Anda di halaman 1dari 10

Evolusi Si Kuda Besi Dari Masa Ke

Masa
Oleh: Noor Yanto Jumat, 19/08/2011

Motor merupakan jawara untuk alat transportasi saat ini, tak hanya sebagai alat
transportasi saja, kini motor pun kerap menjadi identitas diri pengendaranya.
Hal itu dikarenakan banyak pabrikan yang memproduksi karyanya dengan
sentuhan desain yang manis disertai kecanggihan teknologi. Dengan beragam
aneka varian yang ditawarkan, keberadaan sepeda bermotor dipasaran saat ini
sungguh menggoda untuk dimiliki.

Sepeda motor kini mungkin menjadi salah satu alat trasportasi yang paling
diminati di dunia khususnya di Indonesia. Kalau sama-sama kita simak di jalan
raya khususnya Jakarta, begitu banyak sepeda motor yang melintas atau yang
sedang antre saat lampu merah sedang menyala.

Pernahkah kita terbersit, siapa jenius yang telah menciptakan sepeda motor ini?
Dan bagaimana si kuda besi bisa berevolusi dari masa ke masa hingga saat ini?
Selain itu, tahukah kita darimana asalnya sepeda motor, siapa-siapa saja yang
berperan dalam perkembangan sepeda motor dan bagaimana sejarahnya hingga
sepeda motor masuk ke Indonesia?

Ada tiga orang yang diyakini dunia sebagai penemu sepeda motor yaitu, Ernest
Michaux ( Perancis), Edward Butler (Inggris), dan Gottlieb Daimler (Jerman).
Sepeda motor pertama kali dirancang pada tahun 1868 oleh Ernest Michaux
berkebangsaan Perancis. Pada waktu itu,tenaga penggerak yang
direncanakannya adalah mesin uap namun proyek ini tidak berhasil. Kemudian
pada tahun 1885 Edward Butler mencoba menyempurnakannya dengan
membuat kendaraan lain yang mempergunakan tiga roda dan digerakan dengan
menggunakan motor dari jenis mesin pembakaran dalam.

Pada tahun 1885 seorang ahli mesin Jerman Gottlieb Daimler dan mitranya,
Wilhelm Maybach menjadi perakit motor pertama kali di dunia. Daimler
memasangkan mesin empat langkah berukuran kecil pada sebuah sepeda kayu.
Mesin diletakkan di tengah (di antara roda depan dan belakang) dan
dihubungkan dengan rantai ke roda belakang. Kemudian sepeda kayu bermesin
itu diberi nama Reitwagen (riding car).

Pada waktu itu jenis kendaraan ini belum dikenal masyarakat banyak. Sampai
pada tahun 1892, Henry Hilderband dari Munich, Jerman Barat
memperkenalkan sepeda motor model baru. Dan disusul lagi oleh Werner
Brothers pada tahun 1897. Sepeda motor pertama yang dijual untuk umum
dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen,
Jerman pada tahun 1893. Roda belakang sepeda motor ini digerakkan langsung
oleh kruk as (crankshaft).

Pada tahun 1895 sepeda motor pertama kali masuk ke Amerika Serikat, tepatnya
ke kota New York. Pada tahun yang sama, seorang penemu Amerika Serikat, EJ
Pennington, di Milwaukee, mendemonstrasikan sepeda motor yang didesain
sendiri. Pada akhirnya Pennington dianggap sebagai orang pertama yang
memperkenalkan istilah motorcycle (sepeda motor).

Pada tahun yang sama, Triumph, sebuah perusahaan pembuat sepeda di Inggris
memutuskan untuk membuat sepeda motor. Empat tahun sesudahnya, 1902,
perusahaan itu memproduksi sepeda motornya yang pertama namun masih
menggunakan mesin dari Belgia. Kemudian pada tahun 1905, Triumph
memproduksi sepeda motor secara utuh sendiri.

Tahun 1903, William S Harley dan sahabatnya, Arthur Davidson, memproduksi


sepeda motor di Milwaukee, Amerika Serikat, dan menamakan sepeda motor itu
Harley Davidson. Tahun 1904, perusahaan Amerika Serikat lain, Indian
Motorcycle Manufacturing Company, yang berlokasi di Springfield,
Massachusetts, muncul dengan sepeda motor Indian Single.

Kemudian sampai Perang Dunia I (1914-1918), perusahaan ini menjadi pabrik


sepeda motor dengan produksi yang terbesar di dunia. Indian Motorcycle
Manufacturing Company tutup pada tahun 1953 dan merek Indian diambil alih
oleh Royal Enfield.

Setelah Perang Dunia I sampai tahun 1928, perusahaan yang memproduksi


sepeda motor terbesar di dunia adalah Harley Davidson. Pada tahun 1921, sepeda
motor BMW hadir dengan roda belakang yang digerakkan menggunakan koppel
(shaft drive). Pada tahun 1930-an ada sekitar 80 merek sepeda motor di Inggris,
di antaranya Norton, Triumph, AJS, dan merek-merek lainnya yang tidak begitu
terkenal, seperti New Gerrard, NUT, SOS, Chell, dan Whitwood.

Perkembangan sepeda motor di Eropa, juga dipicu oleh Perang Dunia II (1939-
1945), di mana sepeda motor dibuat untuk keperluan militer. Seusai Perang
Dunia II, tahun 1946, desainer Italia, Piaggio, memperkenalkan skuter Vespa dan
langsung menarik perhatian dunia.

Pada tahun 1949, Honda memproduksi sepeda motor dengan mesin dua langkah.
Namun, suara mesin dua langkah yang berisik dan asap yang berbau tajam yang
keluar dari knalpot membuat Honda mengembangkan mesin empat langkah.

Tahun 1951, BSA Group (Inggris) membeli Triumph Motorcycles dan menjadi
produsen sepeda motor terbesar di dunia. Kemudian kedudukan BSA diambil
alih oleh NSU (Jerman) tahun 1955. Namun, sejak tahun 1970-an hingga kini,
Honda tercatat sebagai produsen sepeda motor terbesar di dunia.

Tahun 1952, Honda memproduksi sepeda motor bebek yang dikenal dengan
nama cub. Kepopuleran sepeda motor jenis bebek ini membuat perusahaan
sepeda motor asal Jepang lainnya seperti Kawasaki, Yamaha, dan Suzuki meniru
model sepeda motor jenis bebek ini.

Sosok yang menarik, mesin yang handal dan mudah dirawat, serta harga yang
bersaing membuat sepeda motor asal Jepang, yakni Honda, Suzuki, Yamaha, dan
Kawasaki, sangat populer dan sampai kini mendominasi pasar sepeda motor
dunia. Namun, nama-nama Harley Davidson tetaplah merupakan sepeda motor
yang populer, terutama di Amerika Serikat. Demikian juga dengan BMW,
Triumph, dan Ducati.
Sepeda motor pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1893. Sepeda motor
tersebut dibeli oleh John C Potter, seorang masinis pertama pabrik gula
Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur. Ia memesan sendiri sepeda motor itu
langsung ke pabriknya di Muenchen. SOAL PILIHAN GANDA
1. Sebagai bidang kontak terhadap permukaan jalan untuk mengontrol arah kendaraan dan
pengereman, adalah fungsi dari….
a. Suspensi
b. Standard
c. Roda
d. Kemudi
e. Lengan ayun

2. Salah satu hal yang harus diperhatikan pada waktu akan memperbaiki roda adalah :
a. Menopang motor dengan standart samping
b. Menopang motor dengan standart tengah
c. Menopang motor dengan standart tengah dan memastikan bahwa kendaraan telah
ditopang dengan aman
d. Cukup pakai hand rem
e. Cukup disandarkan pada dinding

3. Berikut ini yang bukan termasuk bagian roda adalah….


a. Ban
b. Bearing
c. Hub
d. As roda
e. Lengan ayun

4. Keuntungan pemakaian ban tubelles adalah :


a. Ban tidak bisa bocor
b. Ban bila bocor tidak langsung habis
c. Cocok dengan pelek tipe jari-jari
d. Tidak bisa ditambal
e. Semua jawaban benar

5. Ban yang menggunakan ban dalam termasuk dalam jenis….


a. Tubelles
b. Tube type
c. Tube system
d. Tube tech
e. Top tube

6. Pola anyaman jari – jari yang memakai rem cakram adalah :


a. 4H-3R
b. 6H-3R
c. 4R-3H
d. 6H-4R
e. 5H–6R

7. Pola anyaman jari – jari yang memakai rem tromol adalah :


a. 4H-3R
b. 6H-3R
c. 4R-3H
d. 6H-4R
e. 5H–6R

8. Apabila pengendalian motor terasa berat ke salah satu sisi maka kemungkinan penyebabnya
diantaranya adalah sebagai berikut , kecuali :
a. Pemasangan suspensi kiri dan kanan kurang /tidak tepat
b. Terjadi kelainan pada steering head bearing
c. Rangka bengkok
d. Oli suspensi mengalami kebocoran
e. As roda bengkok
9. Mengurangi gesekan antara hub dengan as roda adalah tugas dari komponen….
a. Roda
b. Ban
c. Rantai
d. Bantalan
e. Tromol

10. Setiap penggantian bearing yang baru diharuskan untuk memakai peralatan special
tool agar tidak merusak bearing yang akan dipasangkan. Apakah nama peralatan special
tool tersebut ?
a. Bearing driver
b. Attachment
c. Bearing remover head
d. Trecker
e. Sleeves

11. Komponen berbentuk pipa kecil yang berada didalam teromol berfungsi sebagai perantara
bearing kanan dan bearing kiri adalah….
a. Ring
b. Washer
c. Pin
d. Collar
e. Seal

12. Komponen berupa karet yang terpasang di sisi paling luar yang berfungsi untuk
menghalangi debu, kotoran dan air masuk ke bearing adalah….
a. Ring
b. Washer
c. Pin
d. Collar
e. Seal

13. Bahan baku dari komponen hub/tromol adalah….


a. Aluminium
b. Besi tuang
c. Baja
d. Tembaga
e. timah

14. Jumlah lubang tromol/hub roda depan maupun belakang Sepeda Motor cub adalah :
a. 32
b. 34
c. 36
d. 38
e. 40
15. Maksud dari anyaman jari – jari dengan pola 6 H 3 R adalah :
a. 6 lubang pada hub dan 3 lubang pada rim
b. 6 lubang pada rim dan 3 lubang pada hub
c. Setiap lubang hub berisi 4 jari – jari
d. Setiap rim berisi 3 jari – jari
e. 6 jari-jari luar dan 3 jari-jari dalam
16. Sebuah anyaman jari-jari sepeda motor menggunakan pola 3 lubang pada rim dan 2 lubang
pada hub, maka rumus pola jari-jari tersebut adalah....
a. 2H-3R
b. 3 H - 2 R
c. 3H-3R
d. 4 R - 3 H
e. 6H-4R
17. Pernyataan berikut ini, manakah yang tidak sesuai....
a. Pemasangan jari-jari luar searah jarum jam
b. Pemasangan jari-jari dalam berlawanan arah jarum jam
c. jari-jari luar mempunyai kebengkokan kurang dari 90º
d. jari-jari dalam mempunyai kebengkokan kurang dari 90º
e. jari-jari dalam mempunyai jarak antara kepala dengan kebengkokan lebih panjang
18. Bila diketahui sebuah ban mempunyai kode 170/60 R 18 73 H, maksud dari angka “ 73 “
tersebut adalah :
a. Kode indek beban
b. Kode speed limit
c. Aspek rasio
d. Tanda indikasi
e. Tanda keausan ban
19. Jumlah jari – jari roda depan maupun belakang Sepeda Motor sport adalah :
a. 32
b. 34
c. 36
d. 38
e. 40
20. Ukuran ban luar 170/ 60 R 18 – 73 H, huruf H menunjukkan :
a. Kode kecepatan maximum
b. Kode beban max
c. Perbedaan lebar dan tinggi
d. Tanda indikasi
e. Tanda keausan ban
21. Ukuran ban luar 110/ 90 R 18 – 73 H, tebal ban tersebut adalah :
a. 100 mm
b. 80 mm
c. 88 mm
d. 90 mm
e. 99 mm
22. Keausan ban ditunjukkan oleh :
a. Kedalaman Tread Wear Indicator
b. Tebal Carcass
c. Tebal Sidewall
d. Tebal Shoulder
e. Tebal kembangan roda
23. Tekanan udara ban belakang pada SPM CUB/BEBEK adalah :
a. 29 psi d. 33 psi
b. 25 psi e. 31 psi
c. 30 psi
24. Kode ban luar belakang SPM adalah 2.50.17-38LU701STT, angka 2.50 menunjukkan :
a. Kode kecepatan max
b. Kode batas beban
c. Lebar ban dalam inch
d. Lebar ban dalam mm
e. Diameter ban
25. Ukuran ban luar 110/ 90 R 18 – 73 H, lebar ban tersebut adalah….
a. 73 mm
b. 18 mm
c. 90 mm
d. 110 mm
e. 100 mm
26. Ukuran ban luar 70/ 90 R 17 – 73 H, tebal ban tersebut adalah….
a. 90 mm
b. 90 cm
c. 70 mm
d. 63 mm
e. 73 mm
27. Ukuran ban luar 70/ 90 R 14 – 73 H, diameter ban tersebut adalah….
a. 14 cm
b. 14 mm
c. 41 inchi
d. 35,56 cm
e. 20 cm
28. 100/90 - 18 - 56 P angka 90 memiliki arti….
a. Lebar ban (mm)
b. Perbandingan tinggi dan lebar ban ( % )
c. Garis tengah lingkaran dalam ban ( inchi)
d. Kode beban maksimum
e. Kode batas kecepatan
29. 2.75 - 18 - 4 PR/42P, kode 4PR memiliki arti….
a. Lebar ban (inchi)
b. Garis tengah lingkaran dalam ban ( inchi)
c. Kode batas kecepatan
d. Jumlah lapisan penguat
e. Kode beban maksimum
30. Bagian dari ban yang berfungsi untuk menghasilkan traksi dan gaya pengereman yang besar
adalah....
a. Crown
b. Bead
c. Sidewall
d. Shoulder
e. rim
31. Bagian dari ban yang terdapat kawat penguat di dalamnya adalah....
a. Crown
b. Bead
c. Sidewall
d. Shoulder
e. rim
32. Fungsi tread pattern (kembang ban) kecuali....
a. Mengurangi gesekan dengan permukaan jalan
b. Menghilangkan panas yang dibangkitkan ban
c. Mengurangi noise
d. Menghilangkan permukaan air jalan
e. Mencekam permukaan jalan waktu pengereman
33. Kedalaman minimum kembangan ban adalah....
a. 0,5 mm
b. 1,0 mm
c. 1,5 mm
d. 2,0 mm
e. 2,5 mm
34. Seorang mekanik sedang menggunakan suatu alat ukur. Dia terlihat menempelkan alat ukur
tersebut di rim (velg) bagian belakang sambil memutar rodanya. Dapat dipastikan bahwa
mekanik tersebut menggunakan :
a. Cylinder Gauge
b. Vernier Calliper
c. Micrometer
d. Dial Gauge
e. Dial bore gauge
35. Pada saat melakukan penyetelan rantai, kelurusan roda harus tetap dijaga, bagaimanakah
cara mengetahui posisi kelurusan roda belakang….
a. menggunakan alat bantu mistar ukur
b. mengukur jarak roda dengan spatbor
c. menyamakan jumlah tanda strip pada swing arm
d. meluruskan roda belakang dengan spatbor
e. meluruskan gear belakang dengan roda depan
36. Berapakah jarak bebas kekencangan rantai roda sepeda motor jenis cub/bebek….
a. 1-2 cm.
b. 1-4 cm.
c. 2-6 cm.
d. 3-7 cm.
e. 4-6 cm.
37. Batas servis keolengan pelek roda secara radial adalah :
a. 1,0 mm
b. 0,25 mm
c. 0,5 mm
d. 0,1 mm
e. 0,05 mm
38. Batas servis keolengan pelek roda secara aksial adalah :
a. 1,0 mm
b. 0,25 mm
c. 0,5 mm
d. 0,1 mm
e. 0,05 mm
39. Berikut ini adalah penyebab dari roda depan bergoyang, kecuali
a. Pelek bengkok
b. Bantalan roda depan aus
c. Ban aus sebelah
d. Poros depan tidak dikencangkan dengan baik
e. Suspensi terlalu keras
40. Pada sisi ban luar sering terjadi retak-retak, penyebabnya adalah….
a. Tekanan ban lebih
b. Tekanan ban kurang
c. Pemasangan tidak sesuai arah
d. Ukuran rim terlalu besar
e. Kawat bead patah