Anda di halaman 1dari 9

PEDOMAN RAPAT

KEPERAWATAN RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN


Lampiran :
JADWAL PERTEMUAN BIDANG KEPERAWATAN
RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN TAHUN 2019

Minggu dan Hari


No Jenis Pertemuan Tempat Jam Peserta
I II III IV
X Kepala Bidang, Kasi,
1. Rapat Bagian/Bidang R.Bid.Kep 10.00
Ka.Perawat.
2. Rapat Unit Kerja
X Kasi, Karu, seluruh staf
IRJ R.Bid.Kep 10.00
perawat di IRJ
Kasi, Karu, seluruh staf
IGD R.Bid.Kep 10.00 X
perawat di UGD
X Kasi, Karu, seluruh staf
IBS R. Bid.Kep 10.00
perawat di IBS
X Kasi, Karu, seluruh staf
IPI / RPS R. Bid.Kep 10.00
karyawan di IPI / RPS

RANAP
X
R. Bid.Kep 10.00
Al Biruni
X
R. Bid.Kep 10.00
Al Razi
X
R. Bid.Kep 10.00
Al Haitam
X
R. Bid.Kep 10.00
Al Farabi
X
R. Bid.Kep 10.00
Ruang Neonatus
R. Bid.Kep 10.00 X
Rg.Hemodialisa
Ruang Paviliun X
R. Bid.Kep 10.00

Bidang Yanmed, Kabid /


Rakor dengan
3. Ruang aula 12.00 2 bulan sekali atau sesuai kebutuhan Kabag / Kasi / Kasubag
Bidang / Kabag terkait
terkait
KERANGKA ACUAN PERTEMUAN RUTIN
BIDANG KEPERAWATAN
RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN

I. PENDAHULUAN

Rumah Sakit Islam Banjarmasin adalah sebuah instansi swasta dimana rumah
sakit merupakan suatu sistem yang di dalamnya saling berkaitan dan mempunyai
fungsi masing – masing. Oleh karena itu komunikasi dan kerjasama harus selalu
dilakukan dengan baik melalui pengumuman lisan, pengumuman tertulis, telepon,
rapat / pertemuan dan lain – lain.

Selain dibentuk jadwal rutin / pertemuan induk rumah sakit, perlu pula dibentuk
jadwal pertemuan bagian yang mengacu pada jadwal induk rumah sakit, agar jadwal
pertemuan tersebut dapat dilakukan sesuai waktunya maka kami dari Bidang
keperawatan menyusun jadwal pertemuan di lingkup keperawatan. Jadwal
pertemuan ini dibuat Bidang keperawatan untuk mengatur dan menentukan
dilakukannya rapat di jajaran keperawatan dan unit kerja lain dalam waktu / periode
tertentu.

Dengan adanya jadwal pertemuan diharapkan tercipta komunikasi dan kerjasama


yang baik sehingga mutu pelayanan dan kinerja di Rumah Sakit Islam Banjarmasin
semakin meningkat dari waktu ke waktu, oleh karenanya di butuhkan suatu pedoman
rapat, sehingga tujuan dari komunikasi bisa terwujud.

II. TUJUAN

a. Tujuan Umum :
Untuk meningkatkan mutu pelayanan di lingkup Pelayanan Keperawatan.
b. Tujuan Khusus :
1. Terjadwalnya rencana rapat / pertemuan di lingkup Pelayanan
Keperawatan
2. Tersedianya persiapan agenda dan pembahasan dalam rapat / pertemuan
yang akan dilaksanakan
3. Meningkatnya silaturahim antar semua bagian
4. Mempercepat penyelesaian terhadap masalah/problem yang timbul
5. Terwujudnya komunikasi dan informasi yang akurat baik secara bottom
up, top down maupun secara horisontal.
6. Dapat dimonitor dan di evaluasi jika ada hambatan serta kemajuan dari
kegiatan operasional di lingkup Pelayanan Medis.

III. SASARAN

Sasaran rapat / pertemuan di lingkup Pelayanann Keperawatan adalah sebagai


berikut :
1. Unit Gawat Darurat
2. Unit Rawat Jalan
3. IBS
4. IPI dan RPS
5. RANAP
6. Semua Unit yang terkait (sesuai dengan masalah yang akan dibahas dalam rapat)

IV. TARGET

1. Masing-masing unit keperawatan tetap mengadakan rapat sesuai dengan waktu


yang ditentukan
2. Peserta hadir semua, minimal 70% yang hadir dari peserta yang diundang
3. Hasil rapat / pertemuan dapat diketahui dan dimengerti oleh unit terkait untuk
dilaksanakan dengan baik.
V. PELAKSANAAN

a. Jenis Rapat :
1. Rapat rutin
2. Rapat insidentil
b. Waktu pelaksaanaan :
1. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan ( bisa berubah sesuai dengan
situasi dan kondisi saat itu )
2. Rapat / pertemuan yang bersifat rutinitas / berkala menggunakan undangan
tertulis yang di kirim minimal 2 hari sebelum hari H dengan menggunakan
buku ekspedisi.
3. Rapat / pertemuan insidentil undangannya bisa menggunakan pemberitahuan
lisan lewat telepone atau di tulis di papan pengumuman.

c. Administrasi
1. Undangan rapat berisi tentang peserta, hari, tanggal, jam, tempat, agenda
permasalahan yang akan dibahas.
2. Daftar hadir dan berkas lain yang diperlukan dalam rapat harus disiapkan
terlebih dahulu
3. Format notulensi rapat sesuai dengan yang ditetapkan
4. Hasil rapat yang menyangkut kebijakan strategis harus diajukan kepada
Direktur untuk mendapat disposisi / rekomendasi dari hasil tersebut kemudian
disebarluaskan kepada unit terkait.
5. Laporan hasil rapat dapat berupa :
 Laporan kegiatan
 Laporan kegiatan dan evaluasi
6. Semua berkas rapat harus didokumentasikan dengan baik.
d. Tempat
Ada beberapa tempat yang bisa digunakan untuk rapat / pertemuan (penentuan
tempat disesuaikan dengan situasi / kondisi saat itu).
Adapun ruangan yang dapat digunakan untuk rapat adalah sebagai berikut :
1. Ruang Kabid Keperawatan
2. Aula Lantai III
3. Di tempat lain
4.
VI. JADWAL RAPAT/PERTEMUAN

Terlampir.

VII. ANGGARAN

Untuk anggaran pertemuan / rapat tidak semua mendapat konsumsi (snack,


minuman, nasi) tetapi hanya rapat/pertemuan tertentu saja (rapat struktural, rapat
akreditasi, rapat pleno, rapat dengan staf) sesuai protap rapat yang berlaku.

VIII. PENUTUP

Demikian pedoman rencana pertemuan / rapat rutin di bidang pelayanan medis


yang kami sampaikan dengan harapan semoga dapat dilaksanakan oleh unit terkait
sehingga tercipta sistem komunikasi dan penyebaran informasi yang up to date.
DAFTAR HADIR

Hari : Tanggal : Bulan : Tahun :

Waktu : Tempat :

No Nama Unit Kerja Jabatan Tanda Tangan


1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

NOTULENSI RAPAT KEPERAWATAN


RUMAH SAKIT ISLAM BANJARMASIN

Hari : Tangal : Bulan : Tahun :

Waktu : Tempat :

NO POKOK BAHASAN KEPUTUSAN KETERANGAN


Notulensi Pemimpin Rapat

( ) (