Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

PEMERIKSAAN URINE LENGKAP

OLEH :

RISKA NOVITASARI
NIM.P07134115045

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MATARAM
JURUSAN ANALIS KESEHATAN
PROGRAM STUDI D-IV
MATARAM
2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat serta

kasih sayang dan karunia-Nya yang telah diberikan kepada seluruh ciptaan- Nya,

shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW.

Alhamdulillah berkat kemudahan yang diberikan Allah SWT, saya dapat

menyelesaikan makalah yang berjudul “Pemeriksaan Urine Lengkap”

Adapun tujuan dari Penyusunan makalah ini adalah sebagai salah satu tugas

pada Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dalam Penyusunan makalah ini, saya banyak

mengalami kesulitan dan hambatan, hal ini disebabkan oleh keterbatasan ilmu

pengetahuan yang saya miliki. saya berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat

bagi saya pada khususnya, dan bagi para pembaca pada umumnya. Aamiin. Saya

sebagai penyusun sangat menyadari bahwa dalam Penyusunan makalah ini masih

banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya sangat

mengharapkan kritik dan saran yang ditujukan untuk membangun.

Mataram, 25 Februari 2018

Penyusun
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Urine atau air sei atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan

oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses

proses urinalisasi. Ekskresi urine diperlukan untuk membuang molekul-molekul

sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis

cairan tubuh. Dalam mempertahankan homeostasis tubuh peranan urin sangat

penting, karena sebagian pembuangan cairan oleh tubuh adalah melalui sekresi

urin.

Pemeriksaan urin atau urinalisis merupakan pemeriksaan yang

memberikan informasi tentang ginjal, saluran urin dan mengenai faal berbagai

organ dalam tubuh seperti hati, saluran empedu, pankreas, korteks adrenal dan

lain-lain (Gandasoebrata,2013). Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan dasar

bagi pemeriksaan selanjutnya, yang meliputi pemeriksaan kimia (berat jenis, PH,

leukosit, nitrit, albumin, glukosa, keto, urobilinogen, billirubin darah), sedimen

mikroskopis (eritrosit, leukosit, silinder, epitel sel, bakteri, dan kristal),

makroskopis (warna dan kejernihan).

Pemeriksaan urine dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pra analitik,

analitik, dan paska analitik. Faktor pra analitik merupakan faktor yang

menentukan kualitas sampel yang nantinya akan dikerjakan pada proses

selanjutnya. Faktor pra analitik meliputi persiapan dan perlakuan terhadap urine

sebelum pemeriksaan (kondisi pasien, obat-obatan yang dikonsumsi), cara

penampungan urine yang baik, volume urine yang cukup, dan sampel urine tidak

terkontaminasi. Faktor analitik merupakan tahapan pengerjaan sampel yang


meliputi sampel yang diperiksa sudah memenuhi persyaratan sampel,

penggunaan dan penyimpanan reagen, suhu laboratorium, dan cara pegerjaan

sampel. Faktor pasca analitik merupakan tahapan akhir pemeriksaan seperti

cara interpretasi hasil.

Laboratorium klinik sebagai subsistem pelayanan kesehatan menempati

posisi penting dalam diagnosis invitro. Setidaknya terdapat 5 alasan penting

mengapa pemeriksaan laboratorium diperlukan, yaitu : skrining, diagnosis,

pemantauan progresifitas penyakit, monitor pengobatan dan prognosis penyakit.

Oleh karena itu setiap laboratorium harus dapat memberikan data hasil tes yang

teliti, cepat dan tepat salah satunya adalah pada pemeriksaan urine lengkap.

Berdasarkan penjelasan diatas, maka penulis tertarik membahas mengenai

pemeriksaan urine lengkap mulai dari proses pra analitik, analitik, dan pasca

analitik.

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian pemeriksaan urine lengkap/urinalisis?

2. Bagaimanakah proses pra analitik pada pemeriksaan urine lengkap?

3. Bagaimanakah proses pemeriksaan makroskopis urine?

4. Bagaimanakah proses pemeriksaan kimia urine?

5. Bagaimanakah proses pemeriksaan mikroskopis/sedimen urine?

6. Bagaimanakah proses pasca analitik pemeriksaaan urine lengkap?

C. Tujuan

1. Untuk mengetahui pengertian pemeriksaan urine lengkap/urinalisis.

2. Untuk mengetahui proses pra analitik pada pemeriksaan urine lengkap.

3. Untuk mengetahui proses pemeriksaan makroskopis urine.

4. Untuk mengetahui proses pemeriksaan kimia urine.


5. Untuk mengetahui proses pemeriksaan mikroskopis/sedimen urine.

6. Untuk mengetahui proses pasca analitik pemeriksaaan urine lengkap.