Anda di halaman 1dari 3

KIMIA HULU MIGAS

TUGAS 1 – RESUME
Produksi dan Siklus Bahan Organik di Alam

Produksi dan siklus bahan organik di alam:


a. Siklus karbon global
b. Fotosintesis dan evolusi kehidupan
c. Kontribusi utama terhadap bahan organik sedimentasi
d. Fotosintesis dan isotop stabil karbon

a. Siklus Karbon Global


 Karbon di bumi hanya 0,08% saja, namun karbon menjadi salah satu unsur paling
penting di kehidupan.
 Karbon dapat berbentuk intan, grafit, kalsium, magnesium karbonat, dan
hidrokarbon. Yang kita pelajari saat ini adalah karbon yang berbentuk
hidrokarbon.
 Hidrokarbon merupakan materi penyusun pada minyak dan gas. Terdiri dari dua
jenis unsur yang menyatu, yaitu karbon dan hidrogen.
 Siklus karbon menyebar dengan luas pada kehidupan masa kini. Begitu banyak
kegunaannya yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk membantu
keberlangsungan hidup manusia saat ini. Seperti ban pada kendaraan, ban
tersebut berasal dari senyawa organik yang disintesis. Kimia berperan dalam
membuat ban dari senyawa organik yang tidak berasal dari pohon karet, namun
raw materialnya dari minyak bumi.
 Senyawa alkena (olefin) yang ada pada BBM tidak diterima kehadirannya
sehingga harus diminimalisir. Perusahaan petrokimia mampu melakukan
rekayasa terhadap komposisi alkena yang ada pada BBM dan menjadikannya
polimer yang kemudian menjadi karet dan menjadi bahan baku ban kendaraan.
 Karbon menjadi unsur yang penting bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di
bumi. Karbon berperan bagi manusia, tumbuhan untuk fotosintesis, hewan
untung menghasilkan energi dalam tubuh. Karbon bersiklus di darat dan laut,
juga mengalami degradasi ke tanah, mengalami sedimentasi. Sedimentasi dari
karbon yang ada pada jutaan tahun yang lalu bertransformasi menjadi fosil yang
selanjutnya cikal bakal minyak dan gas. Seperti terlihat pada gambar berikut ini:
b. Fotosintesis dan evolusi kehidupan
 Pada zaman dahulu saat masa precambium, belum ada kehidupan kecuali
mikroorganisme dan makhluk dengan tingkat evolusi rendah. Kemudian pada
zaman jurasicter dimana banyak sekali dinosaurus yang kemudian mati dan
punah yang selanjutnya menjadi cikal bakal fosil. Setelah zaman tersebut
keberadaan manusia mulai ada.
 Pada zaman selanjutnya yaitu zaman tersier inilah mulai bermunculan tumbuhan-
tumbuhan yang dapat melakukan fotosintesis. Tumbuhan berfotosintesis dengan
zat hara + air + karbon dioksida dengan bantuan cahaya matahari kemduian
menghasilkan energi kimia berbentuk glukosa.
 Unsur karbon yang masuk digunakan dalam fotosintesis adalah C12 saja.
 Tumbuhan selanjutnya dimakan oleh hewan pada zaman kala itu, kemudian
ketika hewan telah mati maka selanjutnya dimakan oleh mikroorganisme
pengurai. Setelah terurai maka karbon beranjak ke udara menjadi karbon
dioksida. Mengambang di atmosfir bumi yang kemudian menjadi salah satu
penyebab ozon berlubang sehingga terjadi efek rumah kaca.

c. Kontribusi utama terhadap bahan organik sedimentasi


 Kontributor utama dalam proses untuk menjadi bahan organik sedimentasi
adalah mikroorganisme.
 Di dalam menjadi kontributor utama pembentukan bahan organik sedimenter
(minyak bumi, batu bara dan gas), mikoorganisme menjadi aktor penting karena
prduktivitasnya yang tinggi dalam menghasilkan fosil yang berlimpah.
 Mikroorganisme memiliki lifetime hanya sekitar 3-5 hari saja, proses reproduksi
di kala itu sehingga ia dapat menjadikan fosil yang berlimpah, adalah tidak dapat
diukur namun telah berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama (jutaan
tahun lalu). Sehinga saat ini banyak fosil yang dihasilkan.