Anda di halaman 1dari 23

DISUSUN OLEH :

 AYU TRIANA (010313817221211)


 DIRGA GUSTIANI (01031381722223)
 LENI MAULINA (01031381722155)
 ZALSA PALOGA (01031381722127)

JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah
melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga makalah ini bisa selesai
pada waktunya.

Terima kasih juga kami ucapkan kepada teman-teman yang telah berkontribusi dengan
memberikan ide-idenya sehingga makalah ini bisa disusun dengan baik dan rapi.

Kami berharap semoga makalah ini bisa menambah pengetahuan para pembaca. Namun terlepas
dari itu, kami memahami bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna, sehingga kami
sangat mengharapkan kritik serta saran yang bersifat membangun demi terciptanya makalah
selanjutnya yang lebih baik lagi.
BAB 1

PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG

Pemahaman yang tepat dalam konsep dan implementasi biaya akan dapat menuntun para
pimpinan perusahaan menjalankan perusahaan pada tingkat yang optimal. Hal ini dapat dipahami
bahwa dengan perhitungan yang seksama akan mampu secara tepat memprediksi keadaan
perusahaan di masa yang akan datang. Untuk mengatasi kemungkinan terburuk yang bakal
menimpa perusahaan dimasa yang akan datang, manajemen perlu mempertimbangkan dengan
seksama sumber daya yang diperlukan, karena bagaimanapun setiap rupiah yang dikeluarkan
akan menjadi biaya tetap untuk rentang waktu dan aktivitas tertentu di masa yang akan datang.

Kebanyakan keputusan taktis membutuhkan analisis yang lebih rumit khususnya keputusan yang
membutuhkan pertimbangan yang lebih ekstensif menenai prilaku biaya. Perhitungan biaya
relevan pada awalnya menekankan pentingnya biaya relevan versus biaya tetap. Biasanya biaya
variabel adalah relevan sementara biaya tetap tidak.

Di dalam akauntansi manajerial, istilah biaya dapat digunakan untuk berbagai hal.
Alasannya adalah karena banyak jenis biaya, dan biaya-biaya tersebut diklasifikasikan sesuai
kebutuhan manajemen. Seperti, seorang manajer yang ingin menyusun laporan keuangan
eksternal, membuat anggaran, atau mengambil keputusan, akan menggunakan data biaya.
Setiap penggunaan atas data yang berbeda membutuhkan klasifikasi dan definisi biaya yang
berbeda juga. Seperti contohnya, laporan keuangan eksternal membutuhkan data biaya historis
karena pengambilan keputusan memerlukan perkiraan terhadap biaya di masa mendatang.

Ketika kita akan mengawali pembahasan mengenai konsep biaya dengan berfokus pada
perusahaan manufaktur, karena aktivitas perusahaan tersebut terdapat dalam hampir sebagian
besar aktivitas di organisasi lainnya. Perusahaan manufaktur seperti Texas Instruments, Ford,
dan DuPont melakukan aktivitas seperti membeli bahan baku, memproduksi barang jadi,
memasarkan, mendistribusikan, mengirimkan tagihan, dan hampir semua aktivitas bisnis lainnya.

Makalah ini berupaya untuk menghadirkan konsep perilaku biaya dalam akuntansi
manajerial, mengunakan metode pemusahan biaya, dan penyusunan dalam laporan laba rugi
format kontrbusi.

1.2 RUMUSAN MASALAH

 Apa yang dimaksud dengan tipe perilaku biaya ?


 Terdiri dari berapa tipe perilaku biaya ?
 Bagaimana memisahkan komponen biaya variabel dengan biaya tetap ?
 Bagaimana menggunakan metode-metode dalam pemisahan komponen biaya ?

1.3 TUJUAN

Setelah membaca dan memahami isi makalah ini, pembaca diharapkan mampu
menjelaskan dan membedakan tipe perilaku biaya, dan memisahkan komponen biaya variabel
dengan biaya tetap dari suatu biaya campuran dengan menggunakan beberapa metode, serta
menyusun laporan laba rugi dalam format kontribusi.
BAB II

PERILAKU BIAYA

PENGERTIAN PERILAKU BIAYA


Perilaku biaya (cost behavior) adalah cara suatu biaya berubah dalam hubungannya
dengan perubahan dalam penggunaan aktivitas. Perilaku biaya menggambarkan
apakah biaya input bersifat tetap atau variabel dalam hubungannya dengan perubahan
output aktivitas. Jika biaya jumlahnya tetap, baik ketika aktivitas meningkat maupun
menurun, maka biaya tersebut merupakan biaya tetap. Sebaliknya, jika biaya itu
berubah secara proporsional sesuai dengan perubahan aktivitas, maka biaya tersebut
merupakan biaya variabel.

biaya-biaya dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Biaya Tetap (fixed cost)


2. Biaya Variabel ( variabel cost
3. Biaya Campuran/semi variabel dan Biaya Bertahap

1. Biaya Tetap (fixed cost) adalah biaya yang jumlah totalnya bersfat konstan atau
tetap dalam kisaran relevan saat tingkatan outputbertambah atau berkurang.
Biaya tetap dibagi menjadi dua yaitu
 Biaya tetap diskresi ( discretionary fixed cost) adalah biaya tetap yang
dapat diubah atau lebih mudah diubah dihindari berdasrkan kebijakan
manajemen contohnya : biaya iklan yang merupakan biaya tetap
 Biaya tetap berkomitmen (committee fixed cost) adalah biaya yang tidak
mudah diubah contohnya: sewa mesin selama 3 tahun, sewa tersebut
adalah sewa tetap berkomitmen.
2. Biaya variabel ( variabel cost) adalah biaya yang nilai totalnya berubah-ubah
berbanding lurus dengan perubahan output dalam kisaran relevan.
3. Biaya Campuran dan Biaya Bertahap. Biaya campuran ( mixed cost) adalah biaya
yag memiliki, baik komponen biaya tetap maupun biaya variabel sebagai contoh,
pegawai perwakilan penjualan memperoleh gaji plus komisi penjualan. Jadi
rumus untuk biaya campuran adalah
TOTAL BIAYA = TOTAL BIAYA TETAP+TOTAL BIAYA VARIABEL

Biaya Bertahap memperlihatkan tingkat biaya yang konstan untuk kisaran


outputertentu,kemudian melmpat ke tingkatan biaya yang lebih tinggi (atau
bertahap) beberapa titik, dimana biaya ini tetap sama untuk kisaran output yang
sama.
Untuk dapat mengklasifikasikan biaya sesuai dengan perilakunya maka diperlukan

berbagai pertimbangan atas dasar:

1. Waktu

Menentukan apakah suatu biaya merupakan biaya tetap atau biaya variable bergantung pada
batasan waktu, tetapi batasan ini bersifat subjektif, tergantung dari prespektif tiap-tiap manajer.
Dalam ilmu ekonomi dalam jangka panjang semua biaya merupakan biaya variabel sedangkan
dalam jangka pendek minimal ada satu biaya tetap. Contoh : perbedaan perspektif manajemen
terhadap biaya tenaga kerja, ada yang memandang sebagai biaya variabel karena dapat
memberhentikan dan mempekerjakan karyawan sesuai dengan kenaikan atau penurunan output.
Tetapi ada juga yang dipandang sebagai biaya tetap karena adanya kontrak yang membuat pihak
manajemen tidak bias seenaknya memberhentikan karyawan.

2. Sumber daya dan ukuran output

Setiap aktivitas memerlukan sumber daya, sumber daya ini kemudian digabungkan dan diolah
untuk menghasilkan output. Salah satu bentuk untuk mengukur output adalah frekuensi
dilakukannya aktivitas tersebut. Semakin sering frekuensi melakukan aktivitas, semakin besar
pula biayanya.

Istilah lain untuk pengukuran output adalah penggerak. Untuk dapat memahami perilaku biaya
perlu menentukan aktivitas yang dilakukan dan penggerak yang terkait, yang berfungsi sebagai
pengukur kapasitas atau penggerak aktivitas. Penggerak aktivitas ini dibagi menjadi :

Penggerak tingkat produksi (tingkat unit) adalah perubahan dalam biaya ketika unit yang
diproduksi berubah. Contoh: biaya pemakaian bahan baku.

Penggerak tingkat non unit adalah perubahan dalam biaya ketika factor-faktor lain selain unit
berubah. Contoh: biaya penyusutan mesin
Catatan Akuntansi dan Pentingnya Pemisahan Biaya

Sistem akuntansi biasanya hanya akan mencatat total biaya pemeliharaan dan jumlah jam
pemeliharaan yang digunakan selama periode waktu tertentu. Seberapa besar dari total biaya
pemeliharaan yang termasuk kedalam biaya tetap dan seberapa termasuk kedalam biaya variabel
tidak diperlihatkan oleh catatan akuntansi tsb.(bahkan, catatan akuntansi mungkin tidak
mengungkapkan pembagian dari total biaya dalam contoh perwakilan penjualan)

METODE UNTUK MEMISAHKAN BIAYA CAMPURAN KE DALAM KOMPONEN


BIAYA TETAP DAN BIAYA VARIABEL.

Untuk merencanaka, menganalisis, mengendalikan,mengukur,atau mengevaluasi biaya


pada tingkatan aktivitas yang berbeda, biaya tetap dan biaya variabel harus dipisahkan.
Pemisahan biaya tetap dan biaya variabel diperlukan untuk tujuan-tujuan berikut :

1. Perhitungan tarif biaya overhead yang ditentukan sebelumnya dan analisis varians.
2. Penyusunan anggaran fleksibel dan analisis varians.
3. Perhitungan biaya langsung dan analisis margin kontribusi.
4. Analisis titik impas dan analisis biaya-volume-laba.
5. Analisis biaya diferensial dan komparatif.
6. Analisis maksimalisasi laba dan minimisasi biaya jangka pendek.
7. Analisis anggaran modal.
8. Analisis profitabilitas pemasaran berdasrkan daerah,produk, dan pelanggan.

Tiga metode yang dapat digunakan untuk memisahkan biaya campuran ke dalam
kmponen biaya tetap dan biaya variabel yang banyak digunakan adalah :

 Metode high-low
 Metode scattergraph
 Metode least square

Setiap metode memerlukan asumsi hubungan biaya linier yang disederhankan

Total Biaya = Total Biaya Tetap+ (Tarif Variabel X Jumlah Output)

 Metode high-low (tinggi-rendah )


Dalam metode tinggi-rendah ( high and low points), elemen tetap dan elemen variabel
dari suatu biaya dihitung menggunakan dua titik. Titik data(periode) yang dipilih dari
data historis merupakan periode dengan aktivitas tertinggi dan terendah. Periode periode
ini biasanya, meskipun tidak selalu memiliki jumlah tertinggi dan terendah untuk biaya
yang dianalisis . jika titik dengan tingkat aktivitas tertinggi dan terendah tidak berada
pada periode yang sama dengan titik yang memiliki jumlah biaya tertinggi dan terendah,
maka tingkat aktivitas yang seharusnya dipilih karena aktivitas dianggap sebagai pemicu
biaya.

Biaya variabel per unit = (biaya tinggi – biaya rendah)


(output tinggi – output rendah)

Biaya tetap = biaya total titik tinggi – (biaya variabel per unit x output tinggi)

Biaya tetap = biaya total titik rendah - (biaya variabel per unit x output rendah

Contohnya yaitu
Berikut disajikan data kegiatan dan biaya reparasi & pemelihara an pada PT Mustika
tahun 2003 yakni :

Bulan Ke Biaya Reparasi & Pemeliharaan Jam Mesin


1 750.000 6.000
2 715.000 5.500
3 530.000 4.250
4 600.000 4.000
5 600.000 4.500
6 875.000 7.000
7 800.000 6.000
8 1.000.000 8.000
9 800.000 6.000
10 750.000 6.000
11 550.000 4.500
12 600.000 4.500
8.570.000 66.250

Biaya tingkat aktivitas


Tinggi 1.000.000 8.000 jam
Rendah 600.000 4.000 jam
Selisih 400.000 4.000 jam

Tarif variabel 400.000:4000 jam = 100 per jam tenaga kerja langsung

Tinggi Rendah
Total biaya 1.000.000 600.000
Biaya variabel* (800.000) (400.000)
Biaya tetap 200.000 200.000

(biaya variabel = jam tkl X 100 )

Fungsi biaya reparasi dan pemeliharaan tersebut dinyatakan secara matematis, berbentuk
fungsi linier yakni :
Y = 200.000 + 100x

 Metode scattergraph

Metode scattergraph dapat digunakan untuk menganalisis perilaku biaya, hubungan biaya
dengan menggambarkan titik-titik data pada sebuah grafik. Langkah pertama dalam menerapkan
metode scattergraph adalah menggambarkan titik-titik data sehingga hubungan antara biaya
penanganan bahan baku dan output aktivitas dapat terlihat.

 Metode Kuadrat Terkecil (Least Square)

Metode kuadrat terkecil (regresi) adalah cara statistika untuk menemukan garis regresi
yang paling tepat (the best- fitting line) melalui sekumpulan titik data. Salah satu
keunggulan dari metode kuadrat terkecil adalah bahwa untuk sekumpulan data tertentu,
metode kuadrat terkecil akan selalu menghasilkan persamaan biaya yang sama. Pada
dasarnya, garis regresi yang paling sesuai adalah garis dengan titik-titik data yang lebih
dekat ke garis dibandingkan dengan garis-garis lainnya.
 Perbandingan Antarmetode
Mengetahui bagaimana biaya berubah terkait dengan perubahan dalam output
adalah hal yang mendasar dalam perencanaan, pengendalian, dan pengambilan
keputusan.

 Penilaian Manajerial
Penilaian manajerial sangat penting dalam menentukan perilaku biaya dan sejauh
ini merupakan metode yang paling banyak digunakan dalam praktek. Banyak manajer
yang hanya menggunakan pengalaman dan observasi mereka dimasa lalu mengenai
hubungan biaya untuk menentukan biaya tetap dan variabel. Namun, metode tersebut
mungkin memerlukan sejumlah formulir. Sejumlah manajer hanya mengelompokkan
beberapa biaya sebagai biaya tetap dan biaya lainnya sebagai biaya varibel. Daya tarik
penggunaan metode penilaian manjerial terletak pada kesederhanannya. Sebelum
memilih metode penilaian manajerial, manajemen akan melakukan dengan baik untuk
memastikan bahwa setiap biaya pada dasarnya merupakan biaya tetap atau variabel, dan
bahwa keputusan yang sedang dibuat tidak terlalu sensitive terhadap kesalahan dalam
mengelompokkan biaya sebagai biaya tetap atau variabel.
BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Perilaku biaya adalah cara biaya berubah dalam hubungannya dengan perubahan
penggunaan aktivitas. Perilaku biaya dapat dibedaan sebagai biaya tetap dan biaya variabel.
Biaya tetap (fixed cost) adalah suatu biaya yang konstan dalam total tanpa mempertimbangakan
perubahan-perubahan tingkat aktivitas dalam suatu relevant range tertentu. Biaya variabel
(variabel cost) yaitu biaya yang secara total berubah secara professional dengan perubahab dalam
tingkat aktivitas. Suatu biaya variabel, konstan per unut.

Agar dapat dimanfaatkan dengan cara yang lebih baik, informasi biaya semivariabel
sebaiknya dipisahkan lebih dahulu unsur-unsur biaya variabel dari unsur-unsur biaya tetapnya.
Apabila pemisahan ini tidak dilakukan maka alternative keputusan yang dihasilkan juga kurang
memuaskan akurasinya terutama bila jumlah biaya semivariabel ini cukup signifikan disbanding
total biaya secara keseluruhan.

Pemisahan unsur biaya tetap dan biaya variabel dari biaya semivariabel dapat dilakukan
dengan menggunakan metode titik tertinggi dan terendah, analisis regresi kuadrat terkecil,
metode diagram pencar dan metode regresi kuadrat terkecil.

Pertimbangan manajerial merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan perilaku
biaya. Pertimbangan manajerial merupakan metode paling luas yang digunakan. Metode ini
memiliki banyak bentuk. Secara sederhana beberapa manajer menentukan biaya aktivitas tertentu
menjadi kategori tetap dan lainnya menjadi kategori variabel, tanpa menghiraukan kemungkinan
biaya campuran.
Soal Pilihan Ganda

1. Faktor yang menyebabkan atau mengakibatkan perubaan dalam biaya atau aktivitas
adalah…
a. Kemiringan
b. Intercept
c. Pemicu
d. Variabel
e. Objek biaya

2. Metode high- low adalah bahwa metode ini…


a. Bersifat subjektif
b. Adalah metode yang paling akurat
c. Bersifat Objektif
d. Membuang outliers
e. Adalah metode deskriptif dari data yang tidak linear

3. Dalam persamaan biaya, nilai $12000 adalah…..


a. Tarif biaya Variabel
b. Variabel dependen
c. Variabel Independen
d. Intercept
e. Tidak dapat ditentukan dengan menggunakan rumus tersebut

4. Dalam persamaan biaya, istilah “ total biaya” adalah


a. Tarif biaya Variabel
b. Variabel dependen
c. Variabel Independen
d. Intercept
e. Tidak dapat ditentukan dengan menggunakan rumus tersebut
5. Keunggulan dari metode scattergraph adalah bahwa metode ini
a. Bersifat objektif
b. Lebih mudah digunakan dibandingkan
c. Adalah metode yang paling akurat
d. Membuang outliers
e. Adalah metode deskriptif dari data yang tidak linier

6. Persamaan biaya berikut, untuk total biaya pembelian di sebuah pabrik disusun
berdasarkan data bulanan
Total Biaya = $235.000 + ($75 x Jumlah Order Pembelian)
Diperkirakan akan terdapat 8.000 order pembelian untuk bulan depan perkiraan total
biaya untuk departemen pmbelian di bulan depan adala……
a. $8000
b. $235000
c. $835000
d. Tidak dapat ditentukan dengan menggunakan rumus tersebut
e. $600000

7. Yang termasuk ke dalam perilaku biaya, kecuali..


a. Biaya Variabel
b. Biaya Campuran
c. Biaya Tetap
d. Biaya Bertahap
e. Biaya Bersama

8. Salah satu tujuan adanya pemisahan biaya tetap dan biaya diestimasikan adalah..
a. Perhitungan tarif biaya overhead yang ditentukan sebelumnya dan analisis varians
b. Perhitungan standar deviasi
c. Menghitung jam tenaga kerja langsung
d. Menghitung barang dalam proses
e. Untuk menghitung estimasi utang pajak

9. Pernyataan yang benar tentang biaya aktvitas adalah…


a. Jumlah biaya aktivitas tergantung pada jumlah produk yang dihasilkan
b. Biaya aktivitas merupakan satuan nilai uang yang digunakan untuk mengukur
sumber daya yang dikonsumsi oleh suatu aktivitas.
c. Jumlah biaya aktivitas ekuivalen dengan penggunaan kapasitas aktivitas
d. Biaya aktivitas jumlahnya tidak pernah berubah
e. Biaya aktivitas adalah pembebanan terhadap biaya periode pada variabel costing

10. Total biaya = $128000 + ($12000 x Jumlah Pasien per hari)


Dalam persamaan biaya, nilai $128000
a. Adalah total biaya variabel
b. Adalah variabel dependen
c. Adalah tariff biaya variabel
d. Adalah total biaya tetap
e. Tidak dapat ditentukan dengan menggunakan rumus tersebut

Soal Essai

1.Metode Tinggi-Rendah. Maddleson Incorporated ingin untuk memisahkan


bagian tetap dan bagian variabel dari biaya pemeliharaan, yang diyakini oleh
perusahaan tersebut sebagai biaya semivariabel, dan diukur terhadap jam mesin.
Informasi berikut ini telah disediakan untuk enam bulan terakhir dari tahun
berjalan;

Bulan Jam Mesin Biaya Lingkungan


Maret 2550 $ 1.275
April 2300 1. 200
Mei 2100 1.100
Juni 2600 1.300
Juli 2350 1.225
Agustus 2.450 1.250

Diminta: Menggunakan metode tinggi- rendah, hitunglah tariff biaya variabel


dan biaya tetap untuk biaya pemeliharaan

2. Metode Scattergraph Statistikal. Manajemen produksi Fernwood Company


tertarik untuk menentukan komponen tetap dan komponen variabel dari biaya
perlengkapan, suatu biaya semivariabel, dan diukur terhadap jam tenaga kerja
langsung. Data untuk sepuluh bulan pertama dari tahun berjalan adalah sebagai
berikut:

Bulan Jam Tenaga Kerja Langsung Biaya Perlengkapan

Januari 450 $ 600


Februari 475 700
Maret 500 750
April 550 650
Mei 725 900
Juni 750 800
Juli 675 825
Agustus 525 725
September 600 725
Oktober 625 850

Diminta : Buat grafik dari data- data diatas dan tentukan komponen tetap dan
komponen variabel dari biaya perlengkapan.

3. Metode Kuadrat Terkecil. Data berikut dikumpukan dari periode dua belas
bulan terakhir oleh akuntan biaya di salah satu pabrik Richardson Company.

Bulan Biaya Listrik Jam mesin

Januari $ 1600 2790


Februari 1510 2680
Maret 1500 2600
April 1450 2500
Mei 1460 2510
Juni 1520 2610
Juli 1570 2750
Agustus 1530 2700
September 1480 2530
November 1450 2490
Desember 1460 2520

Diminta : Menggunakan metode kuadrat terkecil, hitung biaya tetap dan tarif
biaya variabel untuk biaya listrik. Bulatkan estimasi ke sen terdekat

Soal Kasus
1. Analisis korelasi. Kontroler di yazo electronics company ingin mengetahui seberapa
dekat terjadinya biaya overhead pabrik di departemen manufaktur smikonduktor
berkolerasi dengan jam mesin. Biaya overhead pabrik total selama dua belas bulan
terakhir adalah sebesar Rp 108.000 dan 5.760 jam mesin dicatat untuk periode yang
sama. Jumlah selisih antara jam mesin dan rata-rata kemudian dikuadratkan dan
ditotalkan {∑(Xi-X)2} adalah sebesar 850, dan jumlah dari selisih biaya overhead pabrik
dari rata-rata kemudian dikuadratkan dan ditotalkan {∑(Yi-Y)2} adalah sebesar Rp3.400
selisih jam mesin dari rata-rata dikalikan dengan selisih biaya overhead pabrik dari rata-
rata dan ditotalan {∑(Xi-X)(Yi-Y)} adalah sebesar 1.564

Diminta. Hitung koefisien korelasi,r, koefisien determinasi,r2, untuk biaya overhead


pabrik dan jam mesin di departemen manufaktur semikonduktor.

Kasus :

2. Perilaku Biaya dan Analisis Korelasi. Total biaya pemeliharaan Persons Company
untuk sepuluh bulan terakhir adalah sebesar $50.000. Beberapa aktivitas pemeliharaan
kelihatannya berkaitan pengoperasian mesin, dan akuntan perusahaan ingin menentukan
apakah jam mesin yang sebaiknya digunakan sebagai dasar untuk mengestimasikan biaya
pemeliharaan pada berbagai tingkatan kapasitas. Jam mesin pada periode yang sama
totalnya adalah sebesar 40.000 jam. Selisih antara jam mesin dengan rata-rata dikalikan
dengan selisih biaya pemeliharaan dengan rata-rata dan ditotalkan [∑(x1-x) (y1-y)]
adalah sebesar 2.400. Selisih jam mesin terhadap rata-rata kemudian dikuadratkan dan
ditotalkan [∑(x1-x)^2] adalah sebesar 6.250, dan selisih biaya pemeliharaan dengan rata-
rata kemudian dikuadratkan dan ditotalkan [∑(y-y1)^2] sebesar 1.000.

Diminta :
A. Hitung koefisien korelasi,r, dan koefisien determinasi, r^2, untuk biaya pemeliharaan
dan jam mesin.
B. Hitung biaya pemeliharaan variabel per jam mesin, menggunakan metode kuadrat
terkecil.
C. Hitung biaya pemeliharaan tetap, menggunakan metode kuadrat terkecil.
3. Metode Kuadrat Terkecil. Manajemen Poplar Incorporated tertarik untuk
memprediksikan beban perjalanan dinas dan representasi berdasarkan perkiraan jumlah
kunjungan penjualan ke pelanggan. Selama 50 minggu terakhir, Departemen penjualan
perusahaan itu melaporkan bahwa tenaga penjualannya melakukan 6.250 kunjungan ke
pelanggan, atau rata-rata 125 kunjungan setiap minggunya. Beban perjalanan dinas dan
representasi untuk periode yang sama totalnya sebesar $500.000, atau rata-rata $10.000
per minggu. Deviasi beban perjalanan dinas dan representasi dari rata-rata dikalikan
dengan deviasi kunjungan penjualan dari rata-rata dan ditotalkan [∑(x1-x) (y1-y)] adalah
sebesar 87.000, dan deviasi kunjungan penjualan dari rata-rata kemudian dikuadratkan
dan ditotalkan adalah sebesar 1.450.

Diminta:
Menggunakan metode kuadrat terkecil, estimasikan total beban perjalanan dinas dan
representasi untuk satu minggu di mana tenaga penjualan perusahaan melakukan 200
kunjungan penjualan.

4. Kesalahan Standar dari Estimasi dan Estimasi Interval Keyakinan. Penyedia


produksi dari Zeus Inc. ingin mengetahui rentang biaya pemeliharaan yang mungkin
terjadi sekitar 90% dari kesempatan pada tingkat aktivitas 1.500 jam mesin. Estimasi
kuadrat terkecil dari biaya pemeliharaan pada tingkat aktivitas terseut adalah sebesar
$500. Estimasi parameter kuadrat terkesil – estimasi biaya tetap dan tariff biaya variable
– diturunkan dari suatu sampel data yang diambil selama lima belas bulan terakhir. Rata
–rata jam mesin untuk periode sampel adalah 1.300, dan deviasi jam mesin dari rata-rata
kemudian dikuadratkan dan ditotalkan [∑(xᵢ- x )²] adalah sebesar 150.000. kesalahan
preddiksi dikuadratkan [∑(yᵢ-yᵢ)²] selama periode sampel adalah $49.972.

Diminta:

Hitung kesalahan standar dari estimasi dan estimasi interval keyakinan 90% untuk biaya
pemeliharaan pada tingkat aktivitas 1.500 jam mesin.

5. Memilih Ukuran Aktivitas yang Sesuai: Analisis Perilaku Biaya. Kontroler dari Terrance
Corporation telah meminta bantuan dalam memilih ukuran aktivitas yang sesuai untuk
digunakan dalam mengestimasikan beban perlengkapan variable untuk anggaran perusahaan.
Informasi berikut mengenai beban di masa lampau dan dua ukuran aktivitas potensial telah
diberikan:

Bulan Beban Perlengkapan Jam Tenaga Kerja Langsung Jam Mesin

Januari $ 1.505 5.000 2.000

Februari 1.395 4.600 1.990

Maret 1.565 5.160 2.140


April 1.515 5.100 2.080

Mei 1.445 4.830 1.960

Juni 1.415 4.750 1.940

Juli 1.465 4.900 2.020

Agustus 1.505 5.080 1.990

September 1.575 5.200 2.140

Oktober 1.535 5.130 2.050

November 1.500 4.950 2.030

Desember 1.580 5.300 2.260

Total $ 18.000 60.000 24.600

Diminta:

A. Hitung koefisien korelasi, r, dan koefisien determinasi, r2, antara beban perlengkapan dengan
masing-masing dari kedua ukuran aktivitas.

B. Identifikasikan manakah dari kedua ukuran aktivitas tersebut yang sebaiknya digunakan
sebagai dasar untuk mengestimasikan beban perlengkapan yang diperbolehkan.

C. Menggunakan ukuran aktivitas yang dipilih di poin 2, tentukan biaya tetap dan tarif biaya
variable menggunakan metode kuadrat terkecil.
Kunci jawaban
ESSAI

1.

Tingkat
Aktivitas Biaya
Tinggi 2600 1300
Rendah (2100) (1100)
500 200

Tarif
Biaya 200
Variabel = 0,40
500

Total
Biaya Tinggi Rendah
1300 100

Biaya Variabel :
0,40x2600 (1040)
0,40x2100 (840)
260 260

2.

Elemen variabel

Elemen tetap
(6)
(1) (2) (3) (4) (5) (x- x
y (y-ȳ) x (x - x ) (x- x )² )(y-ȳ)
Biaya Penyimpangan Penyimpangan
Bulan Listrik Biaya Aktivitas Kuadrat (4)x(2)
Januari 1,600 100 2,790 190 36,100 19,000
Februari 1,510 10 2,680 80 6,400 800
Maret 1,500 0 2,600 0 0 0
April 1,450 (50) 2,500 (100) 10,000 5,000
Mei 1,460 (40) 2,510 (90) 8,100 3,600
Juni 1,520 20 2,610 10 100 200
Juli 1,570 70 2,750 150 22,500 10,500
Agustus 1,530 30 2,700 100 10,000 3,000
September 1,480 (20) 2,530 (70) 4,900 1,400
Oktober 1,470 (30) 2,520 (80) 6,400 2,400
November 1,450 (50) 2,490 (110) 12,100 5,500
Desember 1,460 (40) 2,520 (80) 6,400 3,200
Total 18,000 0 31,200 0 123,000 54,600

ȳ = ∑y = n = 18,000 : 12 = 1,500

x = ∑x = n = 31,200 : 12 = 2,600

∑(𝑥− x )(𝑦−ȳ) 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑜𝑙𝑜𝑚 6 54,000


Tingkat Variabel (b) = = 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑜𝑙𝑜𝑚 5 = 123,000 = 44
∑(𝑥− x )²

Biaya Tetap (a) = y - b x

= 1,500 – (44)(2,600)

= 356

KASUS
(𝑋𝑖−𝑋)(𝑌𝑖−𝑌) 1564
1. r=∑ = =0.92
√(𝑋𝑖−𝑋)^2(𝑌𝑖−𝑌)^2 √(850)(3400)

r2=(0,92)2-0,8464

2. (A)r = ∑ (x1-x) (y1-y) = 2.400


√∑(x1-x)^2 ∑(y1-y)^2 √(6.250)(1000)

= 0,96
r^2 =0,9216

(B) b = ∑(x1-x)(y1-y)
∑(x1-x)^2

= 2.400
6.250

=$0,384 ( Biaya variabel per jam mesin)


(C) y = ∑y1÷n = $50.000÷10 =$5.000
x =∑x1÷n = 40.000÷10 = 4.000 jam
y = a+bx, kemudian
a = y-bx
a =$5000 –($0,384)(4000)
a =$5000-$1.536
a =$3.464

3. b= ∑(x1-x)(y1-y)

∑(x1-x)^2

= 87000

1450

= 60

a = y-bx = 10.000 – (60 x 125) = 2500

Tenaga Penjualan 200

Y1 = a+bx1 = 2500 + (60 x 200) = 14.500

∑(𝑦ᵢ−𝑦ᵢ)² $49,972
4. Sʹ = √ = = √3,844 = $62
𝑛−2 15−2

Perkiraan interval 90% pada tingkat aktivitas 1500 jam adalah:

1 (𝑥ᵢ− x )²
yˈᵢ ± t 90% sˈ√1 + +
𝑛
∑( 𝑥ᵢ− x )²

1 (1,500−1,300)²
$500 ± (1.771)($62) √1 + 15 + 150,000

$500 ±(1.771)($62)√1.3333
$500 ±(1.771)($62)(1.1547)

$500 ±$126.79

5. (A) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Y (y- y ) x (x- x ) (x- x )² (x- x )(y- y ) (y- y )²

Biaya Biaya Jam Selisih (4) Perpangkatan (4) x (2) (2)Perpangkatan

Persediaan Selisih Kerja Aktivitas

Bulan

Januari $ 1.505 5 5.000 0 0 0 25

Februari 1.395 (105) 4.600 (400) 160.000 42.000 11.025

Maret 1.565 65 5.160 160 25.600 10.400 4.225

April 1.515 15 5.100 100 10.000 1.500 225

Mei 1.445 55 4.830 (170) 28.900 9.350 3.025

Juni 1.415 85 4.750 (250) 62.500 21.250 7.225

Juli 1.465 35 4.900 (100) 10.000 3.500 1.225

Agustus 1.505 5 5.080 80 6.400 400 25

September 1.575 75 5.200 200 40.000 15.000 5.625

Oktober 1.535 35 5.130 130 16.900 4.550 1.225

November 1.500 0 4.950 (50) 2.500 0 0

Desember 1.580 80 5.300 300 90.000 24.000 6.400

Total $ 18.000 0 60.000 0 452.800 90.000 40.250

y =∑y ÷ n = $18.000 ÷ 12 = $1.500

x =∑x ÷ n = $60.000 ÷ 12 = $5.000


(𝐱− x )(𝐲− y) 131.950
r= = =.977
𝟐 √(452.800)(40.250)
√∑(𝐱− x ) ∑(𝐲− y )²

r² = (.977)² = .955

(B) Karena koefisien determinasi untuk biaya persediaan dan jam kerja (r² =.955) lebih besar dari
koefisien determinasi untuk biaya persediaan dan jam mesin (r² =.697), jam mesin harus
digunakan sebagai dasar untuk memperkirakan biaya persediaan daripada jam mesin.

(C) Dengan jam kerja sebagai dasar untuk memprediksi biaya persediaan, biaya tetap dan tingkat
biaya variabel dapat ditentukan dengan metode kuadrat terkecil sebagai berikut:

∑(𝐱− x )(𝐲−
y) 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 6 𝑘𝑜𝑙𝑜𝑚 131.950
Tingkat variable (b) = = 𝑡𝑜𝑡𝑎𝑙 5 𝑘𝑜𝑙𝑜𝑚 = 452.800 =$.29141
∑(𝐱− x )²

Biaya Tetap (a) = y - b x

= $1.500 – ($.29141)(5.000)

= $42.95