Anda di halaman 1dari 9

KEBUTUHAN NUTRISI PADA ANAK

PENGERTIAN
Kebutuhan nutrisi pada anak adalah kebutuhan nutrisi dimana
bertujuan untuk membantu proses pertumbuhan dan
perkembangan pada bayi dan anak serta mencegah terjadinya
berbagai penyakit akibat kurang nutrisi dalam tubuh

DAMPAK NUTRISI PADA TUMBUH-KEMBANG ANAK


1. Dampak Psikologis
 Aspek Psikodinamik ( Freud )
Usia Bayi  oral  berhasil  mendapat kepuasan dalam
pemenuhan kebutuhan oral saat makan dan minum
Di pengaruhi : lingkungan  khusus ibu  ASI dan makanan

 Aspek Psikososial ( Erikson )


Makanan  stimulus yang dapat meringankan rasa lapar 
pemuasan  kepercayaan anak pada lingkungan

 Aspek Maturasi organic ( Piaget )


Makanan  pengalaman mendapatkan sensoris 
pengecapan, penciuman, pergerakan dan perabaan

2. Dampak Fisiologis  Pertumbuhan fisik anak


 Intrauterin  asupan nutrisi yang adekuat  pertumbuhan
janin
 Bayi, todler, prasekolah, usia sekolah dan remaja 
bertambah berat dan bertambah tinggi  meningkat secara
kuantitas
JENIS KEBUTUHAN NUTRISI PADA BAYI DAN ANAK
1. Air
 Fungsi : pelarut untuk pertukaran seluler, sebagai medium
untuk ion, transport nutrien dan produk buangan dan
pengaturan suhu tubuh
 Sumber : air dan semua makanan

Kebutuhan air untuk bayi dan anak


Usia Jlh air per kg Rata-rata Jumlah air dalam
BB /hari (ml) BB 24 jam (ml)
3 hari 80 – 100 3 250 – 300
10 hari 125 – 150 3,2 400 – 500
3 bulan 140 – 160 4,4 750 – 850
6 bulan 130 – 155 7,3 950 – n1100
9 bulan 125 – 145 8,6 1100 – 1250
1 tahun 120 – 135 9,5 1150 – 1300
2 tahun 115 - 125 11,8 1350 - 1500
4 tahun 100 – 110 16,2 1600 – 1800
6 tahun 90 – 100 20 1800 – 2000
10 tahun 70 – 85 28,7 2000 – 2500
14 tahun 50 – 60 45 2200 – 2700
18 tahun 40 - 50 54 2200 - 2700

2. Protein
 Fungsi : pembentukan protoplasma sel, pertumbuhan dan
perbaikan sel jaringan, sebagai larutan untuk keseimbangan
osmotik
 Nilai gizi protein  kadar asam amino essensial
 Sumber : protein hewani (susu, telur, daging, ikan, unggas,
keju ) dan nabati (kedele, kacang, buncis dan padi-padian )
 Nilai gizi protein hewani lebih besar dari pada protein nabati
 lebih mudah diserap oleh tubuh
Kebutuhan protein untuk bayi dan anak
Umur BB (kg) TB (cm) Protein
0 – 6 bln 5,5 60 12
7 – 12 bln 8,5 71 15
1 – 3 thn 12 89 23
4 – 6 thn 18 108 32
7 – 9 thn 23,5 120 36
Pria
10 – 12 thn 30 135 45
13 – 15 thn 40 152 57
16 – 19 thn 53 160 62
Wanita
10 – 12 thn 32 139 49
13 – 15 thn 42 153 47
16 – 19 thn 46 154 47

3.Karbohidrat
 Fungsi : sumber tenaga
 ASI  40 % kalori dari laktosa
 Sumber : susu, padi-padian, buah-buahan, sukrosa, sirup,
tepung, sayur-sayuran

Kebutuhan kalori untuk bayi dan anak


Usia BB (kg) Permukaan Kal/kg
tubuh
Neonatus 2,5 – 4 0,2 – 0,23 50
1 mg – 6 bln 3–8 0,2 – 0,35 60 - 70
6 – 12 bln 8 – 12 0,35 – 0,45 50 – 60
12 – 24 bln 10 – 15 0,45 – 0,55 45 – 50
2 – 5 thn 15 – 20 0,6 – 0,7 45
6 – 10 thn 20 – 35 0,7 – 1,1 40 – 45
11 – 15 thn 35 – 60 1,5 – 1,7 25 – 40
Dewasa 70 1,75 15 - 20
4. Lemak
 Fungsi : pengangkut vitamin A,D,E,K yang larut dalam lemak
 Komponen : lemak alamiah 98 % (trigliserida dan gliserol) dan
asam lemak bebas 2 % (monogliserida, digliserida, kolesterol
dan fosfolipid)
 Sumber : susu, mentega, kuning telur, daging, ikan, keju,
kacang-kacangan dan minyak sayur
 Bayi sampai usia 3 bulan  lemak sebagai sumber gliserida
dan kolesterol  tidak dapat dibuat dari KH

5. Vitamin
 Vitamin  sejumlah zat yang terdapat dalam makanan
 Fungsi : mempertahankan fungsi tubuh
 Terdiri dari
a. Vitamin yang larut dalam air : B dan C
Vit B1 (tiamin) : untuk metabolisme KH dan pembentukan
energi
Sumber : hati, daging, susu, padi, biji-bijian, kacang

Vit B2 (riboflavin) : metabolisme KH, asam amino dan


asam lemak
Sumber : susu, keju, hati, daging, telur, ikan, sayuran
hijau dan padi

Vit B12 (sianokobalamin) : maturasi sel darah merah


dalam sum-sum tulang
Sumber : daging, ikan, telur, susu dan keju

Vit C (asam ascorbat) : pembentukan substansi antar sel,


meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan
absorbsi zat besi dalam usus
Sumber : tomat, buah semangka, kubis, sayuran hijau
b. Vitamin yang larut dalam lemak : A, D, E, K
Vit A : pertumbuhan, penglihatan, reproduksi,
pemeliharaan sel epitel
Sumber : minyak ikan, susu, kuning telur, margarin,
sayuran, dan buah-buahan

Vit D : untuk penyerapan dan metabolisme kalsium dan


fosfor, pembentukan tulang dan gigi
Sumber : susu, margarin, minyak ikan, sumber ultraviolet

Vit E : antioksidan untuk berbagai senyawa yang larut


dalam lemak, dan berperan dalam fertilitas
Sumber : minyak, biji-bijian dan kacang-kacangan

Vit K : proses pembekuan darah


Sumber : sayuran hijau, daging, hati

Kebutuhan Vitamin perhari


Umur Vit A Tiamin Riboflavin Niasin B12 Vit C
0 – 6 bln 350 0,3 0,3 2,5 0,1 25
7 – 12 bln 350 0,4 0,4 3,8 0,1 25
1 – 3 thn 350 0,5 0,6 5,4 0,5 25
4 – 6 thn 360 0,7 0,9 7,6 0,7 25
7 – 9 thn 407 0,7 0,9 8,1 0,9 25
Pria
10 – 12 thn 450 0,8 1 8,6 1 30
13 – 15 thn 600 0,9 1,1 9,7 1 40
16 – 19 thn 600 1 1,2 10 1 40
Wanita
10 – 12 thn 500 0,7 0,9 7,7 1 30
13 – 15 thn 500 0,8 1 8,4 1 30
16 – 19 thn 500 0.8 0,9 8,1 1 30
6. Mineral
 Komponen zat gizi yang tersedia dalam kelompok mikro
 Terdiri dari : Kalsium, Klorida, Khromium, Kobalt,
Tembaga, Fluorin, Jodium, Besi, Magnesium, Mangan, Fosfor,
Kalium, Natrium, Sulfur dan Seng
 Berguna : pengaturan struktur tulang dan gigi, kontraksi
otot, irritabilitas syaraf, koagulasi darah, kerja jantung dan
produksi susu
 Eksresinya : 70 % dalam tinja, 10 % dalam urine, 15 – 25
% tertahan dan tergantung dalam kecepatan
pertumbuhan
 Sumber : susu, keju, sayur-sayuran berdaun hijau, kerang
dll
 Kekurangan : Tulang dan gigi jelek, osteomalasia,
osteoporeisi, rakhitis dan gangguan
pertumbuhan

Kebutuhan mineral perhari


Usia Kalsium Fosfor Besi Seng Iodium
0 – 6 bln 600 200 3 3 50
7 – 12 bln 400 250 5 5 70
1 – 3 thn 500 250 8 10 70
4 – 6 thn 500 350 9 10 100
7 – 9 thn 500 400 10 10 120
Pria
10 – 12 thn 700 500 14 15 150
13 – 15 thn 700 500 17 15 150
16 – 19 thn 600 500 23 15 150
Wanita
10 – 12 thn 700 450 14 15 150
13 – 15 thn 700 450 19 15 150
16 – 19 thn 600 450 25 15 150
KEBUTUHAN NUTRISI BERDASARKAN USIA
1. BAYI
 Kebutuhan kalori : 100 – 1200 kkal/kgBB
 0 – 4 bulan  ASI ekslusif
 4 – 6 bulan  ASI + bubur susu + sari buah
 6 – 9 bulan  ASI + bubur susu + bubur tim saring + buah
 10 – 12 bulan  ASI + bubur susu + bubur tim kasar + buah +
makanan padat

2. TODLER
 Kebutuhan kalori : 100 kkl/kgBB
 Karakteristik :
 Anak sukar/kurang mau makan
 Nafsu makan berubah
 Anak menyukai jenis makanan tertentu
 Anak cepat bosan  tidak tahan makan sambil duduk
 Anjuran :
 Ciptakan lingkungan makan yang menyenangkan
 Beri kesempatan anak untuk belajar makan sendiri
 Jangan menuruti kecendrungan anak untuk hanya menyukai
satu jenis makanan tertentu
 Berikan makanan pada saat masih hangat dengan porsi
yang tidak terlalu besar
 Kurangi frekuensi minum susu

3. PRASEKOLAH
 Kebutuhan kalorinya adalah 85 kkal per kg BB
 Karakteristik :
 Nafsu makan berkurang
 Anak lebih tertarik pada aktivitas bermain dengan teman dari
pada makan
 Anak mulai senang mencoba jenis makanan baru
 Waktu makan merupakan kesempatan yang baik bagi anak
untuk belajar dan bersosialisasi dengan keluarga
 Anjuran :
 Pertahankan kebiasaan makan yang baik
 Berikan frekuensi lebih sering
 Izinkan anak untuk membantu orang tua menyiapkan makanan
 Fasilitasi anak untuk mencoba jenias makanan baru
 Fasilitasi anak untuk dapat mengekspresikan ide, pikiran dan
perasaannya saat makan bersama

4. SEKOLAH
 Kebutuhan kalori : 85 kkal/kgBB
 Karakteristik :
 Anak dapat mengatur pola makannya sendiri
 Pengaruh teman, jajanan dan reklame/iklan
 Kebiasaaan menyukai satu makan tertentu berangsur hilang
 Kenginannya lebih besar bermain dari pada makan
 Anjuran :
 Biasakan anak dengan pola makan yang baik
 Motivasi anak untuk tetap menyukai jenis makanan yang baru
 Jelaskan kepada anak bahwa makan bersama lebih baik dari
pada bermain
 Fasilitasi anak untuk tidak membiasakan anak mendapat
jajanan di sekolah/dilingkungan luar
 Sediakan makanan kecil

5. REMAJA
 Kebutuhan kalori : laki-laki = 60 kkal/kgBB
wanita = 50 kkal/kgBB
 Karakteristik :
 Pengaruh dari kelompok mempengaruhi pola kebiasaan makan
 Anak sering tidak sempat makan di rumah
 Anak lebih menyukai makanan ringan
 Anak mulai memperhatikan bentuk badan  pola makan mulai
diatur
 Anjuran :
 Motivasi untuk tetap mempunyai pola makan yang teratur
 Amati pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak remaja
 Pilih makanan ringan yang bergizi
 Konsultasi dengan ahli gizi

TOPIK

PENGERTIAN KEB. NUTRISI PADA ANAK


DAMPAK NUTRISI PADA TUMBUH –
KEMBANG ANAK
JENIS KEBUTUHAN NUTRISI PADA ANAK
KEBUTUHAN NUTRISI PADA BAYI DAN
ANAK