Anda di halaman 1dari 2

DRAFT NOTULENSI RAPAT

Perihal : Draft Hasil Rapat Evaluasi dan Rencana Kegiatan OP Sungai dan
Pantai T.A. 2019
Tanggal : 17 Januari 2019

Menindak lanjuti surat undangan rapat Nomor UM.01.02-AR/18/2019 tanggal 15 Januari


2019 dari Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan, bersama ini kami sampaikan hal-hal
sebagai berikut :
1. KPS:

- Kondisi KPS sekarang mendekati ke arah birokrat. KPS harap dibina agar tidak
menjadi seperti itu

- Ada kesalahan dalam pembinaan KPS sehingga ke depannya diharapkan dapat


dibenahi dan ditingkatkan kembali

- Konsentrasi ke satu KPS di satu wilayah dulu, jika sudah berhasil dapat
diajukan ke daerah lain

- Tidak ada perlombaan KPS di tahun 2019 tetapi diganti dengan pembinaan KPS
di BBWS/BWS setempat

- KPS harus pandai mengajak masyarakat untuk sadar menjaga sungai

- Jka KPS yang memiliki dana yang banyak maka kegiatan akan berjalan lancar,
sedangkan KPS yang minim dana hanya bermodalkan semangat

- Pemerintah daerah harus bisa membantu KPS dalam kegiatan yang dilakukan

- KPS tidak bisa dilepas dan harus dikoordinir agar tidak terbentuk birokrasi

2. Surat Edaran (SE)

- SE yang lebih mendesak dapat didahulukan terlebih dahulu

3. GN-KPA

- Inti dari kegiatan GN-KPA adalah di pemberdayaan sumber daya air

- GN-KPA tidak hanya sekedar menuju target kegiatan yang dilakukan tetapi
juga harus dievaluasi karena banyak yang harus ditindaklanjuti

- Tingkat pencapaian di GN-KPA tidak bisa menjadi tolak ukur

- Fokus GN-KPA adalah di konservasi dan koordinasi antar instansi. Forum


koordinasi seperti TKPSDA perlu ditingkatkan lagi agar GN-KPA tetap berjalan

- Tugas subdit OP Sungai dan Pantai ke depannya untuk GN-KPA adalah


bagaimana mengaitkan program-program kegiatan SDA ke GN-KPA

4. Prasarana Lahar Sedimen

- Untuk pedoman lahar dan sedimen dijadikan satu SE (Surat Edaran) saja
dengan penggabungan

5. Drainase Perkotaan

- Pembuatan MoU di awal pekerjaan agar tidak terjadi kesalahan saat


pelaksanaan kegiatan. MoU dapat berlaku selama 5 tahun sebagai payung
hukum

- Pedoman untuk drainase perkotaan harap segera dibuat karena balai sangat
membutuhkan pedoman ini

- Jika nantinya pedoman sudah ada, diharapkan implementasi di lapangan juga


berjalan sesuai dengan di pedoman

6. OP Sungai dan Pantai

- Jika ada bangunan yang mau direkap harus ada rekomendasi dari OP

- SOP perencana harusnya berada di OP Sungai dan Pantai bukan di OP


Perencanaan

- Pedoman SE harus diubah sesuai dengan kebutuhan sekarang

- Di dalam OP yang paling penting adalah MonEv agar mengetahui bangunan-


bangunan yang sudah ada berfungsi atau tidak