Anda di halaman 1dari 4

Kerkhoff Peucut Tempat Wisata Makam Belanda di Aceh

Kala Belanda menjajah Indonesia, Aceh merupakan salah satu daerah yang menentang serta
memberikan perlawan sengit terhadap penjajahan. Peristiwa peperangan di Aceh ini, banyak
meninggalkan kisah dan bukti sejarah yang hingga kini masih tertata rapi di bumi Serambi
Mekkah. Salah satunya adalah Kerkhof Peucut yang kini diabadikan menjadi situs cagar
budaya. Kerkhof Peucut ini terletak di Desa Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Banda
Aceh, Provinsi Aceh. Kerkhof Peucut merupakan sebuah Tempat Wisata pemakaman di
Banda Aceh yang memiliki luas sekitar 3,5 hektar. Mayoritas kuburan yang berada di
pemakaman ini merupakan milik dari tentara Belanda yang tewas ketika berperang melawan
rakyat Aceh. Lebih dari 2.200 serdadu Belanda dikebumikan ditempat ini, selain itu juga
terdapat kuburan dari tentara Jepang, dan juga tentara pribumi yang tergabung dalam pasukan
marsose dan KNIL.
Benteng Anoi Itam Tempat Wisata Peninggalan Jepang di Aceh

Benteng Anoi Itam atau Benteng Jepang menjadi salah satu destinasi Tempat Wisata yang
sarat akan sejarah. Benteng-benteng peninggalan Jepang ini dibangun antara tahun 1942-
1945. Dimana benteng ini dulunya digunakan sebagi tempat penyimpanan untuk berbagai
jenis senjata bagi para armada Jepang. Benteng ini berada di Ujong Kareung, Sukajaya,
Sabang, Aceh. Benteng Jepang ini terletak dibagian timur Sabang letaknya berdampingan
dengan pantai Anoi Itam. Benteng ini merupakan salah satu destinasi Tempat Wisata favorit
yang dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Sabang. Dahulu, benteng ini sempat menjadi
tempat penyimpanan senjata bagi armada Jepang. Dilihat dari posisinya benteng ini dibangun
dan difungsikan sebagai benteng pertahanan, karena posisinya yang tertimbun dalam tanah
dan yang tampak hanya bagian atas/atap berbentuk tapal kuda.
Kerkhoff Peucut Dutch Cemetery in Aceh

When the Dutch colonized Indonesia, Aceh was one of the areas that opposed and provided
fierce resistance to colonialism. The events of war in Aceh, many leave stories and historical
evidence that until now is still neatly arranged on the earth Serambi Mekkah. One of them is
Kerkhof Peucut which is now immortalized as a cultural heritage site. Kerkhof Peucut is
located in Sukaramai Village, Baiturrahman District, Banda Aceh, Aceh Province. Kerkhof
Peucut is a cemetery tourist site in Banda Aceh which has an area of around 3.5 hectares. The
majority of the cemeteries in the cemetery belong to the Dutch soldiers who died while
fighting against the Acehnese. More than 2,200 Dutch soldiers were buried here, besides
there were also graves from Japanese soldiers, as well as indigenous soldiers who were
members of the Marshal and KNIL forces.
Anoi Itam Fortress Japanese Heritage Sites in Aceh

Anoi Itam Fortress or Fort Japan is one of the tourist destinations full of history. These
Japanese heritage fortresses were built between 1942-1945. Where this fort was used as a
storage area for various types of weapons for the Japanese fleet. The fort is in Ujong
Kareung, Sukajaya, Sabang, Aceh. This Japanese fort is located in the eastern part of Sabang,
located side by side with the beach of Anoi Itam. This fort is one of the favorite tourist
destinations visited by tourists when visiting Sabang. In the past, this fort had become a
weapon storage for the Japanese fleet. Judging from its position, this fort was built and
functioned as a fortress, because of its position buried in the ground and only the horseshoe-
shaped roof.