Anda di halaman 1dari 10

MENARCHE / HAID PERTAMA

1. Definisi Menarche

Menarche adalah datangnya haid pertama bagi perempuan remaja. Peristiwa


terpenting yang terjadi pada gadis remaja ialah datangnya haid yang pertama ini datang
dinamakan menarche. Menarche sebenarnya hanyalah puncak dari serangkaian perubahan
yang terjadi pada seorang gadis yang sedang menginjak dewasa (Sigar, 2005).

Sebagai puncak kedewasaan, wanita mulai mengalami perdarahan rahim pertama


yang disebut menarche (menstruasi) (Manuaba, 1999). Pada wanita, menarche menandai
transisi ke masa dewasa, menarhe merupakan tanda bahwa remaja puteri kini telah menjadi
seorang wanita dan dapat mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai seorang wanita
dewasa (Llewellyn, 2002).

2. Definisi Haid
Haid atau biasa disebut menstruasi adalah proses alami seorang perempuan
(deskuamasi), Menstruasi juga diartikan peluruhan lapisan jaringan yang terdapat dalam
uterus (endometrium) yang keluar dengan darah.
Haid dan Menstruasi biasa terjadi setiap bulan pada masa reproduksi, yang mulai
terjadi saat anda mengalami pubertas (menarche) dan akan berhenti ketika menopause kecuali
anda dalam kehamilan. Bagi perempuan, masa puber adalah tanda dimana alat reproduksi
perempuan usia muda mulai aktif (Rosenblatt, 2007).

Pada masa puber peristiwa yang harus diperhatikan adalah adolensi yang diartikan
gejala haid atau menstruasi. Yang menandakan bahwa seorang anak gadis secara biologis
telah mengalami kematangan seksual.

Peristiwa menstruasi ini biasanya terjadi melalui tanda-tanda berikut: disebabkan oleh
reaksi biologis, disebabkan kematangan hormon yang diiringi dengan reaksi psikis, biasa juga
disebabkan oleh proses somatis yang berlangsung secara cylic dan pengulangan secara
periodik. Proses menstruasi diatas biasanya terjadi secara normal, apabila iklim psikis
lingkungannya dan batiniah si gadis normal dan tenang (baca: tahapan menstruasi wanita).

Haid dan menstruasi dapat diartikan sebagai proses yang terjadi dalam diri wanita,
dimana selain dikarenakan kondisi psikis ataupun batinah wanita, juga dipengaruhi oleh
rekasi fisik. Dengan kata lain terdapat gejala psikimatis dalam proses menstruasi yang
diartikan sebagai proses penyimpangan dan gangguan psikis menyebabkan munculnya
gangguan pada kesehatan jasmaniah.

Pengertian Menstruasi/ haid menurut ahli medis

Definisi menstruasi diambil dari kata mensis. Dapat diartikan bulan. Dalam bahasa
inggris disebut menses, dengan pengertian masa haid (periode haid). Menurut pakar biologi
maupun ahli medis, menstruasi dimaksudkan sebagai pendarahan rahim yang bersifat normal
(fisiologik) yang diketahui akan datang setiap bulan baik itu haid teratur ataupun haid tidak
teratur biasa disebut siklus haid. Pendarahan yang terjadi diakibatkan oleh akibat perubahan
hormon esterogen atau progesterone.

Haid maupun Menstruasi biasa diartikan mengalirnya aliran darah yang disebabkan oleh
penumpahan lapisan uterus yang dialami setiap bulan, hal tersebut terjadi ketika perempuan
berada pada masa pubertas, Tatkala perempuan mulai memproduksi hormon dalam kadar
tertentu. Lapisan yang ada dalam rahim biasanya mengandung pembuluh darah disertai
dengan sel telur yang tidak terbuahi.

3. Gejala Haid dan Tanda-Tanda Menstruasi

Walaupun wanita secara rutin mengalami menstruasi (haid). Seorang wanita akan
mengalami beberapa tanda menstruasi. Tanda tersebut dapat berupa tanda fisik maupun
psikis. Dengan mengetahui tanda haid akan memudahkan seorang perempuan untuk
mengantisipasi hal tersebut jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Mister V menjadi kering sebelum periode menstruasi, Wanita akan mengalami keluarnya
cairan putih sebelum haid pada masa normal. Namun hal tersebut tidak akan terjadi pada
beberapa wanita ketika akan mengalami masa haid. Ingat hal tersebut hanya terjadi pada
beberapa wanita. Tanda mesntruasi juga bisa disebabkan oleh sekresi serviks yaitu keluarnya
cairan putih seperti susu sehari ataupun dua hari sebelum haid.

Selain kedua tanda menstruasi di atas Sakit punggung termasuk dari faktor datang bulan.
Sakit punggung tersebut berupa nyeri di punggung bawah, nyeri paha bagian dalam dan sakit
perut yang biasa dirasakan oleh wanita. Sakit kepala termasuk diantar tanda-tanda akan
mesntruasi. Banyak wanita yang mengalami dan kemalasan yang terjadi ketika mendekati
haid.

Tanda lain dari datangnya haid adalah kekenyalan payudara berubah-rubah. Seperti
terkadang payudara menjadi lembut dan terkadang juga menjadi kencang sebelum haid. Dan
terkdang juga terasa sakit. Ingin memakan beberapa makanan (ngidam) Ini adalah tanda
menstruasi/haid yang banyak terjadi pada wanita. Hal tersebut Tak hanya dialami sat hamil
tapi terjadi juga saat akan menstruasi.

4. Perubahan yng terjadi saat menstruasi

Siklus menstruasi yang teratur dengan gejala menstruasi yang biasa terjadi menandakan
bahwa hormon dalam tubuh bekerja dengan baik. Sedangkan, siklus menstruasi yang tidak
teratur menandakan bahwa ada hormon dalam tubuh yang bermasalah. Hormon ini tidak
hanya penting untuk sistem reproduksi tapi juga penting untuk kesehatan jantung dan tulang.
Hormon tersebut adalah hormon estrogen.

Tak hanya hormon estrogen, hormon lain juga berperan dalam siklus menstruasi,
memengaruhi suasana hati, dan bisa menyebabkan perubahan atau gejala pada tubuh. Apa
saja yang terjadi selama siklus menstruasi?

Pada hari 1-5 siklus menstruasi

Tubuh saat menstruasi akan mengalami perubahan. Pada hari pertama menstruasi,
kadar hormon estrogen dan progesteron berada pada kadar yang paling rendah. mungkin akan
merasakan kram atau sakit di sekitar perut, mulai dari tingkat ringan sampai parah.

Kram ini disebabkan oleh hormon prostaglandin yang berperan dalam memicu
kontraksi di rahim agar lapisan rahim terkikis dan dikeluarkan melalui darah menstruasi. Hal
ini karena sel telur yang dikeluarkan tubuh tidak dibuahi oleh sperma (tidak terjadi
kehamilan).

Pada beberapa wanita, prostaglandin yang tinggi saat menstruasi juga bisa
menyebabkan mual, muntah, diare, bahkan sakit seperti flu. Sedangkan, estrogen dan
progesteron yang menurun juga bisa menyebabkan menjadi mudah marah dan tidak merasa
seperti diri sendiri.

Pada hari 6-13 siklus menstruasi

Ini merupakan hari-hari terakhir menstruasi, darah yang keluar akan menghilang
sedikit demi sedikit. Kadar estrogen mulai meningkat lagi karena indung telur sudah mulai
akan melepaskan telur lagi untuk siklus menstruasi berikutnya.

Peningkatan estrogen memengaruhi peningkatan serotonin dan dopamin di otak dan


juga meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini membuat merasa lebih baik secara mental
dan fisik. Ini mungkin terjadi karena estrogen bisa membantu otot menyerap glukosa lebih
baik, sehingga bisa menggunakan energi lebih baik.

Pada hari 14-15 siklus menstruasi

Ini merupakan waktu ovulasi (tubuh melepaskan sel telur) yang umum terjadi. Saat
ini, hormon estrogen sedang dalam puncaknya dan sedang dalam gairah seks yang tinggi.
Berhubungan seks pada sekitar waktu ovulasi dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk
hamil.

Anda mungkin bisa memperkirakan waktu ovulasi dari berbagai tanda, seperti suhu
tubuh basal sedikit meningkat saat akan ovulasi dan perubahan lendir pada mulut rahim.
Mendekati waktu ovulasi, lendir mulut rahim akan terlihat lebih kental, transparan, dan
elastis, seperti putih telur.

Pada sekitar waktu ovulasi, sebaiknya Anda hati-hati saat berolahraga. Hal ini karena
sebuah penelitian telah menemukan bahwa sendi lutut wanita cenderung lebih longgar pada
saat ini, sehingga lebih rentan mengalami cedera.

Pada hari 16-28 siklus menstruasi

Waktu ini bisa dikatakan sebagai premenstruasi. Biasanya, Anda mungkin akan mulai
mengalami gejala-gejala yang tidak mengenakkan, seperti:

 Kulit lebih berminyak, sehingga Anda mudah jerawatan


 Merasa cepat lelah
 Payudara terasa kencang
 Sakit kepala atau migrain
 Mudah marah
 Mengalami perubahan mood
 Sakit punggung
 Perut kembung
 Nafsu makan meningkat atau suka ngidam makanan. Jika tidak ditahan, hal ini mungkin
menyebabkan kenaikan berat badan. Seperti dilansir dari Everyday Health, penelitian
menunjukkan wanita cenderung ingin makan makanan tinggi lemak dan karbohidrat selama
fase ini, di mana hal ini akan menyumbang kalori berlebih pada tubuh.

5. Pentingnya menjaga kebersihan saat menstruasi

Masa menstruasi bisa menjadi waktu yang rentan bagi wanita terkena infeksi.
Pasalnya, saat menstruasi, jumlah bakteri jahat di daerah kewanitaan akan bertambah karena
meningkatnya tingkat keasaman PH akibat dari darah yang dikeluarkan.

Ketika seseorang malas untuk menjaga kebersihan vagina saat menstruasi, bukan
tidak mungkin penyakit akan datang menghantui. Seseorang bisa saja mengalami peradangan
pada dinding rahim maupun peradangan pada vagina.

Beberapa risiko kesehatan yang mungkin terjadi akibat tidak menjaga kebersihan
vagina saat menstruasi adalah wanita akan lebih rentan mengalami vaginitis yaitu infeksi atau
peradangan pada lapisan vagina, infeksi Bacterial Vaginosis (BV), dan infeksi jamur
vagina yang memiliki gejala seperti gatal, rasa terbakar, iritasi, bau tidak sedap, dan
keputihan. Selain itu, beberapa penyakit juga akan lebih mudah tertular melalui darah
seperti HIV atau hepatitis B ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual saat
menstruasi tanpa kondom.

Berdasarkan penelitian, mayoritas wanita dengan kondisi tuba falopi normal dapat
mengalami siklus menstruasi dua arah (retrograde menstruation). Siklus dua arah terjadi
ketika sel darah dan jaringan yang seharusnya terbuang ke vagina juga mengalir ke arah leher
rahim dan tuba falopi.
Kondisi ini memungkinkan kontaminasi mikroorganisme semakin tinggi karena
adanya aliran dari atas ke bawah dan sebaliknya. Akibatnya, penyebaran mikroorganisme
juga semakin meningkat saat menstruasi. Nah, hal inilah salah satu penyebab banyaknya
kasus di mana Infeksi Saluran Kencing (ISK) terjadi setelah periode menstruasi. Oleh sebab
itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kelembapan vagina saat menstruasi.

Tips menjaga kebersihan vagina saat menstruasi

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan vagina saat
periode menstruasi:

 Cuci tangan adalah hal yang paling penting sebelum atau pun sesudah Anda melakukan
sesuatu. Tidak terkecuali saat sedang menstruasi. Jadi, jangan lupa mencuci tangan setelah
membuang pembalut dan memakai pembalut baru.
 Selalu menyediakan tisu, pembalut, dan hand sanitizer di tas ketika ingin bepergian.
 Sebaiknya Anda membersihkan organ kewanitaan dengan cara yang benar. Caranya, basuh
area vagina dari depan ke belakang dengan menggunakan air mengalir lalu dikeringkan
dengan baik menggunakan tisu untuk mencegah vagina lembap.
 Disarankan mengganti pembalut sesering mungkin, setidaknya tiga-empat jam sekali, untuk
menghindari kelembapan pada organ kewanitaan.
 Jangan menggunakan sabun pembersih vagina. Hal ini dikarenakan sabun pembersih vagina
bisa berisiko membunuh bakteri baik pada vagina.
 Gunakan pakaian dalam yang berbahan katun, atau yang bisa menyerap keringat dengan baik.
Selain itu, hindari menggunakan pakaian ketat seperti celana jeans terlalu lama agar vagina
tidak lembap.
 Jangan lupa untuk mencukur rambut kemaluan menjelang menstruasi. Tujuannya, untuk
menghindari bekas gumpalan darah yang menempel di rambut tersebut yang memungkinkan
menyebabkan infeksi atau jamur.
 Menjaga kebersihan saat menstruasi tidak hanya menjaga kebersihan vagina aja, namun Anda
juga harus memperhatikan pembalut yang bersih dan steril untuk digunakan. Jadi, pastikan
Anda menggunakan pembalut atau pun tampon yang terjamin kebersihan dan kualitasnya.
6. Mengatasi Kram Perut dan Nyeri Haid Saat Menstruasi

Tidak jarang kram perut muncul saat Anda sedang menstruasi. Hal ini biasanya sangat
mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Kabar baik untuk Anda, ada beberapa cara yang
dapat Anda terapkan untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri haid Anda.

Minum air putih

Minum air putih yang banyak pasti adalah anjuran yang sudah tidak asing didengar. Tetapi
memang, minum air putih banyak manfaatnya, termasuk untuk mengurangi nyeri haid. Air
putih hangat biasanya lebih baik untuk mengatasi kram, karena cairan hangat meningkatkan
kelancaran peredaran darah ke kulit dan membantu merelaksasikan otot yang kram. Anda
juga bisa mengonsumsi makanan atau buah yang mengandung banyak air, seperti selada,
seledri, mentimun, semangka, dan buah beri.

Mengonsumsi makanan yang dapat mengurangi rasa sakit

Berikut adalah daftar makanan yang dapat Anda konsumsi untuk mengurangi rasa sakit atau
kram saat Anda sedang menstruasi:

1. Makanan yang mengandung kalsium

Kalsium dapat membantu mengurangi kram otot saat menstruasi. Direkomendasikan untuk
wanita berusia 19-50 tahun untuk mengonsumsi sekitar 1000 mg kalsium setiap harinya.
Berikut adalah daftar makanan yang kaya akan kalsium:

 Makanan berbasis susu


 Almond
 Sayuran berdaun hijau
 Biji wijen

Kalsium juga bisa di dapat dari suplemen. Akan tetapi, bicarakan dahulu dengan dokter Anda
sebelum mengonsumsi suplemen untuk memastikan suplemen tersebut aman untuk Anda.
2. Kayu manis (cinnamon)

Kayu manis memang sudah lama digunakan untuk mengurangi flu dan alergi. Akan tetapi,
ternyata, kayu manis juga bisa membantu mengurangi kram saat menstruasi. Sebagai
tambahan, kayu manis kaya akan serat, kalsium, dan zat besi. Selain itu, kayu manis juga
mengandung mangan, mineral yang dapat membantu mengurangi masalah-masalah saat
menstruasi.

3. Jahe

Jahe dapat membantu meringankan masalah-masalah kesehatan seperti demam, flu, sakit
kepala, dan nyeri haid. Meminum sepotong jahe yang dicampurkan ke air hangat dapat
membantu meringankan kram saat menstruasi.

4. Nasi merah

Nasi merah mengandung vitamin B6. Vitamin B6 dapat membantu Anda mengurangi
kembung saat menstruasi.

5. Walnut, almond, dan biji labu (pumpkin seed)

Ketiga makanan yang disebutkan di atas kaya akan mangan, yang sudah seperti disebutkan
sebelumnya, mangan adalah mineral yang dapat membantu mengurangi rasa sakit atau kram
selama menstruasi.

6. Ayam, ikan, dan sayuran berdaun hijau

Ayam, ikan dan sayuran berdaun hijau ini mengandung zat besi. Zat besi adalah salah satu
komponen yang hilang saat menstruasi. Oleh karena itu, baik untuk Anda untuk kembali
“mengisi tubuh” Anda dengan zat besi melalui makanan yang Anda makan.

Menghindari makanan yang dapat memperparah kram

Selama menstruasi, cobalah hindari makanan-makanan yang justru akan memperparah rasa
sakit atau kram saat menstruasi yang Anda alami. Berikut makanan yang perlu Anda hindari:

 Makanan berlemak
 Alkohol
 Minuman berkarbonat
 Kafein

Menggunakan kompres panas

Mengompres perut atau pinggang dengan kompresan panas bisa mengurangi rasa sakit saat
Anda menstruasi. Kalau Anda tidak punya alat pemanasnya, Anda bisa membasahi handuk
dengan air panas dan meletakkannya di perut atau pinggang Anda. Atau, Anda juga bisa
membuat sendiri alat pemanas tersebut. Begini caranya:

 Buatlah sebuah kantung dari kain.


 Isi kantong tersebut dengan nasi, lalu jahit sisi yang terbuka sehingga kini menjadi kantung
tertutup seperti bantal.
 Panaskan kantung nasi ini dengan microwave selama beberapa menit. Jangan sampai terlalu
panas.
 Lalu biarkan kantong nasi ini agak dingin sedikit, kemudian kompreskan ke perut atau
pinggang Anda. Anda juga bisa membungkus kantong nasi ini dengan handuk sehingga bisa
langsung Anda aplikasikan tanpa harus menunggu dingin. Alat ini bisa dipakai ulang
selanjutnya.

Olahraga

Saat Anda berolahraga, tubuh Anda mengeluarkan endorfin, yaitu zat yang berfungsi
sebagai painkiller dan peningkat mood secara natular. Aktivitas seperti berjalan-jalan dapat
membantu Anda mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Yoga juga merupakan pilihan
olahraga yang baik untuk merangsang tubuh Anda mengeluarkan endorfin. Selain
sebagai painkiller dan peningkat mood, berolahraga juga bisa membantu Anda melancarkan
peredaran darah ke organ reproduktif Anda, melepas stress, dan relaksasi.

Obat-obatan

Anda juga bisa mengonsumsi obat-obatan penahan sakit untuk mengurangi rasa sakit Anda.
Akan tetapi, jangan lupa untuk memperhatikan secara saksama aturan pemakaiannya. Selain
itu, jangan mengonsumsi obat melebihi dosis yang ditentukan meskipun Anda masih
merasakan sakitnya. Jangan juga mengonsumsi obat-obatan tersebut kalau Anda pernah
mengalami alergi obat tersebut sebelumnya. Berikut daftar obat-obatan yang bisa Anda dapat
tanpa resep dokter:

 Acetaminophen (harus dikonsultasikan dulu ke dokter bila Anda ingin mengonsumsinya saat
Anda sedang hamil)
 Ibuprofen
 Naproxen
 Aspirin (tidak boleh dikonsumsi oleh perempuan yang berusia di bawah 20 tahun, kecuali
kalau anjuran dokter)

Anda harus memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami:

 Rasa sakit yang semakin parah


 Kram masih terus terjadi padahal masa menstruasi Anda sudah selesai
 Keluhan Anda bertambah, misalnya demam
 Rasa sakit dan kram ini terjadi semakin sering