Anda di halaman 1dari 23

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
EKSTRAKSI UBAN (UREA DAN BUAH BINTARO)
SEBAGAI BAHAN PENGAWET KAYU DARI SERANGAN RAYAP

BIDANG KEGIATAN :
PKM PENELITIAN

Diusulkan oleh :
Ali Imron ( 21010112140078 / Angkatan 2012 )
Angela Widya Rezky ( 21010113120076 / Angkatan 2013 )
Aji Santiko ( 21010113120008 / Angkatan 2013 )

UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2014

i
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENEITIAN

1. Judul Kegiatan : Ekstraksi UBAN (Urea dan Buah Bintaro)


sebagai Bahan Pengawet Kayu dari
Serangan Rayap.
2. Bidang Kegiatan : PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Ali Imron
b. NIM : 21010112140078
c. Jurusan : Teknik Sipil
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Diponegoro
e. Alamat Rumah dan No. Tel./HP : Desa Butoh, Kec. Sumberejo,
Kab. Bojonegoro, Surabaya, 08993620110
f. Alamat Email : aliimronloves@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 3 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Purwanto,Ir. MT.M.Eng
b. NIDN : 0011076303
c. Alamat Rumah dan No. Tel./HP : Jalan Hulu G-142 Payung Mas, Pudak
Payung, Semarang, 76488241 /
081325684902
d. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 9.820.000,00
b. Sumber lain :-
6. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 bulan
Semarang, 17 September 2014
Menyetujui
Pembantu Dekan III Ketua Pelaksana Kegiatan
Fakultas Teknik

(Prof.Dr.Ir. Abdullah, MS.) ( Ali Imron )


NIP. 195907221987031003 NIM. 21010112140078

Pembantu Rektor III Dosen Pendamping


Universitas Diponegoro

(Drs. Warsito, SU ) (Ir. Purwanto, MT.M.Eng )


NIP. 195402021981031014 NIDN. 0011076303

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ......................................................................................... i


HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................... ii
DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii
RINGKASAN ....................................................................................................... iv
BAB 1. PENDAHULUAN ................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ....................................................................... 1
1.2 Perumusan Masalah .............................................................................. 2
1.3 Tujuan ................................................................................................... 2
1.4 Luaran yang Diharapkan ...................................................................... 2
1.5 Kegunaan .............................................................................................. 2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA .......................................................................... 3
2.1 Rayap Tanah…………………………………………………… ......... 3
2.2 Kayu Sengon……………………………………………………… .... 3
2.3 Bahan Pengwet Kayu………………………………………………… 3
2.4 Teknik Pengawetan............................................................................... 4
BAB 3. METODE PENELITIAN......................................................................... 5
3.1 Waktu dan Tempat Pengujian............................................................... 5
3.2 Bahan dan Peralatan Pengujian………………………………… ........ 5
3.3 Benda uji………………………………… ........................................... 5
3.4 Pelaksanan Pengujian………………………………… ....................... 5
3.5 Paradigma Pengujian………………………………… ........................ 7
3.6 Teknik Pengumpulan Data………………………………… ............... 7
3.7 Teknik Analisis Data………………………………… ........................ 8
3.8 Target Penelitian Skala Tahunan …… ................................................. 8
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN .................................................... 9
4.1 Anggaran Biaya .................................................................................... 9
4.2 Jadwal Kegiatan .................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 10
LAMPIRAN - LAMPIRAN .................................................................................. 11
Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing.................. 11
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan ................................................ 16
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas ........ 18
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti .............................................. 19

iii
RINGKASAN

Berangkat dari penelitian Berangkat dari penelitian Suryadi Prasetyo dan


Drs. Darmono, M.T. berjudul “Efektivitas Pengawetan Kayu Terhadap Serangan
Rayap Dengan Menggunakan Bahan Pengawet Ekstrak Tembakau Dan Urea”
Penulis mencoba mengganti bahan tembakau yang memiliki nilai guna tingi dengan
buah bintaro yang memiliki rasa tidak kalah pahit dan nilai guna rendah.
Konsentrasi ekstrak buah bintaro dan urea berturut-turut pada benda uji A
50% dan 50%, benda uji B 30% dan 70%, dan benda uji C 70% dan 30%.
Spesifikasi benda uji yaitu kayu sengon dengan dimensi (5 x 7 x 15) cm, disiapkan
masing-masing tiga buah benda uji yang direndam dengan waktu yang berbeda dari
1-3 jam.
Buah bintaro terlebih dahulu dipisahkan dengan bijinya, kemudian
diblender, lalu di masukkan ke ember dan mencampurkannya dengan urea sesuai
proprosi yang direncanakan. Sementara itu, benda uji diukur dimensi dan beratnya
lalu dipanaskan dengan oven sampai pada kondisi kering sekitar 105 0C. Berat
benda uji diukur kembali sehingga didapat kadar airnya. Setelah itu, benda uji
direndam pada bahan pengawet dengan ketentuan sebelumnya. Pengujian
dilanjutkan dengan penempatan benda uji pada sarang rayap selama 32 hari. Setelah
waktu yang disepakati, benda uji diamati tingkat kekerasannya dan diukur lagi
beratnya. Dengan itu didapat perubahan kondisi visual dan berat benda uji. Hasil
pada benda uji A, B, dan C dibandingkan terhadap hasil benda uji D (kontrol).
Sehingga dengan perbandingan tersebut diperoleh efektivitas penggunaan ekstrak
buah bintaro sebagai bahan pengawet kayu.

Kata kunci : Pengawet, Buah Bintaro, Rayap, Kayu sengon

iv
1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Dewasa ini persediaan kayu dari hutan semakin sedikit ditambah
dengan kualitas dan keawetan kayu yang kurang baik. Belum lagi lahan hutan
sebegai tempat tumbuhnya kayu-kayu tersebut mulai berkurang. Hal ini
menjadikan kayu sebagai bahan yang langka. Walaupun demikian, kebutuhan
kayu tidak lantas menurun. Menurut Harian Umum Online kebutuhan kayu
secara Nasional mencapai 60 juta m3/tahun.
Oleh karena itu, dibutuhkan solusi dengan keberadaan kayu yang
semakin langka namun masih mampu memenuhi kebutuhan yang ada sengan
efektif dan efisien. Salah satu cara untuk mewujudkan hal diatas adalah dengan
melakukan pengawetan terhadap kayu terhadap serangan rayap. Rayap sering
kita jumpai di sekitar kita dan merupakan jenis organisme pengurai dalam
sistem rantai makanan. Rayap memakan zat selulosa dalam kayu, baik kayu
yang belum dimanfaatkan ataupun yang sudah dimanfaatkan sebagai bahan
konstruksi. Sehingga menjadi sangat perlu untuk dilakukan pengawetan.
Pengawetan kayu bertujuan untuk menambah umur pakai kayu lebih
lama, terutama kayu yang dipakai untuk material bangunan atau perabot luar
ruangan. Bahan pengawet potensial dikembangankan apabila memiliki daya
racun yang efektif, mudah didapat dan murah. Secara umum terdapat tiga
kelompok besar bahan pengawet kayu, yaitu : bahan pengawet berupa minyak,
bahan pengawet larut dalam pelarut organik, bahan pengawet larut air (Hunt
dan Grant, 1967).
Dalam tulisan ini, penulis mencoba memadukan ekstraksi urea dan
buah bintaro (uban) sebagai bahan pengawet alami kayu. Buah bintaro
memiliki dasar rasa yang sangat pahit, terutama pada bagian daging buahnya.
Karera rasanya yang pahit buah ini tidak bisa dimanfaatkan sebagai bahan
makanan dan jarang dimanfaatkan orang. Sehingga buah ini termasuk buah
dengan rendah daya gunanya. Sementara urea merupakan senyawa kimia yang
diproduksi secara masal sebagai pupuk pertanian, larutan urea mempunyai rasa
yang pahit.
Komposisi ekstraksi divariabelkan dengan prosentase ekstraksi buah
bintaro dan urea serta waktu perendaman yang berbeda. Hasil ekstraksi
kemudian digunakan sebagai air perendam sampel kayu di lapangan yaitu kayu
sengon. Kayu sengon dipotong dengan ukuran 30x10x5 cm. Sampel tersebut
kemudian ditempatkan pada sarang rayap dengan lama waktu pengujian 1-1,5
bulan. Setelah waktu pengujian selesai, maka sampel diamatai fisik dan
kehilangan berat yang terjadi sebagai parameter ketahanan terhadap serangan
rayap.
2

1.2 Perumusan Masalah


1. Apakah ekstraksi urea dan buah bintaro (uban) dapat dimanfaatkan sebagai
bahan pengawet kayu?
2. Berapa lama waktu perendaman yang paling ideal untuk pengawet yang
kayu efektif?
3. Berapa proporsi ideal ekstraksi tersebut sebagai bahan pengawet yang kayu
efektif?

1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui apakah ekstraksi urea dan buah bintaro dapat
dimanfaatkan sebagai bahan pengawet kayu.
2. Untuk mengetahui berapa lama waktu perendaman yang paling ideal
sebagai pengawet yang kayu efektif.
3. Untuk Mengetahui berapa proporsi ideal ekstraksi tersebut sebagai bahan
pengawet yang kayu efektif.

1.4 Luaran Yang Diharapkan


Pada penelitian ini diharapkan dapat dihasilkan produk larutan
ekstraksi buah bintaro dan urea yang bisa dimanfaatkan sebagai salah satu
alternatif pengawet kayu.

1.5 Kegunaan
1. Sebagai obat pengusir rayap dari bahan herbal dengan efektifitas yang
tinggi.
2. Sebagai pengetahuan akan kemampuan urea dan bintaro dalam mengusir
rayap yang nantinya bisa di informasikan ke pubik. Mengingat bahwa
proses pembuatan bahan pengawet tersebut sangat sederhana dan bahan
yang mudah ditemukan.
3. Sebagai cara utuk meningkatkan daya guna buah bintaro yang
keberadaannya melimpah.
3

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Rayap Tanah


Rayap adalah serangga sosial
anggota bangsa Isopetra yang dikenal luas
sebagai hama penting kehidupan manusia,
rayap bersarang dan memakan kayu
perabotan atau kerangka rumah sehingga
menimbulkan banyak kerugian secara
ekonomi. Dalam bahasa Inggris, rayap
disebut juga semut, putih (white ant) kaena
kemiripan perilakunya (Suryadi Prasetyo,
2012).
Berdasarkan lokasi sarang utama atau tempat tinggalnya, rayap
perusak kayu dapat digolongkan dalam tipe-tipe berikut :
1. Rayap pohon. Contoh yang khas dari rayap ini adalah Neotermes Tectonae
(Famili Kalotermitidae)
2. Rayap kayu lembab dari Genus Glyptotermes.
3. Rayap kayu kering, seperti Cryptotermes spp. (famili kalotermitidae),

2.2 Kayu Sengon


Kayu sengon yang dalam bahasa
latin disebut Paraserianthes Falacataria.
Nama lokal atau daerah antara lain
Sengon (umum), jeungjing (Sunda)
sengon laut (Jawa), sika (Maluku), tedehu
pute (Sulawesi), wahogon (Irian Jaya).
Kayu sengon banyak digunakan sebagai
konstruksi ringan, kerajinan tangan,
papan peti kemas, perabot rumah tangga, kotak cerutu, veneer, kayu lapis, korek
api, alat musik, pulp. Kayu sengon termasuk kelas awet IV/V dan kelas IV-V.
Sifat umum kayu terasnya berwarna hampir putih atau coklat muda pucat
seperti daging, warna kayu gubal umumnya tidak berbeda dengan kayu teras.
Teksturnya agak kasar dan merata dengan arah serat lurus, bergelombang lebar
atau berpadu. Permukaan kayu agak licin atau licin dan agak mengkilap.

2.3 Bahan Pengawet Kayu


Bahan pengawet kayu adalah pestisida yang bersifat racun sistemik,
yaitu masuk ke dalam jaringan kayu kemudian bersentuhan atau dimakan oleh
haman (sistemik) atau sebagai racun kontak, yaitu langsung dapat menyerap
4

melalui kulit pada saat pemberian sehingga beracun bagi hama (Tarumingkeng,
2007). Salah satu bahan pengawet kayu adalah buah bintaro dan urea,
1. Buah bintaro
Bintaro (Cerbera manghas) adalh
tumbuhan paya berupa pohon dengan
ketinggian 12 m. Penyebaran buah ini
secara alami di daerah tropis Indo
Pasifik. Di Indonesia tumbuhan bintaro
digunakan sebagai penghijaun kota
sekaligus tanaman peneduh. Daun dan
buahnya mengandung bahan glikosida
yag disebut ciberin yang sangat beracun.Getahnya sejak dulu digunakan
sebagai racun panah (tulup) untuk berburu.
2. Urea
Urea pertama kali ditemukan oleh
Hilaire Roulle pada tahun 1773. Urea
adalah senyawa organik pertama yang
berhasil disintesis dari senyawa
anorganik oleh friedrich Wohler pada
tahun 1828. Secara kimiawi, urea
adalah suatu senyawa organik yang
didalamnya terkandung unsur karbon,
hidrogen, oksigen dengan rumus CO(NH2)2. Urea memiliki berat molekul
sebesar 60,056 g/mol, dan kandungan nitrogen sebanyak 46,67% dengan
pengertian bahwa di dalam 100 kg pupuk urea, terkandung 46,67 kg
nitrogen di dalamnya.

2.4 Teknik Pengawetan


Proses pengawetan adalah usaha untuk memepertahankan atau
memperpanjamg umur nilai pakai kayu, baik secara kimia maupun fisika,
dengan cara meningkatkan ketahananya terhadap serangan organisme perusak.
Penerapannya dapat dilakukan dengan berbagai macam cara mulai dari cara
sederhana, seperti pelaburan, penyemprotan, pencelupan, perendaman dan atau
diikuti proses difusi samapai dengan cara vakuum-tekan (Anonim; Findlay
1962: Martawijaya, 1964; dan Hunt dan Garrat, 1986). Cara pengawetan kayu
dapat dilakukan dengan berbagai cara :
1. Pengawetan kayu basah :
Peleburan, penyemprotan, difusi (pemanasan dan rendaman dingin,
rendaman panas, pencelupan).
2. Pengawetan kayu kering :
Pelaburan, pemulasan, penyemprotan, pencelupan, rendaman panas dingin,
dan vaku tekan.
5

BAB III
METODE PENELITIAN

Pengujian ini bertujuaan untuk mengetahui pengaruh ekstraksi urea dan


buah bintaro (uban) sebagai pengawet kayu terhadap serangan rayap dilihat pada
visual benda uji sebagai deteks awal dan untuk mengetahui berapa lama
perendaman serta konsentrasi campuran uban yang paling efektif untuk
mengawetkan kayu pada tahap tahap awal deteksi.

3.1 Waktu dan Tempat Pengujian


Pengujian terhadap benda uji dilakukan selama 1 bulan. Sedangkan
tempat pengujian dilakukan pada suatu tempat dimana terdapat sarang rayap.
Ini dilakukan untuk mengetahui signifikasi pengaruh ekstrasi uban secara
ekstrim.

3.2 Bahan dan Peralatan Pengujian


Bahan pengujian adalah kayu sengon, buah bintaro, urea.Sedangkan
peralatan pengujian menggunakan gergaji mesin, timbangan, kaliper, oven,
blender, gelas ukur, ember plastik, kompor, panci saringan, kamera, ballpoint,
kertas.

3.3 Benda Uji


Benda uji yang dimaksud adalah kayu sengon yang sudah dipotong
dengan ukuran (5 x 7 x 15) cm, sebanyak 50 buah. Teknik pengawetan yang
digunakan adalah rendaman yaitu dengan merendam benda uji ke dalam ember
yang sudah berisi campuran urea dan ekstraksi buah bintaro dengan
perbandingan konsentrasi berturut-turut adalah 50%-50%, 30%-70%, 70%-
30%.

3.4 Pelaksanan Pengujian


Beikut merupakan urutan tahap pembuatan uban :
1. Menyiapkan buah bintaro dengan kondisi yang baik.
2. Memisahkan buah bintaro dari bijinya.
3. Memblender buah bintaro yang sudah terpisah dari bijinya.
4. Menuangkannya ke dalam ember, penuangan dilakukan dengan ketentuan
proporsi rencana.
5. Memasukkan urea ke dalam ember tersebut sesuai dengan proporsi rencana.
6. Mengaduk.
Berikut merupan urutan tahap pelaksanaan pengujian :
1. Memberi kode pada benda uji.
2. Mengukur berat dan dimensi benda uji.
6

3. Mengeringkan benda uji ke dalam oven dengan suhu 105oC sampai keadaan
kering oven.
4. Mengambil benda uji untuk ditimbang sehingga didapat diketahui berat
kering dan kadar airnya.
5. Memasukan benda uji ke dalam ember yang telah terisi oleh larutan uban,
benda uji direndam sesuai dengan variabel waktu yang direncanakan.
6. Mengankat benda uji kemudian menimbangnya untuk diketahui kadar uban
di dalam benda uji.

Tabel 3.1 Kebutuhan Benda Uji


Benda Jenis Anti Lama
Konsentrasi Jumlah Total
Uji Rayap Perendaman
Ekstrak 1 jam 1 buah
Sampel Buah
50% dan 50% 2 jam 1 buah 3 buah
A Bintaro
dan Urea 3 jam 1 buah
Ekstrak 1 jam 1 buah
Sampel Buah
30% dan 70% 2 jam 1 buah 3 buah
B Bintaro
dan Urea 3 jam 1 buah
Ekstrak 1 jam 1 buah
Sampel Buah
70% dan 30% 2 jam 1 buah 3 buah
C Bintaro
dan Urea 3 jam 1 buah
Sampel
- - - 1 buah 1 buah
D
7

3.5 Paradigma Pengujian


Berikut merupakan skema atau alur pengujian terhadap benda uji :

Alur Pengujian

Studi Literatur

Survey Lokasi Sarang Rayap

Pengadaan Alat dan Bahan

Persiapan Bahan Benda Uji : Persiapan Bahan Ubin : Buah


Kayu Sengon Bintaro, Urea, Aquades.

Pengeringan Benda Uji oleh Oven + 105 OC

Menimbang Berat Awal Benda Uji (W1)

Pembuatan Uban : 1. Blending Buah Bintaro


2. Penambahan Larutan Urea
dengan Variabel Konsentrasi

Perendaman Benda Uji dengan Variabel Lama Perendaman

Hasil : 1. Pengamatan Visual


2. Penimbangan Berat (W2)
Selang 32 hari
Penempatan Benda Uji di Sarang Rayap

Analisa Data : 1. Kehilangan Berat (W2-W1)


2. Judifikasi Visual Benda Uji

Kesimpulan
8

3.6 Teknik Pengumpulan Data


Teknik pengumpulan data adalah cara untuk mendapatkan data yaitu
dengan melakukan pengamatan dan perhitungan. Hal-hal yang diamati adalah
1. Data pengukuran berat 2. Data lama perendaman
Sementara data-data yang dihitung adalah :
1. Berat jenis 3. Kehilangan berat
2. Absorbsi

3.7 Teknik Analisis Data


Teknik analisis data dilakukan dengan cara membandingkan antara
satu benda uji dengan benda uji lainya. Perbandingan dilakukan terhadap
perlakuan meliputi konsenstrasi uban, dan lama perendaman. Perbandingan
juga dilakukan terhadap tampilan visual benda uji (setelah pengujian),
kehilangan berat dan kadar air yang dapat dicari dengan rumus sebagai berikut:

(Berat Awal−Berat Kering)


Kadar Air = 𝑥100................................................(1)
Berat Kering
Berat Kering
Berat Jenis= ...............................................................................(2)
Volum
Uban yang terefektif adalah uban yang menghasilkan kehilangan berat terkecil,
rumus kehilangan berat dihitung dengan,

(Berat Awal−Berat Akhir)


Prosen Kehilangan Berat = 𝑥100.......................(3)
Berat Awal
Sehingga dapat dibandingkan dari masing-masing benda uji untuk memcari
lama perendaman dan konsentrasi terefektif.

3.8 Target Penelitian Skala Tahunan


Tahun : 2014
Target : Menguji pengaruh Uban terhadap pengawetan kayu serta
konsenrasi idealnya

Tahun : 2015
Target : Menguji reaksi penambahan bahan lain untuk menyempurnakan
produk Uban

Tahun : 2016
Target : Menguji pengaruh uban yang termodifikasi untuk berbagai
macam jenis kayu

Tahun : 2017
Target : Pembuatan kemasan Uban skala produksi untuk dipasarkan
9

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Biaya
Tabel 4.1 Anggaran Biaya Penelitian
No Jenis Pengeluaran Biaya
1 Peralatan penunjang, ditulis sesuai kebutuhan. Rp 1.920.000,00
Bahan habis pakai, ditulis sesuai dengan
2 Rp 3.500.000,00
kebutuhan.
Perjalanan, jelaskan kemana dan untuk tujuan
3 Rp 3.000.000,00
apa
Lain-lain : Dokumentasi, Internet, Telepon,
4 Rp 1.400.000,00
Fotokopi Literatur, Print, dan Jilid Laporan
Jumlah Rp 9.820.000,00

4.2 Jadwal Kegiatan


Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan PKMP
Kegiatan Bulan Bulan Bulan Bulan Bulan
No ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 ke-5
waktu 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Survai lapangan
1 untuk sarang
rayap

Pengadaan alat
2
dan bahan

Pembuatan Bahan
Pengawet Urea
dan Ekstraksi
Buah Bintaro dan
3
Perendaman
benda uji ke
dalam bahan
pengawet tersebut
Penemptan Benda
4 Uji Pada Sarang
Rayap
Analisa Hasil
5 Pengujian&Penyu
sunan laporan
6 Presentasi
10

DAFTAR PUSTAKA

Arinana. 2007. Teknologi Umpan Berbahan Aktif Kitosan untuk Pengelolaan


Rayap Tanah Coptotermes Curvignathus Holmgren (Isoptera:
Rhinotermitidae). JIPI 12: 1-7.
Awaludin, Ali. 2003. Konstruksi Kayu (Mengacu PKKI 1961). Biro Penerbit
KMTS FT UGM.
Dirjen Cipta Karya. 1961. Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia. NI – 5 PKKI.
Martawijaya dan Kartasujana. 1977. Ciri Umum dan Sifat Kegunaan Jenis-Jenis
Kayu Indonesia. Publikasi Khusus No. 41. P3HH : Bogor.
Nida, F.A. 2011. Pengaruh Awal Penggunaan Anti Rayap Terhadap Keawetan
Kayu. Proyek Akhir, Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas
Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta.
Oey Djoen Seng. 1964. Berat Jenis dari Jenis-Jenis Kayu Indonesia dan Pengertian
Berat Kayu untuk Keperluan Praktek. Pengumuman No.1. Lembaga
Penelitian Hasil Hutan : Bogor.
PIKA. 2010. Mengenal Sifat-sifat Kayu Indonesia dan Penggunaanya. PIKA.
Kanisius. Yogyakarta.
Rismayadi Yudi dan Arinana. 2007. Usir Rayap dengan Cara Baru dan Ramah
Lingkungan. PT. Prima Infosarana Media : Jakarta.
Triyonosoesanto. 2011. Bahaya Dan Manfaat Buah Bintaro. Diambil dari
http://arurasameru.wordpress.com/2011/06/24/bahaya-dan-manfaat-
buah-bintaro/ pada 9 September 2014.
Utami, Sri. 2010. Aktivitas Insektisida Bintaro (Cerbera odollam Gaertn) terhadap
Hama Eurema spp pada Skala Laboratorium. Pusat Penelitian dan
Pengembangan Peningkatan Produktivitas Hutan : Jakarta.
11

LAMPIRAN - LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing.


1. Ketua
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ali Imron
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Teknik Sipil
4 NIM 21010112140078
5 Tempatt dan Tanggal Lahir Surabaya, 22 April 1994
6 E-mail aliimronloves@gmail.com
7 Nomor Telepon / HP 08993620110
B. Riwayat Pendidikan
SD / MI SMP SMA
MTs. SMAN 1
Nama Institusi MI Butoh
Sabilulmuttaqien Sumberrejo
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2000 - 2006 2006 - 2009 2009 – 2012
C. Pemakalah Seminar
Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
No
Seminar Ilmiah Tempat
- - -
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir
Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
- - -

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P.

Semarang, 17 September 2014


Pengusul,

(Ali Imron )
12

2. Anggota
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Angela Widya Rezky
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Teknik Sipil
4 NIM 21010113120076
5 Tempat dan Tanggal Lahir Banjarnegara, 17 Juli 1995
6 E-mail angelawidya1795@gmail.com
7 Nomor Telepon / HP 087715151180
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SDN 1 SMP N 1 SMA N 1
Nama Institusi
Krandegan Banjarnegara Banjarnegara
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2001 - 2007 2007 - 2010 2010 - 2013
C. Pemakalah Seminar
Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
No
Seminar Ilmiah Tempat
- - -
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir
Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1 Olimpiade Ekonomi UKSW 2010
2 Juara 2 Paduan Suara KODIM 2011
Dindikpora Kab.
3 Juara 3 Vocal Group 2011
Banjarnega
4 Olimpiade Ekonomi UNNES 2011

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P.

Semarang, 17 September 2014


Pengusul,

( Angela Widya Rezky )


13

3. Anggota
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Aji Santiko
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Teknik Sipil
4 NIM 21010113120008
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pati, 7 Juni 1995
6 E-mail ajisantiko@gmail.com
7 Nomor Telepon / HP 085640859488
B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SDN
Nama Institusi Langenharjo SMPN 1 PATI SMAN 1 PATI
01
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk-Lulus 2001 - 2006 2007 - 2010 2010 – 2013
C. Pemakalah Seminar
Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
No
Seminar Ilmiah Tempat
- - - -
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir
Institusi Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1 Juara 1 Senam Lalu Lintas Polres Pati 2011

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P.

Semarang, 17 September 2014


Pengusul,

( Aji Santiko )
14

4. Dosen Pembimbing
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ir. Purwanto, MT, MEng
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Teknik Sipil
4 NIDN 0011076303
5 NIP 196307111991021002
5 Tempat dan Tanggal Lahir Pati, 11 Juli 1963
6 E-mail purwatrend@yahoo.com
7 Nomor Telepon / HP 081325684902
B. Riwayat Pendidikan Perguruan Tinggi
Jenjang S1 S2 S2
UNDIP IHE-UNESCO Delft -
Nama Institusi ITB Bandung
Semarang Belanda
Teknik Coastal Engineering
Jurusan Rekayasa Strutkur
Sipil & Port Development
Tahun Lulus 1989 1997 2003
C. Pemakalah Seminar
Tahun Judul Kegiatan Penyelenggara
Seminar Gempa & tsunami
2005 “karakteristis,Mitigasi bencana UNISSULA SEMARANG
Bumi& Tsunami dj Indonesia”
The International Seminar inCivil
2005 Teknik Sipil FT.UNDIP
Engineering”
Seminar Nasional & pameran
2005 “Rekayasa Material & Konstruksi ITENAS BANDUNG
Beton”
Lokakarya Pengajaran
Metodologi Pengajaran Terpadu,
Mekanika Teknik,
2006 Studi Kasus pada Mata Kuliah
Konstruksi Beton dan Baja,
Beton Prategang
BMPTSSI di Bali, 2006.
Diskusi Ilmiah Bidang Teknik
2006 FORUM DITEKSI UNDIP
Sipil
Seminar Nasional “Pengembangan
Universitas Diponegoro
2007 teknologi Sistem Pengelolaan
Semarang
banjir berbasis Penataan Ruang”
Lokakarya “Optimalisasi
Penyediaan Informasi Guna Universitas Diponegoro
2007
Mendukung Pengelolaan Air Semarang
tanah”
15

Seminar Internasional “Interaksi Pasca sarjana Program


2008
Tata Ruang dan Air” Doktor Teknik Sipil UNDIP
Advance in Civil Engineering’s Pasca sarjana Program
2009
Research and Development Doktor Teknik Sipil UNDIP
Seminar Nasional “Penanganan Himpunan mahasiswa Sipil
2009
tanah Lunak” UNDIP
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir
Pemberi
No Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
Lencana Karya Satya Pengabdian
1 Presiden RI 2012
selama 20 tahun

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-P.

Semarang, 17 September 2014


Pengusul,

(Ir. Purwanto, MT, MEng )


16

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang
Justifikasi
Material Kuantitas Harga Satuan Jumlah
Pemakaian
Mesin Penghalus
1 Buah Rp 250,000.00 Rp 250,000.00
Blender Benda Uji
Ember Perendaman 8 buah Rp 37,500.00 Rp 300,000.00
Mengukur
Penggaris 1 buah Rp 50,000.00 Rp 50,000.00
Dimensi
Sewa 3
Pengering Rp 500,000.00 Rp 500,000.00
Oven Minggu
Alat
Penyiapan 3
Pemotong Rp 500,000.00 Rp 500,000.00
Benda Uji Minggu
Kayu
Kertas dan Mencatat
1 Pasang Rp 200,000.00 Rp 200,000.00
Alat Tulis Hasil
Pembuatan 3
Palu Rp 50,000.00 Rp 50,000.00
Pagar Minggu
Pembuatan 3
Gergaji Rp 70,000.00 Rp 70,000.00
Pagar Minggu
Sub Total Rp 1,920,000.00

2. Bahan Habis Pakai


Justifikasi
Material Kuantitas Harga Satuan Jumlah
Pemakaian
Buah Bahan
10 kg Rp 50,000.00 Rp 500,000.00
Bintaro Pengawet
Kayu Bahan yang
4 Lonjor Rp125,000.00 Rp 500,000.00
Sengon Diteliti
Bahan
Urea 10 liter Rp 60,000.00 Rp 600,000.00
Pengawet
Bahan
Aquadest 4 Gallon Rp 125,000.00 Rp 500,000.00
Pengujian
Seng Bahan Pagar 4 Lembar Rp 50,000.00 Rp 200,000.00
Kayu
Bahan Pagar 20 buah Rp 40,000.00 Rp 800,000.00
patok
4 Kaleng
Cat Bahan Pagar Rp 75,000.00 Rp 300,000.00
besar
Paku Bahan Pagar 2 kg Rp 50,000.00 Rp 100,000.00
Sub Total Rp 3.500,000.00
17

3. Perjalanan
Justifikasi
Tujuan Kuantitas Harga Satuan Jumlah
Pemakaian
Survai
Transportasi 7
Lokasi Rp 2,000,000.00 Rp 2,000,000.00
Survey Minggu
Sarang (PP)
Perjalanan
Transportasi 3
pembelian Rp 1,000,000.00 Rp 1,000,000.00
Material Minggu
barang
Sub Total Rp 3,000,000.00

4. Lain-lain
Justifikasi
Kebutuhan Kuantitas Harga Satuan Jumlah
Pemakaian
Dokumentasi Dokumentasi 5 Bulan Rp 500,000.00 Rp 500,000.00
Paket
Komunikasi
Internet
dan
Internet Provider Rp 200,000.00 Rp 200,000.00
Pencarian
untuk 5
Informasi
Bulan
Telepon Komunikasi 5 Bulan Rp 100,000.00 Rp 100,000.00
Fotocopy 10
Pencetakan Rp 30,000.00 Rp 300,000.00
Literartur eksemplar
Pencetakan
Print dan
dan General Rp 300,000.00 Rp 300,000.00
Jilid Laporan
Penjilidan
Sub Total Rp1,400,000.00
Total Rp9,820,000.00
18

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Dan Pembagian Tugas

Program Bidang Alokasi


No Nama/NIM Uraian Tugas
Studi Ilmu Waktu
Koordinator
Ali Imron Teknik Teknik 10
1 pelaksanaan
(21010112140078) Sipil Sipil Jam/Minggu
penelitian
Koordinator
Angela Widya pengadaan
Teknik Teknik 6
2 Rezky bahan dan
Sipil Sipil Jam/Minggu
(21010113120076) material
penelitian
Koordinator
pengadaan
Aji Santiko Teknik Teknik 6 dan
3
(21010113120008) Sipil Sipil Jam/Minggu penyewaan
alat
penelitian
19

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti / Pelaksana

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama : Ali Imron
NIM : 21010112140078
Program Studi : Teknik Sipil
Fakultas : Fakultas Teknik

Dengan ini menyatakan bahwa proposal saya dengan judul :


“EKSTRAKSI UBAN (UREA DAN BUAH BINTARO) SEBAGAI
BAHAN PENGAWET KAYU DARI SERANGAN RAYAP”
yang diusulkan untuk anggaran 2015 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,


maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas Negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-
benarnya.

Semarang, 17 September 2014


Mengetahui, Yang menyatakan,
Pembantu Rektor III /
Ketua Bidang kemahasiswaan, materai
6000

(Drs. Warsito, SU) ( Ali Imron )


NIP. 195402021981031014 NIM. 21010112140078