Anda di halaman 1dari 6

SAP

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Judul Penyuluhan : Vertigo

Sasaran : Seluruh Masyarakat Puskesmas Tambak Rejo

Masalah Keperawatan : Gangguan Sistem Persyarafan

Tempat : Puskesmas Tambak Rejo Surabaya

Hari/Tanggal : Kamis, 24 Oktober 2013

Waktu : 09.00-09.20 (10 menit)

I. LATAR BELAKANG

Vertigo merupakan kasus yang sering ditemui. Secara tidak langsung kitapun
pernah mengami vertigo ini. Kata vertigo berasal dari bahasa Yunani “vertere” yang
artinya memutar. Vertigo termasuk kedalam gangguan keseimbangan yang
dinyatakan sebagai pusing, pening, sempoyangan, rasa seperti melayang atau dunia
seperti berjungkir balik. Kasus vertigo di Amerika adalah 64 orang tiap 100.000,
dengan presentasi wanita lebih banyak daripada pria. Vertigo juga lebih sering
terdapat pada Usia yang lebih tua yaitu diatas 50 tahun.
Vertigo merupakan salah satu kelainan yang dirasakan akibat manifestasi dari
kejadian atau trauma lain. Misalnya adanya cidera kepala ringan. Salah satu akibat
dari kejadian atau trauma tersebut ialah seseorang akan mengalami vertigo. Kasus ini
sebaiknya harus segera ditangani, karena jika dibiarkan begitu saja akan menggangu
system lain yang ada di tubuh dan juga sangat merugikan klien karena rasa sakit atau
pusing yang begitu hebat. Terkadang klien dengan vertigo ini sulit untuk membuka
mata karena rasa pusing seperti terputar-putar. Ini disebabkan karena terjadi
ketidakseimbangan atau gangguan orientasi.
Oleh karena itu, pembelajaran mengenai vertigo beserta asuhan
keperawatannya dirasa sangat penting dan perlu. Dengan memiliki pengetahuan yang
baik beserta pemberian asuhan keperawatan yang benar, maka diharapkan agar
kasus vertigo ini dapat berkurang dan masyarakat bisa mengetahui akan kasus vertigo
ini dan bisa mengantisipati akan hal tersebut.
II. KOMPETENSI

Masyakat mampu mengetahui tentang vertigo serta cara pencegahannya dengan baik

III. INDIKATOR

1. Masyarakat mampu menyebutkan pengertian tentang vertigo

2. Masyarakat mampu menyebutkan penyebab dan gejala dari vertigo

IV. MATERI PENYULUHAN

1. Pengertian Vertigo

Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing tujuh keliling) adalah
kondisi di mana seseorang merasa pusing disertai berputar atau lingkungan terasa
berputar walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak.

Vertigo adalah perasaan seolah-olah penderita bergerak atau berputar, atau


seolah-olah benda di sekitar penderita bergerak atau berputar, yang biasanya
disertai dengan mual dan kehilangan keseimbangan. Kelainan pada telinga sering
menyebabkan vertigo.

2. Penyebab Vertigo

a. Infeksi virus seperti influenza yang menyerang area labirin


b. Infeksi bakteri di telinga bagian tengah
c. Radang sendi di daerah leher
d. Serangan migren
e. Sirkulasi darah yang terlalu sedikit sehingga menyebabkan aliran darah ke
pusat keseimbangan otak menurun
f. Mabuk kendaran
g. Alkohol dan obat-obatan tertentu
3. Gejala
a. Tempat berpijak terasa berputar atau bergerak-gerak
b. Mual
c. Muntah
d. Sulit berdiri atau berjalan
e. Sensasi kepala terasa ringan
f. Tak dapat memfokuskan pandangan
4. Pencegahan
a. Tidurlah dengan posisi kepala agak tinggi.
b. Bangunlah secara perlahan dan duduk terlebih dahulu sebelum Anda berdiri
dari tempat tidur.
c. Hindari posisi membungkuk bila mengangkat barang.
d. Hindari posisi mendongakkan kepala, misalnya saat mengambil suatu benda di
tempat tinggi.
e. Gerakkan kepala secara hati-hati jika kepala dalam posisi datar (horisontal)
atau bila leher dalam posisi mendongak.
5. Cara Mengatasi Vertigo
Selain mengonsumsi obat, ada pula terapi yang bertujuan meningkatkan ketahanan
dan pembiasaan pasien dengan gangguan vertigo. latihan fisik tersebut berupa latihan
membaringkan tubuh ke kiri dan ke kanan, diselingi dengan duduk tegak.
Ada berbaga macam latihan fisik, salah satunya adalah latihan Brand-Darrof.
Langkah-langkah latihan:
1) Ambil posisi duduk.
2) Arahkan kepala ke kiri, jatuhkan badan ke posisi kanan, kemudian balik posisi
duduk.
3) Arahkan kepala ke kanan lalu jatuhkan badan ke sisi kiri. Masing-masing gerakan
lamanya sekitar satu menit, dapat dilakukan berulang kali.
4) Untuk awal cukup 1-2 kali kiri kanan, makin lama makin bertambah.
V. PENGERTIAN KEGIATAN PENYULUHAN
Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Kelayan
1 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam
Menit 2. Memperkenalkan diri 2. Memperhatikan
3. Menjelaskan tujuan diberikan 3. Mendengarkan penjelasan
penyuluhan
8 1. Menjelaskan pengertian vertigo 1. Mendengarkan penjelasan
menit 2. Menjelaskan penyebab dari vertigo 2. Mendengarkan penjelasan
3. Menyebutkan gejala dari vertigo 3. Mendengarkan penjelasan
4. Menyebutkan pencegahan dari vertigo 4. Mendengarkan penjelasan
5. Menjelaskan cara mengatasi vertigo 5. Mendengarkan penjelasan
6. Memberikan kesempatan pada warga 6. Bertanya dan mendengarkan
untuk bertanya jawaban
2 1. Meminta masyarakat untuk 1. Menyebutkan pengertian
menit menyebutkan pengertian dari vertigo vertigo
2. Meminta masyarakat untuk 2. Menyebutkan salah satu
menyebutkan salah satu gejala dari gejala vertigo
vertigo
2 1. Menyimpulkan materi penyuluhan 1. Mendengarkan
menit 2. Menutup penyuluhan dan 2. Menjawab salam
mengucapkan salam

6. METODE PENYULUHAN

1. Ceramah

2. Tanya jawab

7. ALAT MEDIA

1. Leaflet
8. EVALUASI

A. Sesuai dengan indikator yang ditetapkan, masyarakat diminta :

1. Menyebutkan pengertian dari vertigo ?

2. Menyebutkan gejala dari vertigo ?

Jawaban :

1. Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing tujuh keliling) adalah
kondisi di mana seseorang merasa pusing disertai berputar atau lingkungan terasa
berputar walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak.

2. Gejala vertigo :
a. Tempat berpijak terasa berputar atau bergerak-gerak
b. Mual
c. Muntah
d. Sulit berdiri atau berjalan
e. Sensasi kepala terasa ringan
f. Tak dapat memfokuskan pandangan

KESIMPULAN

Vertigo (sering juga disebut pusing berputar, atau pusing tujuh keliling) adalah kondisi
di mana seseorang merasa pusing disertai berputar atau lingkungan terasa berputar
walaupun badan orang tersebut sedang tidak bergerak. Gejala :

a. Tempat berpijak terasa berputar atau bergerak-gerak


b. Mual
c. Muntah
d. Sulit berdiri atau berjalan
e. Sensasi kepala terasa ringan
f. Tak dapat memfokuskan pandangan
DAFTAR PUSTAKA

Mansjoer et al. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Edisi III. Jakarta: Media Aesculapius
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Sudoyo Aru.W et al. 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta : Media Aesculapius
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Doengoes Marilynn. E et al. 1999. Rencana Asuhan Keperawatan, edisi 3. Jakarta : EGC
http://perawatyulius.blogspot.com/2012/04/laporan-pendahuluan-vertigo.html