Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH BIOFARMASETIKA

“TRANSPORT PASANGAN ION”

OLEH:

KELOMPOK IV

ANDI RIZQA WAHYUNI SAFITRI O1A1 16 153

MUHAMMAD AL FAROUQI O1A1 16 168

RIZKY BARKAH RAMADHANI O1A1 16 161

SEPTINA LUFFI HEDIANA O1A1 15 137

WIWIT WARGI NINGSIH O1A1 15 148

JURUSAN FARMASI

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan
makalah tentang “Transport Pasangan Ion” ini dengan baik meskipun banyak
kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Nur Illiyyin
Akib selaku Dosen mata kuliah Biofarmasetika yang telah memberikan tugas ini
kepada kami.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan kita mengenai transport pasangan ion mulai dari
definisi, mekanisme kerja, tempat-tempat terjadinya transport pasangan ion dalam
tubuh serta golongan senyawa obat apa saja yang terlibat dalam transport
pasangan ion. Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini
terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap
adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah kami buat di
masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran
yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami
sendiri maupun orang yang membacanya.

Kendari, September 2017

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i

DARFTAR ISI ........................................................................................................ ii

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1

A. Latar Belakang .......................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah ..................................................................................... 2

C. Tujuan ....................................................................................................... 2

BAB II ISI ............................................................................................................... 3

A. Definisi Transport Pasangan Ion ............................................................... 3

B. Mekanisme Kerja ...................................................................................... 3

C. Letak Terjadinya Transport Pasangan Ion ................................................ 4

D. Senyawa yang Mengalami Proses Transport Pasangan Ion ...................... 4

BAB III PENUTUP ................................................................................................ 6

A. Kesimpulan ............................................................................................... 6

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................. 7

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Obatmerupakan bahan atau paduan bahan, termasuk produk biologi yang
digunakan untukmempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan
patologi dalam rangka penetapan diagnosis,
pencegahan,penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan
kontrasepsi, untuk manusia. Sedian-
sediaanobatdenganrutepemberianekstravaskulerpadaumumnyaakanmelaluibeb
erapatahapan yang salahsatunyaialahtahapabsorpsi.
Absorpsi sitemik dari tempat ekstravaskuler dipengaruhi oleh sifat
anatomik dan fisiologi tempat absorpsi, serta sifat fisikokimia produk obat.
Proses absorpsi sistemik meliputi disentegrasi produk obat yang diikuti
pelepasan obat, pelarutan obat dalam media “aqueous”, dan absorpsi melewati
membran sel menuju sirkulasi sistemik.Membran selmemilikifungsi sebagai
lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Molekul yang dapat melewati
membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik dan molekul polar yang
sangat kecil. Sementara itu, molekul lainnya seperti molekul polar dengan
ukuran besar, ion, dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus
agar dapat masuk ke dalam sel.Banyaknya molekul yang masuk dan keluar
membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Lalu lintas membran
digolongkan menjadi dua cara, yaitu dengan difusi pasif untuk molekul-
molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor
aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus.
Paradigma teori difusi dapat diterapkan dengan baik untuk molekul netral
dan elektrolit lemah. Prinsip ini menyebutkan bahwa obat-obatan yang tidak
berionisasi dan lipofilik mampu menembus rintangan membran. Namun, teori
difusitidakdapat menjelaskan perilaku absorpsi ionolehmembran.
Olehkarenanya, padamakalahinipenulismengambilpokokbahasanmengenai
transport pasangan ion olehmembran sel.

1
B. Rumusan Masalah
Adapunrumusanmasalahpadamakalahiniyaitu:
1. Apa yang dimaksuddengan transport pasangan ion?
2. Bagaimanamekanismekerjadari transport pasangan ion?
3. Di manasajaletakterjadinya proses transport pasangan ion?
4. Apasajasenyawaobat yang melaluiproses transportpasangan ion?

C. Tujuan
Adapuntujuanpenulisanmakalahiniyaituuntukdapatlebihmemahami:
1. Definisi transport pasangan ion.
2. Mekanismekerjadari transport pasangan ion.
3. Letakterjadinya proses transport pasangan ion
4. Senyawaobat yang melaluiproses transportpasangan ion.

2
BAB II
ISI

A. Definisi Transport Pasangan Ion


Transport pasangan ion adalah suatu cara perlintasan membran dari suatu
senyawa yang sangat mudah terionkan pada pH fisiologik. Dimana perlintasan
terjadi dengan pembentukan kompleks yang netral (pasangan ion) dengan
senyawa endogen seperti musin, dengan demikian memungkinkan terjadinya
difusi pasif kompleks tersebut melalui membran.

B. Mekanisme Kerja
Mekanisme kerja dengan metode absorbsi pada difusi pasif tidak
memerlukan energi, sebab hanya dengan proses difusi obat dapat berpindah
dari daerah dengan kadar konsentrasi tinggi ke daerah dengan konsentrasi
rendah. Kemudian pada difusi ini terjadi selama molekul-molekul kecil dapat
berdifusi sepanjang membran dan berhenti bila konsentrasi pada kedua sisi
membran seimbang.
Pada transport pasanganion, mekanismenyaterjadiketikasuatusenyawa
yang bersifatelektrolitkuat(ketikaterlarutmembentukmolekulterion
yangbermuatan)dihubungkandengansuatu ion denganmuatanberlawanan yang
kemudianmembentukkomplekspasangan ion yang
bersifatnetral.Komplekspasangan ion
netralinikemudianberdifusidenganlebihmudahmelewatimembranselepitel
(diabsorpsisecaradifusipasif) yang
kemudiandisalurkankedalamsirkulasisistemik.Difusipasifkomplekssenyawater
sebutterjadiakibatadanyakelebihangradienkonsentrasikomplekspasangan ion
pada donor kompartemen yangakanmenyebabkankomplekspasangan ion
tersebutterdorongmasukkedalamsirkulasisistemik. Komplekspasangan
ioninikemudianterdisosiasi di dalamsirkulasisistemikmenjadi 2 ion yang
bermuatanberbeda.

3
Berikutinicontohmekanisme transport pasangan ion:

C. LetakTerjadinya Transport Pasangan Ion


Proses transport pasangan ion umumnyaterjadipada area tubuh yang
memilikijariganepitel, yaitudisepanjangsaluranpencernaan,
permukaankulitdanpadasaluran kemih.
Semuatempattersebutmemilikijaringanepiteliumselapissilindris yang
memungkinkanterjadinya proses absorpsisecara transport pasangan
ionmenujukesistemsirkulasisistemik.

D. Senyawa yang Mengalami Proses Transport Pasangan Ion


Senyawa obat yang umumnya mengalami proses absorbsi ini adalah obat-
obat yang terionisasi kuat pada pH fisiologis. Contoh senyawa tersebut seperti
senyawa ammonium quarterner, amfoterisin B dan DSPG
(disteroilfosfatidigliserol), senyawa asam sulfonat dan propanolol.

4
Selain senyawa yang disebutkan di atas, masih banyak contoh senyawa
lain yang dapat dilihat pada tabel berikut ini.

5
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Adapunkesimpulan yang dapatdiperolehdarimakalahiniyaitu:
1. Transport pasangan ion adalah suatu cara perlintasan membran dari suatu
senyawa yang sangat mudah terionkan pada pH fisiologik dimana
perlintasan terjadi dengan pembentukan kompleks yang netral (pasangan
ion) dengan senyawa endogen.
2. Mekanisme transport pasangan ion yaitudenganmembentukmolekul ion
kompleks yang tidakbermuatan (bersifatnetral) yang
memudahkannyauntukmelaluimembranesel.
3. Letakterjadinya proses transport pasangan ion
yaitupadasaluranpencernaan, permukaankulitdansalurankemih.
4. Senyawaobat yang dapatmengalmi proses transport pasangan ion
antaralainobat-obat yang dapatterionisasikuatsepertisenyawaammonium
quarterner, amfoterisin B dan DSPG (disteroilfosfatidigliserol), senyawa
asam sulfonat dan propanolol.

6
DAFTAR PUSTAKA

Neubert, R. (1989). Ion Pair Transport Across Membranes. Pharmaceutical


Research. Vol. 6 (9)
Shargel, L. dan Yu.(2005).
BiofarmasetikadanFarmakokinetikaTerapan.EdisiKedua. Surabaya:
Airlangga University Press
Suresh, K.P. dan Swarnali D.P. (2011). Ion-paired Drug Delivery: An Avenue for
Bioavailability Improvement. Sierra Leone Journal of Biomedical
Research. Vol. 3 (2)