Anda di halaman 1dari 2

Berdasarkan penelitian Riyanto et.

al (2012) analisis proksimat ikan nila disajikan pada tabel


berikut
Tabel 1. Proksimat filet ikan nila
Parameter Kandungan (%)
Protein 86.94 (bk)
Lemak 9.30 (bk)
Karbohidrat 2.36 (bk)
Abu 1.40 (bk)
Air 82.17
(Sumber : Riyanto et. al., 2012)
Filet ikan nila yang diuji memiliki kandungan air yang tinggi sehingga berpotensi
menjadi media tumbuh mikroba pembusuk yang dapat menyebabkan penurunan mutu filet ikan
nila menjadi lebih cepat. (kaitkan dengan flavonoid)

Uji Bilangan TBA (Thiobarbituric Acid)


Indikator oksidasi sekunder yang terjadi pada minyak/lemak atau komoditas pangan
berminyak/berlemak. Prinsip analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan reagen TBA
yang bereaksi dengan malonaldehida yang dapat membentuk warna merah sehingga bisa
dikuantifikasi dengan spektrofotometer yang diukur pada absorbansi 528 nm (Yuanita, 2008).
Menurut Kusrahayu et. al (2009) penentuan bilangan TBA dilakukan dengan menimbang 10
gram dimasukkan ke dalam waring blander dan ditambahan 50 m aquades, selanjutnya
dipindah ke dalam labu destilasi 1000 ml sambil dicuci dengan 48,5 ml aquades dan
ditambahan 1,5 ml 4 N HCl, kemudian ditambahkan batu didih dan bahan pencegah buih
(antifoam) sedikit dan dipasang labu destilat pada alat destilasi. Destilasi dijalankan dengan
pemanasan setinggi mungkin sehingga diperoleh destilat sebanyak 50 ml selama pemanasa 10
menit. Destilat yang diperoleh diaduk, disaring dan sebanyak 50 ml dipindahkan ke dalam
erlenmeyer yang tertutup dan ditabahkan reagen TBA sebanyak 5 ml (larutan 0,02 M
thiobarbituric-acid dalam 90% asam asetat glasial). Larutan dicampur dalam erlenmeyer
tertutup dan dimasukkan ke dalam air mendidih selama 35 menit. Tabung reaksi didinginkan
dengan air mengalir kemudian diukur absorbansinya (D) pada panjang gelombang 528 nm
dengan larutan blano sebagai titik nol. Angka TBA dihitung dan dinyatakan dalam mg
malonaldehid/kg sampel (Bilangan TBA = 7.8). berikut merupakan rumus perhitungan
bilangan TBA :
7.8 𝑥 𝐷 𝑥 3
Nilai TBA = 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒𝑙

Uji Total Koloni Bakteri


Penghitungan jumlah total koloni bakteri atau Total Plate Count (TPC) menggunakan
metode cawan tuang (pour plate). Fillet ikan nila ditimbang sebanyak 5 g, lalu dihomogenkan
dalam 95 ml larutan BPW. Sampel diencerkan pada pengenceran 10-1 sampai 10-6 . Masing-
masing hasil pengenceran sebanyak 1 ml diambil dengan pipet dan dituangkan ke dalam cawan
petri steril, kemudian diberi media Nutrien Agar (NA) sebanyak 15 ml pada suhu 45 oC lalu
dihomogenkan. Cawan petri yang berisi sampel diinkubasi dalam inkubator pada suhu 37 oC
selama 48 jam. Koloni bakteri yang tumbuh diamati dan dihitung

Uji TVB (Total Volatile Base)


Analisa Total Volatiel Base merupakan metode pengukuran untuk menentukan
kesegaran ikan yang didasarkan terhadap akumulasi senyawa basa yang menuap (Silvia et. al,
2015). Pengujian TVB dilakukan untuk ikan sebelum dan sesudah pengawetan. Sampel halus
sebanyak ± 5 gram ditambahkan 20 mL 5 % TCA kemudian dihaluskan lagi (homogenkan).
Larutan sampel disaring dengan kertas saring, diambil filtratnya. Bila filtrat yang diperoleh
belum jernih maka dilakukan sentrifus pada 3000 rpm selama 10 menit. 1 mL sampel jernih
dimasukkan ke bagian luar kiri cawan Conway dan ditambahkan 1 mL 1 % asam borat di
bagian dalam cawan. Bagian kanan luar cawan ditambahkan 2 mL K2CO3 jenuh dalam 2 M
NaOH. Cawan ditutup dan diolesi vaselin agar tidak bocor. Setelah diinkubasi selama 2 jam
pada suhu 37-40 oC, larutan borat bagian tengah cawan di tetesi indikator BCG-MR kemudian
dititrasi dengan 0,01 N HCl sampai berwarna merah. Kadar TVB dihitung dengan persamaan
berikut:
(𝑚𝑙.𝑡𝑖𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒𝑙−𝑚𝑙 𝑡𝑖𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝑏𝑙𝑎𝑛𝑘𝑜)𝑥𝑁 𝐻𝐶𝑙𝑥14.007
Nilai TVB = x100
𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒𝑙 (𝑚𝑔)

Pustaka
Kusrahayu, K., Rizqiati, H., & Mulyani, S. (2009). Pengaruh Lama Penyimpanan Krim Susu
Yang Ditambah Ekstrak Kecambah Kacang Hijau Terhadap Angka Thiobarbituric Acid
(Tba), Kadar Lemak Dan Kadar Protein. In Prosiding Seminar Nasional Kebangkitan
Peternakan–Semarang, (pp. 534-540). Fakultas Peternakan UNDIP Semarang.
Riyanto, R., Supriyadi, S., Suparmo, S., & Heruwati, E. S. (2012). Persamaan Prediksi Umur
Simpan Filet Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang Dikemas Vakum dalam
HDPE. Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, 7(2), 105-116.
Silvia, R., Waryani, S. W., & Hanum, F. (2015). Pemanfaatan Kitosan dari Cangkang Rajungan
(Portonus sanginolentus L.) sebagai Pengawet Ikan Kembung (Rastrelliger sp) dan Ikan
Lele (Clarias batrachus). Jurnal Teknik Kimia USU, 3(4).
Yuanita, L. (2008). Penentuan Kadar STPP Food Grade untuk Meningkatkan Masa Simpan
Ikan Nila Tilapia (Oreochromis niloticus L.). Jurnal Berkala Penelitian Hayati: 13
(179–186).