Anda di halaman 1dari 4

Etnomusikolog – Musikolog

Musikolog mempelajari musik yang ada, apakah sebagai tradisi oral atau tradisi tulis, dan apa
saja yang menjelaskan tentang konteks manusianya. Musikolog pada dasarnya adalah seorang
sejarawan. Musikolog bertugas untuk mengkomunikasikan music yang hanya dapat dikerjakan
dengan membuat karya seni. Musikolog menggunakan metodologi saintifik dan historis.
Musikolog dalam etnomusikologi mempunyai minat kuat terhadap seni music oriental, dan pada
umumnya, yang disebut “seni music” dari budaya tinggi seperti India, Arab, Indonesia, dan
sebagainya.

Etnomusikolog – Antropolog

Etnomusikolog-antropolog cenderung untuk mengikuti arah trainingnya sendiri dan lebih dapat
menerima daftar panjang dari jenis-jenis musik yang akan dipelajarinya atau setidaknya ia
mengharapkan ada seseorang yang mau belajar musik tersebut. Etnomusikolog-antropolog
melihat suara musik sebagai salah satu dari aktivitas, konseptualisasi, dan tingkah laku yang
berhubungan dengan musik. Etnomusikolog-antropolog tidak akan puas dengan kumpulan data-
data begitu saja, akan tetapi ia melihat data sebagai sarana untuk mencapai tujuan akhir.

Antropolog bertugas untuk mengkomunikasikan pengetahuan tentang musik. Antropolog


menggunakan metodologi saintifik dan historis.

Etnomusikologi vs Musikologi

Musikologi adalah “ilmu pengetahuan tentang musik”. Musikologi “mempunyai ciri-ciri


aktivitas kesarjanaan dalam bidang humaniora dan tidak memasukkan bidang-bidang studi yang
mempunyai metode-metode ilmu pengetahuan kemasyarakatan.” Fungsi musikologi yang utama
adalah untuk membantu perkembangan proses komposisi dan performance dengan menambah
khazanah pengetahuan tentang musik. Sebagai cabang sejarah, musikologi juga berfungsi untuk
memperluas pengetahuan manusia tentang dirinya sendiri dengan cara memperluas batas-batas
penulisan sejarah dan penerangan tentang budaya manusia dan perkembangan intelektualnya.
Musikologi mempunyai ciri lima pendekatan utama: (1) musikologi pada dasarnya mempelajari
seni musik barat; (2) musikologi melihat perbedaan mencolok antara “seni musik” dan “musik
primitf” berdasarkan atas ada atau tidaknya budaya tulis dan “teori yang telah berkembang”; (3)
musikologi bersifat humanistis dan mengesampingkan ilmu-ilmu pengetahuan, kecuali sebagai
bidang-bidang ilmu yang bersinggungan saja; (4) pada dasarnya bersifat historis; (5) objek
studinya adalah musik sebagaimana adanya. Musikologi menghasilkan ilmu-ilmu humaniora,
yaitu mencari hasil-hasil yang subyektif, kualitatif, deskursip, estetis, khusus, unik dan
individual, dan seterusnya.

mempelajari seni musik barat

melihat perbedaan mencolok antara


“seni musik” dan “musik primitf”

Musikologi bersifat humanistis

bersifat historis

objek studinya adalah musik


sebagaimana adanya

Etnomusikologi vs Antropologi

Ada tiga minat utama antropologi Pertama, antropologi, setidaknya secara teori,mempelajari
semua manusia dimanapun, menganggap kelompok manusia tertentu sebagai variable tunggal
dalam tingkah laku manusia secara keseluruhan. Kedua, antropologi mencari pengetahuan
tentang semua manusia melalui rentangan waktu. Ketiga, antropologi mencari informasi dengan
menggunakan metode-metode ilmu pengetahuan dan menganggap dirinya sendiri sebagai ilmu
pengetahuan sosial. Ciri antropologi: (1) antropologi mempelajari manusia sepanjang masa; (2)
antropologi melihat semua aspek budaya manusia dan masyarakat sebagai sekelompok variable
yang berinteraksi; (3) antropologi mempunyai orientasi saintifik; (4) metodologinya sebagai
historis, akan tetapi pada dasarnya bersifat saintifik; (5) tujuannya adalah untuk mengerti tingkah
laku manusia. Antropologi menghasilkan ilmu-ilmu pengetahuan sosial, yaitu mencari hasil-hasil
yang objektif, kuantitatif, presentasional, teoritis, umum, berulang-ulang dan umum, dan
seterusnya. Etnomusikolog-Antropologi memusatkan perhatiannya kepada musik dari
masyarakat non-literasi,seperti suku Indian Amerika, Afrika, bangsa-bangsa Oceania, dan
sebagainya.

mempelajari manusia sepanjang masa

semua aspek budaya manusia dan


masyarakat sebagai sekelompok
variable yang berinteraksi

Antropologi mempunyai orientasi saintifik

metodologinya sebagai historis, akan


tetapi pada dasarnya bersifat saintifik

tujuannya adalah untuk mengerti tingkah


laku manusia
TEORI DAN METODE ETNOMUSIKOLOGI IV
ETNOMUSIKOLOGI, MUSIKOLOGI DAN ANTROPOLOGI

Oleh :
Nama : Lazuardi Nainggolan
Nim : 130707053

DEPARTEMEN ETNOMUSIKOLOGI
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2015