Anda di halaman 1dari 14

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN


POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN
TANGERANG SELATAN
Halaman Judul

PROPOSAL KARYA TULIS TUGAS AKHIR

ANALISIS ATAS MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU


PADA CV SINGGASANA BENDERANG ABADI

Diajukan oleh:
FAUZAN RAFIF
NPM: 1302160167

Desember 2018

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA


BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN
POLITEKNIK KEUANGAN NEGARA STAN
TANGERANG SELATAN
Halaman Persetujuan

PERSETUJUAN
PROPOSAL KARYA TULIS TUGAS AKHIR

NAMA : FAUZAN RAFIF


NOMOR POKOK MAHASISWA : 1302160167
PROGRAM STUDI : DIPLOMA III AKUNTANSI
JURUSAN : AKUNTANSI
BIDANG STUDI : AKUNTANSI KEUANGAN

JUDUL TUGAS AKHIR : ANALISIS ATAS MANAJEMEN


PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA
CV SINGGASANA BENDERANG
ABADI

Mengetahui Menyetujui,
Ketua Jurusan Akuntansi Pembimbing Penulisan Karya Tulis
Tugas Akhir

Yuniarto Hadiwibowo, S.E, S.S.T., Didik Kurniawan, S.S.T., M.E-


Ak, M.A., Ph.D. Bizz., M.B.A., CCSA, CRMA
NIP 19740609 199502 1 001 NIP 19810507 200212 1 002

ii
DAFTAR ISI

BAGIAN PENDAHULUAN

Halaman Judul ................................................................................................................ i

Halaman Persetujuan .....................................................................................................ii

Daftar Isi ...................................................................... Error! Bookmark not defined.

BAB II ISI ..................................................................................................................... 1

A. Tujuan Penyusunan ............................................................................................. 1

B. Metode Pengumpulan Data ................................................................................. 1

C. Rencana Daftar Isi............................................................................................... 2

D. Sinopsis ............................................................................................................... 4

E. Ringkasan Isi Tiap-Tiap Bab .............................................................................. 7

F. Rencana Daftar Pustaka ...................................................................................... 8

BAB III PENUTUP ................................................................................................... 10

A. Rencana Pelaksanaan Kegiatan......................................................................... 10

A. Kontinjensi ........................................................................................................ 10

iii
BAGIAN ISI

A. Tujuan Penyusunan

Tujuan yang ingin dicapai penulis dari penyusunan Karya Tulis Tugas Akhir ini

adalah:

1. Memenuhi salah satu persyaratan untuk dinyatakan lulus dari Program Studi

Diploma III Akuntansi Politeknik Keuangan Negara STAN.

2. Membandingkan antara teori yang telah didapatkan oleh Penulis selama masa

perkuliahan dan praktiknya di lapangan.

3. Mengidentifkasi kuantitas pembelian bahan baku yang ekonomis dan efisien,

serta tingkat frekuensi pembelian bahan baku pada CV Singgasana Furniture

dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ).

4. Menambah wawasan dan pengetahuan Penulis mengenai pengendalian

persediaan bahan baku dan penerapannya di lapangan.

5. Memberikan saran kepada CV Singgasana Furniture dalam hal pengendalian

persediaan bahan baku.

6. Menjadi bahan rujukan dan referensi bagi seluruh pihak yang berkepentingan

terhadap karya tulis ini.

B. Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang akan dilakukan oleh penulis, yaitu:

1. Studi kepustakaan

Metode penelitian kepustakaan merupakan sebuah metode yang dilakukan

dengan cara mengumpulkan, membaca, dan memahami berbagai literatur, buku, artikel,

media cetak, jurnal ilmiah, data elektronik, serta sumber-sumber lain yang berhubungan

dengan pokok bahasan yang akan diangkat Penulis. Metode ini bertujuan untuk

1
menambah wawasan dan pemahaman konsep yang Penulis gunakan sebagai landasan

teori dalam melakukan tinjauan dan analisis dalam Karya Tulis Tugas Akhir Ini.

2. Observasi

Observasi dilakukan dengan cara mendatangi langsung perusahaan yang Penulis

jadikan sebagai objek perusahaan dan mengamati aktivitas produksinya. Observasi

dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data-data yang lengkap serta relevan,

sehingga memperoleh gambaran umum mengenai aktivitas produksi dari CV

Singgasana Benderang Abadi.

3. Wawancara

Metode ini dilakukan oleh Penulis dalam bentuk tanya jawab dengan pihak

manajemen perusahaan. Informasi yang diperoleh tersebut Penulis gunakan untuk

melakukan analisis terhadap manajemen persediaan bahan baku yang dilakukan oleh

perusahaan. Sebagai bukti, setiap wawancara yang dilakukan akan dilampirkan script

yang ditandatangani oleh pihak manajemen terkait.

C. Rencana Daftar Isi

Rencana daftar isi dalam karya tulis tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

HALAMAN JUDUL

HALAMAN PERSETUJUAN KARYA TULIS TUGAS AKHIR

HALAMAN PERNYATAAN LULUS DARI TIM PENILAI KARYA TULIS TUGAS

AKHIR

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS TUGAS AKHIR

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR GRAFIK

DAFTAR TABEL

2
DAFTAR LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Tujuan Penulisan

C. Ruang Lingkup dan Pembatasan Masalah

D. Metode Pengumpulan Data

E. Sistematika Penulisan

BAB II DATA DAN FAKTA

A. Gambaran Umum CV Singgasana Benderang Abadi

1. Sejarah singkat

2. Visi dan Misi

3. Bidang Usaha

4. Kegiatan Usaha

5. Struktur Organisasi

B. Manajemen Persediaan pada CV Singgasana Benderang Abadi

1. Perencanaan Kebutuhan Bahan Baku

2. Perolehan Bahan Baku

3. Penggunaan Bahan Baku

4. Pengendalian Bahan Baku

5. Biaya Pemesanan Bahan Baku

6. Biaya Penyimpanan Bahan Baku

BAB III LANDASAN TEORI DAN PEMBAHASAN

A. Landasan Teori

1. Klasifikasi Bahan Baku

2. Teori Perencanaan dan Pengendalian Bahan Baku

3
3. Klasifikasi Manajemen Persediaan

4. Metode Economic Order Quantity

5. Metode Reorder Point

B. Pembahasan

1. Analisis Penggunaan Bahan Baku, Biaya Pemesanan, dan Biaya

Penyimpanan

2. Analisis Kuantitas Pemesanan Ekonomis (Economi Order Quantity)

3. Analisis Titik Pemesanan Kembali (Reorder Point)

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN-LAMPIRAN

D. Sinopsis

Kemajuan teknologi telah menyebabkan industri mengalami perubahan yang

sangat signifikan, dan hal ini dibuktikan dengan adanya revolusi industri. Revolusi industri

adalah perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan,

transportasi, dan teknologi serta memiliki dampak yang mendalam terhadap kondisi sosial,

ekonomi, dan budaya di dunia. Sekarang ini, revolusi industri telah mencapai revolusi

industri 4.0, dimana cyber-physical systems (sistem siber-fisik) berkomunikasi dan bekerja

sama dengan satu sama lain dan manusia secara bersamaan, melalui media yang

dinamakan dengan internet. Internet sendiri telah menyebabkan perpindahan alur operasi

perusahaan, dimana sebuah perusahaan penting untuk terhubung ke dunia global untuk

menunjukkan eksistensinya melalui dunia digital, tidak terkecuali, perusahaan

manufaktur.

4
Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang memiliki kegiatan utama untuk

mengolah bahan baku (raw material) menjadi barang jadi (finished good) yang kemudian

akan dijual kepada konsumen. Proses pengolahan bahan baku menjadi barang jadi ini

disebut dengan proses produksi. Selama kegiatan proses produksi tersebut, perusahaan

akan menghasilkan biaya-biaya yang perlu dikeluarkan untuk melaksanakan proses

produksi, atau disebut dengan biaya produksi. Biaya produksi terdiri dari tiga jenis, yaitu

biaya bahan baku langsung, biaya bahan baku tidak langsung (seperti tenaga kerja), dan

biaya overhead pabrik.

Pada umumnya, perusahaan memiliki tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Secara

garis besar, perusahaan manufaktur bertujuan untuk menyediakan barang yang dibutuhkan

oleh masyarakat, kemudian barang tersebut didistribusikan kepada pelanggannya,

sehingga diperoleh penghasilan atau laba yang bersumber dari selisih harga jual dan harga

beli perusahaan.

Dalam menghadapi urgensi revolusi industri, selain dengan memaksimalkan

penjualan, perusahaan juga bisa melakukan efektivitas dan efisiensi biaya yang

dikeluarkan. Dan salah satu biaya tersebut bersumber dari biaya bahan baku.

Bahan baku menjadi andalan bagi suatu perusahaan manufaktur dalam melakukan

proses produksi perusahaannya. Bahkan, secara umum, persediaan pada perusahaan

manufaktur memiliki porsi yang terbesar pada current asset. Kebijakan yang tepat

terhadap bahan baku, akan menghasilkan potensi penghasilan yang tinggi. Hal-hal seperti

jumlah, waktu, serta frekuensi pembelian akan menentukan seberapa besar biaya

pemesanan dan biaya penyimpanan yang terjadi. Apabila sebuah perusahaan membeli

dengan frekuensi pembelian yang tinggi namun dalam kuantitas setiap pembelian yang

sedikit, hal tersebut akan menyebabkan biaya pemesanan yang tinggi. Begitu juga dengan

sebaliknya, apabila sebuah perusahaan membeli dengan frekuensi pembelian yang rendah

5
namun dalam kuantitas setiap pembelian yang banyak, hal tersebut akan menyebabkan

lebih muatan pada penyimpanan bahan baku sehingga biaya penyimpanan yang terjadi

menjadi lebih tinggi. Belum lagi dengan biaya yang mungkin terjadi apabila bahan baku

tersebut sudah kadaluarsa, biaya yang terjadi akan menjadi lebih besar dari yang

seharusnya.

Perusahaan memerlukan suatu sistem manajemen persediaan yang memadai agar

persediaan perusahaan tersebut bisa dikendalikan dengan baik. Sistem manajemen

persediaan tersebut melingkupi perencanaan dan pengendalian bahan baku yang sesuai

dengan kebutuhan perusahaan. Salah satunya adalah apabila sebuah perusahaan ingin

mencapai keuntungan yang optimal, tentu bisa terjadi apabila jumlah serta biaya sudah

dihitung dengan baik sebelumnya, dan sudah direncanakan pada saat yang tepat untuk

melakukan pemesanan.

Persediaan bahan baku dengan penanganan yang tepat sangat diperlukan untuk

mengantisipasi terjadinya kenaikan harga yang disebabkan oleh inflasi. Begitu juga

dengan sebaliknya, ketika permintaan pasar tiba-tiba meningkat, perusahaan memiliki

persediaan bahan baku yang memadai sehingga proses produksi bisa dilakukan dengan

baik. Dengan penanganan persediaan bahan baku yang baik, perusahaan akan mengalami

peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam pemesanan begitu juga dengan peningkatan

pengendalian persediaan yang dimiliki.

Untuk menghadapi hal tersebut, perusahaan mencoba berbagai metode yang ada

untuk mengelola persediaan bahan baku, salah satu metode yang bisa digunakan adalah

metode Economic Order Quantity (EOQ). Economic Order Quantity (EOQ) adalah suatu

metode yang digunakan untuk menentukan kuantitas pemesanan yang ekonomis sehingga

bisa meminimalkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan dari bahan baku.

6
CV Singgasana Benderang Abadi adalah perusahaan manufaktur yang

memproduksi furnitur berupa meja, kursi, serta furnitur lain yang berkaitan dengan furnitur

sekolah dan kantor, mempunyai sasaran bagi sekolah dan kantor yang berada di Jakarta

dan sekitarnya. CV Singgasana Benderang Abadi dalam melakukan kegiatan usahanya

menggunakan dua cara, yaitu tender dan trading. Kegiatan yang bersifat trading ini

mengisyaratkan bahwa tidak semua penjualan yang dilakukan oleh CV Singgasana harus

melalui proses pemesanan terlebih dahulu. Sehingga sangat mungkin bagi perusahaan

belum bisa menyanggupi keinginan pelanggan yang memilih dengan cara trading ini.

Berdasarkan uraian di atas, Penulis tertarik untuk mengadakan analisis terhadap

pengendalian persediaan bahan baku di CV Singgasana Benderang Abadi. Penulis juga

tertarik untuk mendalami dan menulis tentang manajemen persediaan dengan

menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam sebuah Karya Tulis Tugas

Akhir yang berjudul “ANALISIS ATAS MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN

BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY

(EOQ) PADA CV SINGGASANA BENDERANG ABADI”.

E. Ringkasan Isi Tiap-Tiap Bab

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi mengenai gambaran umum penulisan Karya Tulis Tugas Akhir. Hal-

hal yang akan dibahas dalam bab ini berupa latar belakang penulisan, tujuan

penulisan, ruang lingkup pembahasan, metode penelitian, serta sistematikan

penulisan Karya Tulis Tugas Akhir.

7
BAB II DATA DAN FAKTA

Bab ini menjelaskan tentang gambaran umum CV Singgasana Benderang Abadi

yang meliputi sejarah, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi, bidang usaha,

kegiatan usaha, serta produk yang dihasilkan oleh perusahaan. Selain itu, hal lain

yang juga disajikan adalah data dan fakta mengenai pengendalian bahan baku

perusahaan CV Singgasana Benderang Abadi, meliputi data perolehan bahan baku,

data penggunaan bahan baku, data pengendalian bahan baku, data biaya

pemesanan, serta data biaya penyimpanan.

BAB III LANDASAN TEORI DAN PEMBAHASAN

Bab ini akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai teori yang berkaitan dengan

penulisan karya tulis ini yang meliputi teori tentang perencanaan dan pengendalian

bahan baku serta konsep metode EOQ. Dengan menggunakan data yang telah

disajikan dari bab sebelumnya, penulis akan menjelaskan mengenai analisis

kuantitas pemesanan ekonomis (EOQ), analisis persediaan pengaman (safety

stock), maupun analisis pemesanan kembali (reorder stock)

BAB IV SIMPULAN

Setelah melakukan pembahasan dan analisis pada bab sebelumnya, Penulis

membuat simpulan dan memberikan saran-saran. Simpulan yang dibuat diharapkan

dapat mencakup keseluruhan penulisan dari karya tulis ini, dan saran yang

diberikan bisa berguna oleh pihak yang berkepentingan.

F. Rencana Daftar Pustaka

Carter, William K. 2009. Akuntansi Biaya Buku 1. Edisi ke-14. Jakarta : Salemba
Empat.
Horngren, Charles T., Srikant M. Dasarm dan George Foster. 2006. Akuntansi Biaya
Jilid 2. Edisi ke-12. Jakarta:Penerbit Erlangga.

8
Ikatan Akuntan Indonesia. 2008. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 14,
Persediaan. Jakarta: IAI.

Mulyadi. 1993. Akuntansi Biaya. Yogyakarta: STIE YKPN.

Stice, Earl K., James D. Stice, dan K. Fred Skousen. 2004. Akuntansi Intermediate
Buku 1. Edisi ke-15. Jakarta : Salemba Empat.

9
BAGIAN PENUTUP

A. Rencana Pelaksanaan Kegiatan

Rencana jadwal pelaksanaan KTTA bisa dilihat pada tabel berikut:

No Kegiatan Deadline Rencana Tanggal


Pelaksanaan
1. Penyusunan Draft Proposal 12 – 15 September
-
2018
2. Konsultasi dengan pembimbing 10 – 14 September
14 September 2018
terkait draft proposal 2018
3. Penyerahan proposal ke BAAK 17 – 21 Desember
21 Desember 2018
2018
4. Pencarian data 24 Desember 2018
-
– 18 Januari 2019
5. Melengkapi literatur 21 Januari – 1
-
Maret 2019
6. Menyusun Draft KTTA (Bab I 3 Maret – 5 April
-
& Bab II) 2019
7. Menyusun Draft KTTA (Bab III 5 April 2019 – 14
-
& Bab IV) Juni 2019
8. Konsultasi dengan pembibing 21 Januari – 14
-
Juni 2019
9. Penyerahan KTTA untuk dinilai 21 Juni 2019 17 – 21 Juni 2019
10. Revisi KTTA yang telah dinilai 24 Juni – 9 Agustus
9 Agustus 2019
2019
11. Menyerahkan KTTA 12– 16 Agustus
16 Agustus 2019
2019

A. Kontinjensi

Selama dalam proses penyusunan KTTA, mungkin penulis akan

mengalami kesulitan, baik dalam perolehan data, dll, mungkin akan dilakukan

perubahan. Apabila tidak terjadi perubahan yang signifikan, baik bab ataupun sub-

bab, tidak akan dilakukan revisi terhadap proposal ini.

10
Apabila terjadi perubahan yang signifikan, baik bab ataupun sub-bab,

bahkan judul, maka akan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan pembimbing.

Apabila menurut pembibing signifikan, maka akan dilakukan revisi terhadap

proposal ini dan diserahkan kepada BAAK.

11