Anda di halaman 1dari 2

Skenario dan Prosedur Pelaksanaan Roleplay

A. Maksud dan Tujuan Roleplay

Roleplay ini dilakukan dengan tujuan membentuk persepsi yang sama yang ingin
dicapai antar rekan kerja dan stakeholder. Sebab setiap orang di dalam organisasi wajib
untuk melibatkan upaya bersama untuk mencapai tujuan bersama. Membiarkan kerja
sama mengalir dalam kolaborasi kerja yang saling membantu, akan memudahkan
pencapaian prestasi dan kinerja terbaik dari setiap unit kerja

B. Hasil yang Diharapkan dari Kegiatan Role Playing


a) Peserta mampu memahami pentingnya komunikasi yang baik antar pihak
b) Peserta mampu bekerja sama dalam memecahkan permasalahan
c) Peserta belajar memahami cara penyelesaian masalah dari rekan kerjanya

C. Prosedur Pelaksanaan Roleplay


1. Pemateri akan menjelaskan terlebih dahulu tentang pentingnya membangun
sebuah persepsi secara bersama-sama dengan rekan kerja dan stakeholder untuk
mengatasi suatu permasalahan
2. Pemateri membacakan studi kasus yang telah disiapkan
3. Pemateri memberikan instruksi untuk melaksanakan roleplay
4. Peserta mencari 1 orang teman sebagai pasangan melaksanakan roleplay
5. Pemateri memanggil 2 orang peserta yang telah berpasangan ke depan sebagai
percontohan
6. Peserta membagi peran untuk menjadi rekan kerja atau kontraktor
7. Seluruh peserta melaksanakan roleplay berdasarkan instruksi dan contoh yang
telah diberikan
8. Peserta yang berperan sebagai rekan kerja mencatat cara penaganan masalah
yang dilakukan kontraktor
9. Peserta berganti peran dengan pasangannya kemudian menjalankan roleplay
seperti yang telah dilaksanakan sebelumnya
10. Peserta menyelesaikan sesi roleplay dan kemudian menuliskan kesimpulan serta
manfaat dari sesi roleplay yang telah dijalani
D. Skenario Roleplay
Setelah pemateri membacakan atau menampilkan studi kasus, pemateri
kemudian menginstruksikan pelaksanaan roleplay kepada peserta. Nantinya peserta
ditugaskan untuk mencari 1 orang sebagai pasangan untuk melakukan roleplay.
Dalam roleplay tersebut, salah satu peserta diminta untuk berperan sebagai kontraktor
dan peserta yang lainnya menjadi rekan kerjanya. Tugas peserta yang berperan
sebagai kontraktor adalah menghadapi dan menangani rekan kerjanya (pasangannya)
yang mana saat itu sedang terjadi konflik yang disebabkan oleh perbedaan persepsi
diantara keduanya. Setelah selesai melakukan roleplay, peserta yang berperan sebagai
rekan kerja dapat mencatat poin penting dari cara yang digunakan oleh peserta yang
berperan sebagai kontraktor. Setelah itu, kedua peserta berganti peran dan melakukan
tugas yang sama.

E. Peralatan yang Digunakan dalam Roleplay


1) Buku tulis/Kertas
2) Bulpoin
3) Tipe-X

F. Peserta Roleplay
1 Pasang peserta pelatihan yang terdiri dari:
 1 Orang sebagai Kontraktor
 1 Orang sebagai Rekan Kerja

G. Durasi pelaksanaan Roleplay (60 Menit)

Memilih pasangan roleplay 3 Menit


Mempersiapkan peralatan roleplay 2 Menit
Melaksanakan roleplay I 15 Menit
Mencatat & berganti peran 5 Menit
Melaksanakan roleplay II 15 Menit
Mencatat & berganti peran 5 Menit
Menulis kesimpulan dan manfaat 10 Menit