Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN Tingkat I PENATALAKSANAAN

Hiperemesis gravidarum adalah muntah &untah yang terus-menerus, timbul  awat di rumah sakit, batasi
yang terjadi sampai umur kehamilan 20 intoleransi terhadap makanan dan pengunjung.
minggu, muntah begitu hebat dimana segala minuman, berat-badan menurun, nyeri
 #top per oral 2!-!) jam.
apa yang dimakan dan diminum epigastrium, muntah pertama keluar
n"us glukosa 0 atau /.
dimuntahkan sehingga mempengaruhi makanan, lendir dan sedikit empedu
 bat
keadaan umum dan pekerjaan sehari-hari, kemudian hanya lendir, cairan empedu dan
berat badan menurun, dehidrasi, dan o 1itamin , 2 dan 3, vit. 4
terakhir keluar darah. 'adi meningkat
terdapat aseton dalam urin bukan karena o 5ntiemetik
sampai 00 kali per menit sistole menurun.
penyakit seperti appendisitis, pielititis, dan o 5ntasida
&ata cekung dan lidah kering, turgor kulit
sebagainya.  6iet
berkurang dan urin masih normal.
Diet hiperemesis I
FAKTOR PENYEBAB Tingkat II 6iberikan pada hiperemesis tingkat .
 Produksi hormon chorionic (ejala lebih berat, segala yang dimakan &akanan berupa roti kering dan buah-
gonadotropin meningkat oleh plasenta. buahan. 4airan tidak diberikan bersama
dan diminum dimuntahkan, haus hebat,

Proses
oleh pembentukan
tubuh plasenta
sehingga terjadi ditolak
mual pada sub"ebril, nadi cepat dan lebih 00-!0 kali makanan tetapi -2 jam sesudahnya.
per menit, tekanan darah sistole &akanan ini kurang dalam 7at-7at gi7i
awal kehamilan.
kurang )0 mmHg, apatis, kulit pucat, lidah kecuali vitamin 4 karena itu hanya
 Fungsi plasenta maksimal pada
kotor, kadang ikterus ada, aseton diberikan selama beberapa hari.
kehamilan 2-! minggu, mual dan
muntah berhenti ada, bilirubi n ada dan berat-badan cepat
 Faktor psikologi dan "isiologi yang menurun. Diet hiperemesis II
menyebabkan muntah-muntah 6iberikan bila rasa mual dan muntah
Tingkat III berkurang.
(angguan kesadaran *delirium-koma+, #ecara berangsur mulai diberikan bahan
KLASIFIKASI HIPEREMESIS makanan yang bernilai gi7i tinggi.
#ecara klinis, hiperemesis gravidarum muntah berkurang atau berhenti, ikterus,
sianosis, nistagmus, gangguan jantung, &inuman tidak diberikan bersama
dibedakan atas $ tingkatan, yaitu %
bilirubin ada, dan proteinuria. makanan. &akanan ini rendah dalam
semua 7at-7at gi7i kecuali vitamin 5
dan 6.
Diet hiperemesis III  Minuman botol ringan, sirop,
6iberikan kepada penderita dengan kaldu tak berlemak, the dan
hiperemesis ringan. &enurut kopi encer
kesanggupan penderita minuman boleh
diberikan bersama makanan. &akanan BAHAN MAKANAN YANG
ini cukup dalam semua 7at gi7i kecuali TIDAK DIANJURKAN
kalsium. &akanan yang merangsang saluran cerna.
&akanan yang berbumbu tajam. ahan &ual dan &untah yang berlebihan
SYARAT DIET makanan yang mengandung alcohol , kopi
 Porsi kecil 8 sering, karena lapar dan yang mengandung 7at tambahan
memperburuk mual makanan *pengawet, pewarna dan bahan
 Hindari cairan -2 jam sebelum 8 penyedap+.
setelah makan
 &akanan tidak berlemak dapat CONTOH MENU SEHARI
menyebabkan menunda pengosongan
lambung sehingga dapat meningkatkan Pagi
mual
oti panggang isi jam 9 telur rebus
 6isarankan dari tepung-tepungan *roti
panggang, biskuit, kentang dll+ Snak I #elada buah
 &akanan berempah dan pedas
cenderung menyebabkan mual Siang
 Hindari masakan berbau merangsang  'asi 9 Perkedel daging panggang 9 tahu
sehingga pada saat memasak makanan, bacem 9 setup bayam 9 pepaya
ventilasi cukup dan tutup panci untuk RSIA MUHAMMADIYAH
memasak Sna c k II#elada buah 9 biskuit JL.WAHID HASYIM 26,30
MALANG
Malam
BAHAN MAKANAN YANG TELP (034!326222,3""4#
'asi 9 ayam 8 tempe bumbu semur 9
DIANJURKAN setup wortel 9 Pisang
FA$ (034! 3"44%0
 Roti panggang, biscuit, krekers &&&.')*+-*++*)/*-*1)+.+
 Buah segar, sari buah Snak III oti panggang isi jam 9 teh E+*)5'*7+8+59:/*-.+