Anda di halaman 1dari 2

BAB II

TINJAUAN TEORITIS

A. Konsep Dasar Pneumonia Berat


1. Definisi
Pneumonia adalah salah satu penyakit peradangan akut
parenkim paru yang biasanya dari suatu infeksi saluran pernapasan
bawah akut (ISNBA). Dengan gejala batuk dan disertai dengan sesak
nafas yang disebabkan agen infeksius seperti virus, bakteri,
mycoplasma (fungi), dan aspirasi substansi asing, berupa radang paru-
paru yang disertai eksudasi dan konsolidasi dan dapat dilihat melalui
gambaran radiologis. (Sylvia A. price, 2016).
Pneumonia merupakan penyakit peradangan paru dan sistem
pernafasan dimana alveoli membengkak dan terjadi penimbunan
cairan. Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor,
meliputi infeksi bakteri, virus, jamur, atau parasit. Pneumonia juga
dapat diakibatkan oleh bahan kimia atau kerusakan fisik dari paru-
paru, atau secara tak langsung dari penyakit lain seperti kanker paru
atau penyalahgunaan alkohol. (Universitas Diponegoro, 2010).
Pneumonia berat ditandai dengan adanya batuk atau (juga
disertai) kesukaran bernapas, napas sesak atau penarikan dinding dada
sebelah bawah ke dalam pada anak usia 2 bulan sampai anak usia
kurang dari 5 tahun. Pada kelompok usia ini dikenal juga pneumonia
sangat berat dengan gejala batuk, kesukaran bernapas disertai gejala
sianosis sentral dan tidak dapat minum. Sementara untuk anak di
bawah 2 bulan, pneumonia berat ditandai dengan frekuensi pernapasan
sebanyak 60 kali per menit atau lebih atau (juga disertai) penarikan
kuat pada dinding dada sebelah bawah. (http://www.pdpersi.co.id/).
2. Etiologi Pneumonia
3. Klasifikasi Pneumonia
4. Pathofisiologi
5. Manifestasi Klinis
6. Penatalaksanaan

1
7. Komplikasi

B. Konsep Dasar Asuhan Kebidanan Secara Teori


1. Pengkajian
a. Pemeriksaan Fisik
2. Diagnosa Kebidanan
3. Perencanaan/Intervensi dan Pelaksanaan/Implementasi
4. Evaluasi