang sudah sedemikian kritis yang sangat membahayakan saudara-
saudara kita yang lain dengan kemungkinan bencana banjir yang siap mengancam
setiap saat.

Sadarlah, bahwa lingkungan kita ini merupakan sebuah sistem yang saling
terkait antara yang satu dengan yang lain. Jika salah satu bagiannya kita rusak maka
bagian yang lain juga akan merasakan akibatnya. Sadarlah bahwa ekosistem kita ini
adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita jaga sebaik mungkin selagi masih
dipercayakan kepada kita karena kita adalah khalifah di muka bumi ini.

Maka dari itu, sudahilah kegiatan merusak hutan, penebangan liar dan
pembabatan hutan yang hanya mementingkan aspek bisnis tanpa mau peduli terhadap
kelestarian lingkungan. Lestarikan lingkungan kita sebagai wujud syukur kita kepada
Sang Maha Pencipta. Berikan hak-hak anak cucu kita berupa alam yang lestari untuk
kelangsungan hidup segenap komponen alam.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, sebagaimana kita ketahui


kesempurnaan hanyalah milik Allah dan tempat kesalahan dan dosa ada dalam
manusia, oleh karena itu saya mohon maaf atas kekurangan saya dan saya akhiri,
wabillahi toufik wal hidayat, wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.