Anda di halaman 1dari 16

GUIDING QUESTION 2C DASAR GENETIKA

Rabu, 4 April 2018

I. MENDEL DAN MODIFIKASINYA


1. Pada sweet pea persilangan tanaman bunga putih menghasilkan F1 semuanya berbunga ungu.
F2 menghasilkan 350 bunga putih dan 450 ungu. Bagaimana :
a. Ratio Fenotip F2
b. Genotip warna ungu di F2
c. Genotif F1
d. Genotip tetua
Jawab:

P: CCpp x ccPP
(Putih) (Putih)
Cp cP
Gamet F1 CcPp
(Ungu)

F2
♀/♂ CP Cp cP cp
CP CCPP CCPp CcPP CcPp
Cp CCPp CCpp CcPp Ccpp
cP CcPP CcPp ccPP ccPp
cp CcPp Ccpp ccPp ccpp

a. Ratio Fenotip
Ungu : Putih = 9:7

b. Genotip warna ungu di F2


CCPP : CCPp : CcPP : CcPp = 1:2:2:4

c. Genotip F1
CcPp

d. Genotip tetua
CCpp x ccPP
(putih) (putih)

2. Pada kelinci, warna bulu dikendalikan oleh alil ganda. Warna bulu kelinci tipe liar (agouti)
adalah abu-abu (C+); chinchilla (Cch) kelabu perak; himalayan (Ch)putih pada ujung hidung,
telinga, dan ekor berwarna hitam. Dan kelinci putih/albino (C). Hubungan dominansinya C+ >
Cch > Ch > C.
a. Persilangan chinchilla dengan himalayan menghasilkan keturunan 1 himalayan, 2
chinchilla dan albino. Bagaimana genotip parental dan keturunnya.
b. Apakah mungkin persilangan antara 2 kelinci agouti akan menghasilkan anak chinchilla
dan himalayan.
c. Bila punya 1 tetua agouti disilangkan 1 chinchilla, bagaimana genotip tetuanya bila ingin
keturunan yang himalayan.

Jawab:

a. P : Cchc x Ch c
(chinchilla) (Himalayan)
Gamet F1 CchC Ch C

F1
♀/♂ Cch C
ch
C Cchcch Cchc
C Cchc Cc
ch ch ch
Ratio C c : C c : Cc = 1:2:1

b. Tidak mungkin, karena alel yang berturut-turut dominan adalah


C+ > Cch > Ch > C
 Kelabu dominan terhadap ketiga warna
 Chinchilla dominan terhadap Himalayan dan albino
 Himalayan dominan terhadap albino
 Albino adalah resesif

c. Harus ada yang agouti


C+Ch x CchCh
Ch

3. Buah dari Capsella bursapastaris biasanya berbentuk hati dan agak pipih, tetapi kadang-kadang
ada yang berbentuk avoid yang dikontrol oleh dua pasang gen. Persilangan antar galur yang
berbentuk hati dengan yang berbentuk avoid menghasilkan F1 berbentuk hati seluruhnya.
Persilangan sendiri tanaman F1 menghasilkan tanaman F2 dengan buah berbentuk hati sebanyak
96 %.
a. bagaimana kira-kira rasio fenotipik yang diperlihatkan F2 tersebut,
b. tipe interaksi apa yang terjadi ?
c. tulis genotipe F2 bentuk hati ?
Jawab:
a. P AABB x aabb
Hati Avoid
F1 AaBb
F2
♀/♂ AB Ab aB ab
AB AABB AABb AaBB AaBb
Ab AABb AAbb AaBb Aabb
aB AaBB AaBb aaBB aaBb
ab AaBb Aabb aaBb aabb
Rasio Fenotip F2 Hati : Avoid = 15 : 1
b. Tipe interaksinya adalah tipe interaksi isoepitasi, karena dua gen berperan sama dan
mengatur sifat yang sama (sifat satu menggantikan sifat yang lain)
c. Genotip F2 bentuk hati
A-B- : A-bb : a-b- : aabb = 9 : 3 : 3 : 1

4. Pada Drosophila melanogaster gen dominan D dan “dichaete” (bristles berubah dan sayapnya
terlentang waktu istirahat), dalam keadaan homozigot (DD) akan mati, sedangkan alilnya yang
resesif adalah normal. Mata merah (W) dominan terhadap mata putih (w) yang terpaut pada
kromososm seks. Bagaimana fenotipe dan genotipe hasil persilangan antara betina dichaete
mata merah heterozigot dengan jantan dichaete mata putih ?

Jawab:

P XWXw x XwY
F1
♀/♂ XW Xw
Xw XWXw XwXw
Y XWY XwY

5. Sepasang alil menentukan bentuk daun dari suatu tanaman. Persilangan sendiri tanaman
berdaun oval menghasilkan keturunan sebagai berikut : 14 daun lancip : 47 oval : 19 putih.
Ujilah data-data tersebut dengan Chi- Square ?

Jawab:

Lancip : Oval : Putih = 1:2:1

Kelas Frekuensi Pengamatan Frekuensi diharapkan


Lancip 14 ¼ x 80 = 20
Oval 47 2/4 x 80 = 40
Putih 19 ¼ x 80 = 20
Jumlah 80 80

k
X2 = ∑ (Oi-Ei)
i=1 E

= (14-20)2 + (47-40)2 + (19-20)2


20 40 20

= 36 + 49 + 1
20 40 20

=1,8+1,225+0,05
= 3,075
1. Warna batang pada tanaman Mirabilis jalapa diketahui dikendalikan secara sitoplasmik.
Lengkapilah tabel persilangan di bawah ini:

Tabel persilangan 1 sebagai berikut :


Tetua betina x Tetua jantan Keturunan
(a) …………… Hijau Hijau
Putih Variegata (b) ……………
Variegata Putih (c) ……………
(d) …………… Putih Hijau, Putih, Variegata
Putih (e) …………… Putih

Tabel persilangan 2 sebagai berikut :

a. Tanaman Hijau X Tanaman Variegata


b. Tanaman Putih X Tanaman Variegata
c. Tanaman Variegata X Tanaman Variegata
d. Tanaman Hijau X Tanaman Hijau
e. Tanaman Putih X Tanaman Hijau
f. Tanaman Variegata X Tanaman Hijau
g. Tanaman Hijau X Tanaman Putih
h. Tanaman Putih X Tanaman Putih
i. Tanaman Variegata X Tanaman Putih

Tabel persilangan 3 sebagai berikut :

a. Tanaman Variegata X Tanaman Hijau


b. Tanaman Variegata X Tanaman Putih
c. Tanaman Variegata X Tanaman Variegata
d. Tanaman Hijau X Tanaman Hijau
e. Tanaman Hijau X Tanaman Putih
f. Tanaman Hijau X Tanaman Variegata
g. Tanaman Putih X Tanaman Hijau
h. Tanaman Putih X Tanaman Putih
i. Tanaman Putih X Tanaman Variegata
2. Pada tanaman jagung, karakter mandul jantan dikendalikan secara sitoplasmik-genetik, yang
berarti ada interaksi antara gen di sitoplasma (ms) dengan gen-gen yang ada di dalam inti (rfrf).
Bagaimana konstitusi genetik untuk tanaman yang normal (fertil) !
3. Bagaimana bagan persilangan untuk menghasilkan keturunan yang normal ?

4. Bagaimana bagan persilangan untuk melestarikan tanaman mandul jantan!


5. Kenapa dalam mekanisme pewarisan sitoplasmik tetua betina menentukan karakter/fenotipe

keturunannya ! Kenapa bukan tetua jantan ! Jelaskan !

Jawab :

Karena tetua betina pada sitoplasmik hanya membutuhkan kroloplas bukan serbuk sari.

6. Warna batang pada tanaman Mirabilis jalapa diketahui dikendalikan secara sitoplasmik.

Bagaimana keturunan/progeni dari persilangan antara :

-tanaman berwarna hijau dengan variegate

(hijau)

- tanaman berwarna variegata dengan hijau

(Variegata)

-tanaman berwarna putih dengan variegata

(putih)

tanaman variegata dengan variegate

(Variegata)
II. PEWARISAN POLIGENIK
1. Suatu persilangan kultivar tanaman tomat homozygot non efektif yang tingginya 50 cm

dengan kultivar lainnya menghasilkan keturunan tinggi rata-ratanya 69 cm. Dari 980 tanaman

F2 terdapat masing-masing 4 tanaman yang tingginya sama dengan tetuanya.

a. Berapa jumlah gen yang terlibat untuk sifat tinggi tersebut ?

b. Berapa kontribusi tinggi dari setiap alil efektif (gen dominan) ?

c. Berapa alil efektif yang terdapat pada tanaman yang mempunyai tinggi 64,25 cm ?

d. Berapa frekuensi dan jumlah tanaman F2 yang memiliki tinggi 73,75 cm ?


2. Dari hasil persilangan dua galur murni tanaman cabai yang berbeda tingginya diperoleh

keturunan F1 yang tingginya 36 cm. Dari 1790 tanaman F2 terdapat masing-masing 7

tanaman yang tingginya sama dengan tetuanya. Diketahui pula bahwa sumbangan setiap alil

efektif terhadap penambahan tinggi adalah sebesar 4 cm.

a. Berapa jumlah gen yang terlibat untuk sifat tinggi ini ?

b. Berapa tinggi masing-masing tetua ?

c. Berapa alil efektif yang terdapat pada tanaman yang tingginya 44 cm ?

d. Berapa jumlah tanaman populasi F2 yang mempunyai 3 alil efektif ?


III. PETA KROMOSOM

1. Pada tanaman padi gen-gen b (bulir), r (jumlah rumpun) dan d (bentuk daun) semuanya
terletak pada satu kromosom progeny test cross sebagai berikut :

+ + + : 155

+ + d : 140

+ r + : 489

+ r d : 61

b + + : 57

b + d : 500

b r + : 133

b r d : 165

Total 1700

a. Susunan gen yang benar !


b. Berapa jarak antar gen dan gambarkan petanya !
c. Berapa nilai koinsidensinya!
2. Pada jagung gen-gen an (tongkol anther), br (brachytis), dan f (bergaris halus/fine stripe)
semuanya terletak pada satu kromosom. Dari data R. A. Emerson yang diberikan di bawah ini,
coba tentukan :
a. Susunan gen yang benar !
b. Berapa jarak antar gen dan gambarkan petanya !
c. Berapa nilai koinsidensinya!

Progeni testcross sebagai berikut :


+++ : 105
++f : 11
+ br + : 439
+ br f : 83
an + + : 90
an + f : 450
an br + : 7
an br f : 115
_________________________
jumlah : 1300